NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Suamiku

Pembalasan Untuk Suamiku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:335.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mom AL

Pernikahan atas dasar cinta adalah pilihan setiap umat manusia, tetapi bagaimana jadinya jika di dalam kata cinta dan pernikahan itu ada orang ketiga?

Begitulah kisah Bima dan Nadia, kehidupan rumah tangga yang sangat harmonis telah mereka rasakan hingga pada akhirnya Bima memutuskan untuk mendua lalu membuat pernikahan mereka berujung perceraian.

Disaat sedang patah hati, Nadia di pertemukan oleh seorang pria dewasa dan karena kebersamaan mereka akhirnya benih-benih cinta pun mulai tumbuh. Namun, sebuah kejutan mengangetkan Nadia yang mana ternyata pria itu adalah Ayah dari selingkuhan Bima.

Bagaimana kisah Nadia selanjutnya?

So Stay Tune 🥰

Follow Ig: ningsihartono ❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Pembalasan Untuk Suamiku

Bima telah selesai melakukan pertemuan tepat pukul lima sore, dia berniat untuk pulang ke hotel karena dirinya sangat rindu dengan sang istri.

Namun ketika Bima ingin masuk ke dalam mobil terdengar suara teriakan seorang wanita yang tidak jauh dari parkiran mobilnya dan hal itu mampu membuat atensi mata Bima teralihkan.

"Aira?" gumam Bima segera berlari menghampiri Aira.

Sementara Aira.

"TOLONG! COPET! TASKU!" teriaknya dengan menitikkan air mata.

"Aira!" Bima berteriak ketika dia sudah berada di dekat Aira.

Aira segera menoleh dan menghampiri Bima.

"Mas, tolong ada copet yang mengambil tasku. Di dalam tas itu ada berkas penting dan beberapa kartu penting juga! Tolong bantu aku menangkapnya, Mas." pinta Aira dengan memohon.

Bima tidak tega melihat Aira dan dia langsung mengejar pencopet itu.

"WOI! Berhenti!" teriak Bima sambil berlari kencang.

Bima melepaskan sepatunya dan menimpuk punggung belakang perampok itu menggunakan sepatu.

Perampok tersebut berhasil menghentikan langkahnya dan dia melihat ke sekeliling. Sekitaran sangat sepi, waktunya dia beraksi menghajar Bima.

Bima menatap perampok itu dengan tatapan sengit.

"Ayo maju kalau Anda memang jantan." Bima menantang tanpa rasa takut.

Perampok itu mulai menghajar Bima dan kemenangan perkelahian saat ini masih berada di tangannya.

Bugh.

Bima jatuh tersungkur karena dia sudah merasa lemas.

Perampok itu segera menghajar Bima hingga babak belur.

"Berhenti!" Aira datang bersama dengan beberapa warga sekitar.

Perampok itu kaget dan dia ingin berlari tetapi kakinya berhasil Bima tangkap dan membuat sang perampok jatuh. Perampok itu pun meninggalkan tas milik Aira dan dia berlari tunggang langgang menghindar dari kerumunan massa.

Aira menghampiri Bima dan dia berjongkok di samping Bima.

"Ayo Mas, aku bantu." Aira memapah Bima.

Tak lupa Aira mengambil tas miliknya.

"Terima kasih karena kamu sudah mau menolongku." ucap Aira saat mereka sudah berada di mobil Bima.

"Tidak masalah, siapapun yang mendapat musibah sepertimu pasti aku juga akan menolongnya."

Aira menyunggingkan senyum tipis. 'Sudah gampang, baik pengertian dan berwibawa. Benar-benar pria impianku.' batinnya dalam hati.

"Oh ya, karena kamu sudah menolongku bagaimana jika aku mengobati lukamu?" pinta Aira dengan penuh harapan.

Bima terdiam sejenak. "Tidak perlu karena aku akan mengobatinya dirumah, Istriku bisa membantuku."

Aira mendegus kesal karena lagi-lagi Bima harus membawa nama istrinya.

"Tidak-tidak, biar aku saja! Aku mohon jangan menolak karena ini semua terjadi karena aku." pinta Aira untuk kedua kalinya dan saat ini dia memasang wajah melas.

Bima menghela nafas dan dia mengangguk.

Aira bersorak riang dalam hati.

Mereka masuk ke dalam mobil masing-masing dan pergi menuju apartemen milik Aira yang tak jauh dari restauran itu.

Beberapa menit kemudian

Sampailah mereka di apartemen megah milik Aira.

Bima masuk dan duduk di sofa sementara Aira bergegas mengambil kotak obat.

"Sebelum mengobati lukamu, aku akan membuatkan minum sebentar." Aira ingun ke dapur tetapi langkahnya terhenti oekh ucapan Bima.

"Tidak perlu, Aira! Selesai kamu mengobati lukaku maka aku akan segera pulang. Aku tidak ingin membuat istriku khawatir."

Aira semakin kesal dan terbakar api cemburu ketika Bima berbicara soal istrinya lagi.

'Aku sangat penasaran seperti apa Istri Bima hingga dia sangat menempel sekali kepada istrinya.' batin Aira menggerutu.

"Aku tidak ingin mendengar penolakan, Bapak Bima yang terhormat. Diam di tempat dan aku akan membuatkan jus sebentar.''

Setekah mengatakan itu, Aira langsung pergi ke dapur.

Selesai membuat Jus, Aira meletakkan nampan berisi dua gelas jus jeruk dan dia duduk di sebelah Bima dengan memangku kotak obat.

"Tahan ya, ini sedikit perih." ujar Aira sambil menempelkan kapas yang sudah diberi alkohol dan dia menekannya sedikit di bagian wajah Bima yang lebam.

Bima hanya mampu meringis dan hal itu semakin membuatnya terlihat gagah juga mempesona.

Otak kotor Aira sudah traveling entah kemana, dia melirik jajun Bima yang terlihat naik turun.

Beberapa saat kemudian

Aira selesai mengobati.

"Ayo Mas, diminum dulu baru setelah itu kamu boleh pulang." Aira mengambil gelas jus nya

Tanpa rada curiga sedikitpun, Bima langsung mengambil gelas dan menenggak habis jus buatan Aira.

Aira tersenyum lebar.

"Baiklah, kalau begitu aku permisi. Maaf jika merepotkan." Ujar Bima sambil beranjak dari sofa, tetapi baru saja ingin bangkit ternyata dia merasakan kepalanya yang sangat pusing.

"Ada apa, mas?" Aira memegang kedua pundak Bima.

" Entahlah, kepalaku pusing sekali." Bima merasa jika seluruh ruangan berputar dengan cepat

Aura tertawa dalam hati dengan rasa lega.

**TBC

HAPPY READING

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN JIKA KALIAN SUKA, YUK BERKOMENTAR 🥰

🏵️🏵️🏵️🏵️

MAMPIR KE NOVEL TEMAN OTHOR YUK 🤗**

1
Rea Sitta
Genderang Perang Ditabuh....... 👍
Rea Sitta
Luar biasa
Khairul Azam
aku paling benci penculikan terus melecehkan perempuan
Nur Mashitoh
Nama ibunya jd Saniah /Facepalm/
Fay
Luar biasa
🖤: terima kasih kakak untuk bintang nya 😍🥰
total 1 replies
Surati
bagus
yunna
rasain kmu karma Uda dekat
yunna
makanya jgn bego mau aja d ajak pergi, nar nyesel lo
Teh Yen
rasain lu d tangkep.kan Lo makanya jangan jahat jd ornag
Teh Yen
bukannya Aira pintar yah.knp.mau aj d bodohin bima
Teh Yen
ih jahat banget sih Aira ,,.biasanya yg jahat itu ibu tiri ke nak tirinya lah ini kebalikmyah.thor 🤦🏼‍♀️
Teh Yen
ikut bahagia untuk Heru d Nadia 🤗🤗
Teh Yen
owh jd Bima cuma.ngincer hartanya Aira yah 🤔jelas sudah d sini siapa yg matre 😀😀
Teh Yen
ternyata Bima benar" bukan laki" baik aku kira dulu dia menikahi Aira karena terpaksa sudha d jebak d kepalang basah nyatanya sekali selingkuh ttp selingkuh lagi dasar buaya darat
Teh Yen
hah untung Nadia cerdas dia menggunakan otaknya bukan perasaan ,, kl aku yg jd Nadia d pastikan wanita ular itu tak akan keluar dengan baik" saja
Teh Yen
hahaha good job Nadia ,, btw itu kapan yah Nadia nyakar.tangannya 🤭🤭🤭
Teh Yen
pembalasan d mulai jangan kira Nadia akan diam saja d jahatin lagi smaa kamu yah Aira no way 😏
Teh Yen
wow pesta mewah dong yah 🤗🤗🤗
Teh Yen
karma kamu itu bim dulu acuh dan tak peduli dengan kehamilan Nadia skrng pengen punya ank susah karena istrimu takut terkekang hidupnya miris sekali yah
Teh Yen
kode tuh Nadia kode 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!