NovelToon NovelToon
Sebuah Pernikahan Hangat

Sebuah Pernikahan Hangat

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Encha

Moza Remon seorang gadis cantik yang harus menderita setelah kepergian kedua orang tuanya..
Suatu malam dia di usir oleh Pamannya dalam cuaca hujan deras menyusuri jalanan jalanan dengan air mata yang terus mengalir di wajahnya..

Namun tiba tiba dia bertemu dengan seorang laki laki tampan di saat bersamaan tubuhnya terasa lemah dan jatuh pingsan.

Bagaimana kelanjutan hidup Moza setelah bertemu dengannya, apa dia akan kembali menderita atau bahkan menjadi bahagia.. ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan pernah sentuh wanitaku

Hari semakin sore namun Moza masih saja berdiam di kamarnya bahkan dia tidak berniat untuk datang ke pesta pertunangan Felice bukan karena dia memiliki perasaan dengan Rio namun karena dia sudah tidak mau lagi berurusan dengan mereka.

Tiba tiba pintu kamarnya terbuka dan terlihat Leon yang berjalan menghampirinya dengan sudah memakai pakaian rapi.

" Kamu mau kemana " Ucap Moza menatap Leon

" Kenapa belum bersiap "

" Bersiap, memangnya mau kemana "

" Apa kamu lupa jika hari ini pesta pertunangan sepupu kamu "

" Oh,, tapi aku tidak mau pergi "

" Kenapa "

" Tidak "

" Wajah kamu kusut, apa karena laki laki itu penting bagi kamu dan membuat kamu tidak mau pergi "

" Siapa bilang dia penting buat aku "

" Terus "

" Baiklah,, Aku akan pergi dan aku akan bersiap"

" Saya tunggu di bawah " Ucap Leon dan Moza bingung

" Wait,, jadi dia sudah rapi karena mau temenin aku " ucap Moza tersenyum.

Moza langsung beranjak dan mencari gaun di lemarinya, begitu banyak pakaian yang sudah leon sediakan bahkan masih banyak yang belum dia pakai.

-

Sementara Leon menunggu Moza dengan memainkan ponselnya, dia memang sengaja akan menemani Moza karena pasti mereka sengaja mengundang Moza hanya untuk mempermalukannya dan Leon tidak mau terjadi sesuatu dengan Moza.

" Leon " Ucap Moza yang sudah berdiri di depannya dengan menggunakan gaun berwarna biru yang sangat pas dengan tubuhnya.

Leon menoleh dan matanya tidak berkedip menatapnya, Moza benar benar terlihat sangat cantik walau dengan make up tipis.

" Kenapa, Apa make up terlalu tebal ya, aku jelek ya "

" Tidak,, kamu sangat cantik " Ucap Leon tanpa sadar dan membuat Moza tersenyum malu.

" Kita jalan sekarang nanti telat " Lanjutnya dengan langsung berjalan lebih dulu.

Moza tersenyum dan mengikutinya, Leon terlihat berdiri di samping Mobil dan membuka pintu.

Leon pun melajukan mobilnya,,

*****

Berbeda dengan Felice yang selalu tersenyum, bahkan dia selalu menebar senyumannya kepada beberapa tamu yang memang sudah datang.

" Sayang,, Kita mulai acaranya sekarang "

" Bentar lagi ya Pi, masih ada yang Aku tunggu "

" Siapa Nak "

" Nanti Papi juga pasti akan tau "

Felice sengaja menunda acara untuk menunggu Moza, dia mau jika Moza menyaksikan pertunangannya karena pasti Moza akan sangat sedih dan terpukul melihatnya.

Mobil Leon sampai di depan rumah keluarga Wicaksono dan terlihat sudah ramai.

Leon dan Moza keluar namun Moza terlihat terus menatap sekeliling.

Ya seharusnya Moza tinggal dan hidup di rumah ini karena ini merupakan rumah peninggalan orang tuanya bahkan semenjak kejadian malam itu di saat dirinya di usir Paman dan Bibinya Moza sudah tidak pernah lagi datang ke rumah ini.

" Kenapa " Ucap Leon dan Moza menggeleng

Leon menggenggam tangan Moza dan mereka berjalan masuk namun tiba tiba ponsel Leon berdering.

" Sebentar " Ucap Leon mengangkat ponselnya

Moza menatap Leon yang tampak serius dengan telponnya akhirnya dia pun berjalan masuk.

-

Moza berjalan masuk sebuah pesta yang sangat ramai dan mewah bahkan banyak tamu yang datang.

" Akhirnya tamu spesial gue dateng juga " Ucap Felice berjalan menghampiri Moza bersama Rio

Rio tampak terus menatap Moza karena Moza yang begitu cantik sore ini.

" Moza Remon, jadi ini tamu yang kamu maksud Nak " Ucap Wicaksono bersama Indira

" Waw,, Gaun kamu penampilan kamu, kamu dapatkan semua ini dari mana Sayang,, bukan kah kamu keluar dari rumah ini dengan tidak membawa apapun " Ucap Indira

" Mami,, Lihat gaunnya ini keluaran terbaru dan aku pun tidak bisa mendapatkannya tetapi kenapa Moza bisa "

" Kamu memang selalu membuat anak saya sedih Moza "

" Maksud Bibi "

" Bibi maksud kamu, Saya bukan bibi kamu "

Semua orang menatap mereka bahkan tidak sampai di situ Moza terus di buat malu oleh Mereka.

" Moza,, Saya benar benar malu sudah memiliki ponakan seperti kamu, dasar gadis tidak tau diri bukannya menjaga diri kamu tapi kamu malah menebar pesona ke semua pria di luar atau jangan jangan kamu sekarang menjadi wanita penggoda "

" Apa maksud anda bicara seperti itu, Saya tidak menyangka Anda bisa bicara seperti itu setelah semua sudah Anda dapatkan Tuan Wicaksono " Ucap Moza yang sudah tidak bisa menahan emosinya

" Apa maksud kamu Moza "

" Apa kalian kurang setelah semua harta Papa kalian rebut, bahkan kalian berpura pura baik hanya untuk mendapatkan semuanya "

" Kamu " Ucap Wicaksono dengan akan menampar Moza.

" Jangan pernah sentuh wanita saya" Ucap Leon menahan tangan Wicaksono

" Siapa kamu, tidak usah ikut campur " Ucap Wicaksono

" Kalian tidak perlu tau siapa Saya, Jika kalian kembali menyentuh Moza kalian akan berurusan dengan Saya " Ucap Leon menggenggam tangan Moza dan membawanya kembali keluar.

Semua tamu menatap mereka bahkan beberapa dari mereka tau siapa Leon.

" Pi, siapa sebenarnya laki laki yang bersama Moza wajahnya sepertinya Mami pernah melihatnya "

" Papi juga sepertinya pernah melihatnya namun dimana "

-

Sementara Leon dan Moza sudah berada di mobil, mereka saling diam dengan pandangan mereka yang terus menatap lurus.

Hingga akhirnya mobil mereka sampai di depan Mention, Leon membuka pintu mobilnya dan dia masih kembali menggandeng tangan Moza masuk ke dalam rumah .

" Pak Adam, apa yang terjadi wajah Tuan begitu marah " Ucap Melia

" Saya tidak tau Melia "

" Apa mereka bertengkar "

" Sepertinya tidak, karena Tuan masih bersikap lembut kepada Nona "

" Sudahlah,, kamu lanjutkan semua pekerjaan kamu " Ucap Adam dan Melia mengangguk.

Leon membuka pintu kamar Moza,,

" Istirahatlah " Ucap Leon akan berjalan keluar namun Moza langsung memeluknya dari belakang membuat Leon menghentikan langkahnya.

" Terima kasih " Ucap Moza

Leon mengusap tangan Moza yang melingkar di perutnya, dia pun memutar tubuhnya hingga berhadapan dengan Moza.

" Terima kasih kamu selalu melindungi dan peduli denganku " Ulang Moza

Leon menangkup wajah Moza,,,

" Kamu wanita yang sangat berharga untuk saya dan sampai kapan pun saya akan terus melindungi kamu "

Moza langsung berhambur memeluknya, bahkan dia sudah tau apa yang Leon maksud dan kini dia tau jika Leon mencintainya begitu pula dengannya dia merasa sangat nyaman dan tenang jika berada dekat dengannya.

Leon membalas pelukan Moza, semenjak dia menemani Moza ke makan orang tuanya Leon sudah berjanji untuk terus melindungi Moza sampai kapan pun.

" Istirahatlah, kamu pasti lelah " Ucap Leon melepaskan pelukannya namun Moza menggeleng membuat Leon mengeryitkan keningnya..

" Apa kamu lupa jika aku belum makan dan aku sangat lapar "

Leon tersenyum dan mengacak rambut Moza gemas,,

" Saya suruh Melia menyiapkan makan malam " Ucap Leon namun Moza menahan tangannya

" Kenapa lagi hem "

" Aku pengin makan di luar, Apa kamu mau menemaniku "

Leon menatap jam yang masih jam 7 malam dia pun mengangguk,,

" Yey,, Yuk kita jalan " Ucap Moza langsung menarik tangan Leon dan mereka berjalan turun.

Adam dan Melia yang melihatnya saling pandang, bahkan baru saja Leon dan Moza pulang dengan wajah kesal namun kini mereka keluar dengan wajah yang sudah kembali gembira.

1
Anonymous
Plot twistnya leo be**ong ternyata
Anonymous
Ya Tuhannn kalo mau nulis inggris coba digoogle dulu jgn bikin mata org katsrak. Fix. Bkn fik.
Qilla
terus moza kayak gitu terus pelakor ganas lho ya lebih ganas dari pada virus
Qilla
wes,sampun ,udah gitu aja
Qilla
telalu naif jadi gimana gitu
Qilla
gag menghargai jeri payah alm orangbtuamu dong ,terlalu pasrah
Qilla
keluarga pamanya belum di apa apain muncul mira ,nexs siapa lagi ,jgan blang endingnya cukup dgan kata maaf dan ikhklas
Qilla
kok belum ada tindakkn seolah menikmati sekali hinanan dan cacian mereka
Isna mansur
keren ceritanya thor.. mantap...👍👍👍
Suci Imas Sadah
sweet abs
Mita Karolina
“Tidak akan kembali membuatnya menangis”. Emang dulu pernah berbuat jahat?
Santi Langgawi
sangat bagus 🥰🥰🥰🥰
Santi Langgawi
wiiii senangnya jika jumpa orang seperti lion. 🥰🥰🥰
Julian Ivan
Cinta tumbuh dengan sendiri nya, tapi harus di tempat kan dengan yg benar, jangan suami org, jangan tunangan org, atau pacar, itu tidak benar, merusak hubungan orang tidak baik, karena akan ada akibat(karma) kepada kita atau ke anak kita ntar! Nya
Julian Ivan
Mira cocok nya Rio tuh.
KING'Tozis - Fingerstyle Ndr
so swetyiii♥️🌹😂
Cheng xiao
mkan tuh cinta, seneng bgt trkungkung dlm cinta yg tak terbalas! kyk g ad cow lain aj renata🤣
Muhammad Ruslan
up lagi dong thor
Har Tini
next lanjut
Har Tini
leon sdh berjanji menjaga moza selama ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!