NovelToon NovelToon
Cinta Wanita Mantan Narapidana

Cinta Wanita Mantan Narapidana

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:229.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mrs.Kang Chi

WARNING!!
Ini Novel Dewasa, so bocil-bocil jangan baca, ntar malah heboh dikolom komentar, ini novel khusus 21+

Sebuah rasa cinta pada seseorang terkadang terlambat untuk disadari. Sekalipun menyadarinya sejak dini, namun kadang hati enggan menunjukan rasa tersebut. Hingga akhirnya menjadi sebuah perasaan yang terpenjara oleh kepura-puraan.

Ini adalah sebuah kisah seorang gadis muda mantan narapidana yang jatuh cinta pada sahabat kecilnya, hingga dia mengagalkan acara lamaran lelaki pujaannya, serta memaksa lelaki tersebut menikahinya. Maka, pernikahan tanpa hitam diatas putih pun terjadi, tapi pernikahan yang dijalaninya penuh intrik dimana dia dibenci oleh keluarga lelakinya.

Disamping kehidupan rumah tangganya yang tidak harmonis, dia harus bergelut mencari tahu penyebab kematian orang-orang terdekatnya.

Mampukah dia mencari kebenaran dibalik kematian orang-orang terdekat dan menumbuhkan cinta dalam pernikahannya?

#Cinta segitiga #Pembunuhan #Pernikahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.Kang Chi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Roti sobek Rendy

Khalisa terlihat cemas tidak bisa memejamkan matanya setelah mendengar penjelasan mengenai ayahnya yang menurut Vino bukan bunuh diri.

Khalisa tidur tidak tenang. Khalisa memutuskan bangun dari tidurnya dan berjalan ke arah dapur. Tidak disangka saat kakinya melangkah ke dapur

seseorang tengah menegang minuman soda depan kulkas dengan setengah telanjang, dia hanya mengenakan celana boxer dan

menampilkan absnya.

Khalisa yang berdiri tidak jauh darisana hanya menatap tidak berkedip kearah lelaki tersebut yang belum menyadari kehadirannya. Sesaat

setelah minuman itu habis, lelaki itu berbalik dan sontak terkejut karena tidak menyangka ada seseorang yang tengah memperhatikannya.

“Apa yang sedang kamu lakukan disana?” Ketus Rendy menormalkan dirinya yang tengah terkejut.

“Berdiri,” Jawab Khalisa spontan.

“Aku tahu, dasar bodoh!”

“Apa kamu bilang? Jelas-jelas kamu yang bodoh masih menanyakan apa yang aku lakukan, memangnya kamu tidak punya mata aku sedang

berdiri disini!” Kata Khalisa sambil mendengus kesal.

“Memuakan berdebat dengan wanita sepertimu!”

Rendy dengan langkah lebarnya langsung melewati Khalisa yang masih berdiri mematung, Khalisa akhirnya menghela nafasnya, lalu berjalan

mendekati kulkas mengambil air dingin setelah itu dia menyantap apel merah.

Sedangkan Rendy yang berjalan menaiki tangan tengah mengerutu dalam hatinya, Bisa-bisanya dia

masih tenang-tenang saja saat melihat tubuh seksiku! Apa jangan-jangan tubuhku biasa saja dimatanya, mungkin dia sudah pernah melihat yang lebih! Ah iya dari lelaki yang mengajaknya makan siang, pasti lelaki itu! Hus! Lagi-lagi aku gila memangnya kalau dia melihat tubuh lelaki yang lain apa masalahku!

Rendy berjalan memasuki kamarnya, dia duduk ditepi ranjang lalu dia melirik ke arah cermin yang menjulang sebadan, dia segera melangkah

kehadapan cermin tersebut. Ia memperhatikan pantulan dirinya. Kemudian meraba wajahnya dan berhenti tepat memegang dagu.

Wajahku bahkan tampan! Tidak ada noda, tidak ada jerawat!Jauh dari lelaki itu! Batin Rendy.

Tangan Rendy menelusuri perutnya yang berbentuk roti sobek, wajahnya tersenyum,”Ini senjata kebahagiaan wanita, tapi kenapa Khalisa tidak menunjukan ketertarikannya! Apakah dia punya kelainan?

Rendy yang sedang perang batin mengomentari tubuhnya, tiba-tiba membayangkan Khalisa memiliki hubungan sesama jenis, Rendy merasa

ngeri. “Tidak! Tidak! Ah bodo amat dia mau memiliki hubungan seperti apapun bukan urusanku!” Gumam Rendy langsung berjalan menuju lemarinya dan segera mengenakan pakaian tidurnya.

Sementara, Khalisa masih termenung di dapur pikirannya masih berkeliaran mengenai kematian ayahnya. Khalisa langsung bangkit dari duduknya,

lalu dia berjalan cepat ke kamarnya, dia segera mearih ponselnya, dia berselancar didunia maya mencari segala informasi yang menyangkut kematian ayahnya.

“Semua berita mengatakan ayahku bunuh diri!” Gumam Khalisa sambil menatap kosong layar ppipih dihadapannya.

“Huh! Tidak ada gunanya aku bahkan tidak bisa mendapatkan informasi apapun mengenai kasus kematian ayahku! Apakah ini hanya membuang

waktuku saja!” Gumam Khalisa.

Drrt drrt drtt

Khalisa langsung mengangkat panggilan telpon yang berasal dari Vino itu, suara disebrang sana terlihat begitu bersemangat, meskipun dengan nada yang serius.

“Ada apa Vin?”

“Besok kita ketemu lagi!”

“Iya Vin aku akan menemuimu setelah pulang kerja!”

“Hmm Khalisa!”

“Ada lagikah yang ingin kamu sampaikan?”

“Iya Khalisa,”

“Apa?”

“Jangan kamu terlalu berpikir keras mengenai kematian ayahmu, itu baru pradugaku! Maafkan aku mengungkit masalah ini, kamu pasti merasa tertekan, dan aku malah membuka luka lama keluargamu, maaf khalisa!” Suara Vino begitu halus dan terdengar sangat tulus meminta maaf.

“Tidak apa Vino,

jika itu untuk mengungkapkan sebuah kebenaran!”

“Hmm... Khalisa”

“Iya Vin?”

“Ada hal yang ingin aku tanyakan,”

“ Katakan saja!”

“Kamu kenapa tidak tinggal dirumah orang tuamu?”

“Hmm.. Aku tidak bisa menjelaskannya!”

“Baiklah aku tidak akan memaksa, tapi ingat satu hal dariku, jaga dirimu! Aku sangat mengkhawatirkanmu!”

Khalisa terdiam mendengar Vino begitu perhatian padanya, selama ini Vino selalu membuatnya nyaman, rasanya Khalisa bersyukur ada seseorang yang memperdulikannya. Vino yang diujung sana tidak mendengar respon dari Khalisa langsung cemas.

“Khalisa? Kamu masih disana?”

“Iya Vino, makasih kamu sudah mencemaskanku!”

“Iya Khalisa, sampai ketemu besok, istirahatlah!”

“Iya, kamu juga!”

Panggilan telpon kedua insan tersebut pun terputus, Khalisa menyimpan ponselnya dinakas samping ranjangnya. Dia mulai menaiki ranjangnya dan merebahkan kembali tubuhnya dikasur empuk itu. Meskipun Khalisa berusaha

sekuat tenaga memejamkan matanya dia tetap terjaga. Khalisa menghela nafasnya. Bayang-bayang masa kelam pada usia mudanya menghantuinya.

______****_____________

Malam telah berganti pagi, kali ini Khalisa memutuskan bergabung sarapan pagi bersama, meskipun dia tidak duduk dan semeja dengan

keluarga Rendy. Dia masih terasing dikeluarga tersebut. Khalisa mulai tidak memperdulikan hal tersebut, bahkan dia sudah kebal dengan segala sindiran Tante Ratna dan Laila.

“Bagaimana hubungan kamu sama Kaif nak?” Pancing Tante Ratna dimeja makan.

“Emmm... Sedikit kemajuan, aku rasa waktu itu Kaif hanya emosi sesaat pada dia!” Kata Laila dengan menunjukan Khalisa dengan lidahnya

didalam mulut.

“Oh, sudah barang tentu itu, pokoknya mamah tunggu secepatnya Kaif melamar kamu lagi nak!”

“Iya mah!  Laila juga sudah tidak sabar ingin menikah dengan Kaif!” Ujar Laila.

Sementara anak dan ibu itu sedang asik bercengkrama dengan tujuan memanas-manasi Khalisa yangs sedang menyantap makanannya dipojokan, Rendy berjalan memasuki ruang makan, sejenak dia sedikit terkejut melihat

Khalisa kembali ikut sarapan, dari sudut bibirnya tanpa sadar tersungging senyuman, namun tidak lama dia segera merubah lagi wajahnya menjadi dingin.

Khalisa menatap Rendy yang duduk di meja makan  dan langsung menyantap sarapannya.  Melihat Rendy sama sekali tidak melihatnya

Khalisa kembali fokus pada makanannya. Jauh didalam hati Rendy ada gejolak yang tidak sirna saat melihat Khalisa melalui sudut matanya tengah memperhatikannya.

Acara sarapan pagi usai, Rendy tergesa-gesa keluar dari rumah, namun berbarengan juga dengan Khalisa yang ikut terburu-buru hendak ke

toko. Hingga Khalisa setengah berlari dan tanpa sadar menginjak sepatu Rendy yang mengkilap. Saat menyadari sepatunya diinjak oleh sang isteri, disana tercipta jejak sepatu Khalisa, mata Rendy langsung mengelap.

“KHALISAAA!” Bentak Rendy.

Sontak Khalisa yang sudah berjalan lima kaki diepan Rendy terhenti dan menengok wajah yang sangat menakkutkan Rendy.

“Kenapa?”

“Bersihkan sepatuku!” Kata Rendy dingin.

Khalisa langsung menatap sepatu yang sudah kotor tersebut, lalu mendekat  dan melihatnya, Khalisa entah keberanian darimana dia l mengambil sapu tangan yang tersimpan di saku

milik Rendy lalu mengelapkannya ke sepatu Rendy setelah itu menyimpannya kembali.

“Sudah! Maaf aku buru-buru!”

Rendy semakin geram dengan sikap Khalisa, sehingga tangan Khalisa langsung ditarik kasar oleh Rendy sehingga menghadap ke arahnya, wajah Khalisa langsung memerah, namun Rendy justru berbeda wajahnya sangat marah.

“BODOH! DUNGU! MENYEBALKAN! MENYUSAKAN ORANG LAIN, PEMBUAT ONAR!” Kata Rendy dengan penuh penekanan didepan wajah Khalisa.

Khalisa yang mendapatkan perkataan demikan hanya merem melek karena menahan nafas dan deru nafas Rendy yang menerpa wajahnya. Setelah itu Rendy melepaskan cengkramannya pada Khalisa. Rendy langsung berjalan memasuki

mobilnya lalu sebelum menjalankan mesinnya dia membuang sapu tangan yang tadi digunakan untuk mengelap sepatunya. Khalisa hanya menghela nafasnya menatap dingin pada mobil yang berjalan menjauhi pekarangan.

#BERSAMBUNG...

1
Wan Trado
polisi akan terlihat bodoh seandainya menutup kasusnya, karena yg diduga sebagai pembunuhnya mati dg kondisi di mutilasi dan lagi kejadiannya setelah beberapa hari setelah korban ditemukan..
Mari Anah
semangat thor bikin karya2 baru
Mari Anah
di part ini ada sdkt bawang y ya thor,smp mewek aku baca y thor
Mari Anah
duh si silva ini mau cba2 jdi benalu d rmh tangga tmn y sndri🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Mari Anah
duh...duh...duh seneng y bsa di cintai banyak org,jdi terharu😢😢tuh kan ren,nyesel mah ada y belakangan,ego y ajah sih yg d gedein
Mari Anah
akhir y khalisa jdi jg sma vino,aku suka...aku suka thor
Mari Anah
author y pinter cerita y bikin yg baca deg2n berasa lgi nonton film action😁
Mari Anah
ada gtu ya org yg kejam bgt
Mari Anah
tambah seru thor cerita y
Mari Anah
ko mengandung 6 bln sih thor,typo ya thor
Mari Anah
cerita y seru bgt mrs,dri setiap part cerita y bikin penasaran,jdi bikin nagih,pngn lanjut baca cerita y,poko y sukses trs bwt cerita y ya mrs
Mari Anah
ky y aldi suka nih sma khalisa🤔🤔
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
nnti lama2 si rendy bakalan nyesel tuh udh mengabaikan khalisa
Mari Anah
udh lah khalisa tinggalin ajah si rendi,mending sma vino ajah,bikin nyesek ajah baca y
Mari Anah
pergi ajah kamu khalisa,keluar dri kwluarga yg toxic,jdi nyesek baca y😢😢😢
Mari Anah
berat bgt jadi kalisa pasti y😥😥g ada dukungan sma skali
Desi Eka s
Luar biasa
Mari Anah
ky y cerita y seru neeeyy,aku hadir thor🤗🤗
Chandra Dollores
suit suit suit..
ayo Vinnn
keluarkan jurus maut merebut hati Khaila...
klo perlu langsung lamar... masih perawan loh.. tanpa status janda pula..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!