NovelToon NovelToon
Takdir Kedua Pernikahan Kontrak Istri Mafia

Takdir Kedua Pernikahan Kontrak Istri Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Time Travel
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Laksmi Harsa

kecelakan tragis itu merenggut nyawa Kiara, setelah mengetahui fakta bahwa dia dikhianati suaminya.

Tetapi Tuhan selalu memberi plot twist yang tidak pernah bisa kita tebak. Kiara mendadak terbangun kembali ke lima tahun lalu tepat di hari pertama pernikahan kontrak mereka dimulai.

Menyadari bahwa dia kembali mengulang waktu, kali ini Kiara bertekad untuk mengumpulkan uang lalu kabur demi menyelamatkan nyawanya. Akan tetapi, Kiara justru dibuat syok oleh perubahan drastis Dante, sang mafia kejam yang tiba-tiba berubah menjadi super bucin, posesif, dan memanjakan Kiara dengan uangnya yang tidak akan pernah habis itu. Kiara tidak pernah tahu bahwa suaminya yang kejam itu ternyata juga ikut bereinkarnasi dari masa depan, membawa rasa bersalah dan sejuta penyesalan yang siap melakukan apa saja agar sang istri tidak pernah pergi lagi dari pelukannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laksmi Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Meski semesta dirundung gemuruh pralaya, dan langit meredup kehabisan cahayanya diantara puing-puing waktu yang fana, rasa ini takkan pernah menjadi sunya.

...----------------...

Pagi itu, suasana di ruang makan mansion Belmont terasa berbeda. Kiara duduk di kursi dengan ekspresi yang jauh lebih tegang dari biasanya. Di hadapannya, sebuah tablet menampilkan puluhan artikel berita hiburan dan media sosial yang tranding sejak fajar menyingsing.

Kiara yang seumur hidupnya baru kali ini melihat sosial media, dan langsung di hadapkan dengan berita yang menyangkut dirinya sendiri.

Rumor palsu telah menyebar bagai virus. Judul-judul berita utama terpampang dengan narasi yang sangat menyudutkan: "Kisah di Balik Pernikahan Rahasia Sang Miliarder Dante Belmont: Terjebak tipu daya Wanita Matre?"

Di dalam artikel-artikel tersebut, seorang sumber anonim, membeberkan detail manipulatif. Artikel itu menyebutkan bahwa Kiara telah menjebak Dante demi menguasai hartanya, sekaligus menjadi orang ketiga yang menghancurkan hubungan pertunangan antara Dante dan kakak seayahnya, Sora.

"Sora... kau benar-benar tidak tahu kapan harus berhenti," gumam Kiara, jemarinya mencengkeram pinggiran meja makan dengan erat.

"Jangan membaca berita sampah itu jika hanya membuatmu sakit, Kiara."

Suara bariton Dante memecah keheningan. Pria itu masuk ke ruang makan dengan setelan jas hitam yang rapi, namun wajahnya tampak begitu dingin, dengan rahang yang mengeras. Sepasang mata elangnya memancarkan kilatan amarah yang sangat pekat saat melihat apa yang sedang ditonton oleh istrinya.

Kiara meletakkan tabletnya dengan kasar, lalu menatap Dante dengan senyum sinis yang dipaksakan. "Kenapa? Apakah kau merasa terganggu karena namamu terseret, Tuan Belmont? Atau... kau sebenarnya setuju dengan apa yang dikatakan Sora di berita itu?"

Dante menghentikan langkahnya tepat di samping kursi Kiara. Ia menarik napas dalam-dalam, menatap wajah sang istri.

"Lain kali jangan hanya kau siram dengan teh panas, robek saja mulutnya bila perlu" ucap Dante santai.

"Dan dengarkan ini nyonya Belmont. Tidak akan pernah ada kisah ke dua antara aku dan Sora. Jadi kamu tidak perlu khawatir, aku tidak akan mengkhianatimu."

Kiara berdecih "Bukan ide yang buruk. Baiklah, jika bertemu dengannya lagi aku akan merobek mulutnya. Jangan menyesal jika nanti mulut pacarmu itu jadi sumbing"

"Apa pendengaranmu sekarang mulai terganggu istriku? Sudah aku katakan jika aku dan Sora sudah tidak memiliki hubungan apapun. Bahkan sebelum kita menikah"

"Tapi dunia mempercayainya! Di mata mereka, aku adalah wanita serakah yang merebut kekasih kakaknya sendiri! Kau tahu bagaimana rasanya dihina seluruh kota?! Itu menyakitkan Dante! Aku yang kalian seret masuk ke dalam permainan kalian, tapi aku juga yang harus menanggung hujatan seluruh negeri."

"Aku tidak akan diam kali ini Kiara. Percayakan semuanya padaku, tidak ada satupun manusia yang boleh mengusikmu."

"kita lihat saja. Apakah ucapanmu bisa dipercaya"

Kiara membalikkan badan dan melangkah cepat meninggalkan ruang makan, Dante tidak boleh melihat jika wajahnya saat ini sudah merah merona.

'Dasar tua bangka tidak tahu malu! Sejak kapan mulutnya jadi menyebalkan seperti itu.'

Setibanya di kamar Kiara langsung memeriksa pencairan dana investasinya hari ini.

Sementara itu, di ruang makan yang sepi, aura Dante kembali dingin. Dia menekan earpiece yang terpasang ditelinganya "Leo. Masuk sekarang," perintah Dante.

Dalam hitungan detik, Leo sudah berdiri di hadapan sang tuan. "Tuan? Saya sudah mendapatkan data dari media penyebaran rumor tersebut. Semuanya bermula dari salah satu agensi humas yang dibayar oleh akun anonim milik Nona Sora."

"Aku tidak peduli dari mana asalnya," potong Dante, suaranya sedingin es. "Aku ingin seluruh artikel dan berita mengenai rumor itu hilang dari internet dalam waktu tiga puluh menit. Akuisisi semua agensi media yang menolak, dan hancurkan jaringan mereka jika mereka berani membantah."

"Dimengerti, Tuan. Lalu... bagaimana dengan Nona Sora?" tanya Leo.

Dante berjalan menuju jendela kaca besar mata tajamnya menatap hamparan rumput yang tertata rapih di halaman mansionnya "Untuk Sora... tuntut dia atas pencemaran nama baik dengan klausul hukum paling berat hingga dia tidak akan pernah bisa melihat cahaya matahari di luar penjara selama sisa hidupnya. Aku ingin dia tahu, apa akibatnya jika berani menyentuh istriku"

"Baik, Tuan Dante. Segera dilaksanakan," jawab Leo tegas, membungkuk hormat kepada sang penguasa kegelapan.

Dante mengepalkan tangannya di atas langkan jendela, menatap ke arah langit yang mulai mendung. "Kau boleh membenciku di kehidupan ini, Kiara" Gumam Dante.

"Kau boleh punya rencana untuk melarikan diri dariku dengan bisnis rahasiamu itu. Aku tidak akan menghentikanmu mengumpulkan uangmu. Tapi selama kau masih membawa nama Belmont, aku akan memastikan tidak ada satu pun kotoran di dunia ini yang berani menodai jubahmu."

----------------

Di dalam kamarnya, Kiara menatap layar laptop dengan napas tertahan. Notifikasi dari 'Phoenix' kembali masuk, mengatakan bahwa dana hasil short-selling BioTech Global telah sepenuhnya cair dan masuk ke rekeningnya.

Namun, pandangan Kiara justru teralih pada layar televisi di sudut kamar yang tiba-tiba menampilkan siaran langsung konferensi pers dari Belmont Development. Pengacara utama Dante dengan tegas menyatakan bahwa seluruh rumor adalah kebohongan, dan pihak perusahaan telah mengambil tindakan hukum terhadap penyebar rumor.

"Kami menegaskan untuk terakhir kalinya, jika Tuan Dante dan nona Sora sudah tidak memiliki hubungan apapun jauh sebelum Tuan Dante menikah dengan nyonya Kiara. Adapun pihak media yang melanggar kode etik, serta penyebaran rumor atau fitnah tidak berdasar, kami dengan tegas melayangkan somasi dan menuntut secara hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku"

"Silahkan ajukan banding jika merasa dirugikan! Pihak kami siap melayani dengan tangan terbuka."

...----------------...

Kiara perlahan merosot duduk di kursi riasnya, menatap layar dengan perasaan yang campur aduk.

"kenapa jadi seperti ini, kenapa dia berubah saat aku sudah memiliki rencana lain atas hidupku."

...----------------...

Author Notes:

Cintailah sekadarnya, dan bencilah seperlunya. Ungkapan klasik ini menyimpan kebijaksanaan mendalam tentang cara menjaga kedamaian hati. Di dunia yang sering kali menuntut kita untuk bereaksi secara berlebihan, belajar menempatkan perasaan di titik tengah adalah sebuah seni menjalani hidup yang dewasa.

Saat kamu mencintai sesuatu atau seseorang secara berlebihan, kamu sedang menyerahkan seluruh kendali kebahagiaanmu kepada objek tersebut. Cinta yang buta sering kali melahirkan ekspektasi yang tidak realistis, kekhawatiran yang mengada-ada, dan rasa kepemilikan yang mengekang. Ketika apa yang kamu cintai itu berubah atau pergi karena perubahan adalah hal yang pasti dalam hidup, rasa sakit yang tersisa akan jauh lebih menghancurkan. Oleh karena itu, cintailah dengan ketulusan, tetapi sisakan ruang logika di dalam dada.

Sebaliknya, membenci secara berlebihan hanya akan menguras energi emosionalmu sendiri. Kebencian yang dirawat terlalu besar tidak akan merugikan hal yang kamu benci, melainkan bertindak seperti racun yang menggerogoti ketenangan pikiranmu. Bencilah tindakan atau situasi yang buruk seperlunya, sebagai alarm moral bahwa ada hal yang salah, lalu lepaskan.

Pada akhirnya, segala hal yang berlebihan di dunia ini jarang membawa kebaikan. Dengan menakar rasa cinta dan benci secukupnya, kamu sedang melindungi kesehatan mental dan menjaga stabilitas emosimu dari kekecewaan yang tidak perlu.

1
Dhisha
lanjut Thor... suka banget kalau papa Dante mode sangar
Laksmi Harsa: ikutin terus mama papa dante ya kak
total 1 replies
Dhisha
hari ini agak telat update ya Thor? aku nungguin dari tadi loh
Laksmi Harsa: hari ini agak sibuk di dunia fana 🤭 tapi masih berusaha buat sempetin update walau agak telat. btw... makasih udah selalu mampir yaa kak 😍
total 1 replies
Dhisha
hayoo siapa yang telpon mama Kiara gw
Laksmi Harsa: penasaran yaa.... stay tune ok 🤭
total 1 replies
Dhisha
yaah... tanda² nggak jadi ikut mama Kiara kabur deh
Laksmi Harsa: kita culik mama Kiara aja apa gimana nih kak, paksa kabur 🤣
total 1 replies
Dhisha
nah kaaan, mama Kiara mending urungin deh niat kaburnya. papa Dante kan sekarang udah mode jinak 🤣
Dhisha: aku juga mau kali Thor... bagi napa, jangan diambil sendiri 😄
total 2 replies
Shaqueena Wibowo
maaf ngelunjak thor... bisa kali double up 🤭
Laksmi Harsa: peregangan otot dulu kak 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
ciee... mama kiara, udah mulai khawatir 😍
Laksmi Harsa: mama Kiara udah mulai kecantol pesona papa Dante 😄
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
nggak bisa... aku udah nahan diri buat nabung bab, eh pas ada notif update dari mama kiara langsung gatel pingin baca 🤭
Shaqueena Wibowo: siap kawal Belmont family sampe punya anak cucu nih thor
total 2 replies
Dhisha
Nah kaaan... mama Kiara udah kepelet sama pesona papa dante🤣 Thor... bisa kali satu bab lagi 🤭
Dhisha: ditunggu bab selanjutnya thor💪
total 2 replies
Shaqueena Wibowo
penasaran sih.. rahasia apa yang di simpan dante. please thor... lanjut 😍🤭
Laksmi Harsa: ikutin terus ya kak... jangan lupa like, dan beri ulasannya. jadi makin semangat aku nulisnya 😍🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
my hero dante 😍
Laksmi Harsa: love papa Dante
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
kairo ini minta di masukin selokan kyaknya
Laksmi Harsa: ayo kak... aku temenin 🤣
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
kusebut kau si tampan dan perkasa dante 😍
Laksmi Harsa: ikutin terus ya kak... jangan lupa beri ulasan 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
jujur... keren banget ceritanya, minim typo dan bahasanya mudah dimengerti. 👍
Laksmi Harsa: kak... terimakasih 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
cuma kiara yang tau rasanya dante 🤭
Laksmi Harsa: gurih pasti ya kak 🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
dante mode sugar daddy 😍
Laksmi Harsa: mau yang kyak Dante ya kak? 🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
menjijikan sekali sora sama ayahnya ini
Laksmi Harsa: masukin karung aja nggak sih?
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
ada kalanya, orang tualah yang berdosa terhadap anak. semangat kiara.... 💪
Laksmi Harsa: follow Kiara terus yaa😍
total 1 replies
Dhisha
si mama Kiara masih gengsi guys... padahal berbunga² banget tuh hatinya 🤭
Laksmi Harsa: mama Kiara mode gengsi 🤭
total 1 replies
Dhisha
Dante junior comingsoon sih inii
Laksmi Harsa: Tungguin yaa onty 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!