NovelToon NovelToon
Ketika Mantan Napi Jadi Istri CEO (Maaf Untuk Mama)

Ketika Mantan Napi Jadi Istri CEO (Maaf Untuk Mama)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Penyelamat
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Ilaa

Tiga tahun mendekam di penjara, Annabella tak menyangka kebebasannya justru menjadi awal penderitaan baru.


Lucian Winston, CEO Wins IT yang menyimpan dendam atas penculikan adiknya, membebaskan Annabella demi satu tujuan: menjadikannya istri dan menghukumnya dengan caranya sendiri.


Annabella menolak, hingga Lucian mengancam keselamatan Aditya, pamannya yang sedang koma dan terancam kehilangan perawatan akibat kebangkrutan.


Demi menyelamatkan satu-satunya keluarga yang tersisa, Annabella terpaksa menerima pernikahan tanpa cinta dengan pria yang membencinya.


Namun, sampai kapan Annabella mampu bertahan di tengah dendam Lucian? Dan bagaimana jika di balik kebencian itu, ada rahasia yang mampu mengubah segalanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Ilaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Dia?

“Huaammm…”

Annabella menguap sambil mengusap matanya. Ia kembali menggerakkan tangannya, menjahit bagian terakhir dengan teliti. Meskipun telapak tangannya masih terasa perih, Annabella tidak mau berhenti sebelum pakaian itu selesai.

Akhirnya, tepat pukul dua dini hari, ia memutus benang lalu mengangkat pakaian tersebut.

“Ah, akhirnya selesai!”

Annabella tersenyum lega. Sebuah gaun kecil yang lucu kini ada di tangannya. Modelnya sederhana, namun terlihat manis dengan potongan yang rapi dan detail‑detail kecil yang membuatnya semakin menggemaskan.

Ia membayangkan Yumna mengenakan gaun itu, dan seketika hatinya terasa penuh kebahagiaan.

Setelah merapikan semua alat jahit, Annabella berjalan menuju tempat istirahatnya. Ia berbaring di samping Yumna yang tidur pulas, lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua.

Tak butuh waktu lama sebelum Annabella pun terlelap.

Beberapa saat kemudian, Yumna terbangun. Gadis kecil itu mengucek mata, lalu melihat Annabella yang tidur di sampingnya.

“Onty…”

Ia mendekat dan memeluk tubuh Annabella sebelum kembali memejamkan mata.

Malam itu, keduanya tidur dengan nyaman di tengah gudang tua yang dingin.

Keesokan paginya, Annabella bangun pagi‑pagi sekali. Setelah menyiapkan air, ia memandikan Yumna dengan sangat hati‑hati, mengeringkan rambutnya, lalu mengeluarkan gaun yang selesai ia jahit semalam.

“Yumna, lihat! Onty punya sesuatu untukmu.”

Yumna menatap gaun itu dengan mata yang membulat.

“Baju balu?”

“Iya. Ini baju baru Yumna.”

Annabella membantu Yumna mengenakan gaun tersebut. Setelah merapikan bagian pinggang dan ujung roknya, ia meminta gadis kecil itu berdiri di hadapannya.

“Coba lihat, cantik tidak?”

Yumna menunduk memandangi gaunnya sendiri, lalu berputar dengan gembira.

“Cantik! Baju Yumna cantik!”

Ia berputar lagi sambil tertawa kecil.

“Yumna cuka! Yumna cuka banget!”

Annabella tersenyum lebar. Melihat kebahagiaan Yumna membuat rasa lelahnya semalam seolah‑olah hilang.

“Syukurlah kalau Yumna suka.”

Yumna memeluknya erat.

“Onty hebat! Onty bica bikin baju!”

Annabella tertawa pelan sambil membalas pelukan itu.

Kemudian, pandangannya turun ke sepatu Yumna yang sudah kusam. Ia mulai berpikir untuk membuatkan sepatu baru, sekaligus bando agar penampilan gadis kecil itu semakin manis.

Namun, sebelum sempat memikirkan desainnya lebih jauh, Annabella mendadak terkejut. Di ambang pintu yang terbuka, Minah sudah berdiri sambil memandang mereka dengan wajah terpaku.

“Minah!”

Annabella buru‑buru berdiri. Yumna yang melihat Minah segera bersembunyi di belakang tubuhnya.

Minah tidak bicara. Pandangannya tertuju pada anak kecil yang mengenakan gaun cantik, lalu beralih kepada Annabella.

“Annabella… siapa anak ini?”

Jantung Annabella berdegup kencang. Ia segera mendekati Minah dan berbicara dengan suara pelan agar tidak menarik perhatian orang lain.

“Tolong jangan salah paham, Minah. Dia bukan anak yang kuculik dari luar.”

Minah masih menatapnya dengan bingung.

“Lalu siapa dia?”

“Dia cucu pamanku. Aku menemukannya di rumah sakit. Dia tidak punya siapa‑siapa di sisinya, jadi aku membawanya ke sini untuk sementara.”

Yumna mengintip dari belakang Annabella, lalu mengangguk kecil.

“Iya. Onty kelualga Yumna.”

Minah mengamati gadis kecil itu beberapa saat. Ia kemudian berjongkok agar sejajar dengan Yumna.

“Sayang, siapa namamu?”

“Yumna.”

“Yumna, ya? Kalau begitu, di mana ibumu?”

Senyum di wajah Yumna perlahan menghilang. Gadis kecil itu diam cukup lama. Ia menatap Annabella, lalu memandang Minah kembali.

“Mama Yumna… udah meninggal.”

Minah tertegun. Ia tidak menyangka akan mendengar jawaban seperti itu dari seorang anak sekecil Yumna.

“Lalu ayahmu?”

Kali ini, Yumna semakin menundukkan kepala. Kedua tangannya meremas ujung gaun barunya.

“Papa… benci Yumna.”

Suara kecil itu terdengar begitu sedih. Annabella merasakan dadanya sesak. Ia segera berjongkok dan memeluk Yumna saat gadis kecil itu mulai menangis.

“Yumna ndak mau pulang ke Papa. Yumna mohon, Onty… jangan picahin Yumna cama Onty.”

“Sayang, jangan menangis,” ucap Annabella mengusap punggungnya, berusaha menenangkan tangisannya.

Yumna memeluk leher Annabella semakin erat.

“Yumna janji ndak nakal. Yumna bica diam. Tapi jangan bawa Yumna ke Papa…”

Mata Annabella mulai berkaca‑kaca. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi antara Yumna dan ayahnya. Namun, melihat ketakutan gadis kecil itu, Annabella tidak tega memaksanya menceritakan hal yang belum siap ia ungkapkan.

Annabella mengangkat wajah dan menatap Minah dengan penuh harap.

“Minah, kumohon. Tolong rahasiakan keberadaan Yumna. Jangan beri tahu siapa pun bahwa dia ada di sini.”

Minah terdiam. Pandangannya beralih pada Annabella, kemudian kepada Yumna yang masih menangis dalam pelukan wanita itu.

Ia juga memperhatikan gaun cantik yang dikenakan Yumna dan mesin jahit portabel di sudut ruangan.

Minah mulai memahami mengapa Annabella selalu menghalanginya melihat ke dalam gudang. Wanita itu ternyata menyembunyikan seorang anak kecil.

Setelah berpikir sejenak, Minah akhirnya menghela napas.

“Baiklah. Aku tidak akan melaporkannya.”

Annabella menoleh cepat.

“Benarkah?”

Minah mengangguk.

“Tapi kamu harus berhati‑hati, Annabella. Kalau sampai Tuan Lucian atau Nyonya Adara mengetahui hal ini, aku tidak tahu apa yang akan terjadi.”

“Aku mengerti. Terima kasih, Minah. Terima kasih banyak.”

Annabella hampir menangis karena lega.

Namun, tiba‑tiba Yumna kembali terisak.

“Onty, Yumna ndak akan nakal… jangan bawa Yumna ke Papa.”

Annabella segera memeluknya lebih erat.

“Tidak, Sayang. Onty tidak akan memaksamu pulang kepada ayahmu.”

Yumna mengangkat wajahnya dengan mata basah.

“Benal?”

“Iya. Selama Yumna di sini, Onty akan menjagamu.”

Mendengar janji itu, Yumna perlahan berhenti menangis. Ia kembali memeluk Annabella, kali ini dengan senyum kecil di bibirnya.

“Yumna cayang Onty.”

Annabella mengecup pipinya.

“Onty juga sayang Yumna.”

Minah yang menyaksikan mereka hanya bisa menghela napas. Ada rasa sedih yang sulit dijelaskan di dalam hatinya.

Annabella sendiri masih membutuhkan seseorang untuk melindunginya, tetapi sekarang ia malah berusaha melindungi seorang anak kecil.

Setelah Yumna kembali tenang, Annabella meminta Minah duduk sebentar.

“Minah, selain merahasiakan keberadaan Yumna, apa kamu bisa membantuku?”

Minah menatapnya.

“Bantuan apa?”

Annabella menarik napas sebelum menjawab.

“Aku butuh uang untuk membayar biaya rumah sakit pamanku. Aku tak ingin terus bergantung pada Lucian. Karena itu, aku ingin menjual hasil jahitanku. Aku bisa membuat pakaian, tetapi aku tidak tahu bagaimana cara menjualnya. Kalau kamu tahu seseorang yang bisa membantuku, aku akan membagi hasilnya denganmu.”

Minah tertegun. Ia tidak menyangka Annabella sudah memikirkan cara mendapatkan uang sendiri di keadaan seperti itu.

“Kamu mau membagi hasilnya denganku?”

Annabella mengangguk.

“Tentu. Kamu sudah banyak membantuku. Aku tidak ingin merepotkanmu tanpa memberikan apa pun sebagai balasan.”

Minah segera menggeleng.

“Aku tidak membutuhkan uangmu, Annabella. Simpan saja hasilnya untuk biaya pengobatan pamanmu.”

“Tapi—”

“Dengarkan dulu. Kebetulan, aku mengenal seseorang yang bisa membantu menjual pakaian. Dia punya koneksi dengan orang‑orang yang bekerja di bidang busana. Aku bisa mencoba menghubunginya.”

Mata Annabella langsung berbinar.

“Benarkah, Minah?”

“Tentu. Tapi aku harus bicara dengannya lebih dulu untuk memastikan dia bersedia membantu.”

Annabella berdiri dengan wajah penuh kebahagiaan.

“Terima kasih, Minah! Aku benar‑benar tidak tahu bagaimana harus membalas kebaikanmu.”

“Tidak perlu membalas apa pun. Aku hanya berharap kamu bisa memperbaiki hidupmu dan merawat pamanmu.”

Annabella mengangguk berkali‑kali.

Kemudian, ia mengangkat Yumna dan mengecup pipinya dengan gemas.

“Yumna, dengar tidak? Kita akan punya uang sendiri!”

Yumna tertawa kecil meskipun belum sepenuhnya memahami maksud perkataan Annabella.

“Uang? Yumna bica beli pelmen?”

Annabella tertawa.

“Bisa. Nanti kalau kita sudah punya cukup uang, Onty akan membelikan Yumna permen.”

“Yeay!” seru Yumna bertepuk tangan kegirangan.

1
Wawa sakura Lavender
Thor dicerita istri buruk rupa kesayangan mafia tu Annabella Arumi Oplas tukar wajahnya seperti wajah Luviana adakah dicerita ini wajah Annabella tetap wajah palsu wajah aslinya seperti apa ya adakah cantik ,anggun ,manis, comel atau lawa.
Wawa sakura Lavender: anak anak tuan Arsen Winston
yang sulung dapat si palsu(istri berwajah palsu.)
yang ketiga dapat suami mafia.
yang bongsu mengincar duda
🤣🤣🤣
total 2 replies
Wawa sakura Lavender
jika masa depan crystal jadi istri kedua Lucian entah entah crystal itu jadi ibu tiri yang jahat bagi Yumna crystal bukan orang baik tujuannya kahwin dengan Lucian bukan cinta melainkan harta kekayaan keluarga winston.harapnya Yumna bisa ubah masa depan ibu kandungnya masih hidup beserta saudara kembarnya sampai tamat cerita ini Lucian dan Annabella happy ending semua keluarga Winston memaafkan kesalahan Annabella dimasa lalu, crystal tidak menjadi istri kedua Lucian
Wawa sakura Lavender
cerita Lucian dan Annabella masih berlanjutan cerita Rakanza dan Luviana sudah ada masuk season 2 tapi masih berlanjutan cerita lucky ada tak author
Wawa sakura Lavender
istri buruk rupa kesayangan mafia Hero Rakanza Heroin Luviana
ketika mantan napi menjadi istri CEO Hero Lucian Heroin Annabella.
Adinda
maya bawa anabelle pergi jauh sekalian luar kota sampai anabelle melahirkan
Wawa sakura Lavender
nama anak Bella dan Lucian Yumna adik/kakak lelaki Yumna berilah nama Lucas Radhuan ertinya cahaya yang hidup dalam keberkatan dan keredhaan Allah atau insan yang menjadi cahaya, sentiasa reda dan mendapat keredaan Allah.ni nama cadangan saya kalau author ada nama lain untuk adik atau kakak lelaki Yumna bagi lah nams yang sedap disebut dan unik juga moden.
Wawa sakura Lavender
nama anak Bella dan Lucian Yumna adik/kakak lelaki Yumna berilah nama Lucas Radhuan ertinya cahaya yang hidup dalam keberkatan dan keredhaan Allah atau insan yang menjadi cahaya, sentiasa reda dan mendapat keredaan Allah.ni nama cadangan saya kalau author ada nama lain untuk adik atau kakak lelaki Yumna bagi lah nams yang sedap disebut dan unik juga moden.
Muft Smoker
mom ,, sungguh cerita mu kali ni ,, gx bisa ketebak ma aq ,, Yumna yg dtg dr masa depan bnr2 gx expect di aq ,, keren mom ,,


dtggu kelanjutan ny mom ,,
dn apa bnr Erwin tu kk ny anabella???
Wiwin Rindyani
bagus
Muft Smoker
jgn sampai meninggal donk mom ,, kali ini biar anabella hidup bahagia ma lucian dan ank2 mereka ,,
Wiwin Winarsih
kasian donk klau Annabella meninggal setelah melahirkan,
Mom Ilaa: bukan karena melahirkan, ada penyebab lain
total 1 replies
Muft Smoker
waah Maya lgi interogasi narasumber dr masa depan🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
lanjuuut mom ,, makin penasaran tiap bab ny
Adinda
berarti anabella meninggal karena melahirkan yumna ya thor
Mom Ilaa: iya tpi bukan itu penyebabnya /Sob/
total 1 replies
Wawa sakura Lavender
cerita Lucian dan Annabella paling sedih baca aje keluar air mata 😭
Wawa sakura Lavender
Yumna kata dia dari masa depan dibab keberapa ya Yumna lahir.
Wawa sakura Lavender
endingnya bagaimana ya!Bella meninggal atau tetap hidup tapi bahagia kerana Yumna ubah takdir masa lalu sebelum terjadi sesuatu pada Bella dimasa depan, adakah Yumna akan buat Lucian jatuh cinta kepada Annabella.
Adinda
kasihan anabella
Wawa sakura Lavender
keturunan gembroot dari Adrian,Arsen,Luviana,Lucian sekarang Yumna 🤣🤣🤣
Muft Smoker
semangat mom ,,
doa yg terbaik buat mom semoga. cepat sampai retensi ny ,,
🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!