NovelToon NovelToon
Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Lanjutan dari Novel KETULUSAN CINTA SALWA

Ditya harus hidup dalam dua pilihan, antara memilih perjodohan nya yang sudah dari kecil di rencanakan keluarganya. Atau memilih wanita yang sangat di cintanya dan dinikahi secara diam diam dari keluarganya.

Langsung baca saja 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14

Ditya memarkirkan motor Tiara di depan rumah. Seperti biasa malam ini Tiara kembali bekerja di mall dan Ditya akan datang menemuinya lalu mengantarnya pulang.

"Mau masuk dulu Mas?" tanya Tiara

"Aku tahu kau tidak nyaman kalau membawa seorang pria yang bukan suamimu ke dalam rumah" kata Ditya santai, Tiara hanya tersenyum

"Tapi aku ingin berbicara serius padamu. Kita duduk disini saja bagaiamana?" Ditya menunjuk dua kursi plastik yang ada di teras depan rumah Tiara

"Baiklah Mas, Tia akan buatkan teh hangat" kata Tiara sambil masuk ke dalam rumah untuk membuatkan teh hangat

Ditya menatap lurus halaman rumah Tiara yang tidak luas dan hanya ada beberapa tanaman bunga disana. Tapi rumah ini terlihat sangat terawat membuat siapa saja merasa nyaman tinggal disini.

Tak lama kemudian Tiara pun datang dengan secangkir teh hangat untuk Ditya.

"Diminum dulu Mas" Tiara ikut duduk di kursi samping Ditya

"Iya, terimakasih Tia" Ditya pun meminum teh buatan Tiara

"Ekhem" Ditya mencoba mengusir rasa gugup yang tiba tiba menyelimuti hatinya.

"Jadi begini Tia, aku mau bicara serius sama kamu tentang hubungan kita" kata Ditya menoleh ke arah Tiara

"Maksudnya?" tanya Tiara bingung

Ditya meraih kedua tangan Tiara dan menggenggam nya "Tia apa kau mau menikah dengan ku dan menjadi ibu dari anak anak ku?"

Tiara menatap tidak percaya pada Ditya 'Apa Dia sedang melamarku sekarang? Lalu Aku harus menjawab apa'

"Tia?"

"Eh, iya Mas" Tiara gelagapan karna sedang asyik dengan fikiran nya sendiri

"Bagaimana? Apa kau mau menikah dengan ku?" tanya Ditya butuh kepastian

"Tapi kan Mas, kita baru saja kenal dan hubungan kita pun belum sampai satu bulan. Apa Mas yakin?" kata Tiara menatap Ditya

"Aku yakin Tia, yakin seyakin yakin nya. Kau lah yang terbaik untuk ku" kata Ditya yakin

Tiara menghela nafas lalu tersenyum "Baiklah, Tia mau menikah dengan Mas jika memang Mas sudah yakin dengan keputusan Mas"

Ditya tersenyum bahagia, Dia langsung mencium tangan Tiara "Oke kita akan menikah minggu depan"

"Hah? Gak kecepetan Mas? Bahkan Tia pun tidak mengenal keluargamu, apa mereka akan setuju?" kata Tiara kaget

"Tentu saja, tapi keluargaku sedang berada di luar kota dan sedang sibuk jadi mereka tidak bisa datang. Tapi kau tenang saja mereka menyetujui ko" kata Ditya sedikit berbohong

"Baiklah Mas, lagian kelamaan pacaran juga tidak baik" jawab Tiara tersenyum manis

"Terimakasih Sayang" Ditya kembali mencium punggung tangan Tiara

Tiara membelalak kan matanya "Eh kenapa manggil nya gitu Mas" kata Tiara sepontan

"Hehe gak papa dong, udah jadi calon istri juga. Kamu tau gak? Udah lama aku tuh pengen manggil kamu sayang. Tapi kan karna hubungan kita yang belum jelas jadu aku menahan nya" jelas Ditya membuat Tiara terkekeh lucu

"Oha ya aku minta beberapa berkas untuk persyaratan menikah kita nanti" kata Ditya

"Hmmm baiklah" Tiara pun masuk ke dalam rumah dan kembali dengan beberapa berkas kartu identitas yang di butuhkan Ditya.

"Maaf ya kalau nanti pernikahan nya tidak akan mewah" kata Ditya

Tiara tersenyum "Gak papa kali Mas, kita ini mau menikah bukan mau hajatan"

Ditya tersenyum bangga pada calon istrinya yang tidak banyak menuntut seperti kebanyakan wanita di luar sana.

...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

"Ini yang kau perlukan, cepat urus pendaptaran nya. Aku ingin memilikinya secara agama dan hikum" Ditya menyerahkan apa yang kemarin malam di berikan oleh Tiara.

"Baik Bos" kata Alvin

Setelah Alvin pergi dari ruangan nya. Ditya tersenyum bahagia sambil menyandarkan tubuhnya di kursi kebesaran nya.

"Kau akan menjadi milik ku selama nya Tia. Persetan dengan perjodohan itu, aku akan mencoba membatalkan nya dan memberi pengertian pada Linn"

Tujuan Ditya saat ini hanyalah meyakinkan Celin agar membatalkan perjodohan nya. Ditya juga tidak mau terus berpura pura menyukai nya. Tapi Ditya juga tidak mau menyakiti Celin. Mau bagaimana pun Celin sudah seperti adik baginya.

"Baiklah Ditya, percaya semuanya akan baik baik saja. Berjuanglah "

Ditya kembali memeriksa beberapa berkas dab email. Sepanjang Dia bekerja senyum terus mengembang di bibirnya. Dia tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan nya saat ini. Apalagi Dia akan segera menikah dengan wanita yang sangat di cintanya.

Bersambung

Hari ini up dua episode ya. Semoga suka. Yang ikhlas yang ridho silahkan like dan komen. Juga Vote nya. Terimakasih🤗

Sehat selalu untuk kita semua.

1
Marhaban ya Nur17
meta yg punya niat jahat ama tiara wkt itu kan wkwkkw
Marhaban ya Nur17
lg PMS tuh makanya baperan
Marhaban ya Nur17
Lea 😄
Marhaban ya Nur17
rara ama nevan
Marhaban ya Nur17
busyeettt
Marhaban ya Nur17
tp jan ada pelakor y
Marhaban ya Nur17
ngapa se yg cowoknya begitu semua wkkwkwk
Marhaban ya Nur17
ahirnya lega
Marhaban ya Nur17
buang ke laut aja neh ardi wkwkkwkk
Marhaban ya Nur17
ardi saudara nya angga
Marhaban ya Nur17
salah pilih teman
Marhaban ya Nur17
knp lu yg g jujur tia 😠
Marhaban ya Nur17
apa Rafa sama nessa wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
tak kira dea ama viza bakal lama neh dramanya
Marhaban ya Nur17
baim siapa tuh ???
Marhaban ya Nur17
emang udh kodratnya perempuan banyak bicara
Marhaban ya Nur17
itu ditya mulutnya di lakban apa gmn ko g bisa ngomong wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
ngomong se knp diem bae wkkeke
Marhaban ya Nur17
jujur makanya lol
Marhaban ya Nur17
sukurin g jujur wkwkwkw emang enak 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!