NovelToon NovelToon
Ending Sang Ibu Tiri

Ending Sang Ibu Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Ibu Tiri / Perjodohan
Popularitas:40.8k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

"Maaf nyonya, tapi bayi anda tidak bisa diselamatkan." Kata-kata itu seperti pisau yang menancap tepat di jantung nya membuat dia mati rasa.

Namun, tampaknya kematian memang mengikuti nya. "Mommy, pergilah bersama dengan bayimu. kau tidak pantas jadi mommy ku." Kata-kata itu dari bibir kecil dengan wajah yang polos namun senyuman licik terbit seiring dengan mobil yang meledak.

"Jika aku hidup kembali, aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama."

Mata itu terbuka dengan napas yang memburu. Dia melihat keseluruh tubuhnya dan sepasang tangannya yang terbuka.

"Baguslah kau sudah bangun. bersiaplah! Pernikahan mu menghitung jam!"

"Aku? hidup kembali?"

Bagaimana kelanjutannya? Apakah akhirnya akan tetap sama atau berubah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepanikan Logan

Gelas kaca itu meninggalkan bunyi yang khas seiring dengan pemilik tangan yang melakukan nya berdiri cepat menuju pintu masuk. Tubuhnya sedikit menekuk dengan posisi mata yang melihat ke lubang pintu khusus.

"Dimana dia? Kenapa belum kembali?" Tanyanya.

Logan mengangkat kepalanya dan berbalik. Tangannya menjauh dari gagang pintu. "Pasti masih mencari. Ya, pasti begitu! Dia kan polos sekali."

"Athena.... Mau kau cari semalaman pun tidak akan ketemu." Logan kembali duduk tenang menunggu kedatangan Athena dan suara tangannya yang mengetuk pintu kamar.

"Kau ingin malam pengantin? Hah, itu tidak akan terjadi." Logan tersenyum, kakinya bergoyang-goyang seolah menghitung kedatangan Athena.

Matanya yang menatap ke arah pintu berbalik saat melihat notifikasi di ponselnya. Sebuah pesan, dari Miranda. Logan tanpa ragu langsung membukanya. Pesan itu memperlihatkan putrinya yang tertidur pulas dengan sebuah caption dibawanya. "Tuan putri yang cantik sudah tertidur, aku harap kau tidur juga tepat waktu. Apa dia merepotkan mu?"

"Tidak, terimakasih sudah menjaga Aurora." Balas Logan. Miranda di kamar lain tersenyum melihat balasan pesan dari Logan.

"Sama-sama, lagipula tidak perlu terimakasih. Aurora sudah seperti putriku sendiri. Kau istirahatlah, besok pagi ada... " Tapi Logan tidak selesai membacanya, ketukan pintu membuatnya senang dan dia yakin itu Athena.

"Athena, kau sudah menemukan ponsel ku?"

****************

Bra itu terlempar tepat masuk ke keranjang kotor. "Hah! Leganya! Sangat nyaman tidak memakai benda itu. Aku terasa sesak dan sekarang sudah lega." Athena berujar lega dan melepaskan ikatan rambutnya.

Tangannya mengambil kapas dan mulai membelai lembut wajahnya mengangkat sisa make-up disana. "Lalala." Athena bersenandung riang. Wajah bahagianya tidak bisa lepas dari bayangan cermin didepannya.

"Suamiku itu pasti menunggu ku. Kasihan sekali. Hahahaha, membayangkan nya saja membuat ku tertawa." Athena tergelak membayangkan Logan yang pastinya belum tau kalau ada kejutan apa di esok pagi.

"Aku pastikan, kau tidak akan tidur dengan nyenyak suamiku." Athena melanjutkan dengan menempelkan masker sebagai penutup rangkaian doubel cleansing nya. Dengan gaun tidur di tubuhnya, Athena berbaring manja menikmati ranjang besarnya tanpa Logan.

Kembali lagi dengan kepercayaan diri Logan yang menyurut saat lubang pintu menampilkan sosok yang bukan dinanti nya. "Ada apa?"

"Maaf tuan, menganggu waktunya. Saya kesini untuk mengantarkan ini, dari tuan besar Lucas untuk tuan dan nyonya Athena." Itu adalah sebuah kotak yang tampaknya berisi pakaian.

"Pakaian kami sudah cukup. Untuk apa ini?"

"Ini...."

"Sudahlah, terimakasih. Kau bisa pergi!" Logan tidak mau Athena muncul ditengah pembicaraan ini dan bisa masuk dengan bebas.

"Baik Tuan. Saya permisi." Logan langsung menutup pintu kamar dan menanti Athena.

"Dia akan datang!" Tapi sudah hampir sejam, Athena tidak muncul-muncul. "Apa dia benar-benar mencarinya sampai ketemu? Tentu saja, dia tidak ingin aku bersedih. Sudahlah! Berbaring sejenak, saat dia mengetuk pintu, aku akan tau." Logan merebahkan tubuhnya. "Dia akan mengetuk." Itu kata terakhir sebelum Logan terbawa rasa kantuk. Ponselnya bernyanyi menampilkan notifikasi dari Miranda.

"Selamat malam Logan, dan jangan lupa untuk sarapan pagi bersama tepat waktu. Aku harap Athena tidak membuat mu kesulitan nantinya. Karena itu aku kabari kembali." Tapi, belum terbaca oleh sang pemilik ponsel.

Selimut itu bergerak pelan, sepasang matanya yang terpejam perlahan terbuka. Saat kesadarannya terkumpul, Logan berjingkat kaget dengan matanya yang melihat ke arah jam dengan menunjukkan pukul 2 pagi.

" Aku ketiduran, pasti dia menunggu diluar." Ujar Logan yakin, tapi saat dia membuka pintu dia tidak melihat sosok Athena yang meringkuk ataupun berbaring di sana

"Tidak ada? Kemana dia?"

"Shit! Kalau dia tertidur di aula dan ada yang mengabari pada kakek, aku bisa..." Logan bergerak cepat menuju aula. Tapi langkahnya terhenti dengan mata yang tidak melihat keberadaan Athena. Dia, tidak disini juga. Kemana dia?" Aula bersih tanpa siapapun, Logan memeriksa ponselnya. "Dia pasti mencoba menghubungi ku! Iya!" Tapi tidak ada pesan dari Athena.

"Tidak! Aku tidak akan menghubungi nya!" Kekeh Logan. "Pasti dia berkeliling, dan sudah kembali ke kamar."

"Tidak juga. Sudahlah! Nanti dia akan datang juga. Dimana dia akan tidur?" Ujar Logan percaya diri, saat dia membuka kartu akses kamar. Tangannya tertahan pada pesan dari Miranda.

"Sarapan pagi bersama? Jadi, pakaian itu... Kalau Athena tidak terlihat bersama ku besok pagi. Shit!" Logan langsung menghubungi Athena, tapi tidak ada jawaban.

"Athena!" Dia langsung mencari mengelilingi kamar hotel yang menjadi milik keluarganya disini.

"Tunggu!" Logan menghentikan langkahnya. Dia kembali memeriksa ponselnya. "Tidak ada pesan dari kakek ataupun mommy dan Daddy. Artinya, mereka tidak tau. Setidaknya itu bagus, aku bisa mencari Athena sebelum ada yang menyadari nya. Lagipula, dia juga tidak akan bicara kan? Dia itu mencintai ku." Logan menetralkan napasnya yang memburu saat berlari.

"Aku mengantuk." Ujarnya pelan.

Rasa kantuk Logan hilang saat mendengar langkah kaki yang mendekati nya. "Aku tau, kau akan...." Tapi senyuman di bibirnya langsung hilang saat melihat sosok didepannya.

"Logan? Kau belum tidur?"

"Miranda, kau...."

"Iya, ini aku. Aku keluar sejenak, dan melihat mu berlari . Aku mengikuti mu untuk memastikannya, dan itu kau! Kenapa kau belum tidur? Apa yang kau lakukan? Semuanya baik?" Tanya Miranda bertubi-tubi.

"Athena, dia belum kembali."

"Memang dia kemana? Apa dia mencari perhatian mu?"

"Aku ingin memberikannya pelajaran kecil dengan membohongi nya untuk mencari ponsel ku. Tapi dia belum kembali juga."

"Di aula?" Logan mengangguk.

"Iya! Kau melihat nya? Sekitar jam 10 setelah acara!" Jelas Logan.

"Tidak Logan! Aku tidak melihat siapapun. Aku disana selama 2 jam sebelum kembali ke kamar. Aku tidak melihat siapapun atau Athena disana."

"Kau yakin?" Miranda mengangguk.

"Kemana dia?"

"Mungkin, dia hanya mencari perhatian mu saja. Nanti dia akan kembali."

"Tidak Miranda, ini sudah hampir jam 4 pagi. Kemana dia?"

"Atau, aku tanya resepsionis dulu." Logan mengangguk.

Tak lama kemudian.....

"Bagaimana?" Tanya Logan cepat.

"Tidak, resepsionis bilang tidak ada yang meminta kartu akses ataupun kunci manual kamar. Atau datang kesana!" Jawab Miranda.

"Mungkin, dia sudah dikamar mencari mu. Sebaiknya kita kesana. Hmmmm, aku yakin, dia tidak mungkin pergi."

"Kau benar."

Keduanya tiba disana, tapi apa yang mereka cari tidak ada. "Dia tidak ada!"

"Coba telfon dia!" Ujar Miranda.

"Tidak diangkat!" Kesal Logan.

"Logan, ini sudah hampir pagi. Kakek mu mengadakan sarapan pagi bersama, dan...."

"Aku tau!" Sentak Logan, dia memijat kepalanya, dia bingung dimana Athena.

"Angkat Athena! ATHENA!!!!"

"Astaga, sudah puluhan, mendekati ratusan. Ayo suamiku, genap kan angkanya, aku akan menjawab panggilan mu."

"Tidak bisa kubayangkan betapa kalut nya dirimu."

Bersambung.....

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak 🥰 🙏 🥰

1
Akasia Rembulan
semoga bahagia selamanya..
chataleya
Dewi Athena dilawan... 🤣🤣🤣
chataleya
ayo taklukkan suamimu Athena 👍
chataleya
siap mengasuh bocil kematian 🤣
Dewi kunti
berpandangan mata,apa berpegangan tangan
Wahyuningsih
lanjut thor yg buanyk klau up n hrs tiap hri jgn lma2 upnya thor tk inaaak menunggu sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 n makaciih tuk upnya
Wahyuningsih
mampus meryua dajal emang
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
skakmat kan 🤣, puas banget aku /Proud/
Dewi kunti
hhhhhhh emak mertua di smash smp gak berkutik
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
skakmat kan 🤣, puas banget aku /Proud/
aku
sejane jenipong iki kenaWhy?? agk laennya jauh bnr 😌😌
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
itu si Jennifer gak introspeksi diri sama sekali ya? aduhh, bisanya hanya nyalahin orang😑
MataPanda?_
lanjut trus kak up banyak"😄
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
singa betina dan anjing?? wah siapa yang menang tuh🤣
aku
agk aneh si log. apa dy hbs terlahir jg? 🤔🤔
mauza
next
mauza
upp
Dewi kunti
naaaaahhhh gitu,belajar untuk menerima selagi itu baik
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
ihhh, kesel banget sama si Jennifer, bisanya nyalahin orang terus, gak mau intropeksi diri. lebih baik kalian pindah ke rumah baru, kalau masih sama Jennifer, yang ada si Jennifer pengaruhi Aurora yang enggak-enggak terus, dan akhirnya malah jadi anak yang pembangkang😑
N. Siti 12mplb_ukk
smgt thor dtnggu up nya 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!