Hana Yori putri dari pengusaha Yori. dia sudah tak memiliki ibu dan ayah, dia hanya hidup berdua dengan Gege yang sudah memiliki istri dan putra. saat itu Hana melihat mobil yang melaju kencang ke arah keponakan yang berumur 7 tahun
"Yosa...." teriak Hana dan mendorong tubuh keponakan nya agar tak tertabrak tapi sayang mobil itu menabrak tubuh Hana Yori dan terlempar sekitar 10 meter
"HANA......" teriak histeris Gege nya yang bernama Yohan. dia terkejut saat mendengar teriakkan sang adik yang menyebutkan nama Putranya istri Yohan segera mendekati Yosa putra nya sedang kan Yohan berlari mengejar tubuh adiknya yang sudah terkapar di tengah jalan raya. sedangkan mobil yang menabrak dia sudah di hentikan para warga
"Ha Hana.. Gege mohon bangun dik, jangan buat Gege takut" tangis Yohan sambil memeluk tubuh adik nya yang sudah tak sadarkan diri
Saat tangan nya memegang tangan untuk memastikan nadi sang adik dia tertegun
"TIDAK..
Cie penasaran ya 🤣 yuk mampir kecerita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
열네 번째 장
Chyen Ming memberikan beberapa catatan milik kerajaan You, Chin Ming pun membaca tiap kata dan mata nya membulat sempurna. dia menatap sang Gege.
"Pa pajak kerajaan ini sekitar sepuluh koin emas? apa raja You gila.... dia ingin membuat para rakyat nya mati tercekik pajak?" tanya Chin Ming. dia benar benar terkejut, Chyen Ming mengangkat kedua bahunya.
"Raja You dan keluarga nya sudah Gege habisi, dan para menteri kikir pun tak sengaja Gege habisi berbarengan dengan Rajanya.... kau bisa membenahi sistem operasi kerajaan ini, nanti Gege akan kesini setelah menyelesaikan misi membantu desa Ciun... tapi Gege harus kembali dulu kekaisaran, untuk berdiskusi dengan ayah" ucap Chyen Ming dengan santai. Chin Ming mendongak dari berkas yang dia baca,
"Misi Gege berapa lama disana?" tanya Chin Ming.
"Gege tidak akan lama... Gege juga akan mengatur beberapa prajurit kita untuk membangun infrastruktur jalan air dari hutan Hun, Desa ciun sudah terlama lama menderita" ucap Chyen Ming. Chin Ming pun mengangguk mengiyakan ucapan Gegenya itu, Chyen Ming pun menunjukkan ruang bawah tanah milik raja You.
"Kau geledah setiap ruangan di istana ini... untuk harta Raja You sudah tersimpan rapih disana, jangan beritahu siapa pun tentang ruangan harta raja You" ucap Chyen Ming, dia pun langsung berdiri dari duduknya. Chin Ming hanya mengangguk patuh tanpa menolak ucapan sang Gege.
Chyen Ming pun pergi meninggalkan Chin Ming di kerajaan You, Chin Ming melihat kepergian sang Gege.
"Ilmu Gege ternyata sudah semakin kuat... wajar kalau dia bisa membantai satu kerajaan, aku harus lebih kuat! agar bisa membantu nya" gumam Chin Ming. Pengawal Li pun berdiri di belakang Chin Ming, Chin Ming yang merasa orang pun berbalik.
"Ngapain kau di belakang ku?" tanya kesal Chin Ming.
"Masa hamba berdiri di depan yang mulia pangeran... nanti menghalangi pandangan anda" jawab pengawal Li.
"Jauh-jauh sana aku masih kesal dengan mu...." teriak Chin Ming.
"Yang Mulia seperti anak perempuan yang ternodai" ucap pengawal Li. mata Chin Ming melebar, dia menunjuk pengawal Li dengan kesal.
"Minggir..." ucap ketus Chin Ming. Pengawal Li hanya menggelengkan kepalanya, tuan nya itu suka marah-marah tidak jelas. padahal dia tidak melakukan apa-apa.
Chin Ming pun langsung mempelajari semua laporan keuangan kerajaan You, dia mencari orang yang harus dia percaya di kerajaan ini.
.
.
"Seperti nya aku butuh bantuan Chon Ming, tapi dia sedang memeriksa pembangunan rumah sakit yang di minta Gege Chyen Ming... sedangkan ketiga bocah lainnya sibuk di perguruan dan kekaisaran" gumam Chin Ming.
"Ah... aku tahu aku minta paman pertama Sum, hais... kenapa aku baru mengingatnya, baiklah pengawal Li" ucap Chin Ming. Pengawal Li yang dipanggil oleh tuannya pun langsung masuk ke dalam ruang kerja itu,
"Li menghadap" jawab pengawal Li.
"Kau perintahkan orang untuk memanggil paman pertama Sum, aku ingin meminta bantuan paman Sum" ucap Chin Ming. Pengawal Li pun mengangguk dan segera memanggil teman, Chin Ming juga harus melihat para menteri yang tersisa kalau mereka sama seperti para menteri senior yang sudah di mati. Chin Ming juga akan langsung mengirim mereka ke neraka.
...----------------...
Sedangkan Kaisar Ming sudah mengirim pasukan nya untuk menyerang Istana tempat orang yang membuat istrinya pergi untuk selamanya, Kaisar Ming tidak tanggung dia mengirim pasukan bayangan yang tak pernah keluar dari tempat persembunyiannya.
"Habisin semuanya... aku tidak ingin mereka tetap hidup, lemparkan mayat anaknya yang sudah membunuh istri ku" ucap datar Kaisar Ming. Mei Hui Ming yang berada di pangkuan sang ayah pun mengangguk-ngangguk puas, ayahnya memang harus segera menyelesaikan urusan kematian sang ibu.
"Atu juga ingin itut... tapi calanya bagaimana?
BERSAMBUNG.....
dan tu tasyih phote untut mu 😁