NovelToon NovelToon
PENYESALAN SUAMI

PENYESALAN SUAMI

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Penyesalan Suami
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: kikyoooo

Tujuh tahun Pamela bertahan menjadi istri dari Zidan yang playboy, menantu yang ditindas, dan ibu yang tak dihargai anak-anaknya sendiri. Dia mengabdi dalam diam, hanya bermodalkan cinta.

​Puncaknya hancur saat Zidan membawa selingkuhannya yang hamil tepat di hari ulang tahun pernikahan mereka. Tanpa air mata, Pamela meletakkan surat cerai di meja makan, lalu pergi menghilang di tengah malam.

​Awalnya keluarga Zidan bersorak senang si "miskin" telah pergi. Namun dalam hitungan minggu, rumah megah itu berubah menjadi neraka yang kacau tanpa kehadiran Pamela. Saat penyesalan mereka datang terlambat, Pamela ditemukan telah menjelma menjadi wanita sukses yang bersinar dan bahagia tanpa mereka.

​Saat mereka bersujud memohon maaf, sanggupkah Zidan memenangkan kembali hati "mantan istri miskin" yang kini telah menjadi ratu?

...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikyoooo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Lingkaran Masa Lalu

...

Sinar matahari sore mulai meredup di ufuk barat, memantulkan semburat warna jingga dan keunguan di atas permukaan laut lepas. Kedai "Selasih" baru saja menutup pintu depannya setelah seharian penuh dipadati oleh pengunjung. Suasana riuh rendah dari denting sendok dan obrolan para pelanggan kini telah digantikan oleh desau angin malam yang mulai berembun. Udaranya dingin menusuk kulit yang terbuka.

Di lantai atas, di dalam kamar kecilnya yang asri, Pamela duduk di tepi ranjang kayu jati rendah. Keheningan ruangan itu terasa begitu pekat, hanya ditemani oleh pendaran lampu kuning redup di sudut meja tulis. Setelah seharian memaksakan diri untuk tersenyum tegar dan melayani puluhan kepala di kedai, tubuh dan batin Pamela terasa benar-benar lelah.

Pamela menarik tas anyaman bambu tuanya ke pangkuan. Dia berniat merapikan isinya, mengeluarkan beberapa struk belanja bahan dapur kedai dan menyusun sisa uang tip yang dia terima hari ini. Namun, saat jemarinya meraba bagian dalam kompartemen rahasia dompet kain kecilnya, ujung jarinya menyentuh sebuah benda logam kecil yang keras dan dingin.

Dahi Pamela berkerut halus. Dengan perlahan, dia menarik benda itu keluar.

Ting.

Sebuah lingkaran kecil berbahan platina murni dengan sebiji berlian kecil di tengahnya kini berkilau samar di bawah temaram lampu kamar.

Pamela tertegun. Napasnya mendadak tertahan di tenggorokan. Seluruh tubuhnya mendadak kaku seolah dialiri es yang membekukan darahnya. Itu adalah cincin pernikahan mereka. Cincin yang dulu mengikatnya dalam status sebagai nyonya besar di rumah mewah keluarga Arkatama.

Pamela benar-benar lupa jika dia masih menyimpan benda ini. Saat mengemas barang-barangnya dengan terburu-buru di tengah badai makian Keysha malam itu, dia hanya melempar seluruh isi laci mejanya ke dalam tas tanpa melihat lagi apa saja yang terbawa. Dan kini, benda yang paling ingin dia lupakan justru kembali muncul ke permukaan, menuntut perhatian dari jiwanya yang sedang mencoba sembuh.

Pamela menatap lekat-lekat ukiran nama "Zidan" yang tertera di bagian dalam lingkar cincin tersebut. Sudut hatinya kembali berdenyut perih, memicu aliran emosi sad yang begitu pekat merayap ke ulu hatinya.

Mengingat cincin ini berarti memaksa Pamela memutar kembali memori tujuh tahun silam. Sebuah pernikahan megah yang dia kira adalah gerbang menuju kebahagiaan, namun nyatanya hanyalah awal dari sebuah neraka dingin. Di balik kilaunya berlian itu, tersimpan kenyataan pahit yang teramat telanjang, pernikahan mereka selama ini hanyalah sebatas cinta sepihak.

Dulu, Pamela menyerahkan seluruh hidup, jiwa, dan raganya untuk Zidan. Dia belajar memasak makanan kesukaan pria itu hingga tangannya melepuh terkena minyak panas, dia membiarkan harga dirinya diinjak-injak oleh Mama mertua demi menjaga nama baik suaminya, dan dia selalu memaafkan setiap pengabaian dingin yang Zidan lakukan. Pamela mengira, dengan ketulusan yang luar biasa, suatu hari nanti batu es di dalam dada Zidan akan mencair.

Namun, dia keliru. Sifat narsistik Zidan dan keangkuhan keluarga Arkatama terlalu tebal untuk ditembus oleh ketulusan seorang wanita biasa. Bagi Zidan dulu, Pamela hanyalah wanita pelengkap yang bertugas mengurus rumah dan melahirkan anak-anaknya, sementara hatinya keluyuran di tempat lain bersama Karina. Kekerasan emosional berupa penolakan demi penolakan yang dia terima setiap malam, kini terasa begitu bodoh jika diingat kembali.

Pamela mengepalkan jemarinya, menyembunyikan cincin itu di dalam genggamannya yang erat. Logam dingin itu terasa seperti menusuk kulit telapak tangannya, namun rasa sakit itu tidak sebanding dengan perihnya batin yang meratapi masa mudanya yang habis tersia-siakan demi sebuah ilusi cinta.

"Tujuh tahun... dan aku hanya hidup dalam bayangan kebodohanku sendiri," bisik Pamela lirih, suaranya terdengar sangat datar namun bergetar dengan jiwa kesedihan yang amat sangat.

Namun, tidak ada lagi air mata yang jatuh malam ini. Sepasang matanya yang sembap menatap lurus ke arah jendela luar yang memperlihatkan dahan pohon ketapang yang bergoyang. Sifat dingin yang kini menguasai dirinya membuat Pamela segera membuka genggaman tangannya. Dia tidak melemparkan cincin itu ke laut, tidak juga menghancurkannya. Dengan gerakan yang teramat tenang, dia meletakkan benda mati itu di dalam laci meja tulis paling bawah, menguncinya rapat-rapat bersama dengan sisa-sisa perasaannya yang telah mati.

...

Di saat yang sama, di belahan bumi yang lain, Zidan baru saja kembali ke rumah mewahnya setelah seharian penuh membagi waktu antara memimpin rapat direksi dan menjemput Ryan serta Riana dari sekolah.

Langkah kaki sang CEO yang biasanya terdengar tegas dan penuh keangkuhan, malam ini terasa begitu gontai saat menaiki anak tangga menuju lantai dua. Kamar tidurnya yang luas menyambutnya dengan keheningan yang mencekam. Zidan melempar tas kerjanya ke atas sofa kulit secara asal, lalu berjalan menuju balkon mewah tempat dia merenung semalam.

Pria itu menyandarkan kedua siku tangannya di pagar pembatas kaca, menatap pemandangan kota Jakarta yang gemerlap namun terasa mati di matanya. Rasa lelah fisik karena menyuapi anak-anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga yang kian menumpuk sebenarnya tidak seberapa jika dibandingkan dengan rasa perih yang menggerogoti batinnya akibat penyesalan suami yang terlambat.

Zidan menunduk, menatap jari manis tangan kirinya. Di sana, masih melingkar cincin pernikahan pria yang berdesain polos tanpa berlian.

Dulu, dia jarang sekali mengenakan cincin ini jika pergi ke kantor atau menemui klien, dengan alasan narsis bahwa cincin itu mengganggu penampilannya sebagai eksekutif muda yang modis. Namun sekarang, setelah Pamela pergi dan melepaskan statusnya, Zidan justru merasa telanjang dan ketakutan setiap kali melepas lingkaran platina tersebut.

"Apa kamu masih menyimpan cincinmu, Pam...?" gumam Zidan, suaranya parau tertekan oleh emosi pekat yang bergolak di dadanya.

Hantaman penyesalan keluarga terus-menerus mendera pikirannya tanpa ampun. Dia teringat bagaimana di tahun ketiga pernikahan mereka, Pamela pernah dengan mata berbinar memperlihatkan cincin pernikahan mereka yang baru saja selesai dia bersihkan sendiri hingga berkilau kembali. Saat itu, Zidan hanya melirik dingin dan berkata, "Jangan mengurusi hal-hal tidak berguna seperti itu, Pamela. Urus saja makanan di meja dengan benar."

Kata-kata kasarnya dulu kini berbalik arah menembus ulu hatinya sendiri bagai anak panah beracun. Zidan memejamkan matanya erat-erat, meremas pembatas balkon hingga urat-urat di lengannya menonjol kemerahan. Kehampaan malam yang pekat ini memaksa sang pria narsis menyadari, bahwa hukuman batin ini baru saja dimulai, dan dia harus bersiap menghadapi ratusan malam ke depan dengan kenyataan bahwa cinta sepihak yang dulu Pamela agungkan, kini telah berubah menjadi kebencian dingin yang tak berdasar.

Zidan menghela nafasnya kasar setelah membuka kembali pejaman matanya. Sambil menyugar poninya dengan kedua tangannya.

...

1
Himna Mohamad
notif yg ditunggu
kikyoooo: siap... bakal doublee up.. .
total 1 replies
adam Ridho
d bab ini aku meleleh thor😥 riana kangen mama pamela😭
Adam Markelov izaan
,
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
Adam Markelov izaan
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
Adam Markelov izaan
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
Adam Markelov izaan
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
Adam Markelov izaan
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
adam Ridho
semangat thor💪💪💪😍 lanjut dobel up ceritanya seeeruuu 🤩
Adam Markelov izaan
lanjutkn thorrr💪💪💪

⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
Lili Inggrid
lanjut..endingnya happy 😊
Adam Markelov izaan
ngarepp dboom update-an
🤭🤭🤭🤭🤭

 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
adam Ridho
seruuu🤩 semangat d tunggu dobel upnya otor😍💪💪
Adam Markelov izaan
gregetttttt seruuuu
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
adam Ridho
d tunggu up kelanjutan cerita nya lagi otor💪💪💪💪💪🤩
Ma Em
Pamela setelah papa mantan mertuamu mendingan lbh baik pulang tinggalkan manusia2 yg tdk tau diri itu sekarang mantan mertuamu yg sakit bkn urusan Pamela lagi , lbh baik Pamela kerja yg giat agar nanti kehidupan Pamela bisa berubah menjadi lbh baik .
it's me
ceritanya bagus tapi sayang gagk ad endingnya
kikyoooo: ditunggu up bab selanjutnya....
tenang aja1setiap satu hari pasti up. entah itu 1 bab atau lebih
total 1 replies
it's me
penulisnya gak jelas sih,masa ceritanya dibuat menggantung.
Adam Markelov izaan
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
Allea
mama mertua mulu ngetiknya kan si pamela lg dikampung bingung eike
Allea
kira2 endingnya balikan ga nih ,kesel kl balikan mah udah nunggu2 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!