Riski seorang Fans Sepak bola fanatic saat pulang nonton pertandingan di tabrak mobil dan akhirnya terlempar Ke Dunia Lain
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RRS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26: Laga Pembuka: Teror Merah Putih di Phnom Penh
Matahari Phnom Penh yang terik menyengat kulit, namun udara di dalam Stadion Nasional Kamboja seolah membeku saat Riski melangkah keluar dari lorong pemain. Mengenakan jersi merah kebanggaan dengan nomor punggung 7, Riski menatap tribun yang dipenuhi warna-warni suporter. Meski ini adalah turnamen usia muda, ekspektasi yang dibebankan di pundaknya setara dengan pemain senior.
Sesaat sebelum peluit dibunyikan, sebuah layar holografis transparan yang hanya bisa dilihat oleh mata Riski muncul di udara, berkedip dengan pendar keemasan yang tenang namun mendebarkan. Tidak ada orang lain di stadion itu—baik rekan setim, pelatih, maupun kamera siaran langsung—yang bisa melihat antarmuka sistem yang kini tengah memberikan tugas baru kepadanya.
[Ding! Misi Berantai: Dominasi Grup B!]
[Tujuan: Juarai Grup B tanpa terkalahkan dengan target statistik individu spesifik:]
Vs Myanmar: Cetak 2 Gol dan 3 Assist.
Vs Malaysia: Cetak 3 Gol dan 1 Assist.
Vs Kamboja: Cetak 4 Gol.
[Hadiah Misi:]
Evolusi Atribut: Seluruh statistik naik +3 Poin (Melampaui batas manusia biasa).
Item Khusus: 'Mental Fortress' (Kekebalan terhadap provokasi, tekanan suporter, dan kelelahan mental).
Bonus Finansial: €200.000 (Sekitar Rp 3.200.000.000 berdasarkan kurs 2019).
Riski menarik napas panjang, menenangkan detak jantungnya. Bagi dunia, ia hanyalah seorang pemain berbakat dari Europa FC. Namun baginya, setiap sentuhan bola hari ini adalah langkah menuju kekuatan yang tak terbayangkan.
Pertempuran Pertama: Melumat Myanmar
Laga perdana melawan Myanmar dimulai dengan tempo tinggi. Riski bertindak sebagai dirigen serangan yang tak terlihat namun mematikan. Menit ke-10, ia melepaskan umpan terobosan mematikan yang diselesaikan dengan tenang oleh Marinus Wanewar. Assist 1. Tak butuh waktu lama, menit ke-22, Riski melakukan solo run dari sisi kiri, mengecoh dua bek, dan melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh. Gol 1.
Sebelum babak pertama usai, ia kembali memberikan umpan matang melalui sepak pojok. Assist 2. Di babak kedua, ia mencetak gol keduanya melalui titik penalti. Gol 2. Misi melawan Myanmar ditutup dengan umpan tarik manis kepada Osvaldo Haay di menit ke-80. Assist 3. Skor berakhir 5-0. Target pertama tercapai sempurna tanpa ada yang menyadari bahwa Riski sedang memenuhi kuota "tugas" dari sistemnya.
Derbi Melayu: Menghancurkan Malaysia 5-0
Laga kedua adalah partai klasik melawan rival abadi. Malaysia mencoba bermain sangat kasar untuk menghentikan Riski. Namun, mereka tidak tahu bahwa Riski bisa melihat celah pertahanan seolah waktu berjalan lebih lambat.
Menit ke-15, tendangan bebas jarak jauh Riski menghujam gawang Harimau Malaya. Gol 1. Menit ke-40, ia memberikan umpan kunci yang berbuah gol. Assist 1. Di babak kedua, Riski benar-benar meledak. Ia mencetak dua gol tambahan, termasuk sebuah tendangan voli keras di menit ke-75 yang melengkapi hattrick-nya. Gol 3. Skor akhir Indonesia 5-0 Malaysia. Target kedua selesai. Rekan-rekannya bersorak, mengira Riski hanya sedang berada di performa puncaknya, tanpa tahu ada kalkulasi sistem di baliknya.
Menantang Tuan Rumah: Pesta Gol di Kamboja
Melawan tuan rumah Kamboja, stadion dipenuhi puluhan ribu suporter lawan yang sangat berisik. Riski butuh 4 gol. Ia bermain dengan egoisme yang terukur namun mematikan. Ia mencetak dua gol di babak pertama dan dua gol lagi di babak kedua melalui aksi individu menawan. Total 4 Gol. Kamboja bungkam, dan Indonesia lolos sebagai juara grup dengan poin sempurna.
Kalkulasi Hadiah dan Peningkatan Kekuatan
Begitu pertandingan melawan Kamboja berakhir, notifikasi sistem kembali muncul di benak Riski saat ia sedang berjalan menuju ruang ganti.
[Ding! Misi 'Dominasi Grup B' BERHASIL!]
[Sinkronisasi Hadiah...]
Statistik: Seluruh atribut meningkat +3 Poin (Sekarang mencapai level 103).
Item: 'Mental Fortress' telah diaktifkan secara permanen.
Keuangan: €200.000 telah dikirim ke rekening pribadi.
Statistik Terbaru Riski (Pasca Fase Grup):
Usia: 18 Tahun
Tinggi: 180 cm
Overall/Stats: 103 (Level Legenda Abadi)
Status: Pemain Europa FC (Gibraltar).
Kabar dari Rumah dan Lonjakan Finansial
Malam itu, di kamar hotelnya, Riski duduk bersama Marco Valez yang sedang memeriksa laporan transfer bank. Marco tampak terkejut melihat saldo yang masuk, namun ia menganggap itu adalah bonus prestasi dari sponsor atau manajemen klub di Eropa.
Rincian Keuangan Riski (Februari 2019):
Gaji Europa FC: €5.000 / minggu (Sekitar Rp 80.000.000 per minggu).
Bonus Misi Grup: €200.000 (Sekitar Rp 3.200.000.000).
Total Saldo Sekarang: Sekitar Rp 6.530.000.000.
Riski melakukan panggilan video ke Bau-Bau. Ibu Sarah dan anak-anak panti tampak menangis bahagia melihat pahlawan mereka di layar televisi. Tak lupa, ia menghubungi Erika di Bandung.
"Tiga gol ke gawang Malaysia? Kamu benar-benar pahlawan nasional sekarang, Ki," ucap Erika bangga melalui layar ponsel. "Di Bandung, suporter sudah mulai menyiapkan penyambutan besar. Mobil Suzuki-mu sudah aku cuci bersih, tapi aku tetap menagih janji naik Chevrolet Camaro itu!"
Riski tertawa. "Tunggu aku di bandara setelah final, Er. Aku akan pulang membawa emas."
Menatap Semifinal: Menghadapi Vietnam
Kegembiraan fase grup harus segera diakhiri. Di babak semifinal, Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam. Riski tahu, Vietnam akan melakukan segala cara untuk menghentikannya. Namun, dengan statistik yang kini berada di angka 103 dan item 'Mental Fortress' yang kini melindunginya dari segala tekanan mental, Riski merasa tidak terkalahkan.
Hanya ia yang tahu rahasia di balik kekuatannya. Bagi dunia, ia hanyalah seorang pemuda ajaib. Namun bagi Riski, setiap laga adalah misi, dan setiap misi adalah langkah menuju tahta tertinggi sepak