NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang Cassia

“Apakah aku bos yang baik bagimu, Cass?” tanya Max, tiba-tiba.

“Kau adalah bos yang baik, Tuan. Kau dan Bryan adalah dua hal yang berbeda. Dia temanku, dan kau bosku.”

“Kau tak bisa bersikap santai padaku. Berbeda ketika kau dengan Bryan. Kau begitu …”

Cassia mendongak. “Tuan, bukan begitu. Aku bersikap sopan dan tak mungkin aku bisa bersikap santai padamu. Aku menghormatimu sebagai bosku.”

“Kau selalu menjauh dariku, Cass. Itu yang kulihat selama ini. Kau tak bisa bersikap santai padaku. Kau tak ingin terlalu dekat denganku. Apa kau takut padaku karena aku brengsek?”

“T-tidak, Tuan. Aku tak bermaksud seperti itu.”

Max menghela napas panjang. Dia berjalan ke arah sofa dan duduk dengan berat. Kepalanya tertunduk, kedua sikunya bertumpu pada lutut.

Cassia berjalan perlahan mendekat. Dia berhenti di samping sofa, agak menjaga jarak. “Tuan ... aku …”

Max mendongak. Wajah Cassia begitu dekat sekarang.

“Duduklah,” Max menepuk sofa di sampingnya. “Aku tidak ingin melihatmu berdiri seperti sedang bekerja. Ini bukan kantor.”

Cassia ragu sejenak, lalu duduk di ujung sofa, memberinya jarak yang cukup. Max tidak memaksanya untuk mendekat.

“Ceritakan tentang keluargamu. Aku hanya ingin tahu apakah ada orang yang bisa melindungimu di dalam keluargamu,” pinta Max.

Cassia terkejut. Dia cukup heran Max memikirkan hal ini. ‘Mungkin dia sedang jenuh saja dalam hidupnya. Dan mungkin … hanya ingin pengalihan sementara,’ batinnya.

“Kisah keluargaku tidak menarik, Tuan.”

“Panggil aku Max saja jika di luar kantor,” kata Maxz

Cassia terdiam sejenak. Jelas dia tak bisa melakukan itu karena terasa tak sopan. Tapi dia hanya bisa mengiyakannya saja.

“Baik, Tuan.”

“Lanjutkan ceritamu. Meskipun tak menarik—aku tetap ingin tahu.”

Cassia tak segera bicara. Dia menunduk sejenak, lalu matanya menerawang ke arah jendela kaca di mana dia bisa melihat pemandangan gemerlap gedung-gedung pencakar langit.

Max tetap menunggu. Dia melihat wajah Cassia dari samping. Mulai membayangkan kembali Cassia dalam gaun malam itu.

Lalu Max mengalihkan pandangannya. Dia tak boleh berpikir macam-macam pada sekretaris lugu-nya itu.

“Aku adalah anak haram ayahku,” kata Cassia memulai. Cerita itu dimulai dengan sesuatu yang buruk, dan Cassia tak mau menutupi itu.

Max kembali menoleh ke arahnya. Dia melihat ekspresi wajah Cassia yang biasa saja, tak mau menampakkan kesedihannya.

“Aku tak akan memaksamu bercerita jika—“

“Tak apa. Aku akan tetap bercerita. Kau bosku dan aku harap aku tak dipecat karena ini,” potong Cassia, suaranya pelan.

“Itu tak ada hubungannya dengan pekerjaanmu,” jawab Max.

Cassia menoleh pada Max dan tersenyum tipis. “Terima kasih.”

Lalu Cassia kembali melihat ke arah luar jendela. “Ayahku sangat baik padaku. Tapi … tidak dengan keluarganya. Ibuku sudah meninggal dan keluarga ayahku menutupi asal usulku dari publik karena itu aib. Tapi … setidaknya, aku masih mendapatkan kasih sayang ayahku.” Cassia tersenyum.

“Aku mengerti,” kata Max. “Tak perlu bercerita lagi.”

Cassia mengangguk. Lalu ponselnya di atas meja makan berdering. Cassia segera beranjak dari sofa. “Permisi, aku akan angkat sebentar. Mungkin penting.”

Max mengangguk. Cassia berjalan dengan sopan melewati Max, menuju ke arah meja. Cassia melihat nama Bryan di layarnya.

Cassia melebarkan matanya. Dia tak boleh mengangkatnya karena bisa membuat Max berpikir yang tidak-tidak.

Max menoleh ke arah Cassia. Wanita itu hanya melihat layar ponselnya saja tanpa mengangkatnya.

“Cass, kenapa tak kau angkat?” tanya Max.

Cassia menoleh cepat pada Max. “Tidak, ini … tak penting. Ini … hanya sales mobil. Ayahku ingin aku membeli mobil agar tak naik kendaraan umum sendirian lagi jika mengunjunginya,” jawab Cassia sembarangan dan mematikan ponselnya.

“Owh … itu ide yang bagus. Ada banyak mobil perusahaan jika kau mau. Tak perlu membeli,” kata Max.

“Ah … iya iya … nanti akan kupikirkan,” jawab Cassia sedikit bingung.

1
Desti Safitri
kaaa zarinnn upp dong kaaa, nungguin notifnya dr pagii😂 penasaran nihhh
Desti Safitri
kaaa zarinnn upp dong kaaa, nungguin notifnya dr pagii😂 penasaran nihhh
lia elis rohmawati
bagus
lia elis rohmawati
yuk bisa yuk crazy up lagi thor
LANY SUSANA
Marco udah tau siapa mira, hal jd km gak perlu repot2 mau bongkar ma lalu. mira🤣🤣🤣
Sri Nurjannah
lah Marco mh udah tau semuanya tentang Mira.
dasar ulet bulu yg gatellllll wkwk
Sri Nurjannah
sama² mengedikkan bahunya wkwkwkwk
Sri Nurjannah
Hailey guk guk guk kemari guk guk guk ayok lari_lari🤣🤣🤣🤣🤪
loe yg Bitchh Hailey😡😝
Sri Nurjannah
tapi Mira,kau sebaiknya melepaskan tangannya sebelum kakakku pingsan🤪🤣🤣🤣🤣🤣
ada² aja nih valentine wkwk
Sri Nurjannah
ngeledek terus nih valentine wkwk
bisa² mati kutu dh Marco ♥️🥰
Sri Nurjannah
cantiknya pol gantengnya pol
pokone pol pol pol wkwkwkwk
🥰♥️🥰♥️🥰♥️🥰♥️🥰♥️
HR_junior
duh cewek gila ..mau ngulitin si mira model gimana Lo km..Marco aja dah tau si Mira ..makane di ninggalin km soale dah ketemu ama bocilnya..dulu Mira Mash bocil sekarng dh dewasa JD Marco bisa leluasa.
HR_junior: sebelum km bikin ulah bakalan di gagalin dulu ma si Marco..duh Marco km punya mantan model gini amat ya..ni sich matan maklum aja..la dulu bpkm gak ada hub apa2 ma si Clarisa aja juga begini sok sokan
total 1 replies
Sri Nurjannah
ya ampunnn aku bacanya senyam senyum sendri😂
Sri Nurjannah
tenang valentine doamu akan segera terkabul kn ko wkwkwkwk
Sri Nurjannah
nanti itu pasti jadi rumah impianmu dengan Marco ♥️
Sri Nurjannah
kn emang dari awal emng itu cita² Mira jadi arsitek🥰
Sri Nurjannah
semangat Mira 🥰
HR_junior
Marco seperti ibunya ya.haaa
Ranita Rani
clarisa edan,
Risa Ristiani
dasar marco kenapa ga dari dulu ninggalin si hailey jadi seolah" gara" mira ntar si hailey jahatin mira, atau karna ga mau disebut jomblo gitu ya sambil nyari ganti kalo udah dapet baru ditinggal😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!