NovelToon NovelToon
Kakak Ipar Ketagihan

Kakak Ipar Ketagihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Romantis / Cinta setelah menikah
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

Tiga tahun sudah Lisa menikahi kakak iparnya tanpa ikatan cinta. Berbanding terbalik dengan Galih Almarhum suaminya yang begitu tampan, humoris dan begitu perhatian. Sikap Angga justru kebalikannya. Dia lelaki yang abai, tak banyak bicara dan kaku. Lisa bak menikah dengan robot. Tak ada yang menarik dalam pernikahan kedua lisa ini. Lisa hampir gila, hingga mengajukan perceraian pada mantan kakak iparnya itu. Angga menolak, lelaki itu berubah. Akankah Lisa tetap bertahan atau kembali meminta berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Lisa membuka mata, dia cepat-cepat bangun saat melihat jam sudah menunjukkan angka tujuh. Lisa buru-buru mandi meski berjalan sambil memegangi punggungnya. Begitu selesai mengganti pakaian Lisa langsung keluar, dia tidak sempat berdandan.

"Dandan di kantor saja nanti" Gumam Lisa.

Angga sudah bangun lebih awal, namun lelaki itu tidak membangunkan dirinya. Membuat Lisa kesal bukan main.

"Dia cuma mau enaknya saja, awas saja kalau nanti malam tidur di kamar ku lagi" Gumam Lisa jengkel, gara-gara Angga dia jadi susah berjalan, bangun kesiangan dan pasti tak sempat untuk sarapan.

"Non sarapan dulu" ucap Bik Sumi.

"Nggak sempat Bik, saya sarapan di kantor saja nanti"

Bik Sumi tidak bisa mencegah, hari ini baik Pak Angga dan Non Lisa tidak ada yang sarapan. Terpaksa Bik Sumi membersihkan meja makan mereka.

"Maaf ya bik, waktunya sudah mepet, kalau saya sarapan di rumah pasti telat masuk kantor"

"Iya non nggak apa-apa"

Lisa memakai sepatu pantofel miliknya dan bergegas ke garasi mengambil sepeda motor kesayangannya.

Namun sampai di sana ban motornya kempes.

"Kog bisa gini?" Keluh Lisa saat melihat kedua ban motornya kempes.

Lisa berdecak kesal, dia bisa saja meminta supir mengantar dirinya ke kantor, tapi kalau orang kantor tahu, bisa-bisa jadi heboh, karena semua orang kantor mengenal Mang Udin supir Angga yang sudah puluhan tahun bekerja di keluarga ini.

"Naik ojek online saja apa ya? Biar lebih cepat sampai"

Lisa akhirnya membuka ponselnya ingin memesan ojek online, namun sebuah klakson mengagetkan dirinya.

Lisa menatap Angga yang sudah berada di halaman rumah dengan menaiki mobil Fortuner kesayangannya.

"Ayo naik!"Perintah si boss.

Lisa sangat terkejut mendengar ajakan Angga.

"Tidak usah pak, nanti kantor heboh"

"CK" Angga berdecak, ini masih di rumah tapi Lisa sudah memanggilnya Pak lagi.

"Kamu mau jalan kaki? Ayo naik!"

"Tapi pak_?"

"Cepat naik! ini Perintah "

"Baik pak"

Lisa cepat-cepat naik ke mobil Angga, dia tidak mau Angga makin marah, jika ada yang bertanya kenapa mereka satu mobil, tinggal bilang saja kalau tidak sengaja bertemu di jalan.

Lumayan mumpung suaminya ini mau memberikan tumpangan untuknya.

Lisa duduk sambil cemberut, ini memang bukan pertama kalinya dia naik mobil Angga, tapi ini pertama kalinya dia berangkat berdua dengan sang suami, rasanya sungguh mengacu adrenalin, dia sudah membayangkan betapa hebohnya orang-orang kantor nanti saat melihat mereka bersama.

 Angga menatap sekilas Lisa, dia benar-benar senang luar biasa karena bisa berangkat bersama sang istri ke kantor.

Tapi sepertinya Lisa tidak merasakan hal yang sama, buktinya dia cemberut saja dari tadi. Mungkin karena semalam.

Angga ingin sekali mengajak bicara Lisa, namun sumpah dia tidak tahu ingin bicara apa.

Lisa juga nampak tak mau bicara, dia justru asyik berdandan di dalam mobilnya.

Setelah beberapa menit berlalu, Angga berniat mencairkan suasana dengan bertanya lebih dulu.

"Kamu sudah sarapan?" tanya Angga pada akhirnya.

Lisa tidak menyahut, membuat Angga menoleh, namun Angga justru kesal melihat Lisa yang sudah tertidur dengan nyaman di kursinya.

Angga langsung tersenyum, Angga tahu Lisa kelelahan karena semalam dia tidak bisa mengendalikan diri, niat hati ingin meminta Lisa tidur, namun Juniornya justru semalaman tidak bisa tidur, jadi Lisa juga kena imbasnya.

Dia jadi tak sabar menunggu malam tiba, dia ingin sekali memeluk lagi istrinya itu.

****

Sampai di kantor Lisa keluar lebih dulu dari mobil Angga, dia bahkan tidak mengucapkan terima kasih, atau kata-kata yang lainnya. Lisa mungkin masih ngambek karena kebrutalan Angga semalam.

"Lucu sekali dia kalau marah" Kekeh Angga.

Angga memarkirkan mobil dan bergegas turun dari mobil. Tak di sangka dia langsung di hampiri oleh Gina.

"Kenapa dia bisa berangkat sama kamu?" Tanya Gina penuh selidik.

"Dia sekertaris ku, aku meminta dia ke apartemen ku dulu sebelum ke sini, jadi wajar saja kalau kami berangkat bersama"

Gina langsung memeluk lengan Angga, hal yang tidak bisa Angga cegah. Gina selalu jadi anak kesayangan mamanya. Gina pernah menyelamatkan nyawa mamanya, jadi baik Galih dan Angga tidak boleh membuat Gina bersedih.

"Angga"

"Hem"

"Apa yang kamu ceritakan kemarin benar?"

"Tentu"

"Kenapa harus dia? Apa aku kurang menarik?"

Angga berhenti dia tidak suka mengulang kalimat untuk yang kedua kalinya.

"Dengar! Kamu tahu kan kalau dia sekarang istriku?"

"Tapi kalian menikah karena paksaan, Lisa juga pasti masih mencintai Galih, apa aku tidak punya kesempatan?"

"Jika kamu ke sini hanya ingin membahas itu lagi, sebaiknya kamu pulang" ujar Angga sambil menepis lengan Gina.

Gina tentu tak suka di perlakukan seperti ini, dulu dia yang menjadi kesayangan Angga dan Galih. Tapi sekarang Galih justru menjauh darinya.

"Aku hanya pergi beberapa tahun, tapi mengapa kalian berubah?"

Gina tak bisa menahan air matanya, kedua pangeran Pratama dulu nya begitu dekat dengannya. Tapi bisa-bisanya Lisa menikah dengan Galih, bahkan setelah Galih tiada, dia juga merebut Angga darinya.

"Aku tidak akan menyerah, aku sangat mencintaimu Angga, kamu hanya boleh jadi milik ku"

***

'Pulang kerja ikut dengan ku'

Pesan itu di dapat Lisa semenjak istirahat jam kerja tadi. Tapi ini sudah jam enam sore, Mobil Angga tidak nampak di parkiran kantor.

Lisa sudah menunggu hampir satu jam lamanya, tapi suaminya tidak bisa di hubungi, Lisa juga tidak tahu dia dimana.

Lisa makin gundah saat melihat hari mulai petang, angin berhembus kencang, awan juga menghitam tanda sebentar lagi akan turun hujan.

Lisa bingung, dia ingin menunggu Angga, tapi sebentar lagi gelap, dia tidak bisa di sini sendirian, apalagi sebentar lagi akan turun hujan.

Lisa tahu Angga tadi keluar bersama Gina, entah kemana saja mereka, dia juga tidak tahu. Yang membuat kesal adalah saat ponsel Angga tidak bisa di hubungi.

"Dia yang janji, dia juga yang ingkar" kesal Lisa.

Lisa memutuskan untuk pulang saja, dari pada dia kehujanan nanti.

Namun baru saja dia ingin berjalan, Dion datang menghampirinya.

"Lho pak Dion belum pulang?" Tanya Lisa heran.

"Aku tadi sudah pulang, ada yang ketinggalan jadi kembali lagi, kamu sendiri belum pulang?" Tanya Dion.

Padahal dia memang sengaja menunggu Lisa dari tadi. Awalnya Dion ingin menunggu di depan pintu gerbang perusahaan. Tapi karena Lisa tak kunjung keluar, jadi dia memutuskan masuk kembali. Dion masuk sebentar ke dalam kantor, setelah itu buru-buru menghampiri Lisa.

"Mau aku antar pulang?" tanya Dion.

"Tidak usah pak"

"Ini mau hujan, ayo ikut dengan ku saja"

Setelah berfikir lama, akhirnya Lisa mengagguk.

"Baiklah"

Lisa berjalan bersama Dion, saat Lisa masuk dalam mobil milik Dion, bertepatan dengan mobil Angga yang baru saja masuk ke area kantor.

Lisa tidak sempat melihat Angga, namun Angga melihat dengan jelas Lisa masuk ke dalam mobil lelaki yang kemarin membantu Lisa membuat kopi.

1
D_wiwied
jangan terlalu lama bikin Lisa trs salah paham thor, bikin dia akhirnya tau kesungguhan dan besarnya cinta Angga ke dia selama ini
Ibah Ibah: Siap 💪
Setelah ini akan ada badai sebelum datang pelangi.
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
iya Thor gpp
gws ya🙏
Ibah Ibah: iya makasih
total 1 replies
Ibah Ibah
Maaf Hari ini Up sedikit, Author masuk RS
mungkin besok tidak up dulu 🙏🙏
D_wiwied: gws kk 🙏 cepat sembuh ya
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
cepat sembuh ya thor🙏
Ibah Ibah: Terima Kasih Amin 🥰
total 1 replies
Soraya
knp lisa gak jujur aja sama orang tua nya Angga minta cerai
Soraya
mampir thor
Ibah Ibah: Terima kasih kakak
total 1 replies
Piyah
dialognya kurang ku baca koran
dayu emonk
Luar biasa
Ibah Ibah
Ceritanya ringan, kisah cinta nya bikin penasaran
Ibah Ibah
biar pada penasaran 🤭🤭
Ayusha
cerita nya bagus kak, tapi kok judulnya bikin su'udzon 🤭
Ibah Ibah: 🤭🤭🤭 ceritanya masih aman kak 😄😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!