NovelToon NovelToon
CEO! JATUH CINTALAH PADAKU!

CEO! JATUH CINTALAH PADAKU!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ssyptr

WARNING 21++

MOHON UNTUK YANG DIBAWAH UMUR 21 SILAHKAN UNTUK TIDAK MEMBACA NOVEL INI!

"Jika anda menikah dengan anak saya dan menyelamatkan perusahaan saya maka saya akan memberikan 50% saham yang saya punya pada anda tuan! saya mohon bantulah saya!"

Ia berjalan mendekati Arsen yang menatapnya dengan jijik. Laki-laki itu berlutut dihadapan Arsen dengan wajah yang sudah dipenuhi keringat dingin.

"Anak saya adalah anak yang sangat cantik serta dijuga pandai tuan."

Arsen sama sekali tidak tertarik dengan apa yang pria itu katakan. Ia hanya tertarik dengan saham yang ingin pria tua itu berikan.

"Aku ingin lebih dari sekedar 50% saham!"

Mata pria tua itu berbinar, ia mengangguk cepat. "Saya berikan 70% tuan, dan saya pastikan tuan tidak akan menyesal jika membantu perusahaan saya. Saya juga akan memberikan satu putri saya pada anda. Untuk memenuhi kebutuhan hasrat tuan...."

"Oke, aku menerima tawaran mu itu!"

DAN CERITA ARSEN AKAN DIMULAI SEBENTAR LAGI....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ssyptr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 - TAKTIK SARAH 1

Hari Senin mungkin untuk sebagian orang adalah hari yang paling dibenci. Karena pada hari ini biasanya awal kegiatan padat setelah hari libur pada Sabtu dan Minggu.

Tapi tidak dengan gadis cantik berusia 18 tahun ini. Dari sejak subuh tadi, wanita itu berkutat di dapur untuk menyiapkan bekal untuk "calon suaminya" sesuai dengan perkataan Sarah kemarin, ia akan berusaha membuat Arsen jatuh hati kepadanya.

Hari ini Sarah akan membuatkan Arsen berbagai macam makanan. Dari makanan utama hingga dessert yang akan digunakan untuk mencuci mulut.

Setelah selesai memasak dan membuat kue brownies-ya. Sarah memasukan ke dalam kotak bekal dengan senyum yang tak hilang dari wajah manisnya.

"Gue kasih pelet jangan ya..hahaha" ucapnya sambil tertawa kecil.

Ia memasukan kotak bekal itu kedalam tas besar miliknya. "Mbak tolong jagain ya. Buat calon suami aku nih!" ucapnya mengedipkan mata kearah Nur dan Silvi, ART dirumah mereka.

Nur dan Silvi tertawa terbahak mendengar perkataan Sarah yang menurut mereka hanya lelucon. "Iya non, saya jagain ini baik-baik. Sekarang non mandi dulu, biar calon suaminya makin klepek-klepek sama non," jawab Silvi dengan nada bercanda.

Sarah melotot tak terima dengan ucapan pembantunya itu. "Mbak Silvi ihh bikin kesel!!" jawab Sarah berpura-pura kesal. "Aku beneran calon istri dari orang kaya tau!!" sambungnya lagi.

"Iya-iya non, kita percaya..." kata Nur sembari terkekeh. "Udah sana non mandi aja, bau tau!!" sambungnya.

Sarah menghentakkan kakinya kesal, namun ia tetap menuruti kedua ART-nya itu untuk mandi. Jangan lupakan juga hari ini Sarah harus bekerja juga.

Bagi wanita memang memerlukan waktu yang lama untuk bersiap-siap, apalagi juga nanti akan bertemu sang pujaan hati. Begitupun dengan Sarah yang sudah 2 jam tidak keluar dari kamar itu.

"Bedaknya ini terlalu menor gak ya ?"

"Pake parfum apa buat hari ini!!!!?!??"

"Rambutnya di Curly atau enggak ya hari ini ??"

"Baju sama bawahnya pake apa??"

"Enggak ah, hari ini aku pake dress aja. Lagian di tempat kerja ku juga bebas pakaiannya!"

"Nah, high heels nya mending aku pake yang baru beli kemarin aja!"

Sibuk memilih baju dan tata rias yang akan dia gunakan saat bertemu Arsen nanti, sampai-sampai ia melupakan berapa banyak waktu yang ia habiskan hanya untuk mempercantik dirinya dihadapan cermin.

"Non, non Sarah!!" teriak Nur di balik pintu kamar Sarah.

"Ada apa mbak ?" balas Sarah dengan berteriak juga.

"Sudah jam 7 non!" peringat Nur.

Sarah terlonjak kaget, ia melihat jam dinding yang ada di nakas sebelah ranjang tidurnya dengan segera. Matanya membulat seketika. "Astaga, aku bisa terlambat!" teriaknya nyaring.

Ia dengan segera menyambar tas yang ada di atas ranjangnya dan segera keluar dari kamar. Tak lupa ia juga memesan go-car untuk mengantar berangkat kerja. "Masa, udah cantik begini naik angkot sih!" begitulah pikiran Sarah.

Ia pergi meninggalkan rumah itu, saat go-car yang ia pesan sudah sampai di depan rumahnya. Untung saja letak titik penjemputan dekat dengan rumahnya, jadi Sarah tak memerlukan waktu lama untuk menunggu sang supir go-car.

Sarah berjalan terburu-buru tanpa memperdulikan sekelilingnya yang menatapnya tajam, ia pergi ke dapur untuk mengambil kotak bekal yang sudah ia persiapkan tadi. Lalu secepat kita ia pergi keluar dari rumah megah itu tanpa menyapa ayah, ibu tiri dan saudari tirinya.

"Anak gak punya sopan santun!" ujar Ida dengan geram.

Rena mengangguk semangat, ia tanpa sadar memperhatikan penampilan Sarah dari atas sampai bawah. "Bajunya bagus ya, dapat duit darimana dia bisa beli baju begitu ?"

Resti terkekeh pelan lalu menatap Sarah yang keluar dari rumah mereka. "Ya jual dirilah! mana mampu dia beli barang mahal! Makan aja masih susah!"

Suara tawa terdengar ditelinga Reno, kedua anak tiri dan istrinya sedang tertawa setelah membicarakan Sarah. "Diam semua! jaga bicara kalian terhadap Sarah!" ucap Reno dengan tegas.

"Karena hanya dia saat ini berlian yang aku punya !" lanjut Reno dalam hati dengan seringai liciknya.

Ida dan kedua anaknya saling berpandangan. "Ada apa dengan Reno ?" batin mereka.

...o0o...

"Akhirnya, pekerjaannya selesai juga.." gumam Sarah pelan.

Saat ini Sarah tengah berkutat dengan berbagai macam kertas-kertas yang menjadi pekerjaannya ini. Padahal jam istirahat sudah lewat semenjak 20 menit yang lalu tapi wanita itu tetap enggan berdiri dari duduknya.

"Gak ada mbak Anisa, aku jadi kelimpungan gini.." ucapnya sedih.

Semenjak kejadian 3 hari yang lalu, Anisa masih tetap mengunci dirinya sendiri didalam kamar kost-an miliknya. Ia sedikit memiliki trauma untuk bertemu dengan orang lain. Jadi ia memutuskan untuk beristirahat selama 1 Minggu. Dan ia juga izinkan oleh perusahaan agar tidak bekerja terlebih dahulu.

"Kamu gak istirahat Sar ?" tanya seseorang yang berdiri dihadapan Sarah.

Sarah mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah lawan bicaranya. "Eh mas Dean, iya mas ini mau istirahat." jawab Sarah dengan senyum manisnya.

Dean menganggukkan kepalanya mengerti. "Mau bareng gak ?" tanya Dean sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Maaf ya mas, aku ada janji sama teman, lain kali aja ya.." ucap Sarah tak enak hati.

Dean menghela nafas, lalu mengangguk kecil. "Hmm, ya sudah gak papa." jawabnya lirih. "Tapi kamu janji ya, kapan-kapan kita makan siang bareng," sambungnya.

Senyum kecil terbit dibibir Sarah, ia mengangguk kecil. "Iya, janji kok!" jawabnya semangat.

Sejujurnya Sarah merasa gugup dengan seniornya ini. Bagaimana tidak gugup, menurut Anisa, laki-laki dihadapannya ini merupakan manager keuangan di perusahaan ini. Jadi Sarah merasa tak nyaman dekat Dean saat ini.

"Kalau gitu, aku permisi dulu ya mas Dean. Supir Grab saya sudah nunggu di depan." ucap Sarah lembut.

Dean menganggukkan kepalanya singkat dan membalas senyuman Sarah. "Hati-hati ya, kalau kamu mau minta tebengan buat jemput telfon mas saja. Kamu punya kan kontaknya mas ?" tanyanya.

"Punya mas, kalau begitu saya permisi dulu ya." ucap Sarah guna menyudahi percakapan ini.

Sebenarnya Sarah tak menyimpan nomor milik Dean, tapi karena sudah malas berbasa-basi Sarah hanya menganggukkan kepalanya malas.

Dean menatap punggung Sarah yang pergi menjauh dari pengelihatannya. "Mungkin aku harus berusaha lebih keras untuk mendekati wanita sepertinya." ucapnya lirih.

Sedangkan Sarah tengah celingak-celinguk mencari mobil Grab-nya dengan mencocokan plat nomor mobilnya. Setelah ketemu, Sarah langsung berlari kecil memasuki mobil itu tak lupa dengan bekal yang akan dia berikan pada Arsen.

"Sesuai aplikasi nya mbak ?"

"Iya mas, "

Mobil itu pun melaju meninggalkan kantor Sarah dengan kecepatan sedang. Tak henti-hentinya Sarah menatap jalanan sembari tersenyum.

"Arsen, lihatlah bagaimana aku!"

...o0o ...

MAAF YA UDAH 3 HARI GAK UP. SOALNYA AUTHOR LAGI BANYAK TUGAS 🙏🙏😭.

HARI INI BAKALAN DOUBLE UP KALAU VOTE NYA BANYAK ❤️❤️

...o0o...

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️

KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA

1
3n1 Rhy
harus nya Sarah jangan terlalu ganjen dibuat jual mahal dikit lah
Dewi Kadimen
Luar biasa
Sha Yusuf
Alia anak Reno
Sha Yusuf
kepingan kado 🤮,seolah Arsen tu miskin,bodoh amat si sarah ni
Atoen Bumz Bums
knpa mamak sarah dibilang jalan9
Ita rahmawati
bknnya hamilnya udh 4 atau 5 bulanan kan masa gk keliatan apalagi kembar harusnya lebih besar dong 🤭
apapun itu ceritanya bagus dn gk mau brhenti bacanya untung baca pas udh end jd gk nunggu lama 🤗🤗🥰🥰
Ita rahmawati
akhirnya bahagia juga si alia
Ita rahmawati
males gitu sar 🤭
sebelum kamu biarkan aku ninju mukamu seperti kamu meninjuku dulu gtu sar 😔😔
Ita rahmawati
si alia nasibnya kok ya semenyedihkan itu tp aku gk sedih babar blas 🤭
Ita rahmawati
yg di rumah sakit udh di coba blm arsen 🤭
si arsen kejem juga ya
Ita rahmawati
bner pasti alia ini bukan anak andre tp anak reno
Ita rahmawati
si arsen gaje bgt sih 😏😏
Ita rahmawati
bner gk soh dugaan ku mgkin alia kembarannya sarah 🤔
Ita rahmawati
drama apalagi ini
Ita rahmawati
aneh masa iya lg bgtu kmarnya gk dikunci pdhal tau ada kucing pengen dikawini 🤦‍♀️🤦‍♀️
Ita rahmawati
kepedean si jalang 🙄🙄
Ita rahmawati
màma baru mama baru 🤣🤣🤣
Ita rahmawati
waaahhh di luar dugaan trnyta arsen cuma drama 👏👏
tp siapa yg ngintip dn ngerekam sarah itu ya 🤔🤔
Ita rahmawati
lah kamu bisa sakit hati toh alia,,tp kmu gk mikir klo yg kamu lakuin itu juga bisa bikin sarah jauh lebih sakit krn dia loh bini nya
Ita rahmawati
sumpah bengek bgt pas baca permintaan alia 🤣🤣
ada ya perempuan kyk gtu 🤦‍♀️🤦‍♀️🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!