NovelToon NovelToon
CINTA YANG BICARA

CINTA YANG BICARA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:64.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Gloria Origita

Alisya gadis cantik yang dibuat bimbang dengan pilihannya sendiri. dua laki-laki yang sangat mencintainya.

kepada siapakah hati Alisya akan di berikan..?

Adrian pacarnya yang telah melamar dan ingin segera menikahinya atau Aldo teman dari masa kecilnya yang baru akhir-akhir ini berani mengungkapkan isi hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gloria Origita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RENCANA ALDO

Setelah mengembalikan nampan berisi mangkok yang sudah kosong ke pak totok penjual bakso, Aldo segera beranjak untuk pulang kerumah. ia sedikit berlari karna takut ada orang yang melihat jika celananya basah, orang yang melihat mungkin akan mengira jika Aldo ngompol.

Sesampainya di rumah, Aldo segera mandi. tak butuh waktu lama bagi Aldo untuk menyelesaikan sesi mandinya. Aldo keluar dari kamar mandi dengan handuk terlilit di pinggangnya, ia mengambil satu kaos polos berwana putih dan celana pendek dengan model khas pemain basket.

Aldo merebahkan tubuhnya di kasur, kini bayang-bayang Alisya melayang-layang dipikirannya. Kata-kata Alisya yang diucapkan tadi siang membuat hati Aldo tak tenang. Apa yang harus aku lakukan agar perjodohan itu jangan sampai terjadi.

walaupun tadi Alisya sudah berkata pasti akan menolak perjodohan itu, tapi ada kemungkinan perjodohan itu tetap dilanjutkan jika orang tua Alisya memaksa, pikiran itu yang kini menghantui Aldo.

"Apakah mungkin paman Antoni merelakan Alisya pada laki-laki buaya seperti itu..?, ah sepertinya itu tidak akan mungkin terjadi."

"Aku harus segera mengungkapkan perasaan ini, tapi bagaimana jika Alisya tidak menyukaiku, dan kemudian dia akan menjauhiku setelah Alisya tau kalau aku menyukainya."

"Aku harus mencari tau dulu apakah Alisya suka padaku atau tidak. tapi bagaimana caranya..?"

"Ah iya, aku punya ide. selama ini aku tak pernah melihat alisya cemburu pada wanita lain karna aku memang tidak pernah meladeni semua wanita yang mencoba mendekatiku."

"Kalau begitu aku harus berbuat sesuatu untuk mengetes apakah Alisya cemburu atau tidak, jika Alisya cemburu maka mungkin dia juga ada rasa kepadaku."

Aldo segera mengambil ponselnya yang ia letakan di atas meja. ia mensecrol layar hapenya mencari nama wanita dalam daftar kontaknya yang mungkin cocok untuk dimintai bantuan membuat Alisya cemburu.

"Ahh sial...!! kenapa di kontakku semua nama laki-laki. Aldo kemudian membanting pelan ponselnya di atas kasur.

Aldo kemudian mulai mengerucutkan nama-nama wanita yang sepertinya selalu mencari perhatian kepadanya.

"Cerin..?, ah tidak-tidak ia terlalu over jika berdandan, ia juga terlalu bawel, dan sok cantik, aku tidak suka."

Aldo dibikin pusing sendiri dengan daftar teman wanitanya yang rata-rata membuat aldo merasa tak cocok untuk dijadikan pacar bayarannya.

kalaupun cuma pacar bohongan tapi setidaknya dia harus cantik, pinter, nggak berdandan menor, nggak lebai, nggak mata duitan, dan pastinya wanita yang akan membuat Alisya cemburu.

Aldo mulai putus asa menemukan kandidat yang pas. ia benar-benar tak menemukan sosok wanita yang ia harapkan, karna memang aldo selalu membandingkan dengan sosok Alisya gadis pujaan hatinya.

Saat masih dibikin pusing dengan kandidat pacar bayarannya, Aldo di kagetkan dengan suara dering ponselnya yang berbunyi. Aldo mengambil kembali ponsel yang yadi sempat ia buang begitu saja.

"nomor siapa ini..? ini kan panggilan dari luar negeri." karna penasaran kemudian Aldo menerima panggilan masuk itu.

"Ia hallo, dengan siapa ini..?"

"Hi Aldo, apa kabar..?"

terdengar suara lembut seorang wanita berlogat kebule-bulean disana, Aldo semakin penasaran. suaranya begitu asing baginya.

"Ini aku Nesyah, sepupumu. apa kau masih ingat aku..?"

"Nesyah..?"

"Ah iya, aku ingat. nesyah anaknya tante Ana kan..? "

"Ia aldo, betul sekali.. Oh iya Aldo besok aku akan ke Indonesia untuk menemani papaku melakukan perjalanan bisnis. karna papaku sibuk jadi aku di sana pengen jalan-jalan dan pergi liburan ke berbagai tempat wisata. tapi sayangnya aku tidak punya kenalan selain kamu. apakah kamu mau jadi pemandu wisataku Aldo..?"

"Eem bagaimana ya..!! Baiklah kalau begitu aku bersedia, tapi kamu harus menyesuaikan jadwalku ya..!!"

"Ah siap,..! tenang saja Aldo, Aku tidak akan banyak menyusahkanmu."

"Awas saja kalau kau membuatku susah.. bagaimana kabarmu..? sudah sekian tahun kita tidak bertemu. dulu terakhir kita bertemu kan waktu kita masih kecil. apakah kamu masih suka ngompol..?"

"Kamu jahat Aldo, kenapa kamu masih ingat hal memalukan seperti itu. Aku sekarang sudah besar, sudah dewasa. manamungkin aku masih ngompol. Yang ada nanti kamu bisa jatuh cinta melihat diriku yang sekarang."

"Hahaha.. Mana mungkin aku jatuh cinta pada cewek yang suka ngompol kaya kamu." Aldo makin mengeraskan nada ketawanya.

"Lihat saja besok ya. jangan salahkan aku jika kamu jatuh cinta."

"Ok.. baiklah terserah kamu saja. kalau begitu sudah dulu ya nesyah aku ada pekerjaan lain" Aldo sudah mengakhiri panggilannya sebelum mendapatkan jawaban dari nesyah.

"mana mungkin aku jatuh cinta pada nesyah, Hatiku ini sudah ku serahkan seluruhnya untuk Alisya". Aldo berguman sendiri dalam hatinya.

"Nesyah adalah teman bermain Aldo dulu ketika papanya ditugaskan untuk mengurus bisnis keluarga ke UTA Amerika serikat. walaupun hanya satu tahun tapi mereka sudah cukup dekat, karna Nesyahlah satu-satunya teman di UTA yang bisa berbahasa Indonesia.

Tante Ana, Orang tua Nesyah asli orang indonesia, sedangkan papanya orang Amerika. walaupun mamanya nesyah orang Indonesia tapi Nesyah belum pernah ke indonesia. sekarang mamanya sudah meninggal, jadi ketika papanya akan melakukan perjalanan bisnis ke Indonesia, Nesyah sengaja ikut untuk melihat negara dari tanah kelahiran mamanya itu.

****

Paginya Aldo di telfon kembali Oleh Nesyah, ia meminta Aldo untuk menjemputnya di hotel X tempat kediaman sementara Nesyah selama di Indonesia.

Karna Hari ini Aldo juga sedang libur jadi ia setuju untuk menemani Nesyah berkeliling kemana wanita itu akan pergi.

Setelah sampai di lobi Hotel, kemudian Aldo memanggil Nesyah kembali dari ponselnya. karna merwka belum pernah berjumpa kembali setelah sekian lama jadi Aldo tidak mengenali Nesyah yang sekarang seperti apa.

" Hallo Nesyah, aku sudah sampai di lobi hotel, aku memakai Hoddy berwarna abu-abu dan sepatu putih, cepatlah kamu kesini. "

" Oh.. Ok.. aku kesana sekarang, aku sudah melihatmu Aldo. Aku ada di arah jam Dua."

Seorang wanita cantik berbody ramping dan tinggi dengan rambut berwarna cokelat dan mata kebiru-biruan melambaikan tangan kepada Aldo dengan senyuman manis di bibirnya.

" Hai Aldo.." Nesyah menghampiri Aldo dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Setelah bersalaman, Nesyah inhin memeluk dan mendekatkan wajahnya ke Aldo seperti mau cipika-cipiki, namun Aldo reflek mundur dan menolak pelukan dari wanita di hadapannya itu.

" Sory-sory Aldo. aku lupa kalau sekarang aku ada di Indonesia." Nesyah meminta maaf dengan logat bulenya yang masih kental.

" Kita mau kemana Nesyah..? "

"Aku tidak tau Aldo, apakah kamu ada saran untukku..?"

" Heemm.. kemana ya..? bagaimana kalau kita ke Candi Borobudur saja. Kamu pasti akan suka bila ku ajak kesana."

" Baiklah, Aku ikut saja." saut Nesyah dengan senyuman.

Kini mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju ke Candi Borobudur. Sedari tadi Nesyah tak lepas dari perhatiannya pada Aldo, nesyah begitu terpesona dengan wajah rupawan dari Aldo.

" Hei, kenapa dari tadi kamu melihatku seperti itu..? "tanya Aldo tanoa menoleh dan masih fokus dengan kemudinya. " Jangan-jangan kamu terpesona dengan ketampananku ya..?"

"hahahahaha, kamu memang terlihat sangat tampan sekarang ini Aldo, Aku tidak menyangka kamu yang dulu kecilnya seperti itu sekarang bisa jadi begitu ganteng."

"Tentu saja aku ganteng, kalau tidak mana mungkin banyak wanita tergila-gila padaku. tapi itu membuatku menjadi risih. jika kamu sekarang berubah seperti mereka yang seperti penguntit itu aku tak segan akan meninggalkanmu di sembarang tempat." Aldo mengancam Nesyah dengan nada sedikit meninggi.

" Ooh Aldo aku takut sekali, saut Nesyah sambil menjulurkan lidahnya."

" Aku sudah punya wanita idaman, jadi kamu jangan coba-coba merayuku ya..!!"

" wkwkwkwkwk, kau ini lucu sekali Aldo. Siapa juga yang mau menggodamu."

perjalanan mereka diisi dengan obrolan-obrolan seputar kehidupan mereka masing-masing selama belasan tahun tak bertemu.

*

*

~Bersambung~

*

*

1
Ni Nyoman Rinti
thor apa novel ini tdk di lanjutin lgi..??
Neti Jalia
10 like
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas
Ni Nyoman Rinti
thor ud lumutan nunggu blm up juga...
Devi Hasan
cerita yang seru..
yang selalu dinantikan kelanjutannya..
semangat menulis dan terus jaga kesehatannya..

salam Buanglah Mantan Pada Tempatnya!
Ni Nyoman Rinti
thor kok blm up..??
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
triana 13
semangat kak 😉

salam hangat dari Zahra Anak Yang Tak Berdosa
Ni Nyoman Rinti
lanjut thor
Thrye
semangat selalu,
Thrye
like kak,,,
Thrye
semangat selalu kak,,,
Thrye
like,,
Thrye
like hadir kak,,,
Susi Ana
jempol hadir, smangat ya
Issabella Kusuma Pratiwi
Hai..
I am coming again excited to support u 💃💃💃

Like to u n i hope u feedback
👍👍👍
Ni Nyoman Rinti
semangat thor
Ni Nyoman Rinti
dasar mak lampir genit kurang di garuk
Nofi Kahza
yuhuuu..q mampir nih thor..🤗

semangat up ya.. nanti q kembali lagi..😘

salam hangat dari CINTA YANG TERLUPAKAN🤗
Lux Pras
Semangat & Lanjut 🆙
Gloria Origita: thank you
total 1 replies
Tilyt🧚
haii, aku mampir like, semangat....
Salam manis dari "The Gangster Boy"

Jangan lupa Feedback ya😊
Gloria Origita: ok deh.. thanks
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!