Alice Seraphia joy adalah siswi SMA kelas 12 yang bar bar,riang,dan suka menolong.
ia juga terkenal sebagai siswi yang suka bolos, terlambat dan suka membuat masalah yang jadi langganan guru BK dan OSIS juga menjadi langganan berdiri di depan bendera merah putih.
namun di balik itu dia juga siswi yang berprestasi dan memiliki banyak bakat non-akademik.
suatu hari dia membuat masalah dengan anak kepala sekolah yang membuat masalah dengannya yang membuat dia harus di hukum menghormati bendera lagi.
namun kali ini malah mengantarnya ke dunia lain di dalam novel yang baru selesai dia baca semalam dan parahnya dia masuk ke tubuh putri antagonis yang berakhir tragis karena mencelakai tokoh utama wanita yang di cintai Duke.
bagaimana kah perjalanan Alice di dunia novel untuk mempertahankan hidupnya?akankah Alice kembali ke dunia nyata atau malah.....
mari kita ikuti kisahnya.
jangan lupa like, coment, subscribe and beri penilaian.
love sekebooooonnnn buattt kalian semua🌳🌲🌴❤️❤️🌴❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
"lalu kenapa kalau jatuh??lalu kalian ingin membuang kue ini??tidak,tidak,jatuhnya di tempat bersih apalagi belum 5 menit sayang kalau di buang"ucap Alice sambil memeluk piringnya yang berusi kue yang ia kumpulkan tadi.
"baik putri"ucap mereka.
"ahh iya tolong ambilkan aku benang jarum,kain hitam dan gunting kalau ada"ucap Alice.
"gunting??apa itu Putri??"ucap mereka.
"what?? gunting doang mereka kagak ada gimana kalo gue minta mobil cok!!" batin Alice.
"eem bukan apa-apa maksud pisau,tolong"ucap Alice.
"baik putri"ucap mereka.
Lalu Alice membawa piring berisi kue yang ia kumpulkan menuju ke tempat tidur.
ia duduk di atas tempat tidur sambil menikmati kuenya.
"eeemmm enak, seperti buatan mama.......yaahh kan jadi kangen sama mama dan papa deh"ucap Alice.
"aaahhhh makan-makan"ucap Alice yang tak ingin larut dalam kesedihannya.
Derap langkah terdengar sampai pintu kamarnya di buka dengan keras.
"Eehh!!dajjal!!"ucap Alice reflek karena terkejut.
"ALICE apa kamu baik-baik saja nak??"ucap Raja tang masuk ke dalam kamar Alice.
"papa"gumam Alice lirih saat melihat wajah dari Raja.
Sedangkan di belakangnya nya ada seorang pria yang memakai baju pangeran dan satu anak perempuan berusia 7 tahun yang bersembunyi di belakang tubuh seorang pangeran yang tampak lebih tua dari Alice.
Raja langsung menghampiri Alice dan melihat kondisinya dan menggenggam tangannya.
"mirip dengan papa......tapi,dia.......King Aldric de Thornevale,pria yang berwajah dingin itu pangeran mahkota,dan dia putri kedua yang sering di bully oleh pemilik tubuh asli ini.Hufff terlihat sekali hanya raja yang masih menyayangi ku,yang lain ada yang takut bahkan benci " batin Alice.
Lalu Alice meletakkan piring kue itu ke atas meja di samping tempat tidur lalu menarik tangannya yang di genggam Raja lalu bangkit berdiri dan mundur selangkah dari raja.
"Hormat bagi ayahanda,maafkan aku yang berpenampilan seperti ini sungguh tak layak di depan ayahanda dan semuanya"ucap Alice sopan sambil memberikan hormat ala-ala tuan putri kerajaan.
"beruntung gue dulu sering memperagakan cara hormat ala-ala kerajaan ke ketua osis dan ibu irma" batin Alice.
"tidak apa-apa"ucap Raja.
"kenapa kamu ingin melompat dari balkon,apa yang membuat kamu tidak puas?kau tau bukan hanya aku yang khawatir tapi ibu mu yang berada di istana nya pun khawatir"ucap Raja.
"ini kesempatan bagus" batin Alice.
"ayah, Bisakah ayahanda membatalkan pertunangan ku dengan Duke??"ucap Alice sambil menggenggam tangan raja.
"i-ini.....apa maksud mu anak ku??bukankah kau meminta ku untuk menjodohkan kalian??"ucap Raja.
"itu dulu ayah, sekarang aku tidak mencintainya,ayah aku kala itu sedang sakit mata makanya aku salah mengira bahwa Duke paling sempurna di mata ku"ucap Alice.
"ini..... Alice,kau tau kan Duke Darion bukan orang yang bisa di permainkan"ucap Raja.
"ayah jangan dengar kan orang gila itu,dia hanya membuat kemalangan bagi kita.Rosalyn ayo kita pergi dari sini"ucap pangeran mahkota,Alistair Rafael de Thornevale kepada putri kedua, Rosalyn Yvaine de Thornevale.
Namun Rosalyn tidak pergi dari sana ia masih mengintip Alice dari balik tubuh kakak pertamanya itu.
TBC