Sahara bertemu dengan suaminya yang bernama Bani, di kampusnya, Bani merupakan kakak tingkat Sahara, singkat cerita Bani jatuh hati dengan Sahara, ingin menikahi Sahara saat lulus kuliah nanti.
Namun sang mama, yang saat ini menjadi mertua Sahara begitu keras dan galak, suka berbicara lantang, keras, dan menusuk di hati, mertua Sahara belum rela anaknya menikah dan takut kalau anaknya menikah melupakan jasa sang mama yang telah merawat Bani dari dalam kandungan sampai beranjak dewasa, dia merasa Bani belum bisa membahagiakan mama nya, maka menentang dia untuk menikah dini, dan seperti memusuhi mantu nya dengan kata kata pedasnya, namun yang buat Sahara heran, kenapa kalau di ceplosin selalu membuat drama air mata, mengadu kepada Bani, sehingga membuat Sahara dan Bani bertengkar.
Akan kah sahara kuat menghadapi mertua galaknya?.
Ikuti yuk kisah mertua galak, kisah pasutri bernama Sahara dan Bani, yang rumah tangga nya selalu di kisruhi mama mertua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rezza_handira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sahara jatuh sakit
Aku masih terngiang ucapan demi ucapan mertua, Terasa Pedih hati ini, Seharusnya aku dapat ketenangan batin, Disaat aku sakit butuh sandaran seperti ini harusnya aku dapat dukungan dari suami dan keluarganya, Pikiran ku kacau, Pagi ini aku putuskan untuk berangkat kerja, Aku pergi tanpa berpamitan dengan Bani, Aku berangkat saat Bani masih tidur, Aku sedang ingin sendiri, menjernihkan pikiranku, pikirku jika aku pergi ke kantor ada yang bisa diajak sharing jadi aku bisa lega.
\=\=\=
"Sahara?" Panggil Bani ketika bangun tidur,
dia bangun dari tempat tidur mencari ke dapur, kamar mandi ruang tamu namun tidak menemukan ku, Akhirnya dia menelepon ku
📱"Sahara kamu dimana, Aku bangun tidur syok kamu ngga ada di tempat tidur, kucari kedapur, kamar mandi, ruang tamu tapi ga ada?" Tanya Bani dengan suara gugup, Panik dan cemas
📱"Aku dikantor say" Jawabku dengan suara lemas
📱"Kenapa ngga nunggu aku bangun, Kamu emang udah sembuh sayang, Bikin aku khawatir, Bangun tidur ngga ada kamu" Kata Bani Masih panik
📱"Aku butuh ketenangan batin" jawabku singkat
📱"Ya Sudah, kalau ada apa apa kabarin aku ya, lain kali jangan seperti ini lagi ya sayang" Jawab Bani
Aku mematikan telpon Bani, Aku kembali bekerja sejenak aku telah melupakan ucapan mertua yang membuatku sakit hati. Apalagi ada teman mengobrol di kantor Mira dan Rani, Walau mereka agak usil tapi bisa melepaskan penat dan sesak di dadaku atas kejadian kemarin.
"Sahara, Udah g usah merenung terus mending kita dangdutan wkwkwk" Kata Rani sambil setel YouTube dangdut
"Mau di sawer g Ran" Tanya ku sambil tertawa
"Sawer dong" Ucap Rani sambil goyang
"Makan Ran, Sah, Malah dangdutan" Sahut Mira
"Baru pesan sama Ob, Belum balik lagi, mending gw dangdutan dulu Mir, Ikutan dong mir, Biar seru, hari ini kita hibur Sahara yang hatinya sedang gundah gulana" Ucap Rani
"Okee gue cariin Lagu yang paling pas buat suasana hati Sahara saat ini" kata Mira sambil milih lagu di YouTube
Aku menikmati hiburan Rara dan Mira, Mereka bersenandung mengikuti alunan musik dari youtube, Namun tiba tiba penglihatan ku kabur, kepalaku sakit, lama lama Bruukkk tubuh ku lemas terjatuh ke lantai dan aku tidak ingat apa apa lagi
\=\=\=\=
📲 "Hallo, Iya Sahara ada apa?" Tanya Bani mengangkat telpo
📲 "Maaf, Ini suami Sahara ya, Saya Rani teman kantor Sahara, Ini Sahara tiba tiba pingsan, Kami sudah bawa ke rumah sakit M dekat kantor, Maaf ya saya hubungi pakai handphone Sahara, Kami tunggu kedatangannya di rumah sakit M ya" Ucap Rani menelpon Bani menggunakan handphone Sahara.
📲 "Saya segera kesana mba, kirim sharelock aja ya mba, Terimakasih" Jawab Bani dan langsung meluncur ke rumah sakit
Rani menutup telpon dia dan Mira mengurusi aku di rumah sakit, sementara Bani minta izin untuk datang ke rumah sakit. Bani tanya ke resepsionis apakah ada pasien bernama Sahara Anjani masuk rumah sakit ini, kemudian suster mengantarkan ke ruangan dimana aku di rawat.
"Maaf, Apakah ini suami Sahara?" Tanya Rani ke Bani
"Oh iya benar, saya Bani suami Sahara, ini mba yang tadi telpon?" Tanya Bani
"Iya saya Rani, Ini Mira, Kami teman Kerja Sahara," Rani memperkenalkan diri
"Sahara Masih di periksa dokter pak, Tunggu ya" Jelas Mira
Tak lama kemudian Dokter yang memeriksa Sahara keluar ruangan, Dokter menjelaskan kalau Sahara terkena trauma mental atau psikis nya terganggu biasanya karena berkali kali mendengar kata yang dia tidak suka, di pikir terus menerus tubuhnya tidak kuat lalu jatuh sakit, Dokter menyarankan untuk membawa Sahara ke psikiater.
"Itu saja yang bisa saya sampaikan pak, selebihnya tergantung bapak, ini habiskan Infus dulu, bayar adminitrasi baru bisa pulang ya pak" jelas dokter kemudian pergi menangani pasien lain
"Terima kasih dokter" jawab Bani
"Pak, Kalau begitu kami pamit dulu ya untuk kembali kerja" Rani dan Mira pamit kembali ke kantor
"Terima kasih ya mba, telah menjaga istri saya," ucap Bani lirih
"Sama sama pak," jawab Rani dan Mira barengan
\=\=\=\=
"Sahara, Kamu kenapa sih, Jangan membuatku khawatir" Ucap Bani memelukku erat
"Aku tidak apa apa" Sahutku masih lemas
"Maaf kan aku yang lalai menjagamu Sahara" Bani masih memelukku erat, tanpa sadar ada suster yang datang untuk membuka infus
"Bapak, permisi mau buka infus ya, jika adminitrasi sudah di selesaikan boleh pulang pak" ucap suster dan tertawa kecil
"Baik suster" jawab Bani
\=\=\=
Drrt Drrr Drrt
📲 "Iya hallo ada apa ma?" Bani menjawab telepon dari mama nya
📲 "Kamu lagi dimana?" Tanya mama mertua
📲 "Dirumah kenapa ma" Tanya Bani lagi
📲 "Mama sakit, Anter Mama periksa" Ajak Mama mertua ku
📲 "Mah, Maaf Agus di rumah ngga?, Sahara baru sampai di rumah sakit tadi pingsan di kerjaan, kalau ada Agus, Bani minta tolong biar mama di anter Agus dulu ya, Nanti pasti Bani jenguk mama kok" jelas Bani
📲 "Agus ada di rumah" kata mertua
📲 "Ya udah coba Bani yang ngomong deh, kalau g speaker aja, Gus tolong Anter mam berobat dulu, istri gw lagi pulang dari rumah sakit, lu Anter Mama dulu ya periksa" pinta Bani ke Agus adek nya
📲 "Salah siapa kamu menikah duluan, Anter mama periksa aja ngga mau" jawab si Agus adek nya Bani
📲 "Eh Istri gue juga sakit gus, Baru pulang dari rumah sakit, tolong lah Anter mama periksa dulu" pinta Bani
📲 "Punya anak mama nya sakit malah berantem di minta tolong buat Anter mama periksa" jawab mertua ku sambil drama tangisan
📲 "Siapa yang bernatem ma, kalau istri Bani ngga sakit juga langsung datang anter mama berobat kan?" jawab Bani
📲 "Ya sudah urus istri kamu dulu sana"
Telpon pun mati, Aku mendengar percakapan mereka dari dalam kamar hanya menangis dan mengelus dada, Kadang aku merasa sepertinya aku salah memilih pendamping dengan latar belakang keluarga nya yang seperti ini, Aku sudah tak tahan lagi dengan semua ini, untuk sementara aku pura pura ngga tau percakapan Bani dan keluarganya di telpon. Besok pagi harus ku selesaikan masalah ini mumpung belum ada keturunan.
~ Bersambung~
Jangan lupa like, vote dan klik favorite ya
semoga pembaca suka dengan tulisan saya ini
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Urakan🌷🌷
hadir kk thor
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Semangat selalu.. Semoga berkenan mampir ya thor 🙏 🤗