NovelToon NovelToon
Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Reinkarnasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: KGDan

Cintanya, harga dirinya, dan ketulusannya, telah ia berikan pada pria itu, dan bahkan sampai rela tidak menginginkan, James Sebastian, tunangan yang di jodohkan Ibunya kepadanya.

Tapi, apa yang ia dapat? Eleanor Benjamin, di tinggalkan pria itu, Richard Marvin, saat mereka akan melangsungkan pernikahan, demi wanita lain!

Hingga sebuah mobil menabraknya, dan ia meregang nyawa, Richard tidak memperdulikannya!

Eleanor berharap, seandainya ada kesempatan kedua untuknya! ia akan mendengarkan Ibunya. Dan membalikkan keadaan! membalas apa yang ia rasakan pada Ricard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14.

Di sisi lain, kota kelahiran Ricard.

Ricard menyadari kalau Eleanor telah kembali ke ibukota, dan ia merasa kalau Eleanor meninggalkannya dengan penuh amarah.

Prang!!

Ricard melemparkan botol anggur, setelah ia meminum isinya sampai habis. Ia pun merasakan kepalanya sangat berat sekali.

"Eleanor... Eleanor.. maafkan aku, aku salah telah mengabaikan mu.. "

Nada serak karena telah mabuk, Ricard mengoceh sendirian memanggil nama Eleanor sedari tadi.

Saat ini ia bersama dua temannya berada di sebuah bar, menumpahkan rasa kesalnya di tinggalkan Eleanor saat mereka akan menikah.

"Sudah! jangan minum lagi! kamu terima saja kesalahan mu!" ujar salah satu teman Ricard.

"Kamu bukannya menghibur ku.. malah membuat kepalaku semakin sakit! brengsek!!" Richard melemparkan gelas lagi ke lantai dengan penuh amarah.

Prang!!

"Kamu perlu di tegur! bukan di hibur! itulah akibatnya kamu terlalu menyayangi putri teman Ibu mu itu! kamu menjadi dingin pada wanita yang selama ini mencintai mu!" ujar teman Richard yang lainnya tetap menyalahkan Richard.

"Pergi kalian! aku ingin sendiri! kepalaku semakin sakit mendengar apa yang kalian katakan!!" Richard mengibaskan tangannya, untuk menghalau pergi ke dua temannya tersebut.

"Kamu pikir saja sendiri! kalau kmu pergi kemana pun selalu dengan Melanie, seakan-akan Melanie lah pacarmu!" teman Richard tidak mau diam, ia semakin membuat Richard sakit kepala.

"Benar! apa kamu tidak ingat tanpa berpikir dua kali meninggalkan Eleanor di Altar, hanya karena Melanie jatuh di dalam kamar mandi??"

"Akh!!" Ricard mengacak rambutnya semakin frustasi mendengar apa yang di katakan temannya.

Ia ingat betul bagaimana raut wajah Eleanor, saat ia tinggalkan tanpa memperdulikan perasaan Eleanor. Pikirannya hanya membayangkan Melanie kesakitan di lantai kamar mandi.

Eleanor terlihat sangat kecewa memandangnya, saat pergi begitu saja meninggalkan Eleanor di atas Altar.

"Setelah kamu tinggalkan dia! malamnya kamu tidak datang minta maaf padanya! kamu malah menginap di rumah sakit menemani Melanie!" ujar salah satu teman Richard lagi, membuat Richard semakin meradang.

"Kalau aku jadi Eleanor, akan melakukan hal yang sama seperti apa yang di lakukan Eleanor! menyerah padamu, dan memberikan Melanie menjadi istri mu!" teman yang lain menimpali, membuat Richard menjadi emosi.

Prang!!

Botol anggur ia lemparkan ke lantai dengan kencang, "Pergi! pergi kalian! membuat kepalaku jadi mau pecah!!" teriaknya.

"Richard!"

Seorang wanita datang mendekati Richard dengan panggilan nada manja, dan membuat ke dua teman Richard menyingkir ke samping, begitu wanita itu duduk di samping Richard.

Dengan manja wanita itu merangkul lengan Richard, "Kenapa kamu di sini, Ayo kita pulang, kita masih pengantin baru" wanita itu merebahkan kepalanya ke bahu Richard.

"Pergi! siapa kamu!!" Richard mendorong wanita itu dengan kencang, hingga terjatuh ke lantai.

Sementara dua teman Richard, posisi duduk mereka sudah semakin jauh dari Richard, membiarkan wanita itu mendapat amarah dari Richard.

"Richard! aku Melanie! istri mu!!" sentak wanita itu, berusaha bangkit dari lantai dengan wajah kesal memandang Richard.

"Sialan! istri ku hanya Eleanor! bukan kamu! ini semua karena kamu! jangan mendekat padaku! pergi!!" teriak Richard dengan nada serak karena mabuk, seraya mengacungkan jari telunjuknya ke arah Melanie.

"Richard! kita sudah menikah! aku sekarang sudah menjadi istrimu!!"

"Apa katamu?! pernikahan itu tidak sah! aku tidak mengakui kamu sebagai istri ku! selama ini percaya padamu sebagai adik angkat ku! ternyata kamu punya niat jahat menghancurkan hubungan ku dengan Eleanor!!"

"Apa katamu? bukankah aku yang kamu cintai selama ini, bukan perempuan murahan itu!!" jerit Melanie, tidak terima dengan apa yang di katakan Richard.

Plak!!

Satu tamparan mendarat ke wajah Melanie, membuat wanita itu membeku di tempatnya. Selama ia bersama dengan Richard, baru ini Richard bersikap kasar padanya.

"A.. apa yang kamu lakukan? kamu menampar ku?!" mata Melanie membulat memandang Richard tidak percaya.

"Kamu pantas mendapatkannya! kamu malapetaka dalam hidupku!!" Richard melangkah dengan sempoyongan, melewati Melanie sembari menepis tubuh Melanie.

Tubuh Melanie pun terhuyung di dorong Richard, dan nyaris terjatuh kembali ke lantai, membuat Melanie sontak menjerit berteriak pada Richard.

"Richard! kamu sungguh kasar sekali!!"

"Jangan mendekat padaku! dan jangan ikuti aku!!" dengan terhuyung Richard pun keluar dari Bar tersebut.

Dua temannya bergegas mengejar Richard, yang telah sampai di lobby Bar.

Bersambung.....

1
Ning Suswati
buat apa saling ancam, biasanya mai ciduk dan hilang, selesai, gk perlu main adu mulut, dari awal sih ceritanya adu mulut mak2 comber
Ning Suswati
lucu juga udah pada tuwer masih aja sombong, apalagi cuma jalangkung, pelakor, sok2 an bersih emak2 sosialita
Ning Suswati
terlalu lembek sih, sibuk aja berdebat kaya anak TK, terus baikan lagi, lagi dan lagi, gk ada habisnya mulut kaya mak mak rombeng
Ning Suswati
gila tuh manusia serakah ingin kaya, hidup enak cara singkat, tdk tau dg siapa lawan bicara nya
Ning Suswati
aq suka alurnya, tadinya sempat curiga kalau2 serangan kepada aleanor akan berhasil, tapi sungguh cantiq, aq suka
Ning Suswati
dasar manusia iblis, gk ada yg bener, maunya enak sendiri, opsesi, rakus, tamak, apalagi y🤔
Ning Suswati
masa cuma sekretaris mau minta dijemput mantan bos, emang ada apa2nya kali y🤔
Ning Suswati
ceritanya jadi kaya anak2 TK, saling hujat
Ning Suswati
iiiikkkkkhhhh jadi ikutan emosi, tadinya melani sekarang diana, ceritanya jalan di t4, gk maju2
Ning Suswati
kok banyak manusia2 berhati iblis dan tak tau diri
Ning Suswati
jadi ceritanya kaya orang kampungan, memalukan katanya konglo kok jadi kongkalikong, masa sdh pakaian pengantin berdebat gk habis2,
Ning Suswati
kapan pesta nya mulai, masa pestanya konglomerat tdk ada pengamanan khusus, kaya orang kampung pengantin berdebat dg manusia2 sampah, dilayani
Ning Suswati
kan udah pakaian pengantin, kok jadi kaya kampungan gitu,
Ning Suswati
kayanya si pembaca diajakin jadi gila juga kayanya, kok gk abis2 melani2 melulu kaya dikampung aja ketemuan terus
Ning Suswati
kemana aja pengawal james, kok keadaan genting begini, masih main sandiwara2an apa drama komedi y, bikin mual aja jadinya
Ning Suswati
kan ada undangn, tanya dong mana kartu undangannya, kok melani bikin ribut dilayani, apa gk malu2in tuh
Ning Suswati
aq suka semuanya lancar, emang enak diabaikan, nikmatin aja tuh si melaninya kan sdh sah
Ning Suswati
menangislah darah sekalian richard syukurin dikadalin jalangkung, gk nyadar2, ya begitulah laki2 pecundang
Ning Suswati
panaaaaassss, gol gol gol yeeeee
Ning Suswati
taaadaaaa mantap jiwa, jgn sampai babang richard mengganggu malam.pertama sang pengantin baru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!