NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar (Cinta Pertama)

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar (Cinta Pertama)

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:442.7k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Alur : Luar Negeri

Apa jadinya jika terpaksa menikahi kakak ipar di mana wanita tersebut adalah cinta pertamanya yang sudah ia upayakan semaksimal mungkin untuk lupakan?

Takdir seakan mempermainkan perasaannya kembali saat dirinya akan menikahi wanita lain sebagai calon istrinya.

Liam Conrad Putra Abraham terpaksa menikahi Nola Claudia Abraham yang berstatus sebagai kakak iparnya. Cinta pertamanya sejak kecil yang bertepuk sebelah tangan karena Nola mencintai Lio Bintang Putra Abraham, kakak kandung Liam. Pernikahan penuh keterpaksaan yang tak mudah bagi keduanya demi anak semata.

Saat Nola mulai membuka hati untuk Liam yang berstatus sebagai suaminya, mendadak kabar mengejutkan datang bahwa Lio ternyata masih hidup dan dalam kondisi koma.

Ke mana kah takdir cinta Nola akan bermuara? Lantas bagaimana pula kelanjutan hubungan Liam dan Julia Baldwin, calon istrinya?

Update chapter : Setiap hari

Bagian dari novel Darah dan Air Mata Suamiku🍁Terpaksa Menikahi Kakakku🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 - Kembali ke London

Malam itu setelah menemani Julia hingga tertidur pulas, Liam pun segera pergi meninggalkan apartemen Julia dan menuju hotel tempatnya menginap bersama Gerald.

Walaupun kehidupan dunia barat cenderung bebas, dirinya tetap berusaha tidak terlalu mengikuti arus. Alhasil ia tak mau membuat Julia tak nyaman sehingga lebih memilih untuk bersama Gerald malam ini.

Setibanya di kamar hotel, Gerald sudah berada di atas ranjang dalam kondisi memejamkan matanya. Jam sudah menunjukkan pukul empat pagi waktu Blackpool, Inggris.

Liam segera membersihkan dirinya sejenak di kamar mandi. Tak berselang lama ia keluar mengenakan jubah mandinya dalam kondisi rambut yang masih basah. Gerakan Liam mulai terdengar di telinga Gerald dan membuatnya terbangun.

"Hoam..."

"Kamu sudah pulang?" tanya Gerald yang masih dalam mode mengantuk. Ia memicingkan matanya guna memastikan Liam yang masuk ke dalam kamarnya.

"Iya, ini aku. Sorry kalau aku jadi ganggu tidurmu," ucap Liam meminta maaf sambil berganti baju.

"It's oke, Bro."

"Hmm, mataku apa salah lihat nih?"

"Maksudmu salah lihat gimana?" tanya Liam balik pada Gerald.

"Pagi-pagi buta begini ada yang mandi keramas habis ketemu mantan. Jangan bilang tadi kalian habis_" ucapan Gerald langsung dipotong Liam.

"Dasar ngawur!!"

"Buang jauh-jauh pikiran ngeresmu itu dari kepalamu. Sebelum aku pecat jadi sahabatku. Huft !!" maki Liam.

"Haha..." tawa Gerald sengaja meledek Liam.

"Ya kirain lama enggak ketemu terus kalian mau bercinta meninggalkan aku yang jomblo abadi ini di sini sendirian. Hehe..."

"Jomblo abadi apaan. Tiap minggu cewek yang deketin kamu saja banyak. Entah berapa yang kamu ajak tidur di antara mereka," ledek Liam.

"Ya bukan salahku kan, Bro. Mereka yang mendekat padaku, bukan aku. Kucing mana yang enggak tahan kalau disodorin ikan terus. Ya pastinya tuh ikan dimakan dengan lahap karena ikan sendiri yang datang ke kucing," ucap Gerald.

"Ya soalnya kucingnya jenis kucing garong kayak kamu. Kasihan anak gadis orang yang cuma kamu mainin doang. Tobat Ger," ucap Liam.

"Ya, nanti. Mungkin kalau aku sudah ketemu jodoh wanita baik-baik jadinya baru tobat. Sekarang nikmati hidup saja lah. Hidup cuma sekali jangan dibuat pusing. Santai saja Bro," ucap Gerald.

"Tau ah. Aku ngantuk. Mau tidur dulu. Nanti jam delapan pagi tolong bangunin aku," pinta Liam pada Gerald.

"Iya, beres. Semoga aku juga enggak telat bangun. Mataku juga masih ngantuk nih," jawab Gerald.

"Oh ya tadi yang aku WA ke kamu untuk carikan apartemen buat Julia, apa sudah ketemu?"

"Beres. Sudah, Bro."

"Apartemennya ada di pinggiran London sesuai yang kamu mau. Dan aku sewa atas namaku untuk satu tahun sesuai permintaanmu," ucap Gerald.

"Good. Thank's Ger," ucap Liam.

"Oke,"

"Jangan lupa segera transfer ke rekeningku buat bayar apartemen Julia. Danaku sudah habis kau kuras karena cinta," ucap Gerald.

"Nanti habis bangun tidur, aku transfer beserta bonusnya buat beli semangkuk es krim. Haha..."

"Aku mau tidur nyenyak dulu. Hoamm..." ucap Liam.

"Haisshh !!"

"Dasar sahabat enggak ada akhlak!"

"Main tinggal molor saja. Urusan belum kelar. Ya sudah aku tidur juga. Hmmm..." keluh Gerald.

Akhirnya keduanya pun tertidur pulas. Sebab siang hari mereka berencana meninggalkan Blackpool dan kembali ke London. Tentunya bersama Julia.

Ya, Liam sebelum kembali ke hotel sudah meminta Julia untuk mengepak beberapa barang pentingnya saja untuk dibawa ke London. Untuk baju dan sisanya, nanti Liam akan membelikannya ketika di London.

Awalnya Julia menolak permintaan Liam tersebut. Namun pada akhirnya ia pun menurutinya. Sebab Liam berhasil meyakinkan dirinya bahwa akan menjaganya sepenuh hati bersama calon buah hati mereka yang masih berada dalam kandungan.

☘️☘️

London, Inggris.

Rutinitas Nola setiap pagi sudah selesai dilakukan baik urusan memandikan si kembar triplet L maupun untuk dirinya sendiri. Hari ini ia memutuskan untuk tidak pergi ke butik. Urusan butiknya kebetulan sedang tidak ada yang urgent. Masih ada sekretaris dan karyawan butiknya yang bisa menghandlenya.

Sebuah helaan napas berat kembali menyergap Nola. Terlebih ia mendapati fakta bahwa semalam ternyata suaminya tidak pulang ke rumah.

"Apa dia tidur di kantor atau ke rumah Daddy?"

"Tapi kayaknya enggak mungkin ke rumah Daddy dan Mommy. Coba aku telepon ponselnya," batin Nola.

Akhirnya Nola pun memberanikan diri untuk menghubungi ponsel Liam. Namun sayang ternyata ponsel Liam tidak aktif. Hanya terdengar suara mesin penjawab saja.

Maaf nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. Silahkan hubungi beberapa saat lagi atau tinggalkan pesan setelah nada berikut ini.

Begitu lah bunyi mesin penjawab dari ponsel pribadi Liam.

"Kira-kira hari ini dia ke kantor apa meninjau proyek di luar kantor?" gumam Nola yang masih bingung tentang keberadaan Liam.

Hatinya ingin melakukan aksi cuek pada Liam. Namun setengahnya yang lain mengatakan tidak bisa. Sebab Liam kini berstatus suaminya bukan adik iparnya lagi. Dirinya hanya ingin melakukan kewajibannya sebagai seorang istri. Walaupun hanya berupa hal kecil.

Ia pun masih gamang dengan hatinya sendiri. Walaupun Liam ketus dan berkata kasar padanya, akan tetapi ia tidak bisa dendam atau tidak peduli dengan keseharian suaminya tersebut.

"Ya sudah aku coba ke kantor saja bawakan makan siang untuknya. Siapa tahu dia memang lembur semalam," gumam Nola bermonolog sendiri.

Akhirnya ia pun bergegas ke dapur guna membuat menu makan siang untuk sang suami. Sedangkan saat ini Liam, Julia dan Gerald tengah berada di dalam mobil menuju apartemen Julia yang baru di London.

Ketika Liam dan Nola tengah sibuk dengan urusannya masing-masing, di kantor pusat Abraham Group terjadi sebuah situasi yang cukup mencekam dan menegangkan. Sampai-sampai membuat Aldi, sekretaris Liam, hanya bisa pasrah, menunduk dan menelan salivanya dalam-dalam.

BRAKK !!"

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Martha Bani Pertiwi
sejujurnya saya suka novel goresan safira. pendek, tidak bertele2 , dramanya tak dibuat2 ,menguras emosi serta happy ending. ditunggu karya lainnya, ya, mbak😍😍😍
Hr sasuwe
👍
Marufah Rufah
wah trnyta Julia musuh dalam selimut
Marufah Rufah
ya Allah thorr nangis aq bacanya😭
TATI PUTRISOLO
kocak bgt bs aj nih
Mei Saroha
alurnya bagus, ngga bosenin, kadang suka plot twist. maju teyuusss vantang mundurrr kakak othorr...
sudarti darti
semangat Thor
memang jalan menuju sukses itu berliku liku
tapi aku yakin author bisa melewatinya dengan baik
tetap semangat
sudarti darti
Luar biasa
werdi kaboel
membaca karya karya Safira bikin gemes, bikin menguras emosi tapi endingnya bahagia. banyak hikmah yg dapat kita petik dalam karyanya. ambil contoh baiknya. terus semangat outhor saya pendukung setia dunia akhirat. aamiin, sukses terus dan dapat rangking teratas.
werdi kaboel
hahahaha
werdi kaboel
Nola sabar, Liam lg berusaha mencari kebenaran. sabaaar
werdi kaboel
ternyata Gerald dan julia pegang peran jahat, seru Thor jalan ceritanya penuh lika liku, makin menarik kelanjutannya.
werdi kaboel
ternyata julia dibalik semua itu
werdi kaboel
selamat kan Lio
werdi kaboel
papa Leo kenapa buat deg degan aja
werdi kaboel
rumit tapi kita ikuti aja
werdi kaboel
jangan2 julia
werdi kaboel
Nola, jujur aja kamu cerita, apa yg di ceritakan kakak Flow
werdi kaboel
semangat Nola, sabar yaa
werdi kaboel
semoga Andre dan Flow selamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!