NovelToon NovelToon
[TLS#2] Crazy Dare

[TLS#2] Crazy Dare

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:297.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nurul Zakinah

Jika ada yang harus disalahkan, maka permainan Truth Or Dare-lah yang harus disalahkan.

Karena semua berawal dari sana.
Permainan yang telah dicap sialan oleh cowok gondrong anggota inti The Lion. Sebuah permainan tidak masuk akal dari teman-temannya yang mau tidak mau harus ia selesaikan dikarenakan kebodohannya memilih 'Dare'.

Alhasil, cewek ketua ekskul modern dance yang mendapat julukan Queen Shadow SMA Garuda itu pun menjadi sasaran empuk permainannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Zakinah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAGIAN # 14

“Kenapa mama saya bisa kambuh, Sus?”

“Papa kamu tadi datang, saya juga kurang tau apa yang papa kamu lakukan karna papa kamu memaksa saya untuk keluar.”

Helaan napas Krystal terdengar mendengar jawaban suster Eva. Tidak cukupkah papanya membuat mamanya menderita sehingga harus datang lagi menghancurkan kenyamanan mamanya yang akhir-akhir ini mulai membaik?

Suster Eva mengelus bahu Krystal sebelum akhirnya perawat itu keluar. Krystal duduk di tepi kasur mamanya kemudian mengelus pipi yang sudah sangat tirus itu. Rasa sesak kembali menyapa dadanya. Hatinya ikut mencelos. Benar-benar tidak habis pikir dengan papanya yang tidak punya hati sama sekali setelah bertemu wanita barunya.

Suara pintu  terbuka membuat Krystal menoleh lantas mengernyitkan alis. “Ngapain?”

Orang yang baru saja masuk itu mengangkat sebuah kantung kresek yang berisi nasi bungkus dan air mineral. “Lo belum makan, kan?” tanyanya. Melihat tidak ada jawaban, Bagus mendekat kemudian menaruh nasi bungkusnya di atas nakas. “Ini buat lo, tenang aja gak ada racunnya, kok.”

Krystal memutar mata malas kemudian membawa nasi bungkus dan air mineral tersebut ke sofa dan memakannya di sana. Bagus terkekeh lalu duduk di kursi yang ada di dekat brankar mama Krystal.

“Mau ngapain lo?” tanya Krystal.

Bagus menoleh, “kepo lo kayak Dora.”

Tidak ingin membuat keributan di dalam kamar inap mamanya, Krystal memilih menghabiskan makanannya sesekali melirik ke arah Bagus yang tampak mengajak mamanya mengobrol.

“Nyokap gue tidur, jangan ganggu!”

“Mana ada, orang udah bangun.” Bagus menjawab tanpa menoleh pada Krystal. Sedangkan di sofa sana Krystal berusaha menajamkan telinga sesekali melirik ke arah Bagus yang entah sedang mengatakan apa pada mamanya hingga wanita yang terbaring di brankar itu tampak menyimak dengan saksama.

“Jangan aneh-aneh lo sama nyokap gue.”

Bagus menoleh dengan kesal. “Makan aja kenapa, sih! Ini urusan gue sama nyokap lo.”

Krystal mendelikkan bibir kemudian meremas pembungkus nasi yang sudah kosong lalu menenggak air mineralnya.

“Gak bisa dibiarin, lo kan aneh. Entar nyokap gue ikutan aneh abis lo ajak ngomong.” Krystal membuang sampahnya ke keranjang sampah lalu berdiri di samping Bagus. Cowok itu seketika menghentikan kegiatannya lalu bersidekap santai.

“Dia ngomong apa ke mama?” tanya Krystal sedikit merendahkan wajahnya ke mamanya. Wanita itu menggelang pelan membuat Bagus tersenyum kemenangan. “Nah, kan. Nyokap lo aja gak mau ngasih tau.”

Netra Krystal membidik Bagus dengan tajam. “Lo ngancem nyokap gue, kan?”

“Dih, enggak, lah.”

“Terus?”

Bagus mengendikkan bahu kemudian menarik tangan Krystal keluar, membuat cewek itu merontah ingin dilepaskan. “Sus, jagain mamanya Krystal, yah. Saya mau bawa anaknya keluar bentar,” ucap Bagus ketika panggilannya diangkat oleh suster Eva.

“Lo gila, ya?” pekik Krystal, “eh, gue mau nemenin nyokap gue!”

Bagus menulikan telinga dengan tetap menarik Krystal menuju parkiran.

####

Krystal melongo melihat ada tas khas anak gunung yang berdiri di dekat pintu unit apartemennya. Belum lagi dengan kenyataan bahwa isi tas tersebut adalah beberapa pakaian Krystal dan kebutuhan lainnya. Dan parahnya lagi, ini kerjaan orang suruhan Bagus yang seenaknya masuk ke apartemen miliknya.

“Lo tau dari mana sandi apartemen gue?” tanya Krystal, menyorot tajam pada Bagus yang menyandar di samping pintu unit apartemennya dengan bersidekap santai.

“Apartemen ini salah satu milik keluarga temen gue. Gampang buat gue tau.”

Geraman Krystal terdengar. “Tapi lo gak bisa kayak gini! Ini namanya lo lancang tau gak?! Kalau ada barang yang seharunya gak diliat orang lain di dalam gimana?”

Bagus mengangkat bahu acuh. “Buktinya gak ada tuh barang yang kayak gitu.”

Mendesis kesal, Krystal mengepalkan tangannya kemudian membuat gerakan seperti ingin memukul Bagus saking gemasnya. Bagus hanya terkekeh kemudian mengambil tas gunung tersebut dan menggendongnya di punggung.

“Gue udah minta izin sama nyokap lo buat bawa lo ikut ke puncak besok.”

Mata Krystal membola terkejut. “Ke puncak?”

Bagus mengangguk santai. “Kenapa? Gak mau ikut?” Cowok itu berkacak pinggang. “Lo harus ikut karna nyokap lo udah ngasih gue izin.”

Alis Krystal menukik. “Sejak kapan lo minta izin sama nyokap gue?”

“Tadi. Waktu lo sibuk makan.”

“Gimana bisa-”

Bagus segera memotong ucapan Krystal dengan menggandeng tangan cewek itu. “Jangan banyak tanya. Lo bukan Dora,” ucapnya. “Malam ini  lo nginep di rumah gue biar besok kita berangkat bareng.”

Mendengar itu, Krystal langsung menarik tangannya dari Bagus. “Lo emang gila, ya! Gue mau ke puncak aja belum setuju, sekarang lo seenaknya aja nyuruh gue nginep di rumah lo!”

Bagus berdecak lalu menggaruk alisnya, berusaha sabar menghadapi kekeraskepalaan milik Krystal. “Gue kan udah bilang, nyokap lo udah ngasih gue izin,” ujarnya dengan kegemasan yang tertahan untuk menguyel wajah datar Krystal. “Lo gak gue kasih pilihan buat nolak. Mau gak mau lo harus ikut besok.”

“Sini tangan lo!” Krystal mengangkat alis menatap tangan Bagus yang tersodor di depannya. “Buat apaan?” tanya Krystal.

Decakan Bagus terdengar lagi. “Biar cinta gue gak bertepuk sebelah tangan. Sini cepet!”

“Dasar aneh!” Krystal berjalan lebih dulu meninggalkan Bagus yang kini mengumpat pelan.

“Untung cewek. Kalo bukan, udah gue tendang ke kutub biar dimakan beruang.”

“Gue denger, ya  lo ngomong apa.”

Bagus nyengir kemudian menyamakan langkahnya dengan Krystal. “Selain punya mulut tajam, kuping lo juga gak kalah tajam, ya.”

Krystal hanya menggeleng-gelengkan kepala kemudian melangkah memasuki lift di susul Bagus menuju lantai dasar. “Tal, gue boleh nanya gak?”

“Apa?” sahut Krystal tak acuh. Cewek itu menyibukkan dirinya menatap ujung sepatunya yang membuat gerakan abstrak di lantai lift.

“Lo tau gak kenapa pelangi itu cuma setengah doang?”

“Emang dasar lo aneh, ngapain coba nanya-nanya pelangi di dalam lift.”

Bagus mendengus sebal. “Jawab aja kali.”

“Ya gue gak tau, lah.”

Bagus memutar tubuhnya menghadap Krystal. “Coba liat gue, Tal.”

“Ngapain gue harus nyakitin mata liat lo?”

Memutar mata  malas, Bagus memutar tubuh Krystal menghadapnya dengan memegang kedua bahu cewek itu. Krystal mendongak membuat Bagus mengulum senyum. “Lo tau gak kenapa?”

Krystal menggeleng dengan raut malas.

“Karna setengahnya lagi ada di mata lo.”

Krystal diam menatap mata Bagus yang menatapnya dengan kerlingan jahil. Setelah sadar akan keusilan cowok itu, Krystal menyentak tangan Bagus dari kedua bahunya. “Gak jelas lo. Kalau mau ngegombal jangan sama gue.”

“Emang yang lagi ngegombal siapa?”

“Ya lo, lah!”

“Masa?” Bagus melangkah mendekati Krystal hingga membuat cewek itu menatap horor padanya, “mau ngapain lo maju-maju gitu?” tanya was-was.

“Menurut lo, gue mau ngapain?” Bagus tersenyum miring dengan langkah yang semakin memojokkan Krystal ke sudut lift.

“Gus, gue gak suka ya candaan lo!”

“Siapa yang lagi bercanda, sih?”

Punggung Krystal membentur dinding. Cewek itu menoleh ke kanan dan ke kiri mencari celah untuk kabur namun tidak bisa. Dirinya sudah terkunci di sudut lift, ditambah dengan kedua tangan Bagus di sisi kanan dan kirinya yang semakin mengunci pergerakannya.

“Di lift ini cuma ada kita berdua, enaknya ngapain, ya?” tanya Bagus tersenyum miring. Melihat wajah Krystal yang memerah, membuat cowok itu menahan tawa.

“Lo-lo jangan aneh-aneh, ya!”

Tawa renyah Bagus mengudara, cowok itu mensejajarkan wajahnya dengan Krystal kemudian mengikis jarak dengan Krystal. Matanya ikut menjelajahi setiap inci wajah Krystal kemudian berhenti tepat di manik mata cewek itu yang memancarkan ke was-wasan. Cukup lama Bagus mengamati mata itu hingga akhirnya ia berbisik tepat di telinga Krystal.

“Mata lo belekan.”

Bersamaan dengan itu pintu lift terbuka, Bagus segera menarik diri lalu keluar lebih dulu. Meninggalkan Krystal yang mematung di sudut lift.

“Cepeten keluar! Kekunci dalam lift baru tau rasa lo.”

.

.

.

LIKE, VOTE, KOMEN, SHARE DAN FOLLOW💜💜

1
Teguh wira admaja
thor... ini cerita selanjutnya atau cerita awal yah
bukan kah di seniornya
alka sm meira dah nikah
Risa Aprilia
sad ending
Risa Aprilia
pohon togenya semaput duluan mah klo yg digantung cowok ganteng,😅
Kokom Mala
aq sih emang lebih setuju bagus sma dita,soal nya dari awal di senior emang udh klik nya sma dita,,knpa ada kristal,kurang dpt fil nya
Yenni Efita
😭😭😭😭
dhara chantika
pindah kemana thor? aq ingin ngikut
Yenni Efita
ksh mukjizat thorr buat Kristal, terlalu bnyk kepedihan airmata dlm unurny yg msh belia.... beri ksh syg n kebhgiaan sm org yg syg m dia dg tulus
Sisti Yanti
Galau..
Sisti Yanti
Karna aku suka yg menantang aku pilih bagus... Hahaha
octa
MO NANGIS TAPI ADA MAK GW😭
rhmbrt_s
mata gue sampe hmpir bengkak thor
🌹CleoPaTrA🌹
lanjuut
Ana Ana Bae
season 2 dong thor....krystal lahir kembali dengan karakter baru dong thor...pliss....
Partiah Yake
nangis aku....., sewajarnya ya begitu ya masa sdh tau sakit tuva tuba sembuh kan agak lucu ya thor
embun pagi
seru layaknya Thor,,,tapi lupa sama nama2 tokonya,,,🙈🙈
Khanza💟💟
Nangis tengah malam ini mah
Nyesek sumpah😭😭
رح يسف
sad bnget sih kamu gus😭😭😭
Nur Sifa
😭😭😭😭
LyLa_LyLa
thor gue nangis terharu banget 🥺😭😭😭😭
key
😭😭😭😭😭
aq banjir thorrrr... ikutan nyeri kaya bagus..
😭😭😭😭😭

sekarang tinggal kisahnya aluna ama devan ya... ya.. ya.. ya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!