NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi : My Beloved Mafia Queen

Identitas Tersembunyi : My Beloved Mafia Queen

Status: tamat
Genre:Mafia / Romansa / Identitas Tersembunyi / Wanita perkasa / Kimetsu No Yaiba / Masokisme / Aksi heroik / Tamat
Popularitas:734.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Cahyaning fitri

Clara Lunoks adalah anak seorang mafia yang cukup terkenal di Indonesia. Ayah dan anak buahnya dibantai habis oleh musuh, hanya karena sebuah persaingan bisnis.

Clara tidak mau mati konyol, dia pun lari dan bersembunyi ke suatu tempat.
Sebelum ayahnya meninggal, sang ayah memberikan amanat kepada Clara untuk melindungi dua orang wanita yang sangat dia cintai. Yang tak lain adalah adik tiri dan ibu tirinya. Dan ternyata wanita itu adalah cinta sejati sang ayah.

Clara Lunoks, dia mencari keberadaan sang adik dan ibu tiri ke kota lain. Di kota tersebut dia menyembunyikan identitasnya dari musuh dan semua orang. Dan berpura - pura mendaftar sebagai dosen cupu berkaca mata tebal di sebuah Fakultas, dimana adiknya menuntut ilmu.

Menjalani hari-harinya sebagai seorang dosen cupu, Apakah Clara bisa melindungi adik dan ibu, satu-satunya keluarga yang dia miliki??

"Jika kau menyakiti keluargaku, Aku bersumpah akan membuat perhitungan dengan kalian!"

Baca pelan-pelan, no Boomlike ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahyaning fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : Tamu tak Diundang

Clara memandangi rumah mewah bercat putih dan kuning gading itu. Dan tentunya sangat nyaman jika ditinggali. Namun, kenapa Rafael sampai tidak betah di rumah seperti itu? Itu yang menjadikan sebuah PR untuk Clara sendiri.

Clara dan Sofia masuk, setelah dipersilahkan masuk si empunya rumah. Bu Han terlihat ramah, sedangkan suaminya terlihat sangat judes. Lalat saja nggak akan mau melihat muka judesnya Pak Han.

Untung Rafael yang terlihat ganteng ikut Mamanya, coba kalau Bapaknya! batin Clara.

"Silahkan duduk!" Bu Han mempersilahkan Clara duduk. Clara pun duduk, di ikuti oleh Sofia.

"Terimakasih." Karena mendapat perlakuan yang ramah dari Bu Han, tentu Clara harus mengulas senyumnya dong!

"Ada apa Bu Dosen kemari?" tanya Pak Han sedikit ketus.

"Saya to the points saja, Pak Han! Pertama saya ingin meminta maaf karena kemarin saya sudah berbicara tidak sopan pada Anda! Dan yang kedua, Saya mohon, Anda jangan bersikap egois! Hanya masalah seperti ini, Anda langsung mengundurkan diri sebagai seorang donatur!" ujarnya.

"Wah, Wah! Anda sangat jujur sekali ya! Langsung ke inti masalahnya!" ucapnya tersenyum penuh arti.

"Tentu. Karena saya tipikal orang yang tidak suka berbelit-belit!" sahutnya.

"Tapi sayangnya jawaban yang akan saya berikan pada Ibu dosen, tidak sesuai harapan Ibu dosen!"

"Maksud Bapak?" Clara mengerutkan keningnya.

"Maksud saya sudah jelas. Saya sudah tidak mau menjadi donatur tetap kampus itu!" tegas Han.

Dasar pria tua bangka! Keras kepala!

"Dan Saya berencana memindahkan Rafael ke universitas luar negeri!" imbuhnya lagi.

Sofia yang sedari tadi hanya duduk diam mendengarkan obrolan kami, tiba-tiba saja terkejut.

Hhhhhhhhh, percuma bicara sopan dengan orang seperti itu!

Sabar Clara! Kamu harus sabar!

Sabar!

Sabar!

"Baiklah, jika memang itu keputusan Bapak! Saya juga tidak akan memaksa! Yang terpenting saya sudah meminta maaf. Bukankah yang muda harus meminta maaf terlebih dulu pada orang tua seperti Anda!" ujarnya, Han manggut -manggut sambil tersenyum, "Apalagi pada orang tua yang sudah bau tanah!" lirih Clara namun masih bisa didengar oleh pria tua itu.

Tiba-tiba Han mendelik kan matanya. Menatap tajam ke arah Clara. Kemudian Istrinya menarik lengan suaminya, dia tidak mau sampai suaminya memaki-maki seorang dosen perempuan.

"Sofia, Ayo kita pulang!" ajak Clara.

"Iya, Bu!"

"Permisi Pak Han, Bu Han! Kami pulang!"

"Silahkan! Hati-hati di jalan, Bu!" ucap Cynthia ramah. Sementara suaminya hanya membuang mukanya kesal.

_____

_____

Clara mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, namun tiba-tiba Sofia menepuk pundak Clara agar berhenti. Dengan sigap Clara pun menghentikan motor maticnya.

Ciiiieeeeeeetttt ..

"Ish, Ada apa sih?" gerutu dosennya.

"Bu, Saya berhenti di depan!"

"Kamu mau kemana?"

"Saya ada urusan, Bu!"

"Yakin turun disini?"

"Iya, Bu."

"Baiklah. Kamu hati-hati ya!"

"Terimakasih banyak ya, Bu!"

Dia hanya bisa melihat Sofia menaiki angkutan umum. Entah mau kemana anak itu. Clara pun memutuskan untuk pulang ke rumah.

____

____

Sofia mencari Rafael di basecamp nya. Hanya tempat itu, tempat ternyaman bagi Rafael.

"Rafael!" panggil Sofia melihat sang kekasih duduk melamun di atas atap.

"Sofia! Kemana saja kamu? Dari tadi aku berusaha menghubungimu!"

"Maafkan aku! Aku ada kelas siang!"

"Duduklah!"

Mereka terdiam sejenak. Kemudian Sofia menoleh ke arah kekasihnya. Dia pun berhambur ke pelukan Rafael. Terisak di sana. Di dada bidang Rafael. Tempat paling ternyaman.

"Tadi aku dan Bu Clara datang ke rumah mu!"

"Ke rumah! Untuk apa?"

"Bu Clara ingin meminta maaf pada Papamu! Dan Bu Clara juga membujuk Papamu untuk menjadi donatur lagi di kampus, tapi Papamu menolak!" jelas Sofia, "Apakah benar kau akan pindah ke luar negeri?" manik gadis itu meminta jawaban pasti dari kekasihnya.

"Itu. I-ya, Sofia," jawab Rafael tertunduk lesu, "Tapi aku tidak akan menuruti keinginan Papa. Aku akan tetap disini! Kau jangan khawatir!"

"Rafael, Papamu sangat berkuasa. Dia pasti akan menggunakan segala cara untuk membujuk mu atau paling nggak dia akan melakukan berbagai cara agar kamu mau menurutinya!"

"Kau tenang saja! Aku akan selalu ada di dekatmu!"

"Benarkah?"

"Tentu. Aku sayang kamu Sofia!"

"Aku juga!"

"Apapun yang terjadi, kita akan selalu bersama! Kita tidak terpisahkan! Kau ingat itu!" Sofia menganggukkan kepalanya. Dia sangat terharu mendengarkan kata-kata Rafael.

Rafael itu sosok yang penyayang. Meskipun terlihat urakan, sebenarnya dia pria yang baik. Dia hanya seorang anak yang kesepian. Kehadiran Sofia merubah segalanya. Dan merubah dunianya.

°°°°°°

Keesokkan Paginya

Clara memarkirkan kendaraannya di parkiran khusus dosen. Kemudian dia melihat Pak Bima, tentu Clara menyapanya dengan ramah. Begitu juga sebaliknya.

Sebenarnya Pak Bima lumayan ganteng. Tapi Clara pikir, ada sesuatu yang aneh dengan bujang lapuk itu. Jika diajak mengobrol, entah kenapa tatapannya selalu menunduk.

"Selamat pagi, Pak Bima!" sapa Clara

"Pagi, Bu Clara!"

"Wah, Pak Bima terlihat sangat senang hari ini!" ujarnya.

"Ah, Ibu tahu saja kalau saya sedang senang!" gelaknya.

"Habis dapat lotre ya, Pak!"

Hahahaha ...

"Ibu bisa saja!" kekehnya.

"Bu Clara!" panggil seseorang.

"Iya,"

"Ibu dipanggil Pak Rektor! Katanya penting!"

Ada apa ya?

"Okey, Okey, Bu Lidia! Saya langsung ke sana! Terimakasih banyak, Bu!"

"Iya, Bu!"

"Mari Pak Bima!" pamit Clara.

"Silahkan, Bu Clara!"

Dengan terburu-buru Clara mendatangi ruangan Fabyan. Banyak pertanyaan yang berputar-putar di dalam otaknya. Kenapa Pak Rektor tiba-tiba menginginkan dia untuk datang ke ruangannya. Apakah ini terkait masalah Rafael? Atau masalah yang lain!

Tok ... Tok ... Tok

"Masuk!" suara Fabyan dari dalam.

"Apakah Pak Rektor ada perlu dengan saya?"

"Iya, Bu! Silahkan duduk!" Fabyan mempersilahkan Clara duduk.

Clara melangkahkan kakinya masuk ke dalam. Ternyata ada tamu di ruangan Pak Fabyan. Clara pun hendak menyapa tamu tersebut.

Namun betapa terkejut Clara, setelah mengetahui siapakah tamu yang sedang duduk itu.

"Bu Clara perkenalkan, Ini Pak Shane! Dia adalah kaki tangan dari pemilik Perusahaan LNX!"

"A-pa?"

Terkejut! Itulah yang sekarang sedang dirasakan Clara Lunoks. Bagaimana tidak terkejut. Dia berjumpa dengan Shane di sini. Di kota ini. Dan kampus ini.

"Perusahaan besar LNX adalah salah satu Perusahaan besar di Indonesia. Dan pimpinan Perusahaan tersebut bersedia menjadi donatur tetap kampus kita! Dan Pak Shane ini adalah asisten yang mengurus semua!" jelas Fabyan.

OMG! Berani-beraninya Shane melakukan sebuah tindakan tanpa meminta persetujuan dariku! Awas Kau ya!

"Lalu siapa pemilik Perusahaan LNX? Kenapa pemiliknya nggak langsung datang kemari?" sebuah pertanyaan jebakan dilontarkan Clara.

Hahaha ...

"Maaf, Bu Dosen! Pemilik Perusahaan kami sibuk. Jarang di Indonesia! Jadi, Saya adalah perwakilan beliau!"

Oh, pintar sekali Kau Shane! Apakah Kau sedang mengerjai ku Shane?

"Bu Dosen bisa memeriksa surat-suratnya! Semuanya asli! Kami tidak menipu!"

Hahahaha ...

Ternyata dia ingin bermain-main denganku!

Lucu sekali!

"Bagaimana Bu Clara?" tanya Fabyan.

"Eh, itu sih terserah Pak Fabyan saja! Karena Pak Fabyan kan putra pemilik kampus! Jadi mana berani saya yang memberikan keputusan!" jawabnya.

"Kalau begitu, baiklah! Kami menyetujuinya!" ucap Fabyan. Mereka pun saling berjabat tangan.

Shane terlihat bahagia. Kemudian mengulas senyum di bibirnya. Dia melempar pandangannya ke arah Clara. Mengedipkan satu matanya, memberi kode bahwa rencananya sudah berhasil.

"Ck."

To be continued .....

1
Roro Rodhiyah
ceritanya sedikit ada komedinya jadi agak kurang masuk sama visualnya, karakter visualnya kayak serius misterius gitu,... maaf yaa KLO komenku kurang masuk dikalian,
un3's
luar biasa
Rohma Wati Umam
Luar biasa
Olivia Via
masak Queen mafia lawan 4begal kalah sih
Dewi Antris
Luar biasa
Yuyun Fatmawati
nyamar kok pakai nama asli
Anonim
definisi mafia lemah….coba ganti aja alur’a jgn Quieen mafia soal’a gak bget mafia lemah bgni
Anonim
iya kurang setu klo mafia ky bgni
Erna Ladi Yanti
mafia apaan itu thor,kok sgt lembek g sesuai dg karakter seorang mafia
Hasmawati Bayzit
ceritanya ky flm india yg di bintangi sharulkn.
Siti Masitah
mafia kok botol..
Siti Masitah
fabyan mokondo
Siti Masitah
kok clara mw y ama fabyan yg suka celap celup...miriiis
Siti Masitah
mafia kok kalah ama begal...mafia gadungan
Siti Masitah
mahasiswi kok botol..
Capricorn 🦄
n
Ariez Setiawan
kyknya authornya ygvgoblok..pemeranya gk singkron sm deskribsi..queen kok lenah bgt
Koechay Koes
aku suka apalagi fabian/Smile/
Sonya Bererenwarin
sy sangat menikmati alur ceritanya,
RantyGaming
jangan" Clara anak nya Bastian,trus BPK nya di jodohkan sama mama Clara dalam keadaan mengandung clara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!