Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 14. Berkas-berkas
Setelah berjalan beberapa saat Feng Ying sudah sampai di rumahnya,ia melihat di halaman rumahnya tidak ada mobil Long Fei yang berarti Feng Jia Li, Long Fei dan Long Ai belum pulang.
Feng Ying masuk kedalam rumah dan menonton berita di televisi karena ia kini sedang malas bermain game.
Ia melihat berita tentang perang di perbatasan Kekaisaran Zenit dan Utara yang terus memanas, di dalam berita tersebut tercatat ada lebih dari empat ratus ribu korban perang yang gugur dari kedua negara.
Bukan hanya tentara dan pendekar yang tewas namun warga sipil yang tinggal di dekat perbatasan juga menjadi korban karena senjata yang meleset atau pembantaian pasukan Kekaisaran Utara yang kejam.
Melihat berita yang menurutnya menarik ini membuat Feng Ying ikut berperang agar bisa mengumpulkan jiwa-jiwa yang Mati di pertempuran agar ia bertambah kuat.
Saat Feng Ying sedang larut dalam imajinasinya, bel rumah Feng Ying berbunyi yang menandakan ada tamu yang datang.
"Siapa tamu tidak di undang ini"
Ucap Feng Ying sambil menuju ruang tamu dengan ekspresi kesal.
Feng Ying tidak langsung membukakan pintu, melainkan mengecek layar CCTV terlebih dahulu karena ia tidak bisa merasakan seseorang di balik pintu rumahnya.
Di layar CCTV, ia melihat tiga orang mengenakan armor dan senjata lengkap untuk para pendekar, dari lambang yang Feng Ying lihat di armor mereka, mereka adalah pendekar dari pendekar terelit keluarga Naga.
Memiliki lambang palu hitam dan seekor Naga hitam yang melingkarinya,lambang itu adalah lambang Pendekar Penegak Hukum Keluarga Naga yang semua anggotanya berada di tingkat pendekar Bumi.
Pendekar Penegak Hukum dari keluarga Naga juga terkenal dengan sebutan Dragon Hammer di Kekaisaran Barat, tidak hanya menegakan Hukum di keluarga Naga, mereka juga sering memburu penjahat kelas kakap yang berbuat onar di kekuasaan milik keluarga Naga.
Feng Ying segera membukakan pintu rumahnya dan menyapa mereka bertiga dengan sopan karena mereka bertiga sangat kuat dan Feng Ying hanya semut di mata mereka.
"Hormat kami tuan muda Feng"
Ucap ketiganya membalas sapaan Feng Ying.
"Sebelumnya maaf Tuan muda,karena kami sedang terburu-buru kami akan langsung ke intinya.... "
Mereka langsung memberikan sebuah koper hitam yang terkunci dengan Qi kepada Feng Ying dan meminta agar Feng Ying tidak membuka itu, karena di dalamnya ada sesuatu yang penting.
"Jadi meskipun aku penasaran aku tidak boleh membukanya?"
Tanya Feng Ying sambil mencoba melepaskan segel Qi di koper itu.
"Ahhh Tuan muda Feng tolong jangan becanda,tolong tunggu Tuan besar Long jika ingin melihat isinya"
Jawab salah satu pendekar itu sambil menghentikan Feng Ying.
"Aku sedang penasaran, kenapa tidak beritahu saja apa isinya ini"
Ucap Feng Ying dengan wajah datar.
"Ini... "
Sebelum menyelesaikan kata-katanya pendekar Bumi yang lebih senior menepuk pundak pendekar Bumi yang terlihat berusia enam puluh tahunan.
"Seperti yang di harapkan dari anak Tuan besar Long, kau memiliki sifatnya saat masih muda namun kekuatanmu itu sungguh mengerikan bukan"
Ucap pendekar sepuh itu sambil memainkan jenggot putihnya.
"Tuan muda di dalam koper itu ada berkas-berkas penting tentang sebuah misi berkaitan dengan pembantaian sebuah sekte besar"
Ucap pendekar sepuh itu sambil melirik kanan dan kiri.
Feng Ying langsung terlihat lebih antusias dari sebelumnya dan mulai melontarkan banyak pertanyaan kepada pendekar sepuh itu.
"Terimakasih sudah mau menjawab semua pertanyaan ku, sepertinya kalian sedang buru-buru, silahkan pergi hehehe"
Ucap Feng Ying setelah puas dengan informasi yang ia dapatkan.
Ketiga pendekar Bumi itu pun saling berhadapan sebelumnya menghela nafas secara bersamaan.
Feng Ying sangat menyukai tiga pendekar Bumi itu karena menurutnya sangat bersahabat dan ramah, ia berfikir bahwa semua pendekar Bumi keluarga Naga memiliki sifat seperti mereka bertiga dan Long Fei.
"Tuan muda kami mohon undur diri, semoga Tuan muda keempat selalu diberi kesehatan"
Setelah berpamitan kepada Feng Ying, ketiga pendekar Bumi itu berjalan beberapa langkah pergi menjauh dan kemudian terbang ke langit.
Feng Ying tidak terkejut karena ia sudah biasa melihat pemandangan seperti itu, ia kemudian masuk kedalam rumah dan mencoba membuka koper yang tersegel Qi itu.
Setelah berhasil membuka koper itu, Feng Ying langsung membaca berkas-berkas yang berisi tentang serangan pendekar jahat yang telah menghancurkan sebuah sekte besar dan menewaskan tiga pendekar langit yang tersohor.
Ia juga membaca sebuah pesan yang bertuliskan perintah untuk memburu anggota organisasi Pedang Tengkorak yang mulai membuat kerusuhan di Kekaisaran Zenit.
"Jadi organisasi ini mengumpulkan seluruh penjahat kelas kakap dan pendekar jahat tingkat tinggi... organisasi ini tidak boleh di remehkan"
Batin Feng Ying sambil membaca berkas lainya.
Ia kemudian terkejut setelah membaca sebuah dokumen yang berisi informasi tentang rencana penyerang kota bintang yang berhasil di kumpulkan oleh Dragon Hammer.
"Sial organisasi ini berencana menyerang kota ini.... aku harus segera memberitahu ayah"
Ucap Feng Ying kemudian menelfon ayahnya agar tahu tentang hal ini.
Setelah dua jam menunggu akhirnya Long Fei kembali bersama istri dan anaknya, Feng Ying langsung menyerahkan koper yang berisi dokumen penting.
Long Fei kemudian membaca semua berkas-berkas yang ada dan ia mulai terkejut setelah membaca tentang penyerangan kota Bintang.
"Ayah bukankan kita harus cepat pergi dari kota ini"
Tanya Feng Ying sambil melihat berkas yang di pegang Long Fei.
"Untuk apa pergi? kekaisaran sudah mengirimkan dua pendekar langit dan sepuluh pendekar Bumi"
Jawab Long Fei dengan santai, ekspresi terkejut juga sudah hilang di wajahnya.
"Hmm hanya itu saja? dan bagaimana ayah tau? "
Tanya Feng Ying dengan heran karena menurutnya dua pendekar langit masih kurang.
"itu hanya dari kekaisaran, ada sekte besar juga yang akan mengirim 3 pendekar langit dan dua puluh pendekar Bumi, karena di kota ini ada menantu dan cucu dari pemimpin keluarga Naga maka kakek mu akan mengirim dua belas pendekar langit dan lima puluh Penegak Hukum Naga"
Jawab Long Fei penuh percaya diri.
Long Fei juga menjelaskan bahwa pertempuran dahsyat itu tidak akan terjadi di dekat kota Bintang karena setelah semua bantuan dari luar sampai, maka mereka akan langsung menyerang markas Organisasi Pedang Tengkorak yang berada di dekat gunung tak jauh dari kota Bintang.
Long Fei sudah tau kabar tentang ini sebelumnya, namun yang membuat ia terkejut adalah nama beberapa pendekar langit musuh yang ternyata berasal dari kekaisaran Utara.
"Nak mungkin aku harus membawa kalian pindah ke keluarga Naga, aku takut situasi kekaisaran sedang tidak baik"
Ucap Long Fei sambil menatap Feng Ying.
"Sebenarnya aku ingin bergabung dengan Sekte Daun Hijau ayah"
Jawab Feng Ying kepada Long Fei.
"Kenap....ah pasti ibumu yang menyuruh mu bukan?"
Ucap Long Fei sambil tersenyum.
Feng Ying hanya bisa tersenyum canggung dan mengangguk karena memang benar Feng Jia Li yang menyarankan untuk bergabung dengan Sekte Daun Hijau.
"Nak sekte ini merupakan sekte besar namun yang aku tau mereka hanya memiliki tiga ribu murid, tapi kemampuan mereka juga tidak boleh di remehkan"
Ucap Long Fei menjelaskan.
"Aku tau itu...ibu juga menyuruh ku untuk bergabung dengan sekte Daun Hijau saat berusia delapan belas tahun"
Jawab Feng Ying sambil duduk di sebuah kursi.
"Pelindung keluarga Naga sudah mengirim pesan agar kau berada di bawah bimbingannya terlebih dahulu"
Ucap Long Fei sambil melihat Feng Ying.
"Semuanya sudah di atur oleh ibumu nak, ikuti saja alurnya"
Tambah Long Fei kemudian merapikan berkas-berkas yang baru saja selesai ia baca.
Feng Ying hanya bisa tersenyum kecil dan kemudian masuk ke kamarnya, sebenarnya ia ingin menempuh jalannya sendiri namun dengan kemampuannya yang sekarang sangat berbahaya.