NovelToon NovelToon
Wajah Kedua Seorang MAFIA

Wajah Kedua Seorang MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam
Popularitas:751
Nilai: 5
Nama Author: Aurora.playgame

Aurelia Vanzara, sosok yang dulu ditakuti sebagai Crimson Queen, memilih menghilang dari dunia gelap setelah kehilangan satu-satunya orang yang mampu meluluhkan hatinya.
Kematian orang terkasih itu bukan hanya merenggut kebahagiaannya, tetapi juga menghancurkan alasan Aurelia untuk terus memegang kekuasaan.
Dengan identitas baru sebagai wanita biasa, ia mencoba menjalani hidup sederhana. Bekerja, tersenyum, dan berpura-pura bahwa masa lalunya tak pernah ada.
Namun, dunia tidak pernah benar-benar melepaskan miliknya.
Ketika sebuah keadaan mengancam satu-satunya kehidupan damai yang ia miliki sekarang, Aurelia dipaksa memilih: tetap menjadi wanita lemah yang mencoba melupakan segalanya, atau kembali menjadi ratu kejam yang pernah menguasai dunia bawah tanah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora.playgame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23- Ular berbisa

Setelah kepulangan Alena dan Bara ...

Sofia berdiri di depan cermin riasnya sambil melepas anting permata dengan gerakan kasar hingga benda mewah itu berdenting keras di atas meja kaca.

Sementara di sofa sudut kamar, Bramantyo tengah duduk tenang sambil membaca berkas laporan keuangan, seolah sudah terbiasa dengan tabiat sang istri.

"Mas! Sepertinya Bara sama sekali tidak mirip denganmu. Memilih calon istri saja tidak pandai!" seru Sofia seraya membalikkan tubuhnya menghadap sang suami dengan wajah cemberut yang dibuat-buat agar terlihat seperti seorang ibu yang khawatir.

"Kenapa tidak cari gadis lain saja yang lebih cocok? Banyak anak rekan bisnismu yang cantik, berpendidikan tinggi, dan dari keluarga terpandang. Bukan gadis penjual bunga miskin yang tidak jelas asal-usulnya seperti itu!" Lanjutnya.

Namun, Bramantyo bahkan tidak mengalihkan pandangannya dari kertas di tangannya. Tapi beberapa detik kemudian ia membalas. "Alena gadis yang sopan dan punya ketegasan. Aku tidak melihat ada yang salah dengannya."

"Tapi dia tidak selevel dengan keluarga kita, Mas!" sahut Sofia lagi.

Bukannya mengkhawatirkan masa depan Bara, di dalam hati kecil Sofia yang paling dalam, ada ketakutan dan rencana yang mulai terusik.

Sejak dulu, ia dan putra kandungnya, Mico, selalu berusaha menindas Bara. Bagi Sofia, Bara hanyalah anak tiri malang yang tidak punya hak atas kejayaan suaminya.

Selama bertahun-tahun, Sofia sengaja menanamkan doktrin agar Bara tumbuh menjadi anak yang penurut. Dan di depan Sofia maupun Mico, Bara memang selalu menunjukkan sikap diam.

Pria itu jarang membalas, tidak pernah berani menatap mata Sofia lama-lama jika sedang dimarahi, apalagi menolak perkataan mereka. Bara selalu mengalah, menunduk, dan memilih keluar dari rumah demi menghindari konflik.

Sofia menginginkan Bara memilih calon istri yang buruk, wanita yang bodoh, lemah, atau matre, yang tentunya tidak akan pernah bisa mendukung atau menaikkan posisi Bara di mata ayahnya.

Dengan begitu, Sofia dan Mico akan tetap bisa menginjak-injak anak itu selamanya.

Namun, kehadiran Alena tadi siang menghancurkan ekspektasi Sofia. Alena memiliki sorot mata yang terlalu tenang, terlalu berani, dan sama sekali tidak terintimidasi oleh kemewahan rumah ini.

Gadis itu bisa menjadi ancaman besar bagi rencana Sofia untuk menguasai aset keluarga Bramantyo.

"Kamu terlalu berlebihan, Sofia," ucap Bramantyo akhirnya sambil menutup berkasnya dan menatap sang istri dengan pandangan datar. "Bara bukan lagi anak kecil yang bisa kamu atur-atur urusan hatinya. Dia sudah dewasa."

"Aku ini ibunya, Mas! Tentu aku ingin yang terbaik untuknya," kilah Sofia dan kembali memasang topeng wajah sedihnya. "Kamu lihat sendiri tadi, sikap Bara di depanmu begitu keras kepala membelah gadis itu. Dia seperti tidak menghargaiku sebagai ibunya yang sudah merawatnya."

Bramantyo mengembuskan napas sejenak. Ia tau betul watak putranya. Di hadapan dirinya sebagai ayah, Bara tidak pernah selemah itu. Bara adalah pria yang tegas, berprinsip, dan memiliki harga diri yang tinggi jika menyangkut masa depannya.

Namun, Bramantyo juga tau bahwa di balik ketangguhan itu, Bara tetaplah anak yang sangat berbakti dan memiliki rasa hormat yang teramat tinggi pada keluarga, termasuk pada Sofia sebagai ibu tirinya, demi menjaga kedamaian hati sang ayah.

Sikap mengalah Bara selama ini bukanlah karena ia takut, melainkan bentuk penghormatan terakhirnya sebagai anak.

"Bara menghormatimu, Sofia. Itu sebabnya dia tidak membantah sepatah kata pun saat kamu menyindir Alena tadi siang," kata Bramantyo dengan nada memperingatkan. "Tapi jangan salah mengartikan baktinya sebagai kelemahan. Jika dia sudah mengambil keputusan untuk menikah, aku tidak akan melarangnya. Dan sebaiknya, kamu juga mulai menerima hal itu."

Bramantyo kemudian bangkit dari duduknya, lalu berjalan meninggalkan kamar menuju ruang kerjanya dan mengakhiri perdebatan sore itu.

Sepeninggal Bramantyo, Sofia berdiri terpaku dengan dada yang naik turun menahan geram. Dan pada saat itu pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Mico melangkah keluar dengan wajah yang sama kesalnya.

Rupanya sejak tadi adik tiri Bara itu mendengarkan percakapan kedua orang tuanya.

"Ibu, Ayah sepertinya benar-benar menyukai wanita itu," desis Mico seraya mengepalkan tangannya. "Kita tidak bisa membiarkan pernikahan ini terjadi. Jika Bara mendapatkan dukungan dari istri yang pintar, posisiku di perusahaan Ayah bisa terancam!" Geramnya.

Sofia berjalan mendekati jendela dan menatap taman rumahnya yang mulai gelap diselimuti malam. Seringai licik pun perlahan kembali muncul di bibirnya yang merah.

"Tenang saja, Mico. Ayahmu mungkin memberi restu. Tapi... Jika pernikahan ini sampai terjadi, kita lihat saja sampai kapan akan bertahan."

Bersambung...

1
𝐀⃝🥀Weny
keren kau Max👍🏻
𝐀⃝🥀Weny
akhirnya dapat restu juga dari camer🤭 hati² kamu Sofia jangan sampai kamu membangunkan singa yang sedang tidur😁
𝐀⃝🥀Weny
dobel up thor
Aurora: siap... di usahakan ya.../Ok/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!