NovelToon NovelToon
Gadis Berdaster Milik CEO

Gadis Berdaster Milik CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 5
Nama Author: Realrf

Seorang gadis yatim piatu tinggal dengan neneknya, bertemu dengan CEO tampan. Pertemuan yang tak di sengaja membuat mereka mereka terikat di sebuah pernikahan.

"Tuan Alex yang terhormat, jangan coba-coba menyentuhku atau kau harus ganti rugi." jari telunjuk Arie menegak tepat di wajah Alex, Arie merasa itu akal akalan Alex agar bisa menyentuhnya.

"Cih.. kau bahkan bukan levelku."
Alex menatap tak kalah mengintimidasi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Realrf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cash

Mobil sport hitam melaju di kemacetan kota Surabaya, jam segini memang macet-macetnya apa lagi di akhir pekan seperti hari ini semua orang ingin menikmati libur kerja dengan keluarga, teman, atau pasangannya, sekedar jalan-jalan, makan angin atau dengan tujuan tertentu. Arie terus menatap keluar jendela mobil sejak mobil melaju ke jalan aspal dan Alex fokus dengan jalanan di depannya.

aku ga duwe klambi ya, hmm..., duwe daster mek loro, sing siji embuh nang endi, ya opo Iki, (aku ga punya baju ya, hmm...punya daster dua, yang satu entah kemana) gumam Arie dalam hati,Arie mengigit bibir bawahnya. Arie merasa tak nyaman memakai bajunya sekarang bukan karena bahannya yang halus karena 100% kain terbaik melainkan harganya yang mencekik urat misqueen nya.

"Alex, kau masih punya hutang padaku bukan" mulut Arie nyeletuk begitu saja.

"kenapa kau tidak sopan sejak tadi memanggil Alex...Alex..."

"lalu aku panggil apa suamiku, manis ku,.... sorry ya, sudahlah mana uangku"

"cih...telinga sakit mendengarnya. dan hutang......hutang apa hah?" Alex mengerutkan keningnya.

"jangan pura pura amnesia, kau membeliku untuk menikah dengan mu dengan harga 500 juta di potong hutang ku padamu 350 juta sisa 150 juta, lalu kemarin waktu kau mabuk, kau memelukku dan menciumku 175 juta, jadi totalnya 325 juta, nama uangnya" Arie menyodorkan tangan kanannya.

"Apa kau pikir aku ATM berjalan apa sekali pencet keluar uang dasar lintah darat.. a bukan bukan kau lebih mirip Vakum cleaner, selain menyedot uangku kau juga berisik" rasanya tekanan darah Alex naik seketika.

"terserah, kau mau bilang apa yang penting mana uangku"

Alex menepikan mobilnya, mengambil dompet di saku celana pendek biru yang ia pakai, mengeluarkan kartu berwarna emas dari dalamnya.

"nich... ambil di situ ada lebih dari jumlah yang kau mau" Alex menyodorkan kartu tersebut pada Arie.

"Maaf Tuan Alex saya tidak menerima kartu, aku cuma mau cash"

Alex memasukkan kartu kembali kedalam dompet lalu mengambil lembaran warna merah dari dalamnya.

"ini hanya....hanya itu yang aku punya" Alex melemparkan uangnya dengan kasar ke muka Arie, bukannya marah Arie malah tergelak.

"apa yang kau tertawakan," Alex melotot kesal matanya hampir keluar.

"karena kau lucu..hahaha....aku hanya minta uangku dan kau marah seperti dunia akan berakhir ah sungguh lucu" Arie terus tertawa sambil memunguti uang yang berceceran di pangkuannya.

"sekarang tolong antar aku membeli baju hehehe" ujar Arie sambil menyengir kuda tanpa rasa bersalah.

"aku bukan supir mu" Alex melipat tangannya dan membuang muka.

"ayolah..aku mohon, atau....."

kalimat Arie menggantung begitu saja, dengan senyum yang tak bisa di artikan.

"CK... ok ok, aku tau apa yang ingin kau katakan" dengan kesal Alex menghidupkan mesin mobilnya, dia tidak habis pikir kenapa kakeknya begitu menjaga dan menyayangi wanita yang belum jelas merah putihnya ini.

Flashback.

tok...tok..tok..

"permisi Tuan muda" pak Darwis membungkuk hormat setelah pintu kamar hotel di buka.

"ada apa pak Darwis kemari, bukankan pak Darwis menemani kakek ke Seoul hari ini"

"penerbangan Tuan masih sore nanti Tuan muda, Tuan Wu menyuruh saya memberikan ini untuk nona Arie" pak Darwis memberikan sebuah paperbag pada Alex.

Drt...drrt...

"dan ini Tuan wu ingin berbicara dengan Anda" Pak Darwis menyodorkan ponselnya yang masih berdering.

Alex segera mengambilnya dan menggeser kan ujung jarinya di benda pipih itu.

"Hallo,..... Kek"

"Alex selama aku pergi aku tidak ingin ada apapun yang terjadi pada cucu kesayangan, kalau sampai sesuatu terjadi maka kau tanggung sendiri akibatnya"

Tut...Tut...

Sambungan telepon terputus secara sepihak, Alex hanya bisa menghela nafasnya mendengar perkataan Kakeknya.

"kalau begitu, saya permisi Tuan"

"hemn" Alex menyodorkan kembali ponsel milik pak Darwis.

flashback off

******

"kau tau kau seperti perempuan yang sedang PMS, hahahaha" Arie tertawa melihat Alex yang megerutu tak jelas.

Tak berapa lama mobil yang mereka tumpangi berhenti di depan sebuah butik, Arie pun turun dari mobil tanpa menunggu Alex membuka pintu untuknya, ia pun terlebih dahulu masuk ke dalam butik.

"selamat datang Nona ada yang bisa kami bantu"

"bolehkah saya lihat lihat dulu" Arie tersenyum ramah lalu berjalan menuju jajaran dress yang terpajang di sana, beberapa karyawan nampak berbisik bisik satu sama lain saat Alex turut masuk kedalam butik, nampak tampan dengan kaos santai dan celana pendeknya, serta kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancungnya.

"tebar pesona....cih" Arie melirik ke arah Alex yang duduk di sofa.

Arie mengambil sebuah dress warna nude dengan lengan sabrina dan aksen pita kecil di bagian dadanya, dia menempel baju itu di badannya, mematut kan dirinya di kaca besar yang terpajang di salah satu tembok.

"Anda terlihat cantik Nona" ujar salah satu karyawan yang menghampiri nya, Arie hanya membalas dengan senyuman manisnya sambil tersipu.

Tangan Arie merogoh ke bagian leher dress, terletak dua Kartu yang bertuliskan merk dan harga dress tersebut, mata Arie membulat sempurna dia langsung memberikan dress itu kepada Karyawan yang ada di sampingnya, melangkah dengan cepat keluar dari butik. Karyawan tersebut pun hanya melongo melihat Arie pergi. Alex yang melihat Arie keluar pun segera menyusulnya.

Braaak...

pintu mobil di tutup dengan keras, lebih tepatnya di banting.

"kau ini kenapa, katanya mau beli baju...ayo.." ujar Alex yang kini sudah berada di dalam mobil.

Tak ada kata yang keluar hanya pipi yang mengembung dan tatapan tajam yang di arahkan ke pada pria di depannya, melihat mata yang siap menelannya Alex hanya bisa menelan ludahnya kasar.

1
Sumardani Yati Ori
💪aku pernah ngalamin cuma beda versi nangis sesek tapi aku main cantik alm ibu ngajarin jangan pernah perlihatkan kehancuranmu
Realrf: hebat😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
Sumardani Yati Ori
makanya w ga suka deket2 horang kaya🤣dan horang kaya juga ga suka ma w mumet......misqueen ae wes stress palagu kaya raya🤣 mumet kan
Realrf: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 biasanya gitu ya kak
total 1 replies
Umahnendy Alisia
🤣🤣🤣kena kamu 🤣🤣🤣
Lilis Ika Supriatna
Nurut ya siska... nurut sama suami km skrg itu Tama kepala keluarga nya,,, jdi km hrus nurut apa kata dia jadi ikuti dn nurut saja. lbih baik ikut Tama pindah ke rumh nya Tama dari pada di situ,,,, emng nya km betah tinggal di situ org²nya aja pada nyinyir mulutnya
Lilis Ika Supriatna
Alex memang gila Arie 🤣🤣 dia gila karena cinta mu gk peduli dia sdng berada di mna yg. penting vcall sama km 🤭
Lilis Ika Supriatna
Buahahahah 🤣🤣🤣 lucu sekali km ini Arie 🤭 lagian salah Alex jg sih 😁 Arie kan sudah minta untuk berhenti dn bilng udah gk kuat...bukn berati udh gk kuat krna pngen nganu 🤭 tp gk kuat krna paggilan alam yg mendesak dn akhirnya kluar lah bunyi seruling yg sngt merdu 🤣🤣🤣🤣
Lilis Ika Supriatna
Kasian Arie,,, dia sampai mengira dirinya kotor tp dgn adanya Alex... berkat Alex yg bgitu sabar sama Arie dn menghilangkan bekas kismark si laki² br3ng53k itu di tubuh Arie,,, dn berakhir dgn bermain di ranjang 🤭🤣🤣
Lilis Ika Supriatna
DORR... siapa yg kena tembak jgn sampai Alex dn Arie kena tembak semoga mreka Selmat
Lilis Ika Supriatna
Pasti ini ulahnya Nuwa atau mantannya Alex,,, Arie semoga aja km gk knpa-napa ya semoga km dan bayi km slmat bertahanlah tunggu sampai Alex dtng
Lilis Ika Supriatna
Hastaga kakek sama cucu ternyata sama aja... 🤣🤣
Lilis Ika Supriatna
Alex panggil nya junior terus,,,, gimna klo anak nya cewek dn yg pasti emng cewek sih 🤭
Lilis Ika Supriatna
Ntahlah Alex memiliki rahasia apa,,,, dia seperti bgitu enggan untuk tinggal di rumh utama,,,, dn mlh memilih tinggal di apartemen dn sepertinya ada trauma di masa lalu nya Alex
Lilis Ika Supriatna
Sudah mulai di part Tama dan Siska nih,,,, kasian juga sih Siska dia selalu di pandang sebelah mata sama warga di tempat tinggalnya,,,,, dn selalu di hina dn stelah ini Siska dn Tama di paksa harus mnikah
Lilis Ika Supriatna
keterluan km Tama. apa maksud km berbuat seperti itu....sudahlah ikhlaskan saja dn move on tam move on,,,,, Arie itu bukn milik km dn Arie sudah mnikah segitu frustasinya kah krna cinta mu di tolak
Lilis Ika Supriatna
Masalahnya ada pada ibu mu tuan Adinata... apa ada bertanya kepada ibu mu atau tidak,,,, dn seharusnya sih ya tuan Adinata curiga sma ibu nya tp kayaknya tidak
Lilis Ika Supriatna
Thor buah strawberry terlalu besar pling Nana Buah ceri kali ya..... yeeee Alex buka puasa yeee brpa ronde itu 🤭
Lilis Ika Supriatna
wkwkwk 🤣🤣 Arie km ini sengaja bgt ya udah tau suami km itu gk bisa tahan klo pengen anu. eh km mlh mancing² trus
Lilis Ika Supriatna
Wkwkwk 🤣🤣 ini knpa ketiga laki² ini gk ada yg mau ngalah satu pun kasihan Arie dia sampai pusing mendengarnya,,,,, kira² Arie sedang merencanakan apa ya untuk menghukum Alex
Lilis Ika Supriatna
Kurang Arie klo bisa sebula jgn seminggu biar kapok tu si Alex
Lilis Ika Supriatna
kau memang bodoh Lex kau itu laki² yg to**l
cewek lain km perhatikan sedangkan istri sendiri km abaikan dasar gob**k
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!