Merupakan lanjutan dari Novel Ustadz Idaman, yang akan menceritakan kehidupan Kakak Adik yang memiliki sifat yang sangat berbanding terbalik, dimana Akhtar yang mewarisi sifat Abinya yang kaku, dingin, dan datar, sedangkan Afkar mewarisi sifat Mommynya yang pecicilan dan tidak bisa diam.
Serta menceritakan bagaimana kehidupan mereka setelah pernikahan, apakah mereka mampu mempertahankan pernikahan mereka walaupun banyak godaan yang datang atau mungkin malah sebaliknya ?
PENASARAN.....?
yuk langsung di simak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon babydollll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 14
" Untung aja Ila anaknya pengertian, kalau Mommy yang di gituin udah nggak Mommy urusin kamu Afkar " kata Fiah sambil duduk dekat kepala Afkar.
" Untungnya Ila nggak kayak Mommy " kata Afkar.
" Sebenarnya kamu sakit apa sih Kar ? " kata Gus Fauzan.
" Cuman demam biasa sih Bi, oiyyaa Abi mau nggak bacain Al-Qur'an buat Afkar, tiba-tiba Afkar pengen banget denger bacaan Abi " kata Afkar.
" Mau surah apa Nak ? " kata Gus Fauzan sambil mengusap kepala Afkar.
" Ar-rahman aja Bi " kata Afkar, sehingga membuat Gus Fauzan langsung membacakan surah Ar-rahman buat Afkar.
" Aaaaaa makasih Abi i love you more " kata Afkar sambil membentuk love dengan kedua tangannya, sehingga membuat Gus Fauzan terkekeh.
" Cepat sembuh yaa " kata Gus Fauzan.
" Makasih Abi " kata Afkar sambil duduk yang dibantu oleh Ila.
" Karena udah di bacain sama Abi, sekarang Mas Afkar makan yaa biar Ila ambilin " kata Ila.
" Bukannya nggak mau makan sayang, tapi aku capek harus bolak balik kamar mandi setiap Afkar mual " kata Afkar.
" Afkar kalau kamu nggak makan bagaimana kamu bisa sembuh ? " kata Fiah.
" Bener kata Mommy kamu Nak " kata Gus Fauzan menimpali.
" Mmmm yaudah deh Afkar mau makan, tapi Afkar maunya makan kepiting saus padang, kayaknya enak tuhh " kata Afkar sambil menelan ludah.
" Yaudah kalau gitu aku pesanin sekarang ya Mas " kata Ila, namun langsung di cegah oleh Fiah.
" Bentar-bentar, Kar kamu kan dari dulu nggak suka kepiting ? " kata Fiah yang diangguki oleh Gus Fauzan.
" Nggak tau Mom, tiba-tiba aja Afkar kepengen, sayang pesanin sekarang yaa " kata Afkar yang langsung diangguki oleh Ila.
" Oiyyyaa sekalian sama ayam goreng, tapi ayam gorengnya di buat jus yaaa " kata Afkar, sehingga membuat semuanya heran dengan kelakuan Afkar.
" Hehh Afkar jangan ngada-ngada yaa, mana ada jus rasa ayam goreng ? " kata Fiah.
" Tapi Afkar mau jus rasa ayam goreng Mommy "kata Afkar.
" Emang ada Mas ? " kata Ila bingung.
" Yaudah kalau gitu Afkar ganti sama jus rasa sapi panggang " kata Afkar, sehingga membuat Fiah tepuk jidat.
" Mas kamu jangan aneh-aneh dehh, mana ada jus rasa sapi panggang " kata Ila.
" Mmm bener banget kata istri kamu, lagian mana ada jus rasa sapi panggang yang ada cuman sapi panggang " kata Fiah.
" Issssshhh yaudah dehhh kalau gak ada Afkar nggak mau makan " kata Afkar kesal sambil membungkus dirinya dengan selimut.
" Suami kamu kenapa La, kok kayak aneh gini kelakuannya ? " kata Fiah.
" Ila juga nggak tau Mommy, Ila juga bingung soalnya Mas Afkar nggak kayak biasanya " kata Ila.
" Pokoknya Afkar nggak mau makan kalau nggak ada jus rasa ayam bakar atau jus sapi panggang " kata Afkar dibalik selimut tersebut.
" Abi anak Abi kenapa ? " kata Fiah yang hanya dibalas gelengan oleh Gus Fauzan pertanda tidak tau.
" Gimana kalau makan yang lain aja Nak ? soalnya apa yang kamu mau nggak ada di restoran manapun " kata Gus Fauzan, sehingga membuat Afkar langsung membuka selimut yang menutupi wajahnya.
" Beneran nggak ada Bi ? " kata Afkar yang diangguki oleh Gus Fauzan.
" Kalau gitu jus rasa... " kata Afkar terlihat berpikir.
" Jangan yang aneh-aneh " kata Fiah menimpali, sehingga membuat Afkar menutupi kembali wajahnya menggunakan selimut.
" Ihhh Mommy jahat hiks...hiks " kata Afkar menangis dalam selimut.
Baru saja Ila ingin mendekat kearah Afkar, namun tidak jadi karena bisikan Fiah.
" Ila jangan-jangan suami kamu kerasukan sayang " bisik Fiah, sehingga membuat Ila langsung mendekat kearah Fiah.
" Abi coba bacain ayat kursi Bi, mungkin saja anaknya kerasukan " kata Fiah.
" Hiks....hikss Mommy apaansih hiks..hiks Afkar nggak kerasukan tapi Afkar kelaparan hiks..hiks " kata Afkar dibalik selimut.
" Yaaa makanya makan dulu Nak " kata Gus Fauzan.
" Nggak mau ehhhh mau tapi mau di bujukin dulu sama Ila, soalnya gengsi kalau Afkar yang minta makan duluan tanpa di bujuk " kata Afkar.
" Lahh bukannya dari tadi udah di....." kata Fiah terhenti karena bisikan dari Ila.
" Mommy plisss jangan di lanjutin nanti ngambek lagi " bisik Ila yang langsung diangguki oleh Fiah.
" Yaudah iyaaa nanti Abi suruh Ila buat bujukin Afkar supaya mau makan tapi selimutnya di buka dulu yaa " kata Gus Fauzan, sehingga membuat Afkar langsung membuka selimutnya.
" Huhhh panas " kata Afkar sambil me lap keringatnya sendiri, sehingga membuat Gus Fauzan mengkode Ila supaya mendekat.
" Panas banget yaa Mas ? " kata Ila yang langsung diangguki oleh Afkar.
" Aduhhh kasian " kata Ila sambil me lap keringat Afkar dengan tissu.
" Mas makan yaa, tadi Ila udah pesanin kepiting saus padang. makanannya pasti udah datang Ila ambilin yaa Mas " kata Ila sambil mengelus bahu Afkar.
" Mmmm tapi suapin " kata Afkar manja yang langsung diangguki oleh Ila.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
ehh lgsg tamat.