NovelToon NovelToon
Antara Masa Depan Dan Dia

Antara Masa Depan Dan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:650
Nilai: 5
Nama Author: jestimjaber

mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diterima..

Sudah lima hari Vara menunggu adanya pendaftaran CPNS melalui Instagram dan aplikasi lainya, namun sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda adanya pembukaan CPNS tersebut.

Hingga pada hari ke 6 setelah satu Minggu ia menganggur dan hanya sibuk mencari kabar pembukaan CPNS melalui media sosial, ia mendapati message dari teman kampus nya.

_Anna:"var, gue dapat tempat magang nih butuh dua orang dikantor Advokat"_

Bagaikan kejatuhan emas satu ton, Vara langsung berbunga-bunga hati nya setelah membaca pesan tersebut, ia segera membalas pesan tersebut

_"Vara:dimana itu an?"_

_"Dikantor nya adik nya bu Mega, aku dapat kabar semalam dari Bu Mega dan suruh menyampaikan ke kamu juga. soalnya cuma butuh dua orang"_

Vara terdiam sembari menatap balasan pesan dari teman nya itu, Kantor tersebut hanya membutuhkan dua orang yang dimana berarti salah satu sahabat mereka ada yang tidak ikut magang bersama.

Namun Vara enggan untuk bertanya kepada teman nya itu, ia memilih mengiyakan dan besok pagi ia dan Anna akan datang ke kantor tersebut untuk mengurus pendaftaran magang nya.

Pagi hari nya tepat nya hari Senin, Vara sudah rapi dengan pakaian terbaik nya sembari sibuk memasukan beberapa berkas kedalam tas nya.

Tok tok tok

Terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar, Vara menoleh ke arah pintu dan langsung menyahut ketukan pintu dari arah luar tersebut.

"Masuk" Vara kembali menoleh ke arah pintu, dan terlihat seorang wanita paruh baya berjalan mendekat dengan senyuman indah nya, ia lalu duduk di ranjang sembari mata nya menatap beberapa berkas yang belum Vara masukan ke dalam tas nya.

"Di cek lagi ya, jangan sampai ada yang ketinggalan. semoga lancar yaa" Ujar wanita tersebut

Vara menatap lembut wajah Mama nya lalu ia duduk di samping mama nya dan memeluk nya sembari mencium punggung tangan nya.

"Mama doain aku ya, semoga aku langsung diterima dan besok udah bisa magang" Mama mengangguk pelan sembari mengusap kepala putri nya itu.

Sekitar pukul 9.00 pagi, Vara dan Anna sudah sampai di depan kantor advokat milik adik dari dosen pembimbing nya tersebut, tak lama ada seorang wanita cantik mendekati mereka berdua, dan dengan sopan dan pelan wanita tersebut mempersilahkan mereka berdua masuk.

"Jadi besok kita udah boleh langsung masuk kan ya" tanya Anna, Vara mengangguk

"Akhirnya gue engak nganggur lagi, cuma gue takut an, kira-kira bakal ribet engak ya dan gue paham engak ya" tanya Vara

Saat ini mereka sudah dinyatakan diterima untuk magang dikantor Advokat/Firma hukum (law firm), namun di lubuk hati nya mereka masih memiliki ketakutan terbesar.

Mereka takut tidak paham dengan apa yang nantinya akan diperintah oleh atasan nya atau bahkan mendapatkan atasan atau teman kerja yang menyebalkan, namun mereka tetap berharap nantinya mereka akan diberi kemudahan dan sesuai ekspektasi mereka.

"Kita makan dulu yuk, gue lapar" Anna memegangi perut nya yang dari tadi tidak henti henti nya berbunyi, karna memang dari pagi ia belum sempat mengisi perutnya dengan makanan apapun.

"Boleh, kamu pengen makan apa?" tanya Vara, meskipun ia sudah sarapan namun saat ini sudah jam makan siang tentu saja perut nya sudah keroncongan lagi.

"Gue pengen nasi Padang, kayaknya enak tuh. Andalan kita dulu waktu masih kuliah masih inget engak lu" Vara dan Anna tertawa, mereka kembali mengingat dimana mereka sering makan ditempat itu saat keadaan darurat kelaparan waktu dikampus.

Selain tempat nya nyaman dan murah, disana juga ada sambungan Internet gratis yang membuat mereka selalu betah karna mereka bisa makan sembari mengerjakan tugas kuliah yang membandel pada saat itu.

Sekitar pukul delapan malam, setelah Vara selesai sholat isya Vara segera mengambil ponsel nya dan mengirimkan pesan berisi ucapan terimakasih kepada mantan dosen pembimbing nya itu.

Bu Mega adalah dosen pembimbing yang sangat baik, ia selalu membuat semua anak didik nya untuk selalu bersemangat dan tidak mengenal kata menyerah, meskipun ia sendiri sibuk dengan pekerjaan namun ia tidak pernah menyepelekan mahasiswa nya apa lagi dalam hal membimbing skripsi seperti kemarin.

Bu Mega selain menjadi seorang dosen tetap di kampus bunga Bangsa ia juga seorang pengacara yang terkenal ahli menangani kasus sehingga banyak klien yang merasa puas jika menggunakan jasa nya.

Yang pernah Vara dengar dahulu Bu Mega terlahir dari keluarga yang sederhana Ayah nya hanya seorang tukang sol sepatu dan ibu nya seorang cuci gosok, namun dengan gigih dan kerja keras nya mereka dapat menyekolahkan Bu Mega dan adik nya hingga mereka lulus S2 dan sukses seperti sekarang.

..._________________...

Bantuk support Mimin ya guys, biar makin semangat nih😁

1
nana bubu
lanjut dong min 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!