NovelToon NovelToon
Masa Itu Akan Datang

Masa Itu Akan Datang

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: mei risqia

Semenjak meninggal nya sang Ayah lima tahun yang lalu.

Asyifa gadis cantik manis dan berkulit putih ini semakin dingin saja. Meskipun banyak pemuda yang mendekati namun belum ada satupun yang dapat mencairkan hati es nya. Adakah seseorang yang dapat meluluhkan hati es nya? dan mengobati trauma nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mei risqia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13.

HAPPY READING MAN-TEMAN 😁.

Sudah satu minggu ini saat waktu terakhir dia bertemu dengan gadis itu, tapi bayangan dari nya selalu terngiang di pikiran nya.

Dia juga sudah mencari tahu tentang gadis itu tapi tidak banyak yang dia tahu, hanya nama dan alamat kampus nya saja.

Dan disini lah dia, menunggu dengan motor besar nya di depan gerbang masuk universitas di mana Asyifa menimba ilmu.

"Si sexy belum juga terlihat" gumam nya dengan mengedarkan pandangannya ke sekeliling.

Dia sama sekali tidak perduli dengan sekitar nya yang menatap diri nya cukup aneh, dan cukup mengagumi juga. Meski terlihat seperti bad boy, tapi wajahnya sangat membantu dan lebih dominan dari ke bad boy an nya.

Lebih terlihat keren, begitu lah komentar mahasiswi yang melihat nya.

Dan tak lama yang di tunggu-tunggu pun akhirnya datang, Asyifa memasuki kampus nya dan memarkirkan motor besar nya itu.

Pemuda itu ikut memasuki kawasan kampus dan memarkirkan juga motor nya tak jauh dari tempat Asyifa memarkirkan kendaraan nya.

Asyifa berjalan dengan santai menuju ke kelas nya, tapi di pertengahan jalan ada suara orang yang sedikit tidak asing bagi nya apa lagi panggilan khas nya itu.

Berkali-kali dia memanggil dan saat panggilan ke tiga,,,

"Hei sexy!" teriak pemuda itu dengan berlari menuju ke arah Syifa.

Asyifa mengehentikan langkah nya dan menoleh.

"Akhirnya ketemu juga sama kamu" ucap nya setelah netralkan nafas nya.

"Siapa?" tanya nya bingung.

"Aku Danish, orang yang minggu lalu datang ke bengkel kamu, ingat?" ucap nya memperkenalkan diri dengan mengulurkan tangannya.

Asyifa mencoba mengingat siapa dia, dan saat memorinya mengingat siapa pemuda itu, ekspresi dingin tak suka nya muncul.

"Ada apa?!" tanya nya dingin.

" E,,, enggak apa-apa sih, cuma mau kenalan saja" ujarnya gugup.

"Nggak penting" saut Syifa dan berlalu meninggalkan pemuda itu yang terdiam di tempatnya.

"Tu,,,tunggu!" seru Danish namun tak dapat respon dari Asyifa.

"Hohoho.... Siapa ini, penggemar baru kah?" seru Reyyan menepuk pundak Danish.

"Siapa kamu?" tanya Danish ketus.

"Sudah lah bro, jangan terlalu memaksakan diri dari pada sakit hati" Reyyan memperingati nya, namun di balas dengan tatapan yang tajam.

Tak jauh dari mereka, Malik menghampiri.

"Hei bro sudah kelar?" tanya Reyyan saat Malik sudah di depan nya, tapi tak ada jawaban dari Malik.

Dia hanya fokus pada pemuda yang berdiri di samping Reyyan itu. Dia mematung membuat Reyyan heran dan melirik pada Danish yang melakukan hal yang sama.

"Ada apa ini, mengapa situasi nya tegang begini" batin Reyyan.

Dia menepuk bahu temannya itu membuat si empunya tersadar dari keterkejutan nya. Malik menoleh dan kembali menatap Danish.

"Sudah selesai?" tanya Reyyan lagi.

"Sudah" jawab nya tanpa menoleh dengan pandangan yang sama.

"Ayo masuk, bentar lagi ada kelas" ajak Reyyan dan di angguki Malik, kemudian mereka meninggalkan Danish yang masih menatap mereka itu.

💢💢💢💢

Di dalam kelas, Malik masih memikirkan pertemuan nya dengan Danish.

Dia membuang nafas panjang dan bersandar di kursi membuat Reyyan menoleh pada teman nya itu.

"Kamu kenapa sih?, kayak nya dari tadi gusar terus" tanya nya penasaran.

"Aku ketemu sepupu aku Rey" jawab nya malas.

"Apa sepupu kamu itu laki-laki yang tadi ketemu?" tanya nya lagi penasaran dan di angguki oleh Malik.

"Sudah lah, cepat atau lambat kamu akan ketemu sama mereka juga" Reyyan mencoba menghibur.

Malik mengangguk dan tersenyum, mencoba menerima kenyataan bahwa tak selamanya dia harus bersembunyi. Dimana pun dia berada, pasti akan ketemu juga meski kapannya dia tidak tahu. Tapi untuk sekarang bertemu membuat dia sedikit kaget.

Waktu pulang Syifa dan Reyyan sudah membuat janji untuk bertemu di Restoran sang Bunda, hari ini dia dan saudara nya itu akan ikut membantu mengurus catering ulang tahun perusahaan salah satu pelanggan Restoran Bunda nya.

"Syi, kamu tadi pagi ada penggemar baru ya, siapa?, kayaknya bukan mahasiswa kampus kita" tanya Reyyan penasaran.

"Ih pengin tau saja kamu" jawab nya cuek karena dia memang sangat malas membahas hal seperti itu.

"Kamu nggak takut di bilang sombong Syi" tanya Reyyan lagi, membuat Asyifa menghentikan aktivitas packing nya.

"Kamu itu laki-laki ya Rey, tapi mulut kamu comel tau nggak!" omel Syifa.

Reyyan meringis dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Dia tak peduli dengan apa orang lain hujatkan kepada nya, biarkan lah dia di bilang sok jual mahal, atau apapun itu. Hal itu memang sudah biasa di lontarkan orang yang tak suka kepada nya, dia hanya menganggap angin lalu saja.

"Maaf Syi" sesal nya.

Tak jauh dari mereka, Malik yang mendengar percakapan mereka merasa sedikit kesal. Kenapa dia harus bersaing dengan sepupu nya sendiri, pikir nya.

"Sudah semua?" seru Annisa yang datang menghampiri para anak muda itu.

"Sudah!" seru mereka kompak.

"Oke, makasih yah nanti pegawai Bunda yang akan menghandle di sana, sekarang kalian boleh istirahat" ujar Annisa tersenyum dan meninggalkan anak muda itu.

Mereka duduk bersama di kursi dalam ruangan khusus yang biasa di gunakan untuk kumpul bersama keluarga.

"Capek nggak?" tanya Reyyan mengawali pembicaraan.

"Lumayan, eh Rey teman kamu kenapa, kayaknya dari tadi diam saja" tanya Syifa berbisik.

"Dia lagi ada masalah pribadi, biarin saja nanti juga baik sendiri" jawab Reyyan ikut berbisik juga dan Asyifa membulatkan bibirnya.

"Aku pulang duluan yah" ujar Malik yang beranjak berdiri membuat ke duanya mendongak.

"Mau ngapain?" tanya Reyyan penasaran.

"Ada urusan" saut nya dan melangkah pergi.

"Orang aneh" saut Syifa lirih.

"Kenapa tuh anak?" lirih Reyyan yang bingung. Dan beberapa saat dia teringat sesuatu.

Reyyan bergegas keluar dan akan menyusul Malik, dia baru ingat apa yang akan di lakukan oleh Malik saat sedang frustasi.

"Reyyan tunggu!" seru Syifa ikut menyusul.

"Malik tunggu!" Reyyan berteriak dengan berlari namun dia tidak dapat mengejar Malik.

"Si*l" umpat nya saat tidak dapat mencegah Malik karena dia sudah pergi dengan mengendarai motor nya.

"Ada apa sih Rey" Syifa bertanya setelah menetralkan nafas nya.

"Malik Syi, dia akan melakukan hal yang bodoh lagi saat sedang sedih" ujar Reyyan.

"Maksud nya dia bakalan bunuh diri?!" tanya Syifa khawatir.

"Bukan, tapi... Ayolah kita kejar dia keburu jauh" jawab nya dengan khawatir.

Mereka mengejar Malik dengan menggunakan motor Asyifa.

Setelah sampai di tempat tujuan, dia dan Syifa berlari menuju tempat Malik balapan.

Iya Malik bila sedang stress itu ikut balapan, tapi yang di khawatirkan Reyyan bukan lah balapan nya tapi tempat nya.

Pernah terjadi saat mereka di Jepang, Malik yang frustasi melakukan hal bodoh dengan balapan motor. Dan akibatnya, dia harus di rawat di Rumah Sakit akibat terjatuh.

Malik memang biasa melakukan balapan, namun dalam keadaan kepala yang dingin bukan saat emosi seperti ini.

JANGAN LUPA VOTE NYA YAH MAN-TEMAN 🤗.

SALAM HANGAT DARI AUTHOR KECE 😍😍😍.

1
hasbi ombi
cerita nya bagus.
Nara
Keren
mahliatus sariroh
bagus alut ceritanya tapi malik kok masih adamantane yaah semoga tidak mengecewakan asyifa
Hera sasuwe
jadi tetep bersama aditya sama anisa love uu buat be2 ya
Hera sasuwe
nyeseek jg rasanya
Hera sasuwe
happy ending yess
Hera sasuwe
gemes debay nya
Hera sasuwe
semakin kesini ceritanya lucu jg yaa
Hera sasuwe
nice visualnya
Hera sasuwe
ini banyak tokoh dalam ceritanya jadi harus nyimak bener nih
Flower: Uuuhh Thank you kakak sudah mampir 😁
total 1 replies
Resta Diana
😭😭😭
Dalban ID Food
terus kembangkan kreasimu... 🤗
Enok Jubaedah
kembarnya mana visualnya thor..
Flower: Ada kok, nanti di part-part setelahnya, kalo mau liat full nya di IG ya😅
@Risqia16
total 1 replies
Enok Jubaedah
lanjut thor.. kapan giliran bima bahagai. greget..dgn bima yg baik hati
Flower: Baca sampai akhir kak🤗
total 1 replies
Enok Jubaedah
reyyan ko hampir smaa dgn kisah zidan dan anissa
Enok Jubaedah
sedih.. thor. bacanya jd baper
Enok Jubaedah
nyesek dan newek nich thot..
Enok Jubaedah
plasback vita di kamar barang2 zidan ikut baper sedih.. author aduk2 perasaan nich.. tp ok lanjutkan author ceritanya
Flower: wkwkkwk makasih udah mau baca
total 1 replies
Adelio Pratama
aku yg seorang laki² entah kenapa air mata ini jatuh.ketika mendengarkan atas nama alam.Zidan😭
Flower: sabar ya🤧
total 1 replies
za_syfa
sedih sama kisah adel jadi ingat kisah sendiri kehilangan calon anak rasanya gak karuan sedih,sakit,marah,kecewa semua jadi 1 anak yg diharapkan nambah kebahagiaan tp Allah lebih dulu mengambilnya tanpa sempat menggendong tanpa sempat menimang hanya sempat melihat wajahnya karena dia harus lahir di usia kandungan 5 bulan hanya berselang 2 jam setelah lahir dia pergi
Flower: Masya Allah, sabar ya kak. Insya Allah jadi ladang pahala nanti di akhirat, Aamiin 🤲
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!