NovelToon NovelToon
My Ex Brother In Law

My Ex Brother In Law

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:892
Nilai: 5
Nama Author: MeNickname

Rasa yang tidak seharusnya ada itu kian tumbuh pada Carol, dari sebuah kekaguman berubah menjadi cinta. Carol mengubur semua itu dalam-dalam karena cinta itu tidak akan pernah bisa dia gapai. Sampai suatu hari dimana ternyata semesta seperti memberinya sebuah kesempatan. Dan Carol tidak mau menyia-nyiakannya, dia berjuang mendapatkan sesuatu yang sebelumnya terasa sangat mustahil itu. Dia mengambilnya meski harus menghadapi banyaknya sudut pandang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeNickname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Hari berganti, Carol turun ke lobi untuk menunggu taksi pesanannya.

Kali ini dia tidak mengendarai mobil sendiri, selain malas dia juga menjadi kurang nyaman karena ternyata Andrew menaruh alat pelacak pada kendaraan yang dia pakai.

Rencananya, sore nanti setelah pulang dari kantor dia akan makan malam di luar dan pergi jalan-jalan sejenak, me time tepatnya.

Ketika sampai di kantor, seperti biasa Carol naik ke lantai tempat dimana ruangannya berada menggunakan lift. Berdesakan dengan para karyawan lainnya, Carol tidak keberatan sama sekali.

Hari ini waktunya dia merevisi semua pekerjaan yang ditinggalkan Jenn lusa lalu, semuanya harus benar-benar selesai hari ini itulah kenapa dia datang lebih awal dari biasanya.

Kebetulan besok weekend, jadi Carol ingin sekali bermalas-malasan tanpa memikirkan pekerjaan.

Carol pun memulai pekerjaannya sampai tidak sadar ternyata dia sudah melewatkan makan siang.

Perutnya yang tadi pagi hanya diisi dengan satu cup kopi terdengar berisik, "Aku harus memesan makanan."

Carol langsung menutup laptop dan membereskan semua berkas yang baru saja selesai dia kerjakan ke dalam laci mejanya.

Semua pekerjaannya beres, tapi dia tidak akan pulang sebelum jam pulang kantor selesai.

Setelah itu Carol terlihat mengotak atik ponsel, menscroll aplikasi penyedia makanan dan memilih beberapa yang dia inginkan.

"Oke, sudah."

Sambil menunggu Carol tetap mengotak-atik ponsel, menscroll sebuah Platform dan menemukan sesuatu yaitu story Jennie yang menampakan foto Andrew mulai dari samping dari belakang juga dari kejauhan dengan caption yang terlihat sekali dibuat-buat.

"Dasar alay!" Carol langsung melewatinya, dia tidak tertarik.

Cukup lama menunggu sambil bermain ponsel tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk, Carol langsung berdiri dan membuka pintu.

Namun bukannya satpam atau OB, yang ditemuinya malah seseorang yang Carol tau adalah HRD di perusahaan ini.

"Hai, saya ingin mengantar pesanan kamu."

"O-oh ya ampun maaf Tuan jadi merepotkan, tapi.."

"Saat kurirnya datang saya tidak sengaja lewat jadi saya bawakan."

"Oh , begitu. Saya sangat berterima kasih Tuan, dan sekali lagi saya juga minta maaf."

"Tidak perlu sungkan."

"I-iya Tuan."

"Kalau begitu saya permisi."

"Silahkan, Tuan. Sekali lagi terima kasih."

Pria berkacamata itu tersenyum kemudian pergi, meninggalkan Carol yang masih berdiri di pintu.

"Jadi dia gadis spesial yang Andrew rekrut tanpa syarat. Dengan alasan mantan adik ipar pula." gumamnya sambil tertawa kecil.

...----------------...

"Carol!" panggil Lucas dari dalam sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti di depan Carol saat gadis itu sedang menunggu taksi pesanannya.

Hari sudah sore bahkan hampir malam.

"Lucas?"

"Sedang apa kau disini?"

"Aku sedang menunggu taksi."

"Cancel aja, aku yang antar kamu pulang."

"Eh, gak perlu repot-repot lagipula aku gak langsung pulang. Mau mampir makan malam dulu."

"Makan malam? Kebetulan banget, aku juga mau makan malam. Ayolah kita bareng aja."

"Gak bisa, taksinya udah deket."

tittt.

Sebuah mobil lain mengklakson dari belakang, itu taksi pesanan Carol.

"Nah itu dia. Aku duluan ya."

"Ya udah, hati-hati ya." Lucas melambaikan tangan saat mobil yang Carol tumpangi bergerak melewatinya.

Tanpa Carol sadari ternyata Lucas mengikuti taksinya dari belakang. Sampai kedua mobil itu berhenti di halaman sebuah restoran.

Lucas memarkirkan mobilnya terlebih dahulu sebelum menyusul langkah kaki Carol yang sudah masuk ke dalam.

"Kubilang apa, harusnya tadi kita barengan aja."

"Lucas?" Carol mengernyit heran,kenapa pria itu tiba-tiba muncul.

"Ini restoran favoritku, aku biasa makan malam disini. Bukanya juga cuma dari sore sampai malam. Kalau kamu butuh rekomendasi makanannya, aku bisa bantu."

"Oh begitu, aku pikir kamu ngikutin aku."

"Ya ya, seorang Carol dengan kepedeannya." goda Lucas sambil terkekeh.

Carol pun tersenyum dibuatnya, "Okelah kalau begitu kita makan malam bareng ya."

Mendengar itu Lucas tersenyum tipis, seperti ini saja dulu sudah lebih dari cukup.

Pemuda itu kemudian mengajak Carol ke lantai dua dan memilih kursi disana, seperti yang Lucas bilang tadi akhirnya Carol menyerahkan pilihan menu makannya pada Lucas. Pokonya yang paling enak.

Carol hanya perlu duduk manis menunggu pesanan datang dan makan, karena termasuk pembayaran semua Lucas yang urus. Pemuda itu memaksa.

Sebelum makan seperti kebiasaan kebanyakan wanita, Carol tidak lupa memfoto semua makanan yang disajikan dan menshare-nya ke sosial media.

"Makan dulu, nanti makanannya dingin."

"Iya, aku makan." Carol menyimpan ponselnya.

Lucas kembali makan sambil melihat Carol yang mulai menyendokan makanan ke mulutnya.

"Besok kamu free gak?"

"Kenapa emangnya?"

"Kita jalan-jalan yuk, aku yang traktir."

"Jalan-jalan?"

"Ya, aku yakin selama disini kamu belum pernah kemana-mana kan? Secara kakak iparmu itu galak banget."

Carol tertawa kecil mendengarnya, dia kembali menyendokan makanannya.

"Gimana? Kita jalan bareng? Nonton atau apa gitu?"

"Kalau kau memang ingin sekali mencari pasangan, akan aku bantu carikan yang pantas untukmu. Yang seumuran tentunya."

Ucapan itu kembali terngiang di telinga Carol, tangannya menggenggam erat sendok.

"Carol?" panggil Lucas lagi karena tidak kunjung mendapat jawaban.

"Ya, aku mau!"

1
MamDeyh
Duda gk zelaaas
MamDeyh
Ribet bgt sih.. Tinggalin aja. Ngapain jg jd merendahkan diri buat cowok.😒
Ruwi Yah
menarik alur ceritanya semangat updatenya kak
Ruwi Yah
sebagai atasan kamu harus tegas ndrew jangan sampai sikapmu disalah artikan oleh sekretaris seksimu
Ruwi Yah
sekali kali jual mahal dikit Carl
MamDeyh
Km jd kelihatan murahan dg begitu.. Kalo mau membuktikan dia apakah ada perasaan dg pergi menjauh. Bukan kek wanita ...😒
Ruwi Yah
masih nyimak alur ceritanya
Ruwi Yah
lanjut
Ruwi Yah
Terima kasih upnya kak
MamDeyh
Lanjuut
Ruwi Yah
mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!