Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 13
Laki-laki itu tersenyum lembut mengelus kucing nya sambil memperhatikan televisi yang menampilkan Elva, di sana Elva terlihat tersenyum tapi laki-laki itu mata nya yang tidak ada biar senyum
"Memuji di bibir tapi mencibir di mata! Seperti nya sudah bertemu dengan makhluk yang sejenis"laki-laki itu berkata sambil meminum wine nya
Tiba-tiba ada seorang pelayan laki-laki yang datang ke sana pelayan itu membungkuk ke arah laki-laki di sofa
"Selamat pagi, tuan. Apakah Kamu akan kembali besok? Aku sudah menyiapkan semuanya untuk mu!"pelayan itu berkata dengan sopan
"Tidak!aku berubah pikiran. Aku akan tetap di sini"laki-laki itu menjawab sambil tersenyum
Di lokasi konferensi pers sorotan wartawan semakin ramai, Mona hanya bisa terdiam kaku berkeringat dingin tidak bisa berkata-kata
'Sejak kapan Elva Kirana bisa menjadi sangat pintar? Dia telah melewati jebakan yang aku buat kalau begini terus, rencana ku dan Adnan akan gagal'
Kilas balik
Dia sebuah vila pantai di Pulau Bali di wilayah pantai Nyang Nyang, di kamar vila nya terlihat Mona dan Adnan sedang duduk berhadapan saling berbincang dengan serius
" Elva tidak pulang semalam....apa yang harus kita lakukan jika dia benar-benar mati?" Mona bertanya dengan nada takut
"Tenang, kita tidak akan terlibat ada orang lain yang ingin membunuhnya"Adnan menjawab dengan nada tenang sambil melipat kedua tangannya di dada
"Tapi apakah polisi akan mengetahui kamu yang menyuruh dia datang ke pantai Nyang Nyang?"Mona berkata dengan wajah pucat
"Kita janjian secara lisan tanpa telpon, aku tidak akan di selidiki oleh polisi"Adnan tersenyum dingin melirik keluar jendela
"Dari pada kamu berpikir negatif, lebih baik pikirkan apa yang harus di katakan kepada polisi nanti"lanjut Adnan dengan nada tenang sambil memejamkan mata nya
"Apa?" Mona bertanya dengan nada heran dan kebingungan
"Bukankah aku meminta mu untuk membujuk Elva untuk melakukan pemeriksaan medis depresi. Dan aku memasukkan beberapa obat ke dalam koper nya, jika polisi bertanya pada kita, Kamu beri tahu mereka bahwa kematian nya mungkin terkait dengan depresi nya" Adnan menjelaskan dengan tenang sambil tersenyum dingin
"Kamu sudah merencanakan semuanya jauh sebelumnya?" Mona bertanya dengan nada ceria
"Tidak, ada orang yang tidak sabar untuk membunuhnya. Aku hanya mengikuti permainan nya"Adnan menjawab sambil bangkit berdiri dari kursinya
"Dalam beberapa hari mendatang, buat diri mu menjadi gadis malang dan sedih dengan air mata selama wawancara dan kasih sayang saudara yang mendalam. Katakan saja sesuatu tentang depresi nya dan penonton akan merasa kasihan padamu. Akhirnya, Kamu akan menjadi salah satu dari sepuluh berita panas teratas"lanjut Adnan sambil memegang dagu Mona
"Kamu benar-benar adalah pacar yang baik bahkan kematian nya pun kamu gunakan juga"Mona berkata sambil memegang tangan Adnan
"Ini termasuk dalam penggunaan barang bekas, ngomong-ngomong Elva menandatangani kontrak untuk ambil bagian acara let's travel sekarang dua sudah tidak ada, kamu bisa menggantikan posisi nya" Adnan menjelaskan dengan tenang
"Benar kah?" Mona bertanya dengan senang
"Iya tentu saja benar" Adnan menjawab santai
'Awalnya aku telah sukses dan popularitas ku semakin di kenal. Bahkan aku akan menjadi salah satu tamu di VARIETY SHOW LET'S TRAVEL! Adnan meminta ku untuk mengambil kesempatan baik dan membuat berita mengejutkan lainnya'
'Awalnya aku ingin memanfaatkan popularitas tuan Hazard dengan baik dan mengarang skandal Elva saat dua tidak ada. Tapi secara tidak terduga dia masih hidup!'
"Nona elva, kamu berhasil melewati kematian. Kenapa tidak di publikasikan sejak awal? Tapi apa alasan mu datang ke sini?"salah satu wartawan wanita bertanya
"Sebagai seorang aktris aku datang ke sini untuk pekerjaan. bukankah hari ini adalah konferensi pers untuk syuting let's travel? Untung saja aku tidak terlambat"Elva menjelaskan dengan tenang
'Gawat'mona berkata dalam hati dengan pucat dan keringat dingin
Wartawan pun saling berbisik dengan heran dan kebingungan akan pertanyaan Elva
"Keenam tamu yang akan ambil bagian dalam let's travel telah di perkenalkan. tamu terkahir adalah nona Mona yang berkerja di perusahaan yang sama dengan nona Elva"
"Apakah maksud nona Elva ia juga salah satu tamu?"
"Sangat dramatis"
Para wartawan pun menatap ke arah Mona yang sekarang hanya bisa tersenyum canggung, sementara Elva berjalan menghampiri sutradara yang mengambil alih pekerjaan syuting let's travel
" Halo sutradara vance, aku Elva Kirana dan aku merasa terhormat berpartisipasi dalam program mu"Elva berkata dengan tenang sambil menjabat tangan sutradara vance
"Nona Elva, personal yang relevan di perusahaan mu telah berkonsultasi dengan anggota program kami dan mengganti kan kamu dengan nona Mona karena keberadaan mu yang tidak di ketahui"sutradara Vence menjelaskan dengan tenang
" Sutradara vance, aku yakin kamu tidak akan melanggar kontrak kita kan?aku Telah menandatangani kontrak dengan anggota tim program jauh lebih awal" Elva berkata sambil mengambil dokumen kontrak nya
"Ya, tentu saja. Sejak kamu kembali, Kamu masih menjadi salah satu tamu program kami"Sutradara Vance menjawab dengan gugup karena merasa terintimidasi oleh Elva
Mona yang melihat dan mendengar itu semua gemetar menahan marahnya tangannya mengepal kuat, Elva yang melihat nya hanya menyeringai
'Ini hanya permulaan. Aku akan merebut kembali apa yang sudah di rampas dari ku'