NovelToon NovelToon
Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Rumah Tangga
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Raisa Adiratna akhirnya menyerah akan pernikahannya, karena selalu mendapatkan KDRT dari sang suami---Dion Raharja. Dion seorang Pengacara kondang terkenal, di jodohkan atas desakan orangtuanya. Ada satu alasan kuat kenapa Dion membenci istrinya, sampai Dion mengancam jika sampai Raisa hamil maka tak segan Dion akan mengaborsi kandungan itu. Raisa yang mendengar itu ketakutan, wanita yang sudah menjadi yatim piatu itu terpaksa meminta cerai dari Dion karena dirinya hanya memiliki anak di kandungannya, tanpa di ketahui oleh Dion jika Raisa sedang hamil muda. Setelah bertahan di bawah hinaan Dion dan teman-temannya termasuk gundik suaminya---Chelsea. Chelsea seorang wanita yang bekerja sebagai LC di sebuah club. Setelah berhasil menceraikan Raisa, Pria itu menikahi gundiknya. Namun Karma dibayar konstan Dion mengalami kecelakaan yang membuatnya mandul hingga Chelsea meninggalkannya. Dion berusaha mencari mantan istrinya demi mendapatkan maaf, lalu apakah Dion sadar sudah punya anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Malam semakin larut, di jalanan hanya menyisakan kesunyian yang mencekam. Sebuah mobil dengan supir pribadi berjalan di jalanan menuju kediaman mewah keluarga Raharja. Lampu jalanan dan gedung pencakar langit, nampak berkelap-kelip menerangi malam yang sunyi.

Raisa sudah berhenti tepat di depan gerbang tinggi, supir pribadi keluarga Raharja turun dari mobil untuk membukakan gerbang. Seharian di rumah sakit, tubuhnya terasa remuk----hanya menjaga ibu mertuanya di rumah sakit sepanjang hari. Di tambah luka yang di punggungnya akibat sabetan gesper dari Dion, membuatnya ingin merebahkan diri di ranjang yang empuk.

Raisa keluar dari dalam mobil, lalu sang supir segera memasukannya ke dalam garasi. Namun, baru saja langkahnya masuk ke ruang tamu Raisa langsung tersentak.

Di ruang tamu yang hanya di terangi lampu temaram, dari kristal di atasnya---Dion duduk di sofa.

Mata Raisa melihat sang suami yang duduk disana seperti menunggunya pulang, tubuhnya masih mengenakan balutan kemeja warna hitam, dan dipadukan dengan celana formal warna hitam. Dasi di lehernya masih terikat, meski terlihat longgar.

"Mas...kamu bikin aku kaget," ucap Raisa memegang dadanya yang berdegup kencang.

Raisa menghela napas mencoba menenangkan diri, berharap Dion malam ini membiarkannya istirahat.

"Mas...maaf aku pulang agak larut...tadi mama---" ucapan Raisa langsung terhenti, tatkala Dion berdiri perlahan.

Langkah kakinya berjalan mendekati Raisa yang wajahnya sudah pucat disana, gerakannya pelan layaknya predator yang baru menemukan mangsa.

Raisa mundur saat langkah Dion maju.

"Gimana sama Dokter Hassan?" cecarnya.

Mendengar nama sang Dokter kembali disebut hanya untuk memojokkannya, Raisa menatap mata suaminya dengan membulat. Kepalanya hanya bisa menggeleng pelan, seolah tak percaya---suaminya menginterogasinya selayaknya dirinya bermain di belakang.

Rasa lelah kini bercampur dengan rasa tak percaya yang amat sangat. Dion, bagaimana mungkin di saat ibunya sedang bertaruh nyawa, tapi pikirannya selalu berprasangka buruk pada istri yang sudah sangat tulus merawat ibunya.

Tuduhan yang Dion lontarkan pada Raisa, seolah tak berdasar---malah Raisa sendiri ingin sekali bercerai, jika saja tak ada ibu mertuanya. Raisa bertahan di pernikahan ini, karena ada ibu mertuanya---yang menjadi kekuatan sekaligus yang di milikinya saat ini.

"Astagfirullah Mas! Aku sama—" ucapan Raisa terhenti di kerongkongan.

Dion tak berniat mendengar penjelasan apapun dari sang istri, pria itu sudah melangkah maju dengan cepat, hal yang membuat langkah Raisa mundur sampai punggungnya menabrak pintu besar di belakangnya. Setelah Raisa terpojok, hal tak terduga terjadi---Dion dengan membungkuk dan membopong tubuh Raisa di pundaknya selayaknya karung beras.

"Mas! Turunkan aku! Apa yang kamu lakukan?!" teriak Raisa, suaranya melengking di lorong rumah yang sepi.

Para pelayan hanya bisa diam, dan tak mampu berbuat apapun karena ancaman dari Dion. Raisa memberontak hebat, kaki-kakinya menendang udara dan tangannya memukul-mukul punggung Dion yang keras seperti batu.

Dion seolah tak merasakan apapun, dirinya tetap melangkah tegap menaiki tangga marmer menuju lantai atas. Seolah tuli, pria itu mengabaikan teriakan dan isak tangis dari istrinya.

Di dalam kamar.

Sesampainya di kamar utama, Dion dengan kasar melempar tubuh Raisa ke atas ranjang berukuran King size tanpa belas kasihan. Raisa di perlakukan buruk layaknya seekor hewan---hewan saja tak boleh diperlakukan buruk begitu. Dion seolah buta, tak bisa melihat jika di depannya ini adalah manusia. Raisa terkesiap mencoba bangkit, namun Dion sudah berdiri di hadapannya dengan tatapan yang membara. Tangannya meraih sebuah lingerie lalu di lemparkan ke arah Raisa, lingerie berwarna hijau muda.

"Pakai ini sekarang. Aku muak melihatmu mengenakan baju-baju yang kamu pakai untuk menggoda dokter itu!" titahnya.

Raisa menatap gaun itu dengan tangan gemetar, keberaniannya telah di habisi oleh kejamnya Dion yang tiada henti.

"Ganti di hadapan saya!" perintahnya.

Mendengar itu, Raisa merasa benar-benar di lecehkan sedemikian rupa. Raisa dengan airmata terpaksa menuruti perintah gila suaminya, di bawah pengawasan tajam Dion yang tak berpaling sedetik pun.

Raisa mengganti bajunya, dan melepas gaun hijau tua dan melepas kepangan rambutnya.

Kini, Raisa duduk di tepi ranjang, dengan mengenakan lingerie berwarna hijau, memperlihatkan bahunya yang putih dengan banyak memar lebam. Dion menelan salivanya melihat istrinya seperti ini. Raisa hanya diam, wajahnya kini tanpa ekspresi seolah jiwanya sudah meninggalkan tubuhnya yang mati rasa.

Matanya menatap kosong ke depan, bukan hanya trauma namun sebuah bentuk kepasrahan yang lahir dari rasa sakit melampaui batas kemampuan hatinya. Diam tanpa ekspresi terduduk diatas ranjang.

Dion berdiri tegak di hadapannya, masih mengenakan pakaian itu. Dion mengulurkan tangannya yang besar, lalu ujung jarinya menyentuh dagu Raisa dan mengangkat wajah wanita itu agar menatapnya.

"Ingat satu hal, Raisa," Jeda. "Kamu adalah milikku. Setiap inci dari tubuh ini, setiap napas yang kamu ambil, semuanya adalah hakku."

Dion berbisik dengan nada posesif yang mengerikan, jemarinya mencengkram dagu istrinya sedikit lebih kuat. Suasana kamar hening, dan hanya suara napas Dion yang terdengar. Tak lama suara resleting celana Dion di turunkan dengan gerakan yang penuh dominasi.

Lalu Dion membebaskan miliknya yang sudah tersiksa dan menegang, Raisa hanya menelan salivanya saat melihat benda itu. Tepat di hadapan Raisa benda itu di tunjukan, membuat Raisa memejamkan matanya.

"Buka mulut kamu!" perintah Dion, suaranya kini serak.

Raisa diam dan bibirnya terkatup rapat sebagai bentuk pertahanan terakhirnya yang sudah hancur.

"Buka mulut kamu, Raisa Adiratna!!" teriak Dion, suaranya menggelegar memenuhi kamar.

Terpaksa Raisa perlahan membuka mulutnya dengan tangan meremas sprei, perlahan Dion memasukan miliknya ke dalam mulut Raisa.

"Ini sebagai hukuman kamu sudah berani bermain di belakangku, bersama Dokter itu," ucap Dion dengan berbisik.

Raisa terbatuk-batuk saat pertama kali melakukan itu.

"Nggak apa-apa ini pertama kalinya 'kan," ucap Dion memasukan kembali batang itu ke dalam mulut Raisa.

Dion terus melakukannya, tubuhnya maju mundur, sementara Raisa matanya sudah berair---tenggorokannya tercekat karena harus menahan mual.

Dion sampai puncaknya, menjerit---tangannya mencengkram kuat kepala istrinya.

"Akhhh...Akhhh," jerit Dion.

Sementara itu, Raisa terbatuk-batuk dan berlari ke kamar mandi---wastafel mual-mual. Dion di belakangnya tanpa Raisa sadari, lalu memeluknya dari belakang.

"Malam ini kamu milikku...," bisik Dion dengan sensual.

Raisa merasakan jika dagu Dion di pundaknya, merasakan jambang tipis yang halus----terasa tajam dan geli. Tangan Dion juga dengan nakal, meraba paha dan bagian depan istrinya.

"Harum sekali...harum misk," ucap Dion dalam hatinya.

*

*

*

*

1
Ma Em
Thor jgn sampai rujuk Raisa dgn Dion biarkan Dion menyesal seumur hdp nya karena selalu menyakiti dan membuang Raisa demi pelacur itu .
Putri Sabina: kalo udah talak 3 nggak bisa sembarangan rujuk, ada tata caranya.
total 1 replies
Dokkan Battle
yah rujuk ini mah gak seru😌 emang ya sifat cewek kalau udah bucin ..
Putri Sabina: di pikir dracin kali ya, imperial place🤣🤣
total 5 replies
Ma Em
Raisa keputusan mu sdh benar untuk tdk pedulikan Dion biarkan Dion dapat karmanya karena Dion juga sdh ada istrinya Chelsie istri pilihan Dion .
Putri Sabina: apa chelsea mau ngurusin Dion kak🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Rasain Dion,kamu menolak anak jika lahir dari Raisa,dan sekarang kamu divonis mandul permanen.Itu balasan setimpal atas kekejianmu pada Raisa.Kurasa Chelsea tidak telaten merawat Dion, karena yang dilakukan selama ini hanya bersenang-senang.Semoga kedepannya Dion tidak akan merebut anak ,Raisa.Jika itu dilakukan jangan menang
Putri Sabina: karmanya dia😄
total 1 replies
Dokkan Battle
dokter kok tolol ANJING
Putri Sabina: emosi🤭
total 1 replies
Ma Em
Dion kecelakaan , semoga parah apakah istri pilihan nya akan mengurus Dion dan malah pergi meninggalkan Dion sendiri biar Dion merasakan sakitnya diabaikan .
sunaryati jarum
Lanjut
Putri Sabina: sehari update satu bab kak, janji author
total 1 replies
sunaryati jarum
Karma telah berjalan itulah jika mengkaji amanah orang tua,baru jadi istri beberapa hari langsung menguasai kamu, bukankah kamu setiap hari juga berbuat maksiat, bahkan ketika masih jadi suami Raisa,cuma tempatnya di klub, hotel,dan apart Raisa
Putri Sabina: ini baru awal kak
total 1 replies
Dokkan Battle
cuih
Putri Sabina: sabar kak🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
maksiat palak kau
Putri Sabina: udah jengkel kakaknya😄
total 1 replies
Ma Em
Puuaas , itu pilihanmu Dion wanita yg kamu cinta tapi emang dasar pelacur walaupun sdh diangkat dari lumpur yg hina tetap saja TDK berubah .
Putri Sabina: Emang modenya begitu kak🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Namanya psk ya begitu, diminta seperti Raisa ya tidak bisa instan.Mungkin tidak bisa.Itu pilihan kamu ,tujuan kamu membuat Raisa menderita dan hancur,namun malah sebaliknya Raisa jadi bersinar sedangkan hidupmu seperti sampah karena rumah kamu dijadikan pesta barang haram istrimu
Putri Sabina: Bukan PSK kak tapi LC.
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat usahamu telah berjalan sesuai harapan kamu Raisa, bahkan sudah balik modal diakali lipat.Jika pesanan banyak sebaiknya cari pekerja jait dan ngepak paket yang dipesan online
Putri Sabina: rejeki orang terzalimi🤭 tinggal tunggu karma Dion dan Chelsea
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
bini model lont3 dipelihara👻👻🤣🤣
Putri Sabina: Pilihan hidupnya dia🤣🤣🤣LC lagian di cinta yang endingnya luka🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Rumah jadi tempat maksiat , penghuninya bisa sial.Kebiasaan di klub malam di bawa ke rumah, jadi jauh dari berkah.
Putri Sabina: ini baru awal🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Ternyata bayi Raisa menyiksa ayahnya yang telah kejam pada mamanya.Sedangkan mamanya nyaman membawanya dan dapat bekerja,sungguh adil Authoor.
Sukses selalu Raisa,semoga baby membawa hoky setiap langkah usamu
Putri Sabina: Ini baru awal karma Dion, dan nanti akan lebih kejam lagi, tunggu karmanya😄
total 1 replies
sunaryati jarum
Nah , sebetulnya kamu itu cinta namun tertutup kebencian kamu.Bulan madu? Sebelum jadi istri setiap sudah ngangkang dan berbagi peluh ,Masih bulan madu.🤣🤣🤣
Putri Sabina: Malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
awas jadinya obsesi.. kau MANUSIA LAKNATULLAH
Putri Sabina: malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
buang aja itu bayi nanti si dion malah ngejar ngejar lagi
Putri Sabina: tunggu karmanya kak, nanti ada kok karmanya😄
total 5 replies
Jamayah Tambi
Macam Ragat wanita Syri yg dinikahi arwah menteri besar di negeri ku.Alih2 bila suaminya meninggal habis harta ditukar atas namanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!