NovelToon NovelToon
KEBANGKITAN RATU SRIGALA

KEBANGKITAN RATU SRIGALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Action / Fantasi
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Chinta Maulana

Disebuah kerajaan bulan yang dihuni ribuan manusia Srigala. Disaat gerhana bulan merah, permaisuri Lira baru saja melahirkan seorang anak perempuan yang cantik namun tidak memiliki aura Srigala yang membuat sang Raja Argan harus membunuh anak kandungnya sendiri karena dianggap aib.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 013: Dua Sosok Seraphina

Seraphina baru saja melangkah memasuki wilayah Klan De Luna, namun seketika alisnya berkerut ragu. Suasana yang biasanya tenang dan damai kini terasa mencekam dan penuh ketegangan.

"Ada apa sebenarnya, Kaelan? Ke mana perginya Ayah?" tanyanya cemas.

"Aku pun belum mengetahui kebenarannya. Sebaiknya kita masuk lebih dulu dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," jawab Kaelan tetap tenang meski hatinya gelisah.

Belum lama berjalan, tampak Boras berlari mendatangi mereka dengan napas terengah-engah. "Tuanku Seraphina... Syukurlah Tuanku akhirnya datang juga!"

"Ada apa, Boras? Ceritakanlah," desak Seraphina.

"Gawat sekali Nona! Di dalam aula sudah ada seorang gadis muda yang mengaku-ngaku sebagai Nona sendiri. Dia juga menyebarkan tantangan kepada seluruh kaum srigala untuk bertanding kekuatan," jelas Boras terburu-buru.

"Baiklah, mari kita masuk dan lihat sendiri apa yang terjadi," ucap Seraphina mantap.

Namun baru saja hendak melangkah masuk, seorang penjaga menghalangi jalannya. "Maaf Nona, apakah Nona membawa undangan?"

"Apakah kau tak mengenali siapa dia?" bentak Boras tak terima.

Seraphina memberi isyarat agar Boras tenang. "Aku adalah putri dari Alaric, Ketua Klan De Luna. Aku datang ke rumahku sendiri apa tak boleh," ucapnya dengan senyum tenang.

"Kalau begitu, yang berada di dalam sana siapakah yang juga mengaku sebagai putri Tuan Alaric?" tanya penjaga bingung. "Jika Nona benar putri beliau, buktikanlah"

Seraphina memperlihatkan gelang pemberian Alaric yang melingkar di pergelangan tangannya. Namun penjaga itu tampak ragu, karena ternyata gadis yang berada di dalam juga mengenakan gelang yang persis sama.

Seraphina pun melepas gelang itu perlahan. Seketika pancaran aura merah menyala memancar dari dalam dirinya, dan sosok Srigala Merah Legenda muncul sesaat di sampingnya. Para penjaga seketika berlutut hormat mengenali tanda itu.

"Ampun Tuanku, kami tak mengenali Anda sebelumnya," ucap penjaga penuh penyesalan.

"Jadi, bolehkah aku masuk sekarang?" Seraphina kembali memakai gelang itu, menyembunyikan wujud srigalanya.

"Tentu saja, silakan!" penjaga memberi jalan.

Seraphina melangkah masuk dengan berwibawa, diikuti Kaelan dan Boras yang berjalan di belakang bagai pengawal setia. Sesampainya di dalam aula, matanya menangkap banyak kaum srigala dari berbagai klan terkapar terluka parah di lantai akibat ulah gadis yang mengaku-ngaku itu.

"Akhirnya kau datang juga, Seraphina," ucap Elara dengan senyum sinis.

"Apa maksudmu semua ini? Mengapa kau menebar kekacauan di tanah Klan De Luna?" tanya Seraphina tegas.

"Ha ha ha! Tujuanku sederhana saja, aku menginginkan nyawamu dan darahmu! Hanya dengan itu kekuatanku akan sempurna dan bangkit sepenuhnya," jawab Elara lantang.

"Elara... Elara... Kau kini telah menjadi budak iblis. Ingatlah, tak ada jaminan makhluk gelap itu akan menepati janjinya kepadamu," ucap Seraphina lembut namun menusuk.

"Diam kau Seraphina!" bentak Elara marah. "Serahkan darahmu dengan sukarela, atau saksikan saja ayahmu terlebih dahulu kubinasakan!"

Elara memberi isyarat. Drakar dan Gorah segera menyeret keluar sosok yang dirantai dari balik tirai.

"Tuan Alaric!" seru satu persatu kaum srigala yang hadir terkejut melihat Ketua mereka terikat lemah tak berdaya.

"Tidak mungkin... Bagaimana mungkin dia dengan mudah menangkap Tuan Alaric? Pasti wanita licik itu menggunakan tipu daya dan sihir gelap," bisik mereka penuh amarah.

Seraphina menarik napas dalam-dalam, menatap ayahnya yang lemas. "Baiklah... Aku akan memberikan apa pun yang kau minta. Asalkan kau bebaskan Ayahku sekarang juga," ucap Seraphina tenang namun tegas.

"Jangan Nak! Jangan lakukan apa pun yang dia minta! Lebih baik Ayah yang mati daripada melihat kau terluka sedikit pun!" teriak Alaric berusaha bangkit namun tak berdaya.

"Wah... Sungguh mengharukan kasih sayang seorang anak angkat kepada ayah angkatnya," ejek Elara sambil tertawa puas.

Namun Elara sama sekali tak menyadari, sejak tadi Seraphina diam-diam sudah merapal mantra pemutus ikatan sihir, perlahan namun pasti menyiapkan segala cara untuk membebaskan ayahnya dari rantai sihir yang melilit tubuh Alaric.

1
kaylla salsabella
masih ngeyel
kaylla salsabella
cari mati sari
kaylla salsabella
ooo ternyata bener rian yang dulu di tolong Seraphena
kaylla salsabella
pangeran rian apakah orang yang sama dengan yang di sembuhkan nazar
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
si elara atau ibunya elara
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
kaylla salsabella
alhamdulillah
kaylla salsabella
🤔🤔🤔🤔🤔
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
😍😍😍
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
semoga berhasil
kaylla salsabella
yeeee rasain kamu elara🤭🤭🤭
kaylla salsabella
ooo srigala bangsawan nya adalah rian
kaylla salsabella
pasti ratu lira
kaylla salsabella
jodohin lira sama Alaric saja 🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
lagi thor
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
perasaan ku Dikit amat🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!