NovelToon NovelToon
Sistem Kebohongan Menjadi Kenyataan

Sistem Kebohongan Menjadi Kenyataan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Rizal, seorang pemuda yatim piatu yang baru saja dipecat dari pekerjaannya dan ditipu habis-habisan oleh mantan kekasihnya, mendapati hidupnya hancur berantakan di sebuah taman kota Jakarta. Namun, takdirnya berbalik seratus delapan puluh derajat ketika sebuah [Sistem Kebohongan menjadi Kenyataan] tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya. Sistem ajaib ini mengubah setiap cacian, kebohongan, dan modus penipuan yang diarahkan padanya menjadi kenyataan yang sesungguhnya. Berawal dari pesan penipuan undian palsu, Rizal mendadak menjadi miliarder yang membuat semua orang yang pernah merendahkannya menyesal, sekaligus menarik perhatian banyak wanita cantik yang terpikat oleh kesuksesan dan pesonanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Rizal yang menonton dari rumahnya langsung tertawa kecil melihat tingkah bodoh musuhnya itu.

Dion sedang terpojok, dan orang bodoh yang terpojok pasti akan menggunakan kebohongan besar untuk menyelamatkan mukanya.

"Sanjaya Corp tidak akan pernah bangkrut!"

Dion berteriak lantang dengan dada membusung, mencoba terlihat berwibawa meniru gaya ayahnya.

"Kalian para investor bodoh yang menjual saham kami pasti akan menyesal besok pagi!"

"Kami baru saja mendapatkan komitmen suntikan dana rahasia dari konsorsium investor Timur Tengah!"

Dion mulai mengarang cerita bualan yang sangat luar biasa nekat di siaran langsung nasional.

"Besok pagi, dana segar sebesar sepuluh triliun rupiah akan masuk ke kas Sanjaya Corp!"

"Saham kami akan meroket kembali ke puncak tertinggi, dan kami akan menghancurkan siapa pun yang meremehkan kami hari ini!"

Ting!

Suara mekanis yang sangat familier tiba-tiba berdenging panjang di dalam kepala Rizal.

Rizal memejamkan matanya menikmati alunan melodi kemenangan dari sistem ajaibnya tersebut.

[Mendeteksi adanya bualan publik, manipulasi pasar, dan kebohongan finansial berskala masif.]

[Kebohongan: Sanjaya Corp mendapat suntikan dana 10 Triliun dari investor Timur Tengah untuk menyelamatkan perusahaan.]

Layar holografik berwarna biru cerah muncul dan melayang tepat di depan wajah Rizal.

Clara yang duduk di seberangnya tentu saja tidak bisa melihat layar tersebut.

[Memproses manipulasi realitas tingkat tinggi...]

[Manipulasi berhasil. Kebohongan Tuan Muda Dion Sanjaya telah dibelokkan untuk keuntungan absolut Anda.]

[Dana fiktif sebesar 10 Triliun Rupiah tersebut kini telah direalisasikan secara nyata ke dalam akun pialang khusus atas nama Anda.]

[Sistem otomatis sedang menggunakan dana tersebut untuk menyapu bersih sisa 21 persen saham Sanjaya Corp di pasar terbuka.]

Drrt. Drrt.

Ponsel Clara yang baru saja diletakkan di atas meja tiba-tiba bergetar hebat.

Clara mengambil ponselnya dan melihat bahwa panggilan itu berasal dari kepala tim pialangnya.

"Halo? Bagaimana proses akuisisinya?"

Clara bertanya dengan nada yang cepat dan menuntut.

"N-nona Clara... sesuatu yang gila baru saja terjadi di lantai bursa!"

Suara kepala pialang itu terdengar sangat histeris dan kehabisan napas.

"Ada apa? Apakah ada pihak lain yang mencoba memborong sahamnya juga?"

"B-bukan begitu Nona... dana lima triliun kita memang berhasil mengamankan tiga puluh persen saham Sanjaya Corp."

Kepala pialang itu menelan ludah dengan sangat keras hingga suaranya terdengar dari speaker ponsel Clara.

"Tapi tiba-tiba saja, ada sebuah entitas pialang anonim yang menyuntikkan dana sebesar sepuluh triliun rupiah secara tunai!"

Clara seketika membelalakkan matanya dan menatap Rizal dengan penuh rasa terkejut.

Apakah bualan Dion di televisi tadi benar-benar menjadi kenyataan?

"Apakah itu investor dari Timur Tengah seperti yang diklaim oleh Dion?!"

Clara bertanya dengan nada panik, takut rencana bosnya gagal total.

"Bukan Nona Clara! Entitas anonim itu baru saja membeli dua puluh satu persen sisa saham Sanjaya Corp di pasar!"

"Dan yang membuat kami semua gila adalah... entitas itu langsung mentransfer hak kepemilikan saham tersebut atas nama Tuan Rizal!"

Duarr.

Kabar dari kepala pialang itu bagaikan ledakan bom atom di dalam kepala Clara.

Dia menurunkan ponselnya perlahan dan menatap Rizal yang sedang memotong sosis di piringnya dengan sangat tenang.

"T-tuan Rizal..."

Clara bergumam pelan dengan suara bergetar.

"Total kepemilikan saham Anda dan Wijaya Group atas Sanjaya Corp kini telah menyentuh angka lima puluh satu persen."

Clara masih tidak percaya dengan kalimat yang baru saja keluar dari mulutnya sendiri.

"Hanya dalam waktu kurang dari lima belas menit... Anda telah resmi menjadi pemilik dan pengendali mutlak dari Sanjaya Corp."

Rizal memasukkan potongan sosis itu ke dalam mulutnya dan mengunyahnya perlahan.

"Sudah saya bilang kan Nona Clara, soal kekurangan dananya biar saya yang urus."

Rizal mengambil serbet dan mengelap sudut bibirnya dengan sangat elegan.

"Dion Sanjaya memang anak yang sangat berbakti, dia rela mendatangkan dana sepuluh triliun hanya untuk membantu saya membeli perusahaannya sendiri."

Clara hanya bisa mematung mendengar lelucon sarkas yang sangat mematikan itu.

Dia menyadari bahwa pemuda di depannya ini benar-benar seorang dewa yang bisa mengendalikan aliran uang di dunia ini sesuka hatinya.

"Lalu, apa langkah kita selanjutnya Tuan Rizal?"

Clara bertanya dengan penuh pengabdian, siap melaksanakan perintah apa pun yang keluar dari mulut kaisar barunya ini.

Rizal berdiri dari kursi ruang makannya dan merapikan kemejanya.

Dia menatap wajah Dion yang masih berpidato penuh semangat di layar televisi.

"Kita akan pergi ke markas besar Sanjaya Corp sekarang juga, Nona Clara."

Rizal memberikan perintah dengan senyum yang sangat mengerikan.

"Sudah saatnya kita memberikan kejutan kecil untuk CEO sementara yang sedang berkhayal itu."

"Aku ingin melihat langsung bagaimana ekspresi wajahnya saat tahu bahwa kursi yang didudukinya sekarang adalah milikku."

"Baik Tuan Rizal, saya akan menyiapkan mobil dan dokumen pengambilalihan paksa ini segera."

Clara langsung berdiri dan merapikan dokumen-dokumen di dalam tasnya dengan gerakan cepat.

Setengah jam kemudian, Lamborghini Aventador SVJ hitam pekat milik Rizal melesat meninggalkan kawasan Bukit Permata Indah.

Diikuti oleh dua buah mobil SUV hitam yang berisi tim legal dan pengacara terbaik dari Wijaya Group.

Iring-iringan mobil itu bergerak seperti sekawanan serigala yang sedang menuju ke sarang mangsanya yang sudah tidak berdaya.

Hari ini, papan catur bisnis kota Jakarta akan dibersihkan sepenuhnya.

Dinasti Keluarga Sanjaya yang telah berkuasa selama puluhan tahun akan resmi tamat di bawah kaki seorang pemuda yatim piatu.

1
kinataa⁸
5m nya ksh aku juga/Smile//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!