NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Ceo Dingin

Istri Rahasia Ceo Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Rumah Tangga / Cinta Murni
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Armelia Melmel

Seorang Ceo yang merahasiakan pernikahannya dengan wanita yang di cintainya. Semua itu di lakukan karena keinginan sang istri. Sang istri ingin membuktikan diri ke keluarganya jika ia mampu berdiri sendiri. Bukan tanpa alasan, semua itu terjadi karena selama ini. Sang istri selalu mendapatkan perlakuan tidak adil dari keluarganya sendiri.Sang istri juga tahu jika pernikahan mereka berdua tidak akan di restui oleh keluarga suaminya karena latar belakangnya sangat berbeda jauh. Bagaimana kisah cinta mereka jika tahta dan sosial menjadi penghalang utama hubungan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Armelia Melmel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.4 Menolak perjodohan

 Nyonya Colins mendekat.

"Jangan Emosi Morley."

 "Kamu tidak tahu. Anak tengil ini tidak mau di atur. Dia sudah 30 tahun tapi masih tidak mau menikah. Ada seorang wanita yang selalu bersamanya. Wanita itu sama sekali tidak pantas untuk keluarga kami. Dia sangat miskin dan dia baru saja lulus kuliah."Ujar Nyonya Morley penuh amarah.

Nyonya Colins diam. Entah mengapa dia teringat dengan cucunya yang lain.

Ana sendiri sedikit kesal mengetahui jika Eldrick punya wanita. Meski begitu, melihat betapa nyonya Morley tidak menyukainya membuat Ana sedikit lega.

 Setidaknya wanita itu tidak akan punya peluang menyandang status nyonya bagi Eldrick.

"Meski begitu, bukan berarti nenek berhak mengatur perjodohanku. Aku menolak perjodohan ini." Eldrick menolak dengan tegas.

"Eldrick..."Teriakan nyonya Morley menggema di dalam ruangan itu.

Mery yang melihat mertuanya murka. Segera menarik putranya untuk duduk.

 Situasi mulai tegang saat melihat nyonya Morley murka. Mery mulai semakin gugup.

 Dia takut suasana akan semakin tegang. Hal itu membuat Mery segera menarik putranya agar diam.

 "Eldrick, bisakah kamu mengalah kali ini. Tidak enak dengan nyonya Colins." Mery menatap putra pertamanya dengan penuh harapan yang begitu besar.

 Alex yang melihat suasana tegang hanya tersenyum kecil. Dia begitu santai tanpa mempedulikan apa yang terjadi saat ini.

Alex menoleh kepada Ana kemudian mendekati kakaknya.

"Kakak, aku semakin penasaran. Seperti apa wajahnya kakak ipar."Bisik Alex.

 Eldrick tidak menanggapi adiknya.

"Cucu nyonya Colins memang cantik tapi dia terlihat munafik."Bisik Alex kembali.

"Bisa kamu diam? Kamu sangat berisik."Kesal Eldrick kepada adik kandungnya itu.

 Sementara Mery berusaha menenangkan mertuanya. Begitu juga dengan nyonya Colins.

Ana yang duduk di samping neneknya mendekati nyonya Morley.

"Nyonya Morley. Jika Eldrick tidak setuju maka jangan di paksakan. Saya tidak ingin kalian saling bersitegang karena perjodohan ini."Ujar Ana dengan lembut.

Hal itu membuat nyonya Morley semakin menyukai Ana.

"Tidak bisa Ana. Pernikahan kalian berdua harus terlaksana. Apa pun yang terjadi, kalian berdua harus menikah."Ujar nyonya Morley dengan tegas.

Tangan Eldrick mengepal kuat. Wajahnya memerah menahan amarahnya.

Mery menoleh kepada Eldrick. Dengan cepat dia mengajak semuanya ke meja makan. Hal itu do lakukan agar menghindari perdebatan di antara cucu dan neneknya.

Dia tahu jika mertuanya tidak akan menyerah. Begitu juga dengan putranya yang akan kekeh dengan pendiriannya.

"Ayo Eldrick. Kita ke meja makan sekarang. Jangan membuat nenekmu semakin murka. Kamu tahu jika nenekmu melakukan semua ini demi kebaikan keluarga kita."Ujar Mery berusaha menenangkan putranya.

 Mery bahka memegang tangan putranya agar dia mau ke meja makan.

Alex yang baru saja berdiri menoleh kepada kakaknya.

"Ayolah kak. Kita hanya makan malam. Pernikahan kalian belum tentu terjadi."Ujar Alex tersenyum kecil.

"Alex."Mery segera menegur putra keduanya.

 Beberapa menit kemudian. Eldrick akhirnya setuju setelah melihat mamahnya memohon kepadanya.

 Kini semua orang sudah berada di meja makan. Ana yang duduk di samping Eldrick tersenyum puas. Sesekali dia bahkan melirik ke arah Eldrick dan melihat betapa tampannya pria itu.

Nyonya Colins yang duduk di samping nyonya Morley mengobrol dengan santai mengenang masa lalu. Hubungan keduanya begitu baik.

 Hal itulah yang membuat mereka mengatur perjodohan di antara cucu mereka. Mereka tidak ingin hubungan mereka putus setelah mereka tiada.

Eldrick menghembuskan nafas kasar. Dia sudah muak dengan acara seperti ini.

Lagi-lagi Mery memegang tangan putranya. Dia sadar saat ini putranya sedang kesal.

Tepat jam 10 malam. Eldrick meninggalkan kediaman neneknya.

 Ana yang berniat menyusul Eldrick sedikit kesal saat pria itu pergi begitu saja. Bahkan Eldrick tidak menoleh sedikit pun kepadanya.

"Apa tidak masalah menikah dengan laki-laki yang tidak menginginkan mu?"

Nyonya Colins menatap cucunya. Dia melihat apa yang terjadi.

Ana tersenyum kecil.

"Bagi Ana, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagiku nenek. Aku pasti berhasil meluluhkan hati Eldrick."

Nyonya Colins menepuk pundak cucunya.

"Ayo pulang."

"Iya nek."

Ana melangkah masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil. Ana menggandeng tangan neneknya.

"Nenek, aku ingin Eldrick menjadi suami ku."

Nyonya Colins tersenyum kecil.

"Tentu saja sayang. Perjodohan ini akan tetap berlangsung."Ujar nyonya Colins.

 Tapi detik berikutnya. Nyonya Colins teringat dengan Lily.

"Bagaimana kabarmu nak? Entah mengapa akhir-akhir ini nenek teringat dengan mu. Apa kamu berhasil masuk ke dalam perusahaan Morley?"Batin nyonya Colins teringat dengan Lily.

Jauh dari lubuk hatinya. Nyonya Colins lebih menyayangi Lily. Dia tahu jika cucunya itu begitu lembut dan baik hati daripada Ana. Tapi nyonya Morley menginginkan keluarga yang setara.

Nyonya Colins hanya bisa mengenalkan Ana yang memiliki keluarga terpandang karena kedua orang tuanya. Sementara Lily, ayahnya sudah meninggal.

Ekonomi mereka tidak stabil. Meski nyonya Colins selalu menawarkan diri untuk membantu. Lily dan ibunya menolak dengan tegas.

 Hal itu membuat nyonya Colins tidak berdaya. Dia juga tidak bisa memaksa jika Lily dan ibunya menolak.

 Meski kasihan melihat Lily selalu di remehkan oleh keluarga Colins. Nyonya Colins hanya bisa diam dan melihat Lily bagaimana dia melawan dan tidak di rendahkan. Satu hal yang membuat nyonya Colins lega. Setidaknya Lily tidak membiarkan ibunya dan dirinya di tindas.

 Mobil mereka terus melaju dengan kecepatan sedang kembali ke mansion. Setelah percakapan singkat itu. Nyonya Colins memilih untuk diam.

 Di sisi lain, Eldrick sudah tiba di depan mansion miliknya. Pria itu melangkah masuk ke dalam kamarnya.

 Hal pertama yang dia lakukan adalah melihat wajah istrinya.

Eldrick membuka pintu dengan sedikit tergesa-gesa. Ekspresinya seketika berubah ketika tidak melihat kehadiran sang istri.

Begitu netranya melihat sosok istrinya di balkon. Eldrick segera menyusul ke sana.

 Pria itu melingkarkan tangannya di perut sang istri.

"Aku merindukan mu sayang." Bisik Eldrick.

Lily menoleh.

"Ada apa dengan mu sayang? Kita baru berpisah beberapa jam."Jawab Lily tersenyum kecil.

Eldrick tidak menjawabnya. Dia semakin mengeratkan pelukannya.

"Ayo tidur sayang."

Eldrick menggendong Lily masuk ke dalam. Dia meletakkan istrinya dengan lembut ke atas tempat tidur.

 "Sayang."Bisik Eldrick.

Lily tersenyum kecil. Hanya dengan melihat tatapan suaminya. Lily tahu jika suaminya itu sedang menginginkan sesuatu.

 "Lakukan dengan pelan sayang." Ujar Lily.

Eldrick tersenyum nakal.

 "Aku tidak janji sayang."

 Malam itu, Eldrick kembali merasa tenang setelah mendapatkan kehangatan dari sang istri. Bagi Eldrick, Lily adalah segalanya baginya.

Cintanya begitu besar untuk wanitanya. Malam yang penuh cinta itu membuat Eldrick tenang. Bagi Eldrick tidak ada wanita yang bisa menggantikan posisi Lily di hatinya.

1
Armelia Melmel
terimah kasih kak.
Nabila
bagus
Armelia Melmel: terimah kasih kak.
total 1 replies
Nabila
lanjut thor.. ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!