Malam reuni seharusnya menjadi malam penuh kenangan.
Namun bagi Cassandra Elvania, malam itu justru menghancurkan dunia yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Di balik senyum hangat para sahabat lama dan gemerlap pesta yang meriah, Cassandra menemukan kenyataan pahit. Tunangannya, pria yang ia cintai sepenuh hati, ternyata menjalin hubungan terlarang dengan orang yang paling ia percaya,sahabatnya sendiri.
Hancur? Tentu.
Tetapi Cassandra memilih sesuatu yang tidak pernah mereka duga.
Ia tidak menangis. Ia tidak mengamuk. Dan ia tidak membongkar rahasia mereka.
Sebaliknya, ia ikut memainkan permainan yang mereka ciptakan.
Sedikit demi sedikit, Cassandra menyusun langkahnya sendiri. Hingga pada akhirnya, mereka yang merasa telah menang justru kehilangan segalanya.
Saat penyesalan datang, semuanya sudah terlambat.
Karena ada luka yang bisa sembuh. Namun ada pengkhianatan yang tak pernah bisa dimaafkan.
Dan semua itu bermula...
Di Malam Reuni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 13
Setelah mengatakan itu, Sandra pun memejamkan matanya. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia ingin menikmati hari-harinya tanpa terus memikirkan Bastian.
Pada keesokan paginya Bastian telah berada didepan pintu apartemen milik Sandra. Semenjak dua hari yang lalu Sandra menganti kunci apartemennya Bastian sudah tidak bisa masuk lagi.
Bastian pun memencet bel berulang kali membuat Sandra yang baru saja membuka mata pun merasa terganggu.
"Siapa si pagi-pagi sudah bikin keributan."pekiknya dalam hati. Sandra pun keluar dari dalam kamarnya dan berjalan menuju pintu utama disana dia melihat Bastian yang berdiri didepan pintu.
Sandra tersenyum,ia tahu kini Bastian pasti sedang kesal karena dia sudah tidak memilki akses masuk kedalam apartemen miliknya.
"Ada apa Mas, pagi-pagi udah disini?"tanya Sandra lirih.
Bastian menatap wajah Sandra yang terlihat berbeda. Dia terlihat lebih cantik dari biasanya.
"Sayang kenapa kamu mengganti kunci apartemen aku gak bisa masuk?"ucapnya pelan.
Sandra hanya tersenyum kemudian masuk kedalam apartemennya.
"Kemarin aku salah memasukan pin jadi aku menggantinya."jawabnya singkat.
Dari unit di sebelah, laki-laki itu sempat keluar dan melihat Bastian berdiri di depan apartemen Sandra.
Tatapannya berhenti beberapa detik sebelum akhirnya ia berjalan menuju lift.
Ada senyum tipis di sudut bibirnya.
“Kamu memang pantas mendapatkan kehidupan yang lebih baik.”
Sementara didalam apartemen Sandra tak menjawab pertanyaan Bastian tentang alasannya dia mengganti kunci pintu apartemennya..
"Sayang ada apa denganmu?Apa kamu sudah tidak mengizinkan aku datang kesini lagi?"tanyanya pelan.
Sandra hanya menatapnya sekilas dan tersenyum..
"Jika aku tidak mengizinkanmu datang tidak mungkin aku membuka pintu bukan?sudahlah jangan berpikir yang macam-macam."ucap Sandra sembari menaruh secangkir kopi didepan Bastian.
Melihat sedikit perubahan pada diri Sandra membuat Bastian merasakan takut entah apa yang dia pikirkan saat ini.
"Sudahlah Mas masalah ini jangan diperpanjang lagi. Ini juga hanya sementara bukankah Minggu depan kita akan menikah jadi Mas juga masih bisa mempunyai akses kerumah ini bukan."ucap Sandra mencoba untuk membuat Bastian percaya kepadanya lagi,padahal alasan Sandra mengganti kunci apartemen sudah jelas Sandra sudah tidak ingin terlibat lagi dengan Bastian.
Bastian pun percaya dengan ucapan Sandra. Laki-laki itu masih yakin bahwa Sandra tidak akan pernah meninggalkannya. Cinta Sandra sangat besar kepadanya dan apapun yang dia lakukan Sandra akan selalu memaafkannya.
"Baiklah sayang. Aku hanya takut jika kamu akan?" Bastian pun menghentikan ucapannya.
"Aku pasti akan meninggalkanmu jika aku tahu kamu mengkhianati aku. Mas tahu sendiri bukan jika aku paling benci pengkhianatan." ucapan Sandra kembali membuat jantung Bastian merasa tidak aman lagi. Biar bagaimanapun dia yang paling tahu jika selama ini dia telah mengkhianati ketulusan dan cinta Sandra.
"Itu tidak akan pernah terjadi sayang. Kamu kan tahu aku paling cinta dan sayang sama kamu."ucapnya pelan.
Sandra hanya tersenyum,dia sendiri tahu apa yang terjadi dan kali ini Sandra ingin membuat Bastian sedikit demi sedikit merasa bersalah kepadanya hingga akhirnya dia menelannya sendiri semua kekecewaan yang telah dia berikan selama ini.
"Baiklah lupakan saja. Oh iya ada apa Mas pagi-pagi datang kesini?apa ada perlu?" tanya Sandra lirih.
Bastian langsung tersenyum, Bastian mengatakan bahwa dia ingin mengajak Sandra untuk menghadiri sebuah acara lelang yang di adakan oleh perusahan Wijaya Group.
Sandra sendiri bingung sebab Aditya tidak memberi tahunya bahwa dia ingin mengadakan acara lelang di Jakarta.
"Kamu ikut ya kamu temani aku. Aku ingin memenangkan sebuah cincin untuk pernikahan kita. Sepasang cincin zamrud yang ingin Bastian berikan sebagai tanda cintanya pada Sandra.
Sandra hanya mengangguk. Dia sendiri sudah tidak mengharapkan apapun terhadap hubungan yang salah ini. Namun Sandra ingin berjalan hingga akhir apakah benar Bastian mau mengeluarkan begitu banyak uang untuk mendapatkan sepasang cincin zamrud itu.
"Baiklah aku akan ikut."jawab Sandra lirih.
*****
Di sebuah acara lelang tahunan yang di gelar oleh Wijaya Group Sandra pun datang bersama Bastian.
Disana Sandra melihat Billy orang kepercayaan kakaknya. Sandra hanya memberinya isyarat untuk pura-pura tidak mengenalnya.
Laki-laki itu pun patuh dia mengangguk dan kemudian menatap Sandra dari kejauhan.
"Kasihan Nona besar selama ini selalu di khianati oleh laki-laki yang tidak tahu diuntung itu. Jika aku jadi Nona besar aku pasti sudah memberinya pelajaran."pekiknya dalam hati.
Di sudut ruangan tempat khusus seorang laki-laki duduk dengan santai dia menatap sekilas kearah Sandra yang duduk tidak jauh darinya,di sebelah Sandra ada Bastian duduk dengan begitu santainya..
Acara lelang pun dimulai. Bastian sangat percaya diri dia pasti bisa mendapatkan cicin zamrud itu untuk Vanessa. Iya Bastian berfikir jika dia memberikan cincin Zamrud kepada wanita itu dia tidak akan pernah menganggu hubungannya dengan Sandra.
"Lelang terakhir adalah sepasang cincin Zamrud yang hanya ada satu pasang didunia. Karya ini adalah karya yang sangat langka. Dan kami akan memasang harga awal 500 juta." ucap pembawa acara dengan suara lantang.
Bastian terkejut mendengar harga yang disebutkan. Ternyata jauh lebih mahal dari dugaannya.
Namun demi membungkam Vanessa dan mendapatkan nama di Wijaya Group Bastian pun mulai menawar.
Sementara sepasang mata pun terkejut melihat cincin yang ada di layar monitor. Disain itu dia kenal, disain itu dibuat oleh seseorang yang selalu ada didalam hatinya.
"550 juta." ucap Bastian tanpa ragu.
"700 juta.."ucap laki-laki yang duduk tak jauh dari Sandra. Laki-laki itu diam menatap layar monitor dia seperti mengingat kenangan beberapa tahun yang lalu.
Sandra pun menoleh sekilas dan terkejut ternyata laki-laki itu adalah laki-laki yang tinggal di apartemen yang sama dengannya.
Mata Bastian melotot dan dia tidak mau kalau dia pikir mengeluarkan uang sedikit lagi tidak masalah selama dia bisa menjalin kerja sama dengan Wijaya Group dia akan mendapatkan berkali-kali lipat.
"800 juta."ucap Bastian dengan penuh percaya diri..
Panitia dan pihak penyelenggara pun terkejut mendengar harga 800 juta itu.
"900 juta." ucap laki-laki misterius itu lagi.
Bastian pun semakin kesal jika tidak demi masa depannya dia tidak akan mengeluarkan uang yang begitu banyak.
"Satu miliar.." ucap Bastian mantap.
Kali ini Bastian percaya bahwa dia akan mendapatkan apa yang dia inginkan semuanya.
Laki-laki misterius itupun tersenyum,dia tidak akan menyerah begitu saja untuk mendapatkan sesuatu yang sangat berharga untuk seseorang.
"2 milir.." ucap laki-laki misterius itu mantap.
Bastian pun kesal,dia tidak mungkin lagi menawar karena perusahaannya pun sedang diambang masalah besar.
"Baiklah penawaran terbesar adalah dua miliar apakah ada yang mau menawar lagi?"ucap pembawa acara,namun tidak ada yang berani dan akhirnya sepasang cincin zamrud itu.
"Baiklah sepasang cincin ini jatuh kepada Bapak Pratama,untuk Bapak Pratama silahkan naik keatas." ucap pembawa acara dan laki-laki itupun berdiri kemudian berjalan keatas panggung.
"Bapak Pratama kali ini anda memenangkan sepasang cincin Zamrud yang sangat langka ini apakah ini akan anda berikan kepada seseorang?"tanya pembawa acara.
Laki-laki itu hanya tersenyum..
"Karena cincin ini memiliki makna yang besar untuk seseorang dan aku ingin memberikan kembali pada pemilik aslinya." ucapnya ringan tapi penuh makna.
Tanpa disengaja tatapan Sandra dan laki-laki itupun bertemu namun dengan cepat laki-laki itu mengalihkan pandangannya..
"Sandra cincin ini milikmu dan aku pasti akan mengembalikannya kepadamu."
lanjut thor 🙏