NovelToon NovelToon
Materialistic Wife

Materialistic Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: capr.gurlll

Lady suka uang.

Lady juga cinta uang!

But, jika Lady disuruh memilih antara Ace atau uang, maka jawabannya sudah pasti Ace, karena bagi Lady, Ace adalah sumber uangnya. Simple kan jawabannya..

Menikah dengan Ace adalah salah satu hal yang tak pernah terlintas di pikiran Lady. Menikah dengan cowok galak yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisu. mungkin juga lebih tipis dari tisu, gak tau deh.

Andaikan saja cowok itu tidak kaya raya serta berwajah jelek, maka mustahil Lady mau menerima perjodohan paksa ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon capr.gurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 13

Ace hanya diam mendengarkan gerutuan-gerutuan Lady yang sedang kesakitan itu. Ia hanya diam dengan tangannya yang mengelus lembut perut Lady.

"Lo nggak minum jamu yang katanya bisa ngehilangin sakit perut kalau lagi PMS?" tanya Ace.

Lady menggeleng. "Nggak. Katanya, kalau minum itu, nanti bakal susah buat hamil."

Ace menganggukkan kepalanya dengan tangan yang terus mengelus perut Lady.

Lama cowok itu mengelus perut Lady, hingga akhirnya Lady tertidur. Ace yang menyadari Lady sudah tertidur lantas segera membaringkan Lady ke kasur, dan kemudian ikut berbaring disebelahnya.

Ace berhenti mengelus perut Lady. Cowok itu mengambil handphone-nya dan memutuskan untuk bermain game.

"Kok, berhenti, Ace? lagi," Ujar Lady yang rupanya terbangun.

Ace memutar malas bola matanya. Menoleh, ia menatap Lady yang kini menatapnya dengan cemberut.

Seketika alis tebal Ace hampir menyatu saat Lady malah bangun dan menindih badannya. Lady menyandarkan kepalanya ke dada Ace sambil memeluk tubuh kekar cowok itu.

"Turun, goblok. Dosa lo berat," Usir Ace, namun dibalas gelengan oleh Lady.

Berulang kali Ace mencoba menurunkan Lady, namun gadis itu malah tetap bertahan dengan posisinya. Hingga akhirnya, Ace memilih menyerah. terserah Lady saja.

Saat waktu sudah menunjukkan pukul 01.15 WITA, Ace pun meletakkan handphone-nya ke atas nakas. Cowok itu kemudian menunduk, menatap Lady yang sudah tertidur pulas di atas badannya.

Ace sedikit berusaha menarik naik selimut putihnya agar menutupi tubuh mereka berdua. Tak lama kemudian, cowok itu pun ikut tertidur lelap dengan kedua tangannya yang ia jadikan sebagai bantal, sementara Lady tetap tertidur pulas di atas badannya.

Tak terasa pernikahan dua sejoli atas keinginan kedua orang tua mereka, hari demi hari, minggu demi minggu telah berlalu. Kehidupa hari ke hari masih seperti biasanya,

Lady dengan sikap keras kepalanya, tapi akan melunak sedikit bila Ace sudah bernada keras tak terima bantahan. Tetapi bila begitu, Ace adalah sosok yang sangat berguna bagi keberlangsungan kehidupan bersih dirumah mereka.

Cuci piring? Ace yang mencuci piring di rumah ini. Membersihkan? Ace juga yang membersihkan rumah ini. Sementara pakaian kotor mereka? Ace yang mencucinya menggunakan mesin cuci. Intinya, pekerjaan Lady di rumah ini hanyalah memasak. Selebihnya, urusan Ace.

And, dan juga Ace sangat berguna bagi keberlangsungan kehidupan materialistic Sang Permaisuri Lady.

Seperti sekarang ini, di pagi yang indah dengan matahari yang always menyinari.

"Gue minta duit, dong." Lady menyodorkan tangannya kepada Ace yang sedang memanaskan mesin motornya.

"Bukannya tadi gue udah ngasih lo duit jajan?" tanya Ace kebingungan. Seingatnya, ia sudah memberikan uang kepada Lady seperti biasa.

"Itu duit jajan sekolah, Aceee. Entar gue mau pergi ke salon, jadi gue butuh duit lagi," jawab Ace yang membuat Ace mengangguk paham.

"Tiga hari yang lalu, gue udah transfer ke lo sepuluh juta, kan? Sekarang lo mau minta ditransferin lagi?" Ace menaik turunkan alisnya.

"10 jutanya udah habis, Ace. Gue mau minta lagi buat spa ke salon," ujar Lady dengan enteng. Sangat enteng malahan.

"Gue ngasih lo 10 juta bukan buat belanja 3 hari." Ace menatap Lady dengan tajam.

Lady berdecak malas. "10 juta, mah, apa doang, sih, Ace? Belum lagi kalau gue mau shopping atau hangout segala macam. Nggak bakal cukup."

Ace memijit pelipisnya. Jika dilihat dari gaya dan penampilan Lady yang ekstra glamor, seharusnya ia tidak heran lagi dengan tingkah laku Lady yang seperti ini.

Ace akui, selama tinggal dengan Lady, keuangannya menjadi lebih boros. Terlebih lagi, jika mengingat Lady yang sangat hobi shopping hampir setiap hari.

"Entar gue transferin." Musik indah apakah gerangan yang menerobos masuk ke dalam telinga Lady dengan merdunya.

Lady tersenyum lebar. Dompet Ace itu sangat tebal, jadi tidak sia-sia dipaksa menerima perjodohan ini.

Dirinya bisa morotin Leo sepuasnya.

Cup!

Seketika Ace tersentak kaget saat Lady mencium singkat pipinya. "Dih, ngapain lo nyium-nyium pipi gue?" cibir Ace.

Lady tersenyum manis. "Itu tanda terima kasih gue. Gue juga selalu nyium Lady, kok, kalau dia ngasih gue duit banyak." Ucap Lady, sembari mengecek Handphone-nya sebelum mengaktifkan mode pesawat saat hendak berangkat sekul.

Zena : Gue nggak datang ke sekolah. Malas.

Setelah membaca pesan yang dikirimkan oleh Zena, Lady lantas menyimpan kembali handphonenya ke dalam saku seragamnya.

Kini, terlihat seluruh anak-anak bandel SMA Star yang sedang dijemur di bawah teriknya sinar matahari, termasuk para anggota inti geng Thunder dan Leiden.

Alasan hukumannya, sih, simpel. Hari ini ada razia dadakan di sekolah seperti biasa. Entah itu razia seragam, alat makeup, rambut, dan juga kerapian.

"Gaidan, berhenti kamu!" teriak Pak Haryanto yang berniat menggunting habis rambut Gailan yang sangat gondrong.

Tau begini, Gaidan nggak usah datang dulu ke sekolah. Tapi, apa boleh buat? Namanya juga razia dadakan setiap sebulan sekali.

"KAK GAIDAN GANTENG BANGET, SIH!" teriak para cewek-cewek alay tersebut yang dibalas kedipan maut oleh Gaidan.

"Halo, my ladies-ladies," ujar Gaidan dengan suara seraknya. Seketika ia tersenyum manis saat melihat kerumunan cewek-cewek di pinggir lapangan itu langsung kejang-kejang karena salah tingkah.

"Makanya, potong rambut," gumam Kellan yang sedang membaca buku di bawah pohon. Cowok itu terlihat enteng menatap para teman-temannya yang sedang dihukum.

Apa? Kalian nanya kenapa Kellan nggak ikutan dihukum? Murid sopan, disiplin dan juga pintar emang mau dihukum kayak gimana?

"Gaidan, benar-benar, ya, kamu!" teriak Pak Haryanto.

Pak Haryanto berhenti mengejar Gaidan. Ia berkacak pinggang dengan nafasnya yang terengah-engah. Kalau maksain buat tetap ngejar, bisa-bisa tulangnya itu jadi encok.

Maklum, udah tua.

"Halo, Ladies," sapa Gaidan kepada seorang gadis cantik yang baru saja dia lewati.

Lady mengangkat tinggi dagunya dan mengabaikan Gaidan begitu saja. Kaki jenjangnya melangkah ke arah lapangan dengan mulutnya yang terus mendumel sebal.

"Ayo, cepat jalan!" sahut Bu Pratiwi yang mengikuti Lady di belakang sambil membawa rotan di tangannya.

"Kenapa lagi kamu Ladyanne?" tanya Pak Haryanto sambil berkacak pinggang.

Bu Pratiwi berdecak dan menatap Pak Haryanto. "Ini, loh, Pak. Udah roknya dipotong pendek, ehh bajunya juga malah ikutan ketat banget. Sangat tidak mencerminkan kriteria murid disipilin, pak."

Selalu saja begitu. Setiap ada razia di sekolah, pasti yang namanya Lady selalu ikut keseret. Entah itu soal makeup ataupun penampilan.

Ace mengernyit saat melihat semua teman-temannya terutama Atan, langsung memperbaiki rambut dan juga penampilannya saat Lady berjalan ke arah mereka.

Biasalah, kegiatan wajib cowok-cowok kalau lagi ada cewek cantik.

"Hai, Neng Lady kesayangannya Abang Atan," sapa Atan sambil mengusap rambutnya kebelakang. David juga ingin ikut mengusap rambutnya kebelakang, namun dirinya lupa kalau kepalanya botak.

Lady menatap cemberut para cowok di depannya itu yang kini sedang merayunya dengan berbagai gombalan alay.

Bu Pratiwi menggeleng saat melihat Lady yang malah diam saja. "Ladyanne! Ngapain kamu malah bengong doang di sana?! Buruan gabung sama mereka dan hormat ke tiang bendera!"

1
capr.gurlll
yok komen gess biar author makin semangat nulisnya🤩👐 yang mau recom alur ceritanya bisa bgt. boleh komen atau langsung chat ya🫰
Adinda
jd yang melanjutin perusahaan daddynya,Leon Ya thor
capr.gurlll: yaps putera mahkota Maesa🤭 stay tuned yaa untuk visualnya leon😍
total 1 replies
Annisanur hasanah
kak di tunggu updatenyaa mereka lucu bgttt
capr.gurlll: kak😍🙏👍
total 1 replies
Annisanur hasanah
ga expect😭
Annisanur hasanah
wkwkkw cod ga tuh😄
Annisanur hasanah
hallo kak, aku berkunjunggg
MayAyunda
keren👍
Annisanur hasanah
gemas lucu ya mereka🤭
Annisanur hasanah
mampir kak😍
❄Snow white❄IG@titaputri98
Mampir kak, baca 1 bab dulu
capr.gurlll: thankyou😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!