NovelToon NovelToon
The Stellar Blood Swordmaster'S

The Stellar Blood Swordmaster'S

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:168
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

Di sudut tergelap Distrik Kumuh Oakhaven, Ren bertahan hidup sebagai pelayan di sebuah rumah bordil sekaligus tempat penampungan anak-anak telantar. Di balik fisiknya yang tampak biasa dan otaknya yang encer, Ren menyembunyikan kutukan sekaligus berkah: ia adalah keturunan Vampir terakhir yang murni, terpaksa menahan dahaga darah agar tidak memicu kecurigaan Gereja Suci.

​Dunia Ren runtuh ketika sekelompok Ksatria Suci berzirah perak—yang seharusnya menjadi simbol kehormatan—membantai tempat tinggalnya demi menutupi skandal korupsi ordonya. Di ambang kematian, Ren merangkak ke ruang bawah tanah rahasia dan menemukan Crimson, roh pedang kuno yang haus darah. Demi membalaskan dendam dan mengubah takdirnya, Ren memulai jalannya sebagai Sword Master yang tidak biasa: memadukan teknik pedang legendaris dengan kekuatan darah yang terlarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13.arena eliminasi

Berita tentang bersatunya faksi bawah secara rahasia tidak butuh waktu lama untuk menyebar di antara koridor pengap asrama nomor tujuh. Namun, di luar tembok asrama, badai yang jauh lebih besar sedang bersiap menerjang Akademi Ksatria Kekaisaran.

Pagi itu, bel perunggu di menara utama berdentang sembilan kali—sebuah tanda bahwa ada pengumuman darurat yang melibatkan kebijakan luar negeri Kekaisaran.

Seluruh murid, baik dari faksi bangsawan yang masih berduka maupun faksi warga biasa yang kini bergerak dalam satu komando tersembunyi, dikumpulkan di Aula Agung. Di atas altar pidato, berdiri Kepala Sekolah Akademi, seorang penyihir suci sepuh berdarah murni bernama Archmage Valerius.

"Para murid sekalian," suara Valerius bergema magis, berat oleh beban kecemasan. "Kematian Komandan Kaelen Vance di Perbatasan Barat telah memicu ketidakstabilan politik. Kerajaan tetangga, *Veridonia*, menganggap ini sebagai kelemahan pertahanan kita. Mereka telah menantang akademi kita dalam **Turnamen Lima Juru Pedang Global** yang akan diadakan satu bulan dari sekarang."

Aula langsung riuh. Turnamen itu bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan pertempuran diplomatik berdarah. Pihak yang kalah harus menyerahkan hak kelola wilayah perbatasan—termasuk area Reruntuhan Kuno Gorgona yang menyimpan rahasia besar esensi darah vampir.

"Perwakilan dari tingkat satu akan diambil dari jalur duel eliminasi internal minggu depan," lanjut Valerius. "Hanya ada satu slot untuk tingkat satu."

### Target Baru di Depan Mata

Di barisan belakang, Ren mendengarkan dengan tatapan tenang. Namun, di dalam kepalanya, otak cerdasnya sudah mulai memetakan keuntungan dari situasi ini.

**"Ren! Ini kesempatan emas!"** Crimson berseru, getaran energinya di tato lengan bawah Ren terasa menggelitik. **"Kalau kau memenangkan turnamen global itu, kau punya akses mutlak untuk menjelajahi seluruh area Reruntuhan Gorgona tanpa diawasi oleh para ksatria perak!"**

*'Benar,'* batin Ren. *'Dan bukan cuma itu. Ini adalah panggung terbaik untuk menunjukkan pada Kekaisaran bahwa kekuatan yang selama ini mereka buru dan tindas, kini berada di puncak tatanan dunia.'*

Julian van Asche yang berdiri di barisan depan faksi bangsawan menoleh ke belakang. Meskipun wajahnya masih menyiratkan sisa trauma dari perbatasan, matanya kini dipenuhi oleh ambisi baru. Faksi bangsawan telah menyuplai Julian dengan ramuan penguat Mana terlarang demi memulihkan nama baik mereka. Julian tersenyum sinis ke arah Ren, yakin bahwa dengan dukungan sumber daya barunya, ia tidak akan kalah dalam duel eliminasi minggu depan.

### Latihan Neraka Faksi Bawah

Malamnya, Ren mengumpulkan seluruh anggota faksi bawah di area hutan terlarang belakang akademi, tempat yang bebas dari jangkauan batu suci *Lumina*.

"Turnamen minggu depan adalah tiket kita," Ren berdiri di atas batu besar, jubah hitamnya berkibar ringan ditiup angin malam. "Aku akan mengambil slot perwakilan tingkat satu. Tapi kalian... tugas kalian adalah merebut posisi di unit cadangan dan pengawal."

Ren melompat turun, lalu mencabut pedang latihan besi miliknya.

"Mulai malam ini, aku tidak akan menahan serangan latihanku lagi. Aktifkan *Blood Circulation* tiruan yang sudah kuajarkan. Jika kalian tidak bisa menahan tekanan energiku selama sepuluh detik..." Ren menarik sudut bibirnya, menampilkan sebuah *dangerous smirk* yang dingin. Semenit kemudian, salah satu mata merahnya berkilat intens di kegelapan malam. "...kalian tidak layak berada di bawah komandoku."

Lyra maju dari balik kegelapan dengan belati kembarnya, siap membantu Ren menyiksa dan menempa mental para murid warga biasa agar menjadi mesin pembunuh yang efisien.

Satu per satu murid faksi bawah maju dengan raungan tekad yang membara. Mereka tahu, di bawah bimbingan sang penguasa darah, mereka tidak lagi merangkak di distrik kumuh. Mereka sedang berjalan menuju puncak dunia.

1
꧁𖣔⃟⃝⃞𒈙᭄404᭄𒈙⃞⃝𖣔꧂
Coba bikin yang murim 👍🏻
EAGLE EZ: oke untuk bab pertama dulu bree kalo ingin di tambah mohon bantu juga bree👍
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!