NovelToon NovelToon
Sang Mempelai Pengganti

Sang Mempelai Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu_Fikri

Hanya satu hari sebelum hari pernikahan, Bayu Andarsono harus kehilangan sang mempelai dalam kecelakaan yang merenggut nyawa Annisa, belahan jiwanya. Keluarga besar dari kedua pihak tidak bisa menanggung malu, maka dengan keputusan tanpa perasaan mempelai wanita diganti, Andin, adik kandung Annisa. Bayu dan Andin menikah tanpa cinta, keduanya membuat kontrak hitam di atas putih. Andin setuju karena hatinya sudah dimiliki Bian Wijaya, kekasihnya yang setia. Bayu pun tak keberatan, sebab baginya, Andin hanyalah pengganti sementara. Namun, dibalik kehidupan pernikahan yang dingin, misteri mulai terkuak, sedikit demi sedikit. Bayu Andarsono bukanlah pria biasa. Ia adalah Alpha dari klan werewolf tertua di Tanah Jawa. Semakin lama kehidupan pernikahan antara Bayu dan Andin, semakin kuat pula ikatan gaib yang tak terlihat. Benarkah gadis yang ia anggap hanya pengganti itu sebenarnya adalah Mate sejati yang ditakdirkan oleh Bulan untuknya? Bisakah pernikahan palsu itu berubah menjadi ikatan a

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu_Fikri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Noda Darah

“Seharusnya, aku langsung pulang saja tadi. Tidak perlu menunggu orang itu.”

Gerutuan Andin saat memutuskan untuk masuk kembali ke fakultasnya, mencari ruangan yang hangat. Fakultasnya juga masih ramai, walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Beberapa mahasiswa akhir masih berada di dalam laboratorium, menyelesaikan penelitian.

Gadis itu memutuskan ke lantai dua, karena disana ada spot khusus yang biasa dilakukan mahasiswa untuk duduk bersantai, sambil menikmati pemandangan kampus dari ketinggian.

“Untung saja tadi masih sempat beli beberapa camilan, jadi tidak harus kelaparan sambil menunggu hujan reda.” Bisiknya pada udara kosong.

Saat sedang asyik mengunyah cemilan yang dibawanya, suara lolongan serigala terdengar samar-samar dari kejauhan. Suara yang membuat bulu kuduknya berdiri seketika.

Kampus ini memang dibangun di daerah sekitar hutan yang masih terjaga keasliannya. Jadi, lolongan seperti itu masih kerap terdengar.

Namun, lolongan itu bukan hanya sekali dua kali, tetapi berkali-kali. Beberapa geraman yang mungkin berasal dari serigala lain juga terdengar saling bersahutan.

Andin hanya mendengar saja, tangannya fokus melihat telpon genggamnya sambil sesekali mengunyah cemilannya.

Di luar, hujan semakin deras. Geraman dari serigala makin sedikit terdengar karena tertutupi suara hujan.

Andin masih bertahan disana. Walau sedikit kesal karena orang yang akan menjemputnya tidak menepati janji, ia tetap cekikikan sesekali saat melihat video lucu dari telponnya. Bagaimanapun, ia adalah mahasiswi kedokteran yang terbiasa begadang. Apalagi ini masih di area fakultasnya, jadi gadis itu baik-baik saja.

BRAK

Tiba-tiba pintu ruangan di sebelahnya terbuka. Andin terlonjak kaget, sampai menjatuhkan roti yang sedang dipegangnya.

Saat menoleh ke samping, ia mendapati kakak tingkatnya Adrian, berdiri dengan banyak buku di tangannya.

“Kak Adrian!!” Pekik Andin.

“Ha! Andin! Kamu ngapain masih disini?”

“Hujan kak. Kakak bikin kaget aja sih.”

“Sorry, sorry, Din. Nggak sengaja.” Andrian meminta maaf.

“Ee, Din. Kamu kalau mau pulang, pesan Grab mobil aja. Udah malam soalnya. Lagi bahaya.” Peringat Adrian.

“B-bahaya apa kak?” Penasaran, Andin bertanya seraya berdiri dan mengambil sebagian buku yang dipegang Adrian.

“Baru-baru ini ditemukan dua mayat di sekitar hutan belakang kampus. Polisi menemukan banyak bekas cakaran dan gigitan makhluk buas di tubuh dua mayat itu. Tapi belum diketahui itu hewan apa.”

“Mungkin S-serigala?”

“Belum ada info pastinya dari kepolisian. Tapi, kita diminta waspada.”

Andin menggigit bibirnya gusar, suasana yang tadinya terasa nyama kini berubah horor.

“Nggak usah bikin takut deh kak. Udah malam ini.”

“Bukannya bikin takut kamu, Din. Ini peringatan supaya lebih hati-hati. Udah yaa, saya mau ke laboratorium dulu.” Adrian pamit, lalu mengambil buku ditangan Andin dan pergi.

Baru beberapa langkah, pria itu berbalik lagi.

“Din, kalau kamu mau nginap di sini, datang saja ke ruangan asisten dosen yah. Kebetulan ada kak Windy yang nginap juga. Disana ruangannya bersih dan nyamanan kok.” Seru Andrian dan berbalik pergi.

Andin hanya berdiri mematung disana, wajahnya masih kelihatan gusar. Beberapa kali matanya menatap ketakutan ke segala arah. Saat isi kepalanya sedang bergejolak, gadis itu dikagetkan dengan bunyi telponnya sendiri. Sontak ia terlonjak kaget sembari memegang dadanya yang sudah bergerumuh tak karuan.

Dengan tangan gemetar, Andin mencari-cari telpon itu di dalam tasnya.

Itu adalah panggilan masuk dari Bayu.

“Haaaah,” Andin bernapas panjang saat dengan terpaksa harus mengangkat panggilan itu.

“Halo Mas.” Sapanya dingin.

“Halo, Din. Saya di depan fakultas kamu.”

“H-hah?”

TUUUTT

Panggilan diputuskan sepihak, bahkan sebelum Andin mengakhiri kalimatnya.

Dengan langkah gontai, Andin memasukkan semua cemilan yang tersisa kedalam tas, juga membuang bungkus cemilan yang habis dimakannya ke tempat sampah. Gadis itu sengaja memperlambat langkahnya, karena masih marah pada Bayu yang membuatnya menunggu hingga hampir pukul 1 malam.

20 menit kemudian, ia sampai di depan fakultas yang agak jauh. Mobil mewah Bayu sudah terlihat.

Tinggal beberapa langkah mendekati mobil, Andin dikagetkan dengan panggilan tiba-tiba dari seseorang.

“Andin!” Itu suara milik suaminya.

Andin cukup terkejut. Kemudian matanya mencari asal suara itu di tengah penerangan yang samar-samar.

Ternyata Bayu ada di belakang mobil, merokok. Andin dapat mencium bau asap rokok dari tempatnya berdiri.

Lelaki itu segera membuang sisa rokoknya ke tanah, menginjaknya dan berjalan mendekati istrinya.

Disana Andin berdiri, tangannya memegang telpon genggamnya yang lampu senternya menyala.

Bayu tinggal dua langkah lagi mendekatinya, ketika lampu senter itu menyorot padanya. Dan betapa terkejutnya Andin saat mendapati Bayu bagian depan milik suaminya sudah penuh noda darah di sana-sini.

“Aaaaaa…!” Gadis itu berteriak kencang, senter di tangannya jatuh, lalu disusul pula oleh dirinya sendiri yang terduduk ke belakang.

Tubuhnya sudah bergetar hebat, ia jelas ketakutan.

“Andin!!” Bayu berteriak memanggil namanya. Dalam sepersekian detik, meski terlambat, lelaki itu sudah berada di samping istrinya.

“Andin, kamu kenapa?” Tanyanya bingung.

“M-mas Bayu…. I-itu…” Jawabnya patah-patah, lalu pingsan.

Beruntung Bayu sudah disampingnya, jadi ia langsung dibawa olehnya ke tempat tinggal mereka.

Apa sekarang saatnya untuk jujur??

Bisiknya dalam hati, sebelum membawa mobilnya menuju Red Moon Pack.

1
merdi Yanto
villain nya mulai nampak
merdi Yanto
Mana Update nya thor
merdi Yanto
kisah manusia serigala yang fresh banget
merdi Yanto
semangat Update thor🙏
Kim Borahae
hi, saya pembaca baru. Semangat terus ya buat novelnya.

btw, saya pun baru mula menulis novel. kalau ada masa boleh tinggalkan komen di novel saya. hanya tekan profile, terima kasih 🤭/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!