NovelToon NovelToon
Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami
Popularitas:39.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Demi cinta, Kataleya rela meninggalkan kokpit dan menyerahkan mimpinya menjadi Kapten Pilot pada suaminya, Arkana. Ia memilih menjadi istri dan ibu, mengorbankan karier yang dulu hampir berada di puncak.

Enam tahun kemudian, pengorbanan itu justru dibalas dengan pengkhianatan. Arkana berselingkuh, menghina penampilan Kataleya, dan menyebutnya wanita yang sudah tak pantas berdiri di sisinya.

Akan tetapi Arkana lupa satu hal, langit itu dulunya milik Leya. Saat wanita itu menuntut cerai dan kembali mengenakan seragam pilotnya, seluruh dunia penerbangan mulai menyadari siapa dia sebenarnya.

Di akademi pilot, ia bertemu Kaisar... pria misterius yang selalu berada di sisinya. Arkana baru sadar terlalu terlambat, wanita yang dulu ia rendahkan kini kembali terbang lebih tinggi darinya. Leya menjadi Kapten Pilot, yang tak akan pernah bisa ia miliki lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 19.

Esok malamnya, pesta penyambutan. Acara itu diadakan di ballroom sebuah hotel dekat bandara. Tempatnya luas, dengan lampu gantung yang menyala hangat. Musik live mengalun pelan dari panggung kecil di sudut ruangan. Meja-meja bundar tertata rapi, di sisi lain ada buffet panjang berisi makanan dan minuman.

Pilot, pramugari, teknisi, hingga staf manajemen maskapai mulai memenuhi ruangan. Suasana santai, tapi tetap terasa seperti acara resmi. Beberapa pilot senior berdiri di dekat bar kecil sambil bercanda. Sementara beberapa pramugari berkumpul di meja lain, tertawa membicarakan rute penerbangan.

Kaisar berdiri di dekat panggung bersama beberapa kapten pilot baru. Namun matanya sesekali melihat ke arah pintu masuk seperti sedang menunggu seseorang. Tak lama kemudian, pintu ballroom terbuka dan Leya melangkah masuk.

Wanita itu menggunakan gaun hitam sederhana yang jatuh sampai bawah, rambutnya dibiarkan terurai begitu saja dengan riasan tipis di wajahnya. Tidak berlebihan, tetapi tampak elegan.

Beberapa orang langsung menoleh.

"Bukankah itu kapten baru, yang katanya mendapatkan poin tertinggi di setiap ujian?“

“Namanya, Kataleya.“

"Cantik juga, ya. Meski usianya tidak semuda pilot lain... auranya tetap kelihatan."

"Kenapa aku merasa wajah dan namanya familiar?"

Bisik-bisik itu datang dari para pilot senior. Namun mereka bukan satu angkatan dengan Arkana dan Leya saat masih di akademi. Karena itu, hanya sedikit pilot yang tahu kalau Leya pernah menjadi istri Arkana.

Kaisar yang mendengar bisik-bisik kagum dari para pilot senior mulai merasa tidak nyaman. Ia tidak suka melihat banyak pria memperhatikan dan memuji-muji kecantikan Leya.

Tanpa menunggu lama, ia berjalan ke arah wanita itu.

“Leya, akhirnya kau datang juga. Aku sempat panik waktu kau bilang tak mau dijemput tadi," kata Kaisar sambil cemberut.

Leya terkekeh geli. “Kau tahu? Kalau wajahmu seperti ini, kau mirip Ical kecil yang selalu manja padaku."

“Aku sudah bilang, aku nggak suka dipanggil begitu. Kau kekanak-kanakan sekali," gerutunya.

Leya tertawa pelan. “Oke oke... kau sudah dewasa sekarang."

Kaisar mengambil dua gelas minuman non-alkohol dari meja dekat pintu, ia menyerahkan satu gelas pada Leya.

“Kapten Leya, selamat datang di dunia penerbangan.“

Leya menerima gelas itu, “Kau juga.“

Ting!

Keduanya bersulang, lalu mereka berdiri di dekat jendela besar yang menghadap ke arah bandara. Lampu landasan terlihat seperti garis panjang bercahaya di kejauhan.

“Apa kau masih nggak percaya, sudah sampai sejauh ini?" tanya Kaisar.

“Sedikit."

"Akhirnya... impianmu enam tahun lalu menjadi kapten pilot yang sempat kau lepaskan, sekarang bisa kau raih lagi.“

Leya tersenyum getir. "Aku akui, enam tahun lalu... aku terlalu bodoh."

“Sekarang, kamu bebas memilih hidupmu sendiri. Dan kalau suatu hari kamu mau menerimaku... percayalah, aku tak akan pernah memotong sayapmu. Kamu tetap bisa berkarier sampai kamu sendiri yang ingin berhenti.“ Kaisar menatap Leya dengan pandangan dalam.

Mata wanita itu seketika melebar, ia jelas tak menyangka Kaisar akan menyatakan hal seperti itu.

“Aku nggak ngerti yang kamu bicarakan, sebaiknya kita kembali bergabung dengan yang lain." Tanpa menunggu jawaban, Leya berbalik dan melangkah pergi.

Kaisar hanya menghela nafasnya, ia tak berniat menyerah dan akan terus mencoba sampai hati Leya terbuka untuknya.

Di sisi lain ruangan, Arkana berdiri dengan segelas minuman di tangannya. Matanya tertuju pada Leya yang terlihat sangat cantik. Penampilan wanita itu hampir sama seperti enam tahun lalu, begitu memukau dengan aura yang kuat. Melihat mantan istrinya tertawa bersama Kaisar membuat dadanya terasa sesak, apalagi banyak pria yang memuji-muji Leya.

Seorang pilot senior namun dua angkatan dibawahnya, menepuk bahu Arkana.

“Kapten Arkana, dari tadi diam saja. Apa ada sesuatu?"

Arkana menggeleng seraya menyesap minumannya. “Tak ada.“

Acara resmi dimulai beberapa saat kemudian, Direktur umum maskapai naik ke panggung.

“Selamat malam semuanya. Malam ini... kita berkumpul untuk menyambut lima belas kapten pilot baru yang akan bergabung dengan Maskapai Penerbangan Nusantara.“

Tepuk tangan terdengar di seluruh ruangan. Lalu nama-nama kapten pilot baru dipanggil satu persatu ke atas panggung.

“Kapten Kataleya...“

Beberapa orang kembali bertepuk tangan, Leya naik ke atas panggung bersama para kapten baru lainnya. Kaisar masih berdiri di bawah panggung, sambil memperhatikan Leya dengan bangga.

Setelah acara formal selesai, suasana kembali santai. Musik dimainkan lebih hidup, beberapa orang mulai berdansa. Pilot dan pramugari bercampur dalam obrolan ringan. Di antara para pramugari itu ada Shanaz. Namun ia hanya diam saja, tidak terlihat berniat mengusik Leya.

Sekitar satu jam kemudian, Leya berdiri di dekat meja makanan bersama beberapa pramugari. Ia mendengarkan dengan fokus ketika salah satu dari mereka bercerita tentang penumpang panik saat turbulensi.

Tak lama kemudian, Leya menaruh gelas di meja. “Maaf, saya permisi."

Leya berjalan keluar dari ballroom menuju lorong hotel yang lebih sepi. Lampunya redup, suara musik dari ballroom terdengar samar-samar. Baru saja beberapa langkah ia berjalan, ketika suara seseorang memanggilnya.

“Leya...“

Wanita itu berhenti, ia langsung tahu suara siapa itu. Ia menoleh dengan ekspresi jengah. “Ada apa lagi, Kapten Arkana?"

Arkana berjalan mendekat. “Aku ingin bicara..."

“Kita sudah selesai bicara kemarin, pergi!“ Leya berniat kembali melanjutkan langkahnya, tetapi pria itu tiba-tiba meraih pergelangan tangannya.

“Arkana! Lepas!"

Namun Arkana malah menariknya sedikit lebih dekat, tubuh keduanya hampir saling menempel.

“Leya, aku salah. Ternyata aku mencintaimu. Aku... nggak bisa berhenti memikirkanmu. Aku benar-benar menyesal...“

“Lepas...!!!“ Leya mulai memberontak, namun cekalan Arkana sangat kuat.

Pria itu menarik Leya lebih dekat dan mencoba mencium bibir wanita itu. Leya langsung memalingkan wajahnya.

“Apa yang kau lakukan?!“ teriak Leya, ia mendorong dada Arkana dengan kuat.

Namun Arkana tetap mencoba mendekat. “Aku cuma ingin—“

Belum selesai ia menyelesaikan kalimatnya, seseorang menarik kerah jasnya dari belakang dengan keras

“Lepaskan dia! Bajingan!“

Arkana terpental mundur, Kaisar berdiri di sana dengan wajah marah.

Leya terlihat lega. “Kai..."

Arkana menatap Kaisar dengan tajam. “Jangan ikut campur! Pergi!"

Kaisar mendengus muak. “Cih! Dasar pecundang! Leya sudah bilang padamu, lepaskan dia!“

Arkana maju lalu mendorong Kaisar mundur setengah langkah. Namun detik berikutnya...

BUGH!

Kaisar memukul wajah Arkana dengan sangat keras sampai pria itu meringis. Beberapa detik kemudian Arkana membalas menyerang, pukulannya mengenai bahu Kaisar.

Pukulan demi pukulan terjadi di lorong hotel, Leya kaget melihat perkelahian kedua pria itu.

“Berhenti! Kalian berhenti!“

Namun keduanya sudah terlanjur emosi, Arkana mencoba memukul lagi tapi Kaisar berhasil menghindar dan kembali memukul Arkana.

BUGH!

Pukulan Kaisar kali ini mengenai rahang Arkana sampai punggungnya menabrak dinding.

Suara keributan mulai terdengar sampai ke dalam ballroom, beberapa orang berlari keluar.

“HEY! BERHENTI...!!“

Dua pilot senior langsung menarik Kaisar mundur, sementara yang lain menahan Arkana.

“Sudah-sudah! Apa kalian gila?!"

Arkana terengah-engah, bibirnya berdarah.

Kaisar juga bernafas berat, matanya masih menatap tajam ke arah Arkana. Dia menunjuk wajah Arkana dengan tatapan dingin. “Berani ganggu dia lagi, aku pastikan kau menyesal seumur hidupmu!“

Arkana tak terima, dia ingin maju lagi tapi dua orang menahannya.

“Sudah cukup!“

Leya berdiri tak jauh dari mereka, wajahnya pucat. Ia menatap Arkana dengan kebencian yang dalam. “Mulai sekarang, jangan pernah mendekatiku lagi!"

Arkana terdiam, tatapan Leya yang penuh kebencian padanya membuatnya tak bisa berkata-kata.

Beberapa menit kemudian, situasi mulai tenang. Beberapa orang membawa Arkana menjauh, sementara Kaisar masih berdiri di tempat.

Leya mendekatinya. "Ayo obati, kamu berdarah."

Kaisar menyentuh sudut bibirnya, “Hanya sedikit, tak masalah.“

Leya menghela nafas, ia merasa bersalah. “Kai, kamu nggak perlu melakukan semua ini."

"Aku tidak suka melihat wanita yang aku cintai disakiti," kata Kaisar sambil kembali menatap Leya dalam-dalam.

Leya terdiam, namun pada akhirnya dia tidak menanggapi apapun. Mereka berdua tak menyadari, seseorang merekam semua keributan dan perkelahian itu dengan ponsel.

Shanaz tersenyum menyeringai, besok dia akan membuat maskapai gempar.

1
bsjelfjbrndsabdvr
fiuhh kok jd ikutan mellow😄😄😄
Muft Smoker
mengeluh terkadang lebih mudah dr pada bersyukur ,,
ego yg menutup tu semua ,, yg akhir ny hanya menyisakan penyesalan disaat Hal2 yg harus ny qta syukuri hilang begitu saja ,,
ρυтяσ✨
emang lucu... lucu sekali🤣🤣🤣 qita hidup tuh bagaikan wayang,karna sang pencipta lah dalang terbaik'y, qita tidak tau kehidupan qita kedepan'y seperti apa, yang tadi'y keren ganteng/cantik eee esok'y jadi gembel kan qita g tau, maka pandai" lah bersyukur agar qita merasakan kenikmatan hidup yang hanya sebentar ini😌😌
ρυтяσ✨
ya begitulah... hubungan kalo h ada pahit manis tuh kek sayur kurang garam, g ada rasa dan hambar✌🤭emaang paling manis tuh di seling canda tawa dan sesekali ribut kecil kek tadi contoh'y eeeeee🤭🤭🤭g jadi ribut deng tadi
ρυтяσ✨
maaf Rafi q sudah berburuk sangka pada mu, ku kira kau akan berbuat jahat atau hal semacam'y, sekarang semua sudah mendapat karma ya thor...
sunaryati jarum
Secantik dan setampan apapun jika tidak dirawat ya kusam,maka pasangan saling mengingatkan bukan mencari pelarian dengan selingkuh
sunaryati jarum
Semoga ujian hubungan kalian makin menguatkan, mempererat dan memperkokoh ,tidak membuat renggang
sunaryati jarum
Emak lega ternyata Rafi sadar akan kesalahannya yang tidak mengakui kekalahan.Di jadikan satu tim dengan Leya membuatnya sadar jika kemampuan Leya di atasnya.Untuk Shanaz sesuatu hasil merebut memang biasanya tidak bertahan lama.
sunaryati jarum
Jangan sampai terjadi sesuatu pada Leya akibat tindakan buruk dari Rafi
Puput Assyfa
makanya sebelum melakukan sesuatu dipikir dulu konsekuensinya apa lagi ada karir yg menjadi taruhannya,dan pandai2lah bersyukur.
Miss Typo
menyesal dah gak ada gunanya, bagus deh ikhlasin dan doain Leya hidup bahagia bersama anak dan suami baru nya 😁
Miss Typo
akhirnya Rafi sadar juga
Tiara Bella
asikkkk kondongan nh.....
Shee_👚
ini rafi biar sadar harusnya di barengin pas tugas sama leya, biar dia sadar kalau leya emang layak untuk itu
Shee_👚
si Rafi masih aja ngusik orang, percuma walau pun di sebar itu g bakalan buat leya sama Kaisar berantem, malah kamu yang harusnya siap² nerima hukuman
Shee_👚
nyesel?? telat arkana dah sono sama gundikmu yang dah gila aja urusin
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Ariany Sudjana
itulah hukum tabur tuai Arkana, kamu menyesal kan? sudah membuang batu permata demi batu kerikil 😂😂🤣🤣
Rere 🧩🌠: Cantik itu relatif, kalau kegoda kecantikan terus mah gimana mau puas wkkwk. Cantik itu bisa memudar, pelakor jg bs jelek 🤭🤣
total 1 replies
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!