NovelToon NovelToon
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cerai / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Keluarga / Penyesalan Suami / Chicklit / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: lafratabassum

setelah tiga tahun menjalani rumah tangga bersama dengan Amran, Zahira tetap tidak bisa membuat lelaki itu mencintainya. Amran selalu memperlakukan Zahira dengan sangat kejam. Seakan Zahira adalah barang yang tidak berguna.
sebaik apapun hal yang sudah Zahira lakukan, selalu saja tidak bernilai dan kurang di mata Amran.

" aku ingin bercerai!" ucap Zahira dengan lugas. meskipun tanganya mengepal kuat, namun semua itu adalah refleksi dirinya agar kuat dan tidak goyah dengan rayuan Amran.

" memangnya kau bisa apa setelah bercerai dariku?" Amran selalu bisa menghina Zahira dan melukai harga diri wanita itu.

Amran membuang wanita itu dan Zahira bertekad untuk tidak memberikan kesempatan bagi Amran. Lelaki yang tidak bisa lepas dari hutang budinya pada wanita lain, tidak akan Zahira pikirkan lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lafratabassum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Mereka dengan sigap langsung mendekati nyonya dan menawarkan menu apa yang di inginkan Zahira.

" aku sedang tidak berselera. Kalian siapkan saja air hangat untukku mandi" jawab Zahira tidak bersemangat. Wanita itu sama sekali tidak mengeluh, dia tampak tidak keberatan dengan kepulangannya.

Padahal sebenarnya dia sedang tidak mau berargumen. Kepulangannya ini tidak akan bisa mengubah keputusan nya untuk meminta cerai pada Amran.

Sedangkan Amran sejak tadi tidak banyak berbicara. Dia sudah sedikit lega karena Zahira yang bersedia kembali bersama dengan dirinya.

Bahkan saat malamnya pun Zahira tetap bersedia tidur di ranjang mereka. Tidak seperti kebanyakan wanita yang Amran tau. Zahira seakan kembali menjadi nyonya Renaldi.

Amran melihat Zahira yang sudah terbaring menyamping di atas ranjang. Dia memutuskan untuk untuk bergabung dengan Zahira. Sudah hampir sebulan mereka tidak saling bersama.

Awalnya dia hanya ikut berbaring saja, namun beberapa saat setelahnya tangannya mulai merayap masuk mencari celah memeluk pinggang istrinya.

Di rasa tak ada penolakan, membuat Amran semakin berani. Tubuhnya bahkan semakin rapat dan mencium rambut Zahira.

" apa kamu sedang menginginkannya Amran?" suara Zahira terdengar datar.

Amran tidak menjawab, dia terlalu asyik dengan aktivitas yang sudah sangat dia rindukan.

Zahira memutuskan untuk membalik badannya menatap Amran. Dia juga beranjak duduk sambil menatap dalam ke arah Amran.

Kini padangan mereka saling bertemu, sayangnya Amran menatapnya dengan penuh tanya.

Zahira perlahan menurunkan tali gaunnya. Membuat Amran mengernyit sambil menahan nafsunya.

Hingga penampilan Zahira hanya menyisakan baju dalam hitam saja.

" bukankah kamu menginginkan nya? Lakukanlah dengan cepat. Aku sedang tidak berselera"

Seharusnya saat mengatakan hal ini, wanita harus memberikan raut wajah yang menggoda dan penuh sensual.

Berbeda dengan Zahira, raut wajahnya benar-benar tanpa emosi. Bahkan cenderung kesal.

" apa kamu pikir pernikahan ini hanya tentang ini Zahira? Aku bukan lelaki yang seperti itu?" Amran merasa tidak terima. Dia merasa bukan lelaki yang haus dengan kenikmatan.

" jadi kamu tidak mau, kalau begitu tidurlah dengan tenang"

Balas Zahira dan kini kembali berbaring sambil menutup tubuhnya dengan selimut. Dia masih lelah untuk berargumen. Wanita itu hanya berharap agar pagi segera datang dan dia bisa memiliki alasan untuk pergi dari sini.

Amran tidak terima, dia memeluk Zahira dari belakang. Mendadak dia kembali teringat dengan nasehat ibunya soal Zahira yang mungkin salah paham dengan Amel.

" Zahira, selama ini mungkin aku selalu memaksamu saat melakukannya. Aku pikir kamu juga menikmatinya. Namun beberapa hari ini aku berfikir, kalau aku terlalu egois. Sekarang aku tidak ingin kehilangan mu. Aku ingin memiliki anak dengan mu Zahira. Namun yang lebih penting adalah aku bisa menerima cinta mu lagi... "

Jelas ini bukankah ucapan tulus dari hati Amran. Dia sedang menyusun rencana agar bisa membuka hati Zahira. Karena mana mungkin Amran mengais cinta dari seorang wanita.

Namun yang dia herankan mulut nya dengan lancar mengucapkan semua itu. Apa mungkin dia terlalu larut dalam sandiwara sampai terlihat mendalami.

" Zahira, untuk kedepannya. Aku berjanji akan lebih memperhatikan Arfan dan keluarga Malik. Aku akan lebih mementingkan mu.. " lanjut Amran.

" kamu pikir semua ini hanya tentang itu Amran? Lalu bagaimana dengan Amel? " Zahira kembali terpancing. Dia sudah tidak kuasa memendam nama ini dalam perdebatan mereka. Akhirnya Alasan besar yang membuat Zahira berani meminta cerai di ketahui oleh Amran.

Tadi sewaktu Amran mengatakan jika menginginkan anak darinya. Sungguh dia begitu senang. Hatinya bergetar dan semacam ada kupu-kupu terbang.

Namun saat kembali menyinggung Arfan. Zahira malah kecewa.

Amran terdiam lama. Lelaki tampak berpikir keras. Ternyata benar apa yang ibunya katakan. Zahira cemburu dengan kedekatan nya dengan Amel

" jadi ini tentang dia, Kalau begitu aku tidak akan menemuinya lagi"

Terlihat begitu mudah dikatakan. Kalimat itu mengalun pelan seakan waktu berhenti sejenak. Zahira bahkan seperti sedang mengalami gangguan pendengaran. Apa benar Amran mengatakan jika dia tidak akan menemui Amel lagi.

Kenapa selama ini susah sekali mendengar kalimat ini. Apa memang harus dengan cara meminta cerai dulu baru membuat Lelaki ini sadar.

untuk memastikan nya, Zahira membalikkan badannya menatap tepat ke arah mata Amran. Mencari kebohongan yang mungkin di sembunyikan lelaki itu.

" aku benar Zahira. Aku ingin kita kembali bersama. menjadi keluarga yang utuh dengan anak-anak kita" Amran kembali menggugah pendirian Zahira.

Kalimat ini adalah kalimat termanis yang Amran ucapkan padanya selama 3 tahun kebersamaan mereka. Rasanya tidak percaya bisa mendengar kalimat ini langsung dari mulut Amran Renaldi.

Amran merasa berbangga hati, melihat Zahira yang tertegun menatap. Membuat nya yakin jika kali ini Zahira juga akan luluh padanya. Amran tidak perlu bersusah payah lagi membuat wanita ini kembali padanya.

Amran tidak kuasa menerima tatapan dalam dari Zahira. Terlalu mengganggu nuraninya. Akhirnya Amran membawa Zahira ke dalam pelukan nya. menempelkan kepala istri ke dadanya.

" mau ya?. aku janji tidak akan mengecewakan kamu lagi. dan aku juga sudah siap memiliki anak denganmu Zahira" Amran kembali mengulang tentang anak. Zahira benar -benar tergugah.

Wanita itu mengangguk pelan. Dia menerima Amran kembali. Mungkin inilah kesempatan kedua untuk pernikahan mereka.

Pergerakan kepala Zahira yang mengangguk itu, dengan cepat membuat Amran bersenang hati. Dia sangat puas dan lega. Zahira nya akan kembali menjadi nyonya Renaldi yang patuh.

1
2ulfly Tan
kok bodoh kali Zahira. mending pergi jauh biar hati kau tenang sejenak.. ngapain mikirin keluarga klo kau bakalan mati jg... heran dech
2ulfly Tan
ceritanya bertele tele, byk aku skip
Ariasa Sinta
inti semua masalah nya adalah "Komunikasi"
ngobrol dalam rumah tangga itu penting, bahkan hal yg gak penting juga harus d obrolin
Ariasa Sinta
lanjut baca z lah, drpd nerka² sendiri
Ariasa Sinta
aduuuuhhhh,
mau stop sampe sini z lah, cape banget aku cuma baca doang juga, gmna jd Zahira ya/Sob/
Ariasa Sinta
baru kali ini baca novel ceo, licik nya lebih² dari mafia, ampun deh ah
Ariasa Sinta
duh bener2 ini author pinter baget ngaduk² emosi para readers 💪
Ariasa Sinta
sekian banyak novel dengan latar belakang sama, baru ini yg bikin aku geregetan, kesel, marah, sebel, campur aduk lah pokoknya, keren thor kamu berhasil memberikan cerita dengan alur yg cukup berbeda
Ariasa Sinta
aku gak bisa berWord² thor,
asli kaget ending nya
Ariasa Sinta
benerapa kali baca novel yg cerita nya sama. perjodohan, selama menikah tidak d anggap lalu wanita nya minta cerai lagi pergi menghilang setelah itu s suami menyesal, tapi d novel ini aku gregetan karna alur nya yg lumayan berbeda agak berliku dan masalahnya lebih komplit ya 🤭
jd penasaran bab berikutnya gmna, meskipun dah kesel greget bgt sama zahira kelamaan pergi nya v ya itu posisi nya sulit krna punya adik, d novel yg lain sudah gak ada keluarga jd pergi menghilang d bantu teman nya
Ariasa Sinta
emang bnr ya buat kita para perempuan, mending d cintai drpd kita yg mencintai.
cape hati, jiwa dan raga
Anibar Andriani Yunus
😭😭😭
Anibar Andriani Yunus
menguras air mata🤧😭
Anibar Andriani Yunus
aku sampai nangis terbawa arus 🤧🤧
Anibar Andriani Yunus
siapa disini yang setelah episodenya tamat, eeh diulang lagi dari episode 1 😍😍. fix, kita sama 🤭
Anibar Andriani Yunus
ini kali pertama ada novel yang benar2 kena banget di hatiku. mantap noveltoon, padahal ada juga lho aplikasi berbayar yg kuikuti tapi sejauh ini noveltoon yang meski gratis tapi Masyaa Allah kualitas ceritanya bisa setara dengan yang berbayar. sukses author 👍👍👍
Sofyan Halid
muter2 tdk jelas ini cerita
Nadia Ulfani
kenapa sih si zahira itu asik bekorban untuk adiknya, ilang kn aja udah si arfan’ itu
Nadia Ulfani
jijik sih sm karakter zahira yang bodoh nya ga ketolongan, bisa ga sih buatkan karakternya yang ga menye’ kekgitu, apaa’ besangkutan ke zamran, macam gabisa cari pertolongan ke orang laen aja
Widji Nurhandayani
bagus bhsx GK bertele2. tp endingnya krg gacor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!