SEASON 1
Arwah bunuh diri menceritakan tentang seorang perempuan cantik jelita bernama NABILA yang menempuh pendidikan sekolah menengah atas dia meninggal bunuh diri. Tetapi Arwah Nabila terus meneror semua orang? Ada apa dengan Arwah Nabila?
LIKE
LIKE
LIKE
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MUSIM PANEN
Saat itu aku segera istirahat di kasur bersama sahabatku saat itu masih sore pukul 16.30 wib, Zakia mengajakku keluar dari kamar karena ingin melihat pemandangan desa. Bunda Arga juga menjelaskan kalau hari ini musim panen, aku segera pergi ikut ke sawah melihat musim panen jadi saat yang paling asik buat bermain ujar ku. Kami meninggalkan Aldo dan Noval yang sedang istirahat di kamar satunya. Jalannya sudah diaspal dan dibangun pabrik di kanan jalan dan perumahan di sebelah kiri jalan. Tidak lupa membawa cemilan dan botol aqua yang ku beli dari warung saat di tengah perjalanan.
Sesampai di sawah terdengar suara mesin bajak sawah sedang membajak sawah, ada banyak sekali orang yang membajak sawah terhitung ada 3 mesin bajak yang sedang membajak sawah.
Mereka melihat batang padi di tumpuk menjadi gundukan lalu dibakar. Sekarang petani memanen padi dengan mesin, dan anak anak yang main di sawah juga tak sebanyak dulu. Kami melihat anak anak yang asik bermain di tumpukan batang padi. Main lompat-lompat atau tiduran di atasnya. Setelah itu, orang tuanya membawa sandal jepit untuk di marahi pokoknya seru deh.
Kami melihat orang-orangan sawah katanya sih sebagai menjaga tanaman budidaya dari serangan hama pertanian khususnya burung-burung seperti Pipit, Gagak dan sebagainya. Sangat menyenangkan tinggal di desa dengan pemandangan dan suasana indah, sungai juga jernih, sawah yang hijau membuat jiwa jadi tenang dan damai.
Bukan hanya itu, penduduk sini terdapat usaha pembuatan batu bata. Dalam pembuatannya, setelah di jemur batu bata harus di bakar dengan merang. Kata Bu Arga abu merang ini super ampuh untuk mencuci piring. Dicampur dengan sedikit sabun colek, segala noda di piring, gelas, dan gerabah kotor bisa bersih. Saat itu, abu merang juga dijual di pasar dan warung-warung. Sekarang sepertinya sudah jarang para ibu mencuci piring dengan abu merang. Ada juga yang mengambil keong untuk di makan kelihatan enak.
Bu Arga juga menjelaskan kalau sawah berdekatan dengan kuburan di kanan dan kiri jalan. Bu Arga akan mengantarkan mereka ke makam Arga besok hari. Mereka pun sampai di pondok pertengah-tengah sawah. Bunda Arga mengingat masa-masa bersama anak nya. Yulia menaruh botol minumnya dan cemilan, kami duduk sebenar menikmati alamnya.
Tak lupa juga aku mengeluarkan ponsel genggam dari sakuku untuk mengabadikan momen-momen kami pun berfoto bersama, saat itu aku melihat hasil foto ada bayangan hitam mirip Arga yang sedang berfoto bersama. Yulia yang kaget menjatuhkan ponselnya ke tanah.
"Astaghfirullah" Yulia yang kaget
"Loh kenapa Yul?" Bu Arga dan Zakia kebingungan
Aku pun segera mengambilnya kembali dan mematikan ponselnya, gpp kok aku cuma kaget melihat hasil fotonya, "Emang kenapa Yul? Jelek ya! makanya Yul sebelum kesini pake bedak "Zakia yang tertawa terbahak bahak.
Lalu mereka duduk di pondok sambil menikmati cemilan, Setelah hampir satu jam waktu sudah larut malam kami pun pulang kerumah. Sampai di rumah Aldo dan Noval sedang berada di halaman rumah mencari keberadaan mereka.
"Kalian kemana aja? Ujar Aldo yang bertanya.
"Dari sawah" Zakia jawab.
"Kenapa gak ngajak kami sih!" ujar Noval.
"Kalian kan lagi istirahat" ujar Yulia sambil memberikan sisa cemilan yang dia beli dari warung.
"Nah lain kali beli yang banyak"ucap Noval sambil merampas makanannya. Semua orang hanya menggelengkan kepalanya.
*****
Keesokan harinya, sekolah digemparkan dengan ditemukannya jasad Nabila yang tergeletak dilantai dasar dengan tubuh penuh luka dan lumuran darah.
Semua menduga jika Nabila terjatuh dari lantai dua......