NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Suamiku

Dokter Tampan Itu Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dokter Genius / Cintapertama / Dokter
Popularitas:64k
Nilai: 5
Nama Author: Kaynaira

Jihan Aisha Ramadhani yang dijodohkan oleh ayahnya dengan Dokter muda tampan. awal mereka menikah saling bermusuhan, tetapi seiring berjalannya waktu cinta mulai bersemi diantara keduanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaynaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 | Cemburu

Eric segera mendekat ke arah Jihan yang tengah memotong daging ayam. Saat Jihan menyadari adanya Eric. Ia langsung melihat ke arah Eric sambil tersenyum.

"Kamu udah bangun?" Tanya Jihan.

"Udah sayang, kamu lagi masak apa?" Tanya Eric sembari memeluk Jihan dari belakang.

"Aku lagi bantuin bibi aja sih, mau masak nasi goreng buat sarapan kita," Jawab Jihan.

Bi Imas yang melihat hal itu lantas melanjutkan masaknya tanpa menggangu pasangan muda itu. Jihan yang menyadari hal itu, lantas melepaskan pelukan Eric.

"Lepasin mas, malu ada bibi," Bisik Jihan.

"Ngga usah malu. Bibi ngerti kok, iya kan bi?" Ujar Eric.

"I...iya mas. Gapapa kok non Jihan, bibi juga pernah muda, jadi santai aja non," Ujar bi Imas.

"Tapi tetep aja Jihan malu bi," Ujar Jihan.

"Yaudah aku lepas deh biar ngga malu," Eric langsung melepaskan pelukannya.

"Nah, gitu dong! Yaudah aku bantuin bi Imas masak dulu, kamu mandi aja dulu sana," Ucap Jihan.

"Iya sayang, yaudah aku mandi dulu ya," Eric mencuri kesempatan dengan mencium pipi Jihan. Bi Imas yang melihat itu lantas tersenyum dan kembali fokus memasak.

"Dasar Eric, bikin gue salting aja!" Batin Jihan.

\*\*\*

Saat sudah selesai masak, Jihan segera naik ke kamarnya dan memanggil Eric untuk sarapan.

"Mas, turun yuk sarapannya udah siap!" Teriak Jihan.

Ketika Jihan berjalan ke arah Walk In Closet terlihat Eric sedang memakai kemejanya dan sedang berusaha memakai dasinya agar rapi. Tanpa aba-aba Jihan langsung membenarkan dasinya sampai rapi.

"Eh kamu," Ucap Eric.

"Udah rapi, sarapan yuk," Ajak Jihan setelah merapikan dari Eric.

Mereka berdua segera turun dari lantai dua dan kini berada di meja makan. Sudah ada Feri disana yang sedang menunggu mereka.

"Ayah udah disini, maaf ya nunggu lama," Ujar Jihan sembari duduk di kursinya.

"Iya gapapa, yuk mulai makan," Ucap feri sambil mengambil nasi goreng yang ada dihadapannya.

Jihan yang salah fokus melihat Feri sudah rapi menggunakan kemeja lengan panjang lantas bertanya.

"Ayah mau kemana udah rapi begitu?" Tanya Jihan sembari menyiapkan nasi goreng untuk Eric.

"Ayah mau berangkat kerja," Jawab Feri.

"Loh? Kok ayah mau kerja? Bukannya ayah udah mau pensiun ya? Lagian kan perusahaan udah diurus sama om Farhan," Ujar Jihan.

"Ayah bosen kalau dirumah terus Han, ayah mau kerja aja," Ucap Feri.

"Tapi kan ayah..." Saat Jihan hendak berbicara lagi, tetapi Eric menahannya sembari menggelengkan kepalanya.

Setelah selesai sarapan, Eric segera beranjak dari duduknya dan mengambil jas yang ia sangkutkan di kursi makan. Begitu pula dengan Feri yang segera beranjak dari kursinya dan mengambil jas yang ia sangkutkan di kursi makan.

Jihan yang melihat pemandangan itu terasa mimpi, ia melihat ayah kesayangannya dan suami tercintanya akan berangkat kerja secara bersamaan. Jihan juga segera beranjak dari duduknya. Saat ini Jihan sedang kuliah online, dikarenakan Dosen yang akan mengajar hari ini sakit.

"Mas, berangkat dulu ya? Ntar sore kita check up ke Dokter," Ucap Eric. Jihan mencium punggung tangan suaminya.

"Iya mas Eric," Ujar Jihan sembari tersenyum.

Feri yang melihat itu lantas tersenyum haru melihat putrinya sudah berubah menjadi wanita dewasa.

Jihan juga langsung mencium punggung tangan ayahnya yang ingin berangkat kerja.

"Ayah berangkat bawa mobil sendiri?" Tanya Jihan.

"Iya, ayah rasanya udah lama ngga bawa mobil sendiri nih," Jawab Feri dengan semangat.

"Ayah, tapi hati-hati ya bawanya? Jangan ngebut!" Pesan Jihan kepada Feri.

"Iya princess!" Feri mencubit hidung Jihan.

Para lelaki pun segera memakai jas mereka dan mulai keluar dari rumah. Jihan pun langsung masuk ke kamarnya dan membuka komputernya.

\*\*\*

Hari mulai sore, Eric sudah berada di rumah dan menghampiri Jihan di kamar. Terlihat Jihan, masih fokus di depan layar komputer.

"Kamu belum selesai juga nugasnya?" Tanya Eric yang segera membuka jasnya.

"Eh, udah pulang? Belum nih, soalnya tadi aku sempet ketiduran. " Jawab Jihan.

"Masih lama ngga?" Tanya Eric.

"bentar lagi sih, kenapa emang?" Tanya Jihan balik.

"Kan mau check kehamilan," Ucapan Eric membuat Jihan terkejut.

"Oh iya lupa! Maaf ya mas, aku selesain buru-buru deh," Jihan segera bergegas mengerjakan tugasnya dengan kilat.

Eric tidak menjawab, ia hanya menghela napasnya kasar.

"Kamu udah makan belum?" Tanya Eric.

"Be...belum mas," Jawaban Jihan membuat Eric membulatkan matanya.

"Kamu belum makan? Ini udah jam berapa Jihan? Nanti kalo kamu sakit gimana? Terus, kalo baby kita kenapa-napa gimana, gara-gara ibunya ngga makan?" Ucap Eric dengan sedikit nada tinggi.

"Ma...maaf mas, tadi aku ketiduran terus pas bangun aku cuman inget tugas aja. Aku sampe lupa kalo belum makan," Jihan merasa takut, karena ini pertama kalinya Eric berbicara dengan intonasi yang tinggi.

Eric langsung pergi keluar kamar dan menuju ke dapur. Jihan yang melihat Eric tiba-tiba pergi langsung merasa bersalah, ia tidak ingin lagi mengecewakan Eric. Ia lantas langsung mempercepat mengerjakan tugasnya agar lebih cepat selesai.

Saat Eric sudah kembali ke kamar, ia terlihat membawa sebuah piring yang berisi nasi dan lauk pauk lengkap dengan buah-buahan yang ada ditangan sebelahnya.

"Kamu makan dulu, baru nanti kita berangkat," Eric meletakkan piring diatas meja belajar Jihan.

Jihan yang saat ini sudah berada di pinggir ranjang lantas menuju ke arah meja belajar lagi untuk makan makanan yang sudah dibawakan oleh Eric. Saat sudah selesai makan, Jihan mendekat ke arah Eric yang sedang rebahan di ranjang.

"Mas, maafin aku ya? Aku bener-bener ngga sengaja buat ngga makan. Aku janji kan kali aku ngga akan ngelakuin itu lagi, maafin Jihan ya mas Eric?" Ucap Jihan sembari menggenggam lengan Eric.

Eric lantas mengubah posisinya menjadi duduk.

"Iya mas maafin, tapi lain kali kamu ngga boleh lupa makan lagi ya? Inget, ada manusia di dalam perut kamu. Kasian kalo dia ngga dapet asupan yang cukup." Ucap Eric sembari memeluk Jihan.

"Iya mas, aku janji!" Jawab Jihan.

"Yaudah yuk siap-siap ke rumah sakit. Mas udah janjian sama Kayla soalnya," Ujar Eric sembari berdiri dari ranjang.

"Kayla? Siapa dia?" Tanya Jihan penasaran.

"Kayla itu Dokter kandungan di rumah sakit tempat aku kerja," Jelas Eric.

"Serius Dokter?" Tanya Jihan memastikan.

"Iya sayang, masa mas bohong? Kamu jangan cemburu gitu dong," Ujar Eric yang melihat Jihan cemberut sembari melipat kedua lengannya di dada.

"Siapa yang cemburu?" Ucap Jihan.

"Cewek cantik di depan mas yang lagi cemburu nih kayaknya," Ujar Eric sembari mendekatkan wajahnya ke arah wajah Jihan.

"Apaan sih mas, ngga lucu," Ucap Jihan.

"Sayang jangan ngambek gitu ah, jelek tau," Eric mencium pipi Jihan. Membuat Jihan tak kuasa menahan senyumnya.

"Kamu siap-siap dulu gih, nanti kamu bakalan tau siapa Dokter Kayla," Pinta Eric.

"Yaudah, aku siap-siap dulu ya," Ucap Jihan sembari melangkah menuju Walk In Closet.

1
Yus Warkop
😂😂😂😂🤭
Siti Khalimah
semangat ya thor. selamat tahun baru. moga sukses panjang umur sehat selalu. rajin up nya.
Kaynaira: huhhuu makasih yaa🥺 insyaallah bakal rajin up kok✨
total 1 replies
Siti Khalimah
makin suka deh . semangat ya kaķak
Kaynaira: terimakasih 💐
total 1 replies
Siti Khalimah
persiapkan dirimu neng jihan!!!!
Siti Khalimah
wkwkwk
Reyhan Gaming
ji89i
Maizuki Bintang
bgs
Teteh Lia
semangat Kaka... 💪 mampir jg ke "love story in SMA " yu....
Kaynaira: makasihhh kak... kakak juga semangattt yah💪
total 1 replies
Uthie
keep dulu 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!