NovelToon NovelToon
FAITH

FAITH

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:188.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Cathleya

Bagaimana Alexandra Eyckerman Wiyana/Alexa tidak pusing tujuh keliling! Papanya sakit & harus menggantikan menjadi CEO WIYANA CORPORATION dan mencari 750 M dalam waktu sebulan!

Bos tertinggi ALVERO CORPORATION menawarkan investasi menggiurkan & sebagai gantinya agar perusahaannya tidak raib harus menikah & membuat putera tunggalnya, JORDAN ALVERO atau Jordy jatuh cinta padanya! Dia telah memiliki kekasih, model & artis terkenal tanah air, Elena Ariana. "Aku tidak bisa mencintaimu!" sahut Jordy. Tantangan datang dari rival-rival cintanya yang menantang duel. Dan 'cinta tak berbalas' dari seorang pria dari masa lalunya, William, datang menghampirinya!

Bisakah dia menyelesaikan duel dengan sempurna? Apakah panah cupid akan memanah mereka bedua?

Konspirasi bisnis & cinta mewarnai perjalanan kedua pewaris tunggal perusahaan raksasa tersebut. Antara tugas & cinta manakah yang mereka pilih! Ikuti kisah mereka. Jangan lupa like, komen dan Vote! Don't miss it 'coz you will gonna love them!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cathleya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Keputusan terbesar dalam hidupku.

Hari ketiga .....

Crippp .... crippp .... suara gelatik bersahutan dari ranting pohon kersen samping jendela di lantai dua. Matahari pagi menyusup melalui kaca jendela menimpa wajah yang masih meringkuk memeluk guling. "Huahhhh .........", terdengar suara geliat tubuh semampai berbalut lingerie saten warna peach.

"Jam berapa ini?" sambil melirik jam weker di samping tempat tidur dengan mata setengah terbuka. "Yaaa ampun jam 07:00!" teriaknya seakan tersadar sambil berdiri dari dipan. Gadis cantik melesat menuju kamar mandi yang letaknya di pojok kamar. Terdengar suara shower. Setelah tubuhnya dikeringkan handuk, secepat kilat memakai setelan kerja. Kemeja sutera warna pink dan blazer hitam besutan D&G telah membungkus rapi tubuh semampainya.

"Perfect!" sahutnya saat memanut di cermin.

"Non, sarapan dulu?" tanya mbak Lastri sang asisten rumah tangga yang sudah mengabdi belasan tahun di rumahnya saat Alexa turun dari lantai dua dan melewatinya.

"Di kantor aja, mbak, aku kesiangan!" teriaknya sambil berlari kecil menuju mobil.

"Jujur aja, rasanya berat melangkah kan kaki ke kantor. Semalaman aku gak bisa tidur nyenyak," bergumam cukup keras sambil menyetir. "Keluarga ku di Amerika sudah ku kontak kenapa tidak ada yang mengangkat yah!? Ini adalah hari terakhir jatuh tempo dengan Alvero. No! aku gak bisa ngerepotin grandpa dan papa Thomas. Kemana pula si Wiliam dah hampir seminggu gak bales message ku apalagi mengangkat telepon!" dengus nya kesal pada sepupunya Wiliam.

"Hari ini aku harus memberi jawaban pada pihak Alvero tepatnya pada Edward Alvero!"

Saat melewati taman kota, Alexa berhenti sejenak memperhatikan anak-anak yang sedang bercengkrama dengan orang tuanya.

Pemandangan yang menurutnya indah itu sangat menyita perhatiannya dan tergoda untuk memasuki taman. Gadis ini akhirnya memarkirkan Mercedez putihnya dan turun memasuki taman, mengganti high heels dengan flat shoes supaya nyaman. Sambil berdiri memandangi sebuah nama di phone book.

"Ini adalah keputusan paling bersejarah dalam hidup ku!" gumamnya pada diri sendiri.

"Haisssss .... rumitnya menjadi orang dewasa! Rasanya sangat menyenangkan bila tetap menjadi anak-anak tanpa memikirkan harus jadi apa kelak," lenguhnya pada diri sendiri. "Aku sudah di ujung tanduk. Aku hanya ingin melihat senyuman orang-orang ku sayangi tetap merekah."

"Kurasa menikah bukan hal yang menakutkan," hiburnya pada diri sendiri.

"Anggap aja hidup bersama dengan roommate yah seperti di asrama. Bedanya roommate ku ini adalah pria. Aku harus bikin perjanjian dengannya yang intinya gak ada kontak fisik apalagi hubungan sex karena kita tidak saling cinta! Dengan durasi di bawah lima tahun kali yah. Yap, gak ada salahnya bertahan sekian satu atau dua tahun ke depan. Lagi pula pria itu juga gak mungkin betah dalam perkawinan kontrak selama itu," sahutnya menghibur diri.

"Bismillahirrahmanirrahim ..... ."

Drrrrttt ..... drrrrtttt .....

"Halo, nona Alexandra!" terdengar suara pria penuh wibawa di seberang hape.

"Halo, Tuan Alvero .... mmm .... saya akan memberi jawaban atas penawaran Anda!" sahutnya dengan nada gemetar. Sadar

tubuhnya gemetar, buru-buru dia memperbaiki sikap. Alexa berhenti di sebuah bangku taman dan duduk.

"Oh ya apa keputusan Nona Alexandra!?" tanya suara di hape yang terdengar tenang.

"Tuan Alvero, saya menerima tawaran Anda untuk menikah dengan putera Anda!" jawab Alexa tanpa keraguan.

"Alhamdulillah! Nona, Anda telah mengambil keputusan yang sangat bijaksana! Anda adalah bidadari penyelamat!" puji Edward dengan tulus.

"Ahhh benar kah aku seperti itu, bidadari penyelamat?" batinnya sambil menengadahkan wajah ke langit.

"Yah, ini lah keputusan terberat dalam hidup ku! Aku sudah tidak bisa mundur ke belakang!" tekad gadis itu bulat.

Setelah tiga hari berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk mendapatkan pencerahan, entah mengapa keberanian itu muncul. "This is must be fate for me and my father! Aku wanita dewasa dan aku gak boleh menyesali keputusan yang aku buat sendiri.

"Halo nona Alexandra, are you still there.... anda masih di telepon?" sahut suara membuyarkan lamunan.

"Ohhh ya tuan saya masih di telepon!" jawab nya gagap.

"Bisa kita bertemu di Alvero. Di sini jauh lebih aman dari kejaran paparazi. Dan hari ini saya akan kenalkan putera saya pada nona!" pinta Edward dari seberang telepon.

"Baiklah tuan saya akan kesana dua jam dari sekarang. Saya tutup telepon ya tuan, Assalammualaikum," pamitnya dengan sopan.

"Waalaikumsalam," jawab Edward membalas.

Tretttt... suara hape offline.

Gadis itu tidak langsung pergi beranjak pergi melainkan duduk termenung. Taman saat itu lumayan ramai banyak anak-anak berseliweran di depannya. Secara normal, Alexa tidak menyukai keramaian namun entahlah saat ini dia merindukan keramaian dan enggan beranjak darinya, agar hatinya tidak kesepian. Sejam sudah berada di taman dan akhirnya tubuh nya kembali ke mobil untuk menuju Alvero Corp.

Sejam kemudian, gadis itu sampai di pelataran parkir Alvero. Suasana sangat ramai pada saat itu. Tubuh semampai berjalan memasuki lobi. Saat memasuki gedung banyak mata memandangnya tanpa berkedip. Rambut cokelat dan kulit seputih pualam merupakan kombinasi yang menakjubkan bagi mata yang memandang. Dengan riasan sedehana, malah menonjolkan kecantikannya. Sepasang mata kucing dipadu lipstik warna peach serta sedikit sentuhan blush on warna jingga menambah kesegaran wajah belianya.

"Selamat pagi, permisi Mbak .... saya Alexandra, saya sudah ada janji pagi ini dengan tuan Edward!" sapanya ramah pada resepsionis wanita.

"Oh ya, silahkan nona Alexandra, anda sudah di tunggu beliau di top floor lantai lima puluh!" sahut resepsionis setelah melihat buku order bahwa atas nama Alexandra memang ada .

"Silahkan memakai lift eksekutif di sebelah kanan," jawab nya ramah sambil mempersilahkan dengan tangan kanan.

Ning nong ......

Tiba-tiba ada pesan pada notif Whatsapp pada hp. Di layar hape tertera Cindy.

"Ya ampun aku lupa menghubungi Cindy!" pekiknya pelan. Kemudian tangannya dengan lincah membalas pesan Cindy. Lantas pesan pun saling berbalas. Gadis ini tidak melihat ke depan dikiranya tidak ada yg lewat.

Brrrukkkk .... tubuhnya menubruk seseorang. Hampir saja oleng dan dengan sigap sosok tersebut menangkap pinggang rampingnya.

"Ada tidak apa-apa nona?" tanya seorang pria tinggi tegap dengan setelan abu abu muda kemeja hitam bertanya dengan khawatir. "Sepertinya Anda sibuk dengan hape sampai tidak melihat ada orang di depan!" tukas pria yang menubruknya.

"Ah iya maaf saya terburu-buru menjawab pesan rekan saya," jawab Alexa setenga malu sambil masih menunduk.

"Mau ke lantai berapa?" tanya si pria yang tidak diketahui namanya terus menatapnya lekat.

"Saya mau ke top floor, saya mau bertemu tuan Edward Alvero, sudah ada janji dengan beliau!" jawab nya dengan jengah karena ditatap seperti itu. Alexa menengadahkan kepalanya ke arah pria tinggi di depannya.

"Wowww mata kucing yang indah!" gumam pria tersebut terkaget. "Cantik!" tambahnya lagi dengan terkesima dengan suara pelan terdengar di telinga Alexa, membuatnya tersipu malu.

"Oh ya saya Ivan!" sapanya hangat sambil memperkenalkan diri. Tatapannya mengarah ke wajah Alexa.

"Saya .... Alexandra!" balasnya sambil tersenyum dan menjabat tangan.

"Hmmm tamu big boss rupanya! Wajahnya gak membosankan untuk dipandang. Mata yang indah!" kagum pria itu sambil terus menatap. Kalo gak ada janji dengan lainnya malas gue ke luar kantor," gumamnya sendu sambil memandang wajah sang gadis di depannya..

"Baiklah silahkan nona," sambil bergeser memberikan jalan untuk gadis itu ke lift. Laki-laki itu terus menatap tubuh gadis cantik dalam lift yang sedang tersenyum ke arahnya hingga hilang dari pandangan.

Akhirnya lift pun melesat membawa Alexa ke lantai lima puluh di mana Edward Alvero berada.

1
Hj Mia Mubin
thor kenapa belum posting jg lanjutannya kami masih menunggu loh,.
Kesya Zahra
sangat menarik sekali❤️
Kesya Zahra
thor kok enggak update update sihh😭😭😭😭😭
Kesya Zahra
udh tmat ya thorrr😭😭
Hj Mia Mubin
thor.... 🙁😞😞kapan dilanjutkan
Asmia Mubin
kapan lanjut thor sdh penasaran ini, soalx ceritax makin menarik dan bikin penasara.
Agnes
thor kapan updatenya, sudah ditunggu
Dian Rustiana
semangat update thor
Dian Rustiana
semangat thor.. lnjt update ya
Dewi Maharany
😂😂😂😂terharu semangat thor
Dian Rustiana
lnjt thor n semangat update trus
Dian Rustiana
alhamdulillah update lg.. semangat trus thor
Agnes
lanjut thor
Dian Rustiana
semangat n lnjt thor
Dian Rustiana
semangat n trus lnjt upload thor
Dian Rustiana
lnjt update n semangat thor
Dian Rustiana
jgn lama2 thor klu update.. trus smngt
Agnes
lanjut Thor.
kenapa Lama Lo
Asmia Mubin
knp lama thor,tdk sabar ini nunggu up date x
Dian Rustiana
lama banget update nya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!