NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

Keesokan harinya, Naila langsung pindah ke apartemen yang baru di beli nya. Tidak banyak barang yang dia bawa dari rumah lama nya, karena semua fasilitas di apartemen itu sudah lengkap.

Naila ingin memulai hidup nya yang baru, tanpa bayang - bayang dari Rivan dan keluarga nya lagi. Naila sudah mengambil keputusan yang besar di dalam hidup nya, dengan memberanikan diri lepas dari keluarga toxic itu.

"Akhir nya aku bisa tinggal terpisah dari mereka, aku bisa menjadi diri ku sendiri mulai saat ini!" Ucap Naila saat dia membuka pintu apartemen nya.

Naila menjatuhkan pantat nya di sofa, dia mengitari pandangan nya ke seluruh ruangan. Apartemen ini memiliki 2 kamar, Naila merasa nyaman tinggal di sini walaupun apartemen ini tidak sebesar rumah nya dulu.

"Mulai sekarang aku bisa memilih apapun sesuai dengan keinginan ku, bukan keinginan mereka!" Guman Naila lagi.

Saat tinggal di rumah nya yang lama, Naila tidak bisa menentukan semua nya sendiri. Termasuk semua pernak - pernik isi rumah pun harus seusai dengan keinginan bu Rima, jika Naila menolak nya maka bu Rima akan mencaci maki nya.

Semua fasilitas dan barang - barang di apartemen ini sudah lengkap, jadi Naila tinggal membeli yang lain seperlu nya saja.

"Aku mau ke pasar dulu, aku mau berbelanja bahasa makanan!" Naila berkata pada diri nya sendiri.

Setelah meletakkan koper nya dan barang - barang lain di dalam kamar nya, Naila langsung pergi ke pasar. Sejak dulu Naila memang suka memasak sendiri makanan nya, itu lah sebab nya dia selalu menyediakan banyak stok bahan makanan di dalam kulkas nya.

Kini Naila bebas melakukan apa saja sambil menunggu kepulangan Rivan dan keluarga nya, karena setelah mereka kembali nanti Naila harus bersiap menghadapi mereka. Tapi Naila tidak takut dan khawatir sama sekali, dia sudah menyiapkan semua nya. Kejutan demi kejutan untuk mereka semua, kejutan yang tidak akan pernah mereka lupakan sepanjang hidup mereka.

Naila bergegas kembali ke apartemen nya, setelah dia mendapatkan apa yang dia mau. Hari ini dia akan memanjakan diri nya sendiri dengan memasak makanan kesukaan nya, setelah itu dia akan beristirahat saja hari ini. Karena mulai besok, Naila akan kembali bekerja.

Tring.

Sebuah pesan masuk ke ponsel nya, saat Naila sedang menikmati makanan nya. Naila meraih ponsel nya, dia tersenyum saat melihat siapa yang mengirimi nya pesan.

[Nai, kamu di rumah kan? Jangan keluar, tidak baik seorang istri keluyuran di luar!] Begitu lah bunyi pesan yang di kirim kan oleh Rivan.

[Iya Mas, aku di rumah. Mas dan yang lain nua kapan kembali?] Tanya Naila melalui pesan singkat.

[Tiga hari lagi kami akan pulang, nanti kau siap kan makanan yang enak saat kami pulang ya!] Balas Rivan lagi.

[Iya mas, aku tidak sabar menunggu kalian semua pulang!] Balas Naila lagi.

Naila tersenyum melihat pesan dari Rivan, begitu tidak ingin nya Rivan membiarkan Naila mengenal dunia luar. Sehingga dia selalu membatasi pergaulan Naila dan tidak mengizin kan dia keluar lagi.

"Silahkan puas -puasin kalian di sana Mas, karana bisa jadi ini akan menjadi liburan kalian yang terakhir. Aku tidak yakin, setelah ini kalian masih bisa berlibur lagi setiap akhir tahun!" Guman Naila sambil menikmati makanan nya.

Setelah selesai menghabiskan makanan nya, Naila segera mengistirahatkan tubuh nya yang lelah. Hari ini dia akan bersantai di rumah, tapi mulai besok dia akan kembali ke dunia kerja. Tawaran dari pak Farhan kemarin langsung di terima nya, dengan begitu dia tidak perlu lagi susah - susah melamar pekerjaan di tempat lain.

******

Pagi ini Naila tampak sudah rapi dengan pakaian formal nya, dia mematut diri nya di depan cermin. Sudah 3 tahun pakaian ini tersusun rapi di dalam lemari nya, semenjak diri nya menikah dengan Irfan.

Naila memoleskan make up tipis di wajah nya, senyum nya mengembang dengan sempurna. Diri nya kini telah benar - benar siap untuk kembali ke dunia kerja, dunia yang selama 3 tahun ini di tinggal kan oleh nya.

"Bismillah, semoga semua nya lancar!" Naila berkata pada diri nya sendiri.

Naila segera berangkat, dia tidak ingin terlambat di hari pertama nya bekerja. Dia melajukan mobil nya menuju ke kantor nya pak Farhan, tempat di mana dulu dia merintis karir nya.

"Selamat pagi bu, saya Naila. Saya mau bertemu dengan pak Farhan!" Naila berkata pada seorang wanita di meja resepsionis.

"Baik bu, tunggu sebentar. Apakah ibu sudah membuat janji dengan beliau?" Tanya wanita itu.

"Sudah bu!" Jawab Naila mantap.

Perempuan cantik itu langsung menghubungi sekretaris nya pak Farhan melalui sambungan telepon, dia memberi tahu bahwa di bawa ada seseorang bernama Naila yang ingin bertemu. Tampak wanita itu mengangguk kan kepala nya, dan dia meletakkan kan kembali telepon nya di tempat nya.

"Bu Naila, silahkan. Pak Farhan menunggu ibu di ruangan nya!" Resepsionis itu memberi tahu.

"Terima kasih banyak!" Naila pun bergegas menuju lift dan naik ke ruangan pak Farhan.

Kantor ini tidak banyak yang berubah selama 3 tahun ini, seperti nya pak Farhan tidak begitu menyukai perubahan.

Tok, tok, tok.

Naila mengetuk pintu ruangan pak Farhan, sebelum nya dia harus bertemu dengan beliau dulu.

"Silahkan masuk!" Terdengar suara dari dalam.

Naila mendorong daun pintu, dan dia langsung di sambut oleh pak Farhan.

"Silahkan duduk Naila!" Pak Farhan berkata dengan ramah.

"Terima kasih pak!" Jawab Naila sambil tersenyum.

"Naila, saya sudah melihat sendiri bagai mana kinerja mu selama 5 tahun di perusahaan ini. Tidak perlu di ratusan lagi, mulai hari ini kamu bisa langsung bekerja. Ruangan mu sudah siap, kau kembali ke ruangan mu yang dulu!" Pak Farhan berkata pada Naila.

"Terima kasih banyak pak Farhan, karena bapak telah mempercayai saya!" Ucap Naila sambil tersenyum.

"Oh ya Naila, kapan kamu pindah dari rumah itu?" Tanya Pak Farhan.

"Saya sudah pindah sejak kemarin, pak. Sekarang silahkan jika bapak mau mengganti kunci pintu nya!" Jawab Naila lagi.

"Baik lah, hari ini juga saya akan minta tukang untuk mengganti kunci pintu rumah itu!" Pak Farhan berkata sambil mengangguk kan kepala nya.

"Pak Farhan, semua barang- barang suami saya dan keluarga nya sudah saya letak kan di ruang tamu. Bapak bisa meminta orang untuk meletakkan semua nya di luar saja, jadi saat mereka pulang nanti mereka bisa mengambil nya!" Naila berkata pada Pak Farhan.

"Baik lah, nanti akan saya suruh orang mengeluarkan nya!" Jawab Pak Farhan lagi.

"Saya permisi pak, saya akan ke ruangan saya sekarang juga!" Naila pamit pada pak Farhan.

"Silahkan!" Pak Farhan mempersilahkan Naila untuk keluar.

Naila keluar dari ruangan pak Farhan dengan perasaan lega, hari ini dia akan memulai kembali pekerjaan nya di kantor ini.

1
Fitriyazahra
muter² alurnya terus ngulang²😵
Turi77 Turi77
yg bodoh it km, Naila melakukan pekerjaan rumah tangga,bakti nya sbgai seorang istri mu revan
🤦
Turi77 Turi77
gk udh sedih lg nai,menggugat suami mokondo macam Revan dan keluarga benalu hempaskan mereka semua 😡🫣
Visitor0915
hebat brp usia Naylla? sebelum menikah sdh 5 th jd manajer. mulai kerja selesai S1 minimal bbrp tahun baru bisa jd manajer. kalau menikah selama 3 th.
Ning Suswati
ahhh jadi malas bacanya kok itu2 aja yg di ulang2 🙏🙏🙏
Ning Suswati
apa gk pusing nailanya kok selalu dilayani telp dri keluarga rivan, ganti nomir aja napa sih, sama2 kaleng rombeng
Ning Suswati
udah nai viralkan aja, alan dg selingkuhannya, biar tau rsa tuh si nenek kunti sekeluarga, apa.mereka masih mau menyalahkan naila kalau suami yuni selingkuh dan hamil
Ning Suswati
kayanya semua laki2 dirumah keluarga itu banci kaleng, aneh2 aja ceritanya terlalu ngawur awur
Ning Suswati
apa ada manusia dablek, ngaku2 sdh jelas2 bukan rumah mereka, apa terlalu halu ya athornya, yg masuk akal sehatlah
Ning Suswati
jgn biarkan rivan sekeluarga menghancurkan naila dg drama baby ngepet begitu, ayo hadapi dg tangan besi juga, rivan sekeluarga itu bukan manusia
Ning Suswati
percaya diri amat si.laki goblok, masa gk tau sepak terjang isteri, cuma sibuk dg ibu dan saudaranya, malah sdh punya suami lagi, jgn2 karmanya si rivan sdh dirasa oleh sdinya, punya suami tdk bertanggung jawab
Ning Suswati
apa ada y manusia me ngaku2 yg bukan hak nya, apa otaknya sdh pindah ke dengkul atau ke pantat🤭
Ning Suswati
hhhhhhh semakin seru kayanya si penumpang yg gk tau diri malah mau ngancam
Ning Suswati
doa orang teraniaya, malah dipermudahkan segala langkahnya
Ning Suswati
gas pollll nai, jgn takut ada aq dibelakangmu
Ning Suswati
sangat bagus, rumahnya dijual, kalau dilawan secara fisik naila gk akan menang
Ning Suswati
3 thn bukan waktu yg singkat, tabpa sadar kungkin karena cinta otaknya jadi error, diperbudak dan dihinakan, sedangkan rumah milik nya, masa selama itu otaknya tidur, kelamaan, ayo bangun, aq dukung sepenuhnya naila
baba
bukankah sudah tau waktu ketemu pertama?
Dini
gemes banget sm c naila,,udh tau kluarga toxic malah d biarkan bgtu sj
Dini
bodoh banget naila knpa mobil nya ga d ganti,,lahhh bikin darting aja ni cerita,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!