NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Setelah keheningan yang panjang, Zergan akhirnya meletakkan sendoknya ke dalam mangkuk yang sudah kosong bersih. Ia menyeka bibirnya dengan tisu, lalu memajukan tubuhnya. Sorot mata elangnya kembali menajam, mengunci penuh manik mata Kinara.

​"Selesai makan, sekarang jawab pertanyaanku," ucap Zergan dengan nada suara yang berat dan menuntut penjelasan. "Bagaimana bisa kamu tahu dengan sangat akurat tentang bahaya preman di alun-alun kemarin malam? Jangan pakai alasan firasat atau ramalan konyol lagi. Aku tahu ada sesuatu yang kamu sembunyikan."

​Kinara menghentikan aktivitasnya. Ia menatap Zergan lama, sangat lama. Di balik tatapan datarnya, ingatan Kinara justru melesat jauh ke masa depan di kehidupan lalunya. Ia teringat bagaimana hancurnya Zergan saat kehilangan Haura yang tewas diculik. Pria angkuh itu mengurung diri di kamar yang gelap, menyendiri dengan botol-botol alkohol, dan meratapi penyesalannya dengan menyiksa dirinya sendiri hingga jiwanya mati. Kinara mengingat betapa hancurnya ia saat itu melihat suami yang dicintainya sekarat dalam rasa bersalah.

​Menekan segala sesak di dadanya, Kinara menghela napas pendek dan menjawab dengan suara yang teramat tulus namun terdengar misterius. "Aku melakukan semua itu... demi dirimu."

​Zergan tertegun membeku. Jantungnya berdesir aneh mendengarnya. "Demi aku? Maksudmu apa?"

​Kinara tidak menjawab pertanyaan itu. Ia langsung berdiri, merapikan mangkuk-mangkuk kosong di atas meja. "Sekarang sudah malam, kembalilah ke unitmu. Aku butuh waktu untuk istirahat. Luka di tanganku masih sangat perih."

​Zergan mengernyit, merasa tidak puas karena logikanya sama sekali tidak mengerti arah pembicaraan gadis ini. Kenapa seorang wanita asing yang baru ditemuinya beberapa hari ini rela terluka dan bertaruh nyawa demi dirinya?

​Namun, sebelum Zergan sempat berdiri untuk mendebatnya lagi, Kinara kembali bersuara, kali ini nadanya terdengar begitu bijak, seolah ia tahu segalanya.

​"Jagalah Haura baik-baik," ucap Kinara sambil menatap lurus ke dalam manik mata Zergan. "Jangan pernah lengah lagi seperti kemarin malam. Aku tahu seberapa besar kamu mencintainya. Kamu... bisa gila dan hancur seumur hidup kalau sampai kehilangan dia."

​Zergan tersentak, batinnya terguncang karena ucapan Kinara seolah bisa membaca ketakutan terdalamnya.

​"Dan satu hal lagi," lanjut Kinara dengan senyuman tipis yang sarat akan kepasrahan. "Aku akan membantumu untuk mendapatkan restu dari keluarga besarmu, terutama dari Oma Gayatri. Aku tahu... hubungan kalian saat ini sama sekali tidak mendapatkan restu dan ditentang keras, kan?"

​Mendengar kalimat terakhir Kinara, Zergan langsung berdiri dari kursinya dengan raut wajah yang luar biasa syok. Rahangnya mengeras. Masalah penolakan Oma Gayatri adalah rahasia internal keluarga Airlangga yang sangat rapat dan baru saja terjadi semalam. Bagaimana mungkin gadis di hadapannya ini bisa mengetahuinya dengan begitu detail?

​"Kamu... dari mana kamu tahu soal Oma?!" tuntut Zergan dengan tatapan yang campur aduk antara curiga dan tidak percaya.

​Kinara hanya berjalan menuju pintu apartemennya, membukanya lebar-lebar, dan memberi isyarat agar Zergan keluar. "Pulanglah, Zergan. Seperti yang kubilang, aku hanya ingin membantu agar takdirmu tidak hancur. Selamat malam."

​Zergan menatap Kinara dengan sejuta pertanyaan yang berputar hebat di kepalanya. Namun, melihat guratan kelelahan yang amat sangat di wajah cantik gadis itu serta balutan kasa di tangannya, Zergan akhirnya menahan diri. Ia melangkah keluar melewati pintu dengan hati yang dipenuhi rasa penasaran yang teramat pekat, sementara Kinara langsung menutup pintu apartemennya rapat-rapat, mengunci dirinya sendiri dalam kesunyian malam.

Di dalam kesunyian kamar apartemen barunya, Kinara duduk di tepi ranjang dengan tatapan kosong menatap ke luar jendela besar yang menampilkan gemerlap lampu kota malam hari. Ia perlahan menyentuh punggung tangan kirinya yang masih terbalut kain kasa putih, merasakan denyut perih yang mulai mereda.

​Sebuah helaan napas berat lolos dari bibirnya. Di kehidupan ini, ia tidak ingin lagi menjadi benalu atau penghalang di antara Zergan dan Haura. Ia hanya ingin membayar utang budi atas pelukan terakhir Zergan saat ia tewas di masa lalu, memastikan pria itu tidak hancur oleh takdir tragis yang mengintai.

​"Setelah semuanya beres... setelah aku memastikan hidupmu aman dan kamu mendapatkan kebahagiaan yang kamu mau bersama Haura, aku akan menjauh dari kota ini," gumam Kinara lirih pada kegelapan malam. Ia tersenyum getir. Dengan pundi-pundi uang dari saham yang terus bertambah, ia bisa dengan mudah membangun hidup baru di mana saja, jauh dari bayang-bayang masa lalu yang menyakitkan. Menenangkan hatinya yang masih bergejolak, Kinara menarik selimut, memejamkan mata, dan akhirnya tertidur lelap.

​Sementara itu, di waktu yang bersamaan di kediaman megah keluarga Airlangga, Zergan baru saja selesai membersihkan diri. Ia duduk di tepi ranjang berukuran king size di kamarnya yang luas, memikirkan kembali setiap ucapan misterius gadis di seberang unit apartemennya tadi.

​Drrrt... Drrrt...

​Ponsel di atas nakas bergetar nyaring, memecah keheningan. Zergan melirik layar dan mendapati nama Oma Gayatri tertera di sana. Dengan dahi berkerut, ia menggeser tombol hijau dan menempelkan ponsel ke telinganya. "Ya, Oma?"

​"Zergan," suara berwibawa Oma Gayatri terdengar dari seberang sambungan telepon. "Oma menelepon untuk memberitahumu bahwa besok kakak kandungmu, Arsen Airlangga, akan pulang dari luar negeri dan kembali menetap di rumah ini."

​Mendengar nama itu disebut, tubuh Zergan seketika menegang. Ia tertegun membeku di tempatnya. Arsen Airlangga. Kakak laki-lakinya yang sudah bertahun-tahun tidak ia temui. Hubungan mereka sama sekali tidak bisa dikatakan akrab, atau lebih tepatnya, mereka berdua sengaja dipisahkan secara paksa sejak belasan tahun lalu ketika orang tua mereka bercerai. Arsen dibawa oleh sang ayah dan tumbuh besar di luar negeri dengan didikan yang keras, sementara Zergan tinggal di Indonesia bersama Oma Gayatri. Perpisahan lama itu menciptakan jurang pemisah yang dingin di antara mereka.

​"Zergan, kamu dengar Oma? Sebagai penerus Airlangga, Oma harap kalian bisa bersikap profesional besok," lanjut Oma Gayatri dengan nada memerintah.

​Zergan mengembuskan napas pendek melalui hidungnya, menekan pergolakan emosi yang mendadak muncul karena kabar kepulangan sang kakak yang tiba-tiba.

​"Hmm," dehem Zergan pendek tanpa minat untuk membalas lebih jauh.

​"Ya sudah, beristirahatlah," ucap Oma Gayatri sebelum akhirnya mematikan sambungan telepon sepihak.

​Zergan menurunkan ponselnya, menatap layar yang menggelap dengan tatapan tajam yang sulit diartikan. Kepulangan Arsen tentu akan mengubah banyak hal di dalam konstelasi keluarga mereka, terutama terkait restu dan posisi di perusahaan. Merasa kepalanya sudah terlalu penuh oleh misteri gadis peramal di apartemen seberang ditambah kabar kepulangan Arsen, Zergan memilih untuk merebahkan tubuhnya. Ia menarik selimut dan memejamkan mata, mencoba menjemput tidur di tengah malam yang kian mendingin.

1
Ina Cantik
sampah
Ina Cantik
aku masokis sih jadi aku lanjut aja baca sampai tamat meski greget sama nara si budak
Ina Cantik
kenapa sok nolak sih entar juga bakal dengan sukarela ngangkang😏
ga boleh nolak nanti gimanaa kalau tuan zergan ga mau lagi sama kamu, sebagai budak yg baik harus selalu menomer satukan tuan nya
Ina Cantik
ngapain ngamuk ngamuk ga jelas kan emang bego 😏
kamu kan seneng ya jadi anjingnya si zergan dengungan keluarga nya🤣 anjing baik tidak mengeluh .
di kehidupan ini kamu harus baik baik sama tuanmu siapa tau dia kasih cinta ke anjing peliharaannya + budaknya😍
Ina Cantik
si zergan plin plan, ketika nikah sm nara cintanya ke haura
ketika udah idup lagi dan pacarnya udah haura malah bilang cinta Nara
si nara juga bulol, di 2 kehidupan masih mau berkorban ke si zergan, katanya 6 tahun itu ga sebentar tapi masih ajah kecintaan
jadi cocok mereka sama sama gendeng
Nyagus Gunawan
𝙥𝙪𝙧𝙖² 𝙨𝙖𝙠𝙞𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙧𝙞𝙩𝙞𝙨 𝙚𝙝 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡... 𝙪𝙘𝙖𝙥𝙖𝙣 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙤𝙖...
Nyagus Gunawan
𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙤𝙢𝙖 𝙚𝙜𝙤𝙞𝙨...𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙩𝙙𝙠 𝙢𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙥𝙖 𝙮𝙜 𝙠𝙞𝙣𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙖𝙨𝙖𝙠𝙖𝙣... 6 𝙩𝙖𝙪𝙣 𝙙𝙞 𝙖𝙗𝙖𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙠 𝙙𝙞 𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙥... 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙚𝙣𝙩𝙚𝙣𝙜'𝙮 𝙢𝙚𝙧𝙖𝙠𝙖 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙠𝙞𝙣𝙖𝙧𝙖 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙡𝙞.. 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙚𝙜𝙤𝙞𝙨...𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣'𝙮 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙨𝙖𝙡 𝙩𝙥 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙠𝙨𝙖 𝙠𝙞𝙣𝙖𝙧𝙖..
Ina Cantik: sepakat, tapi kita bisa apa kalau si nara itu masih mau masuk ke keluarga itu , takutnya tetep TOLOL meski udah lahir kembali
total 1 replies
mety
mana anak buahmu zergaaannn ????
Sfarlett Alexana
Baru nemu ceritanya, kayaknya seru😍
Tira Aneri
suuukaaa
Suhana Sulaiman
back to the future thor.. masa depan... bukan masa lalu😂😂😂😂😂
Ina Cantik: aduh cerita tolol
total 1 replies
Suhana Sulaiman
halah.. otak cinta semuanya.... mati aja manatau idup lagi.... dan lagi sampai otaknya benar
Suhana Sulaiman
urus hal sendiri ajalah... x kan oma gayatri yg tersohor x ada mata2.. x tahu cucu lainnya main belakang... ishh hanya omong2 kosong... kaya tapi ompong
Suhana Sulaiman
cukupla sampai sini keterlibatan kinara dakam hidup zergan.... ku rasa haura dn arsen ada motif tersembunyi... apa yg berlaku selepas ini biar berjalan sendiri
Nyagus Gunawan
𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖'𝙮 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙣𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙏𝙝𝙤𝙧...𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙥𝙞𝙣𝙩𝙖𝙧 𝙨𝙤𝙖𝙡 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙥 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙣𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣... 𝙥𝙚𝙧𝙗𝙖𝙞𝙠𝙞 𝙡𝙜 𝙮𝙖
King Ruo
bukan nya Sherly ya,,,?? kok jadi kesyah
mety
masa mati again dirimu Kinara
Sulati Cus
👍🏻
mety
sabare sampe 6 tahun...kalo aku 6 bulan dah kabur mba 😂😂😂
Emily
klo sakit hati seharusnya pergi sejauh mungkin..ini kokmalah berkorban buat pria yg menyakitinya ..di luar nurul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!