NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Si Buruk Rupa

Terpaksa Menikahi Si Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Perjodohan
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Zaraa

Kisah seorang wanita cantik berhijab yang hidup dengan segala kebahagiaan yang berlimpah. Harta, kasih sayang orang tua, dan kepopularannya sebagai artis dunia maya. Kehidupan yang begitu sempurna.

Seorang wanita cenderung memimpikan calon suami yang tampan. Begitu pula dengan Kirana Purwa Cakrawangsa. Tapi sayangnya, Kirana terpaksa harus menikahi Akbar yang memiliki wajah rusak dan kehadiran Akbar Giandra Bratajaya sebagai suami menjadikan hidupnya mulai diuji.

Ikuti kisah mereka!
Selamat membaca ^_^

Harap apresiasi melalui like, komentar dan votenya yaa ... Salam cinta dari Zaraa ❤

Akun 👉

Fb: Zaraa
Ig : @zha_zaraa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaraa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tangisan di kegelapan

TEKAN LIKE DULU SEBELUM BACA PLIS!

❤ Happy reading ❤

***

"Makasih yaa Bang." Kirana mengulas senyuman yang tulus dan paling manis. Masih menatap wajah Akbar yang terlelap. Sesuatu menggelitik hatinya. Topeng itu, bolehkah ia mengintip sesuatu di baliknya sedikit saja?

Kirana menelan saliva, lalu lebih mendekat dan tangannya terangkat. Sebelum tangannya mendarat dengan tepat, mata Akbar terbuka dan membuat Kirana memekik dengan mata membulat sempurna.

Ia terduduk di lantai dengan rahang yang terbuka. Akbar menautkan alisnya. "Ngapain?" pemuda itu bangun dari tidurnya dan duduk menatap sang istri. Gadis itu nampak gugup dan merona. "Pengen cium yaa?"

Kirana mengerjapkan mata tak percaya. Jika lelaki lain mungkin berucap dengan nada menggoda, suaminya sendiri berucap dengan nada sinis disertai aura dingin di setiap kalimat yang keluar dari bibir suaminya. Tersadar, Kirana menggelengkan kepala.

"Enggak kok," ucapnya pelan dan duduk di sofa yang sama. Tepat di hadapan Akbar. Kirana masih menunduk dan tak berani menatap suaminya.

"Udah, tidur sana," usir Akbar sembari merebahkan tubuhnya lagi. Ia memejamkan mata. Sedikit terbuka dan melihat bagaimana Istrinya menggerutu pelan sambil berjalan ke ranjang. Senyuman tipis terlihat di wajah Akbar Giandra Bratajaya.

***

Mata Akbar mengerjap pelan. Menyingkirkan bantal yang menghalangi wajahnya. Karena Kirana harus tidur dengan lampu yang menyala sedangkan ia sebaliknya. Jadi, Akbar mengatasi dengan menutupi wajahnya sendiri. Perlahan, Akbar bangkit duduk. Menajamkan pendengaran. Apa ia baru saja mimpi atau ternyata memang berasal dari dunia nyata?

Dor!!

Bersamaan dengan itu, suara Kirana juga memekik keras. Listrik tiba-tiba saja mati dan membuat Akbar terlonjak kaget. Masih dengan kebingungan atas suara bising dan kegaduhan tak jelas dari kamar sebelah. Ia masih mematung dan bingung akan apa yang terjadi sebenarnya.

"Abang!" pekik Kirana dengan isakan tertahan. Meraih kesadaran, Akbar harusnya tau ia lebih dulu menenangkan istrinya sendiri. Cepat Akbar mendekat ke ranjang. Suasana yang sangat gelap membuatnya menajamkan penglihatan.

"Kirana!" Akbar mendesis ketika kakinya terkena kaki ranjang. Hal itu membuatnya kehilangan keseimbangan tapi terjatuh tepat di hadapan gadis yang semakin memekik. Akbar langsung memegang bahu Kirana.

"Lepasin!" suara Kirana penuh amarah. Sesaat pemuda itu terkesiap. "Kirana! ini Aku."

"Abang!" Kirana langsung menubruk tubuhnya. Memeluknya dengan erat. Bisa dirasakan Akbar bahwa tubuh istrinya menegang. Akbar mengusap pelan punggung sang istri. Berusaha menyalurkan ketenangan. Tapi tak berlangsung lama, suara tembakan itu membuat mereka tersadar lagi.

"Itu apa Bang?" Kirana masih menenggelamkan wajahnya di dada sang suami. Akbar tak tau apa yang terjadi. Mereka sedang berada di lantai khusus tamu VVIP. Apa sedang ada penembakan di sini? dan mengapa tak ada satu pun pihak keamanan hotel mendatangi mereka? Suara bising seperti tembakan, pintu yang didobrak. Semakin membuat kedua suami istri ini menegang

"Biar ku periksa dulu." Akbar melepaskan pelukan, tapi Kirana tak melepaskan.

"Gak mau Bang, takut. Gelap banget ...." Akbar tau, Kirana sudah menangis sekarang. Tapi keselamatan mereka bisa saja sedang terancam. Apa yang harus aku lakukan?

"Tenang Kirana." hanya itu yang bisa Akbar lakukan. Memeluk Kirana dengan erat sembari berdoa semoga mereka akan baik-baik saja. Akbar bersumpah akan melaporkan hal ini pada Abi. Bagaimana bisa terjadi sesuatu seperti ini?

Beberapa saat kemudian. Suara berisik itu sudah tak terdengar. Tapi listrik masih mati dan membuat Kirana masih saja ketakutan. "Kirana." Akbar berucap sembari berusaha melepas pelukan. Tapi demi apapun, Kirana masih tak melepaskannya.

"Aku gak bisa napas," ucapnya pelan. Ia merasa bagian tangan dan punggungnya kebas. Posisi duduk berhadapan dan saling berpelukan bukan posisi yang nyaman. "Gak mau," sahut Kirana sembari mengeratkan pelukan.

"Kamu merem yaa?" Kirana diam. "Buka mata Kirana. Gak papa," bujuk Akbar pelan. Lalu ia melepaskan pelukan dengan pelan. Kali ini, Kirana tak menolak. Lelaki itu beranjak turun dari ranjang. Namun pelukan dari belakang membuatnya terdiam. Akbar membeku.

Tak ada ucapan yang keluar dari Kirana. Hanya isakan yang semakin jelas terdengar. Akbar berbalik dan memeluknya. Naik lagi ke ranjang dan membawa sang istri ke pangkuan. Jadilah sekarang berpelukan dalam posisi yang lebih nyaman.

Dalam posisi yang sangat dekat seperti ini, Akbar dapat mencium jelas aroma tubuh sang istri. Aroma manisnya stroberri. Lalu lampu menyala dan Akbar menghela napas lagi. Ia menundukkan kepala dan menatap Kirana yang masih menenggelamkan wajahnya di dada. Akbar berdecak kesal.

Kenapa nyala sih nih lampu?

Bilangin gak yaa?

Kirana nampaknya mulai menyadari bahwa lampu sudah menyala. Ia mendongak dan tatapannya tertabrak pada sepasang mata tajam yang menatapnya dalam. Sesaat, tatapan mereka saling terkunci. Hingga ketukan di pintu mengalihkan perhatian. Kedua orang itu menoleh secara bersamaan. Masih mematung dan suara di sana bukan lagi berupa ketukan tapi gedoran.

Akbar langsung menarik Kirana turun dari ranjang dan bersembunyi di balik sofa panjang. "Tadi suara tembakan 'kan Bang? Kok hotel keluarga Bratajaya gini sih? udah mati listrik sekarang juga ada yang ngedor pintu gitu!" gerutu Kirana pelan. Akbar meliriknya sekilas dengan mendengus kesal. Sekarang Kirana yang menyebalkan telah kembali. Padahal wajah cantik itu masih terlihat kacau. Hidung merah dan pipi yang terlihat bekas air mata.

Brak!!

Akbar maupun Kirana menegang. Kirana bersumpah akan menggugat cerai dan menuntut pihak hotel keluarga suaminya sendiri. Jika sampai terjadi sesuatu padanya.

"Akbar? Kirana?"

Eh? suara panik itu, kayaknya gue kenal.

Lalu, suara Akbar menyadarkan Kirana.

"Ya Allah Abi!" Kirana spontan ingin berdiri. Tapi Akbar menghentikannya.

"Udah, duduk di situ! Abi sama laki-laki lain." Kirana mengerti. Sekarang ia tengah memakai piyama dan tak berhijab.

Bersambung

1
Shifa Burhan
randy jangan jadi anak durhaka membentak ibu, dimana salah ibu mu sampai kau bentak, dimana salah ibu yang masih sakit hati karena anaknya disakiti istrinya, dimana kesalahan ibu karena masih sedih lihat anak lelakinya dipermalukan didepan umum oleh istrinya

randy jangan hanya Kirana pemeran utama wanita kau membela nya sampai kau meninggikan suara mu pada ibu,

randu jangan jadi anak durhaka kau, Kirana pantas diperlakukan kayak gitu

saat kau sok bijak memahami posisi Kirana tapi kau mengabaikan posisi ibu mu yang sedih, hancur, terluka karena anak lelakinya disakiti oleh istrinya

kau sujud minta maaf pada ibu karena nada tinggi membuat kau jadi anak durhaka
mei puspitasari
Bagus
anti pebinor pelakor
pendahuluan novel ini bagus dan tidak ada masalah dan novel ini sudah cukup adil

curhat
kenapa ya, kalau novel yang konflik nya pemeran utama wanita (istri) buat salah dengan gampang dimaafkan tapi berbanding terbalik dengan novel pemeran utama pria (suami) yang buat salah, pasti sang suami dibuat dapat balasan, menderita, mengemis maaf, berjuang mati2an dapat kesempatan dan harus berkorban membuktikan diri, dan sang istri tegas, pergi dan tidak mudah dimaafkan dan satu lagi kalian pasti hadir kan sosok lelaki lain (pebinor yang dipuja2) yang bagai malaikat penolong untuk sang istri yang berpeluang besar menggantikan posisi pemeran utama pria

ini fakta novel2 dengan konflik pemeran utama wanita (istri) yang melakukan kesalahan (selingkuh) (novel yang udah aku baca)
*100% mudah dimaafkan
*100% posisi pemeran utama wanita aman tak tergantikan
*100% tidak akan dihadirkan wanita lain yang baik pada suami, kalau pun dihadirkan tetap dicap pelakot dan dibinasakan
*80% selingkuhan istri tetap aman tidak dapat balasan
*100% istri tidak dapat balasan apapun
* 50% novel membenarkan perselingkuhan itu
* 30 % malah sangat suami yang disalahkan atas perselingkuhan istri
* dll

belum ada satu pun novel yang konflik nya pemeran utama wanita selingkuh novel dapat balasan, menderita, mengemis maaf suami, berjuang dapat kesempatan dan berkorban membuktikan diri pantas dapat kesempatan, belum ada satu pun novel yang berani kayak gini
Ndhut
good
Kadek Bella
lanjut thoor
Sulaiman Efendy
TAPI TK SEBANDING PRTOLONGN YG DIBERIKAN KE ELO DGN PRBUATAN JAHATNYA KE ELO.. BOLEH ELO MMAAFKN, TPI JGN LAGI LO BRHUBUNGN DGNNYA.
Sulaiman Efendy
TU PSTI SURUHAN RAGA BUAT CULIK KIRANA..
Sulaiman Efendy
ORGNYA SDH PERGI DRI HIDUP LO, BARU LO POSSESIF...
Rhea: apasih tolool. cmn novel doang
total 1 replies
Sulaiman Efendy
JAHAT DRIMANA, LKI2 PRUSAK RMH TANGGA ORG ITU HALAL DARAHNYA, DI GAMPAR MSH MENDINGAN, SBERAPALH GAMPARAN WANITA SPRTI KIRANA, YG TAU BELADIRI. DN TRLATIH FISIK..
Sulaiman Efendy
KNP GK KMAREN2 LO LAKUIN ITU PAS TU RAGA PELUK2 DIRI LO DIDEPAN PINTU APARTEMEN SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
SKRG LO BARU SADAR ITU ULAH RAGA... KMARIN2 OTAK LO, LO TARUH KMNA, SIDEPAN TEMAN2 LO, DN DIDEPAN RAGA, LO HINA SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
RINDUKN DGN BAU SUAMI LO.. MSKI WAJAH SUAMI LO CACAT, TPI DY SLLU JAGA BAU BADAN, DN BAU MULUTNYA..
Sulaiman Efendy
LO BAKARLH SEKALIAN TU PAKET2 DARI RAGA..
Sulaiman Efendy
TU SI RANDY PURA2 DEKAT SAMA BAGAS, KRN RANDY MAU BALAS DENDAM SAMA BAGAS, KRN BAGAS YG BUAT AKBAR CELAKA, HINGGA AKBAR CACAT WAJAH
Sulaiman Efendy
SYUKUR RANDY IPAR LO YG TOLONG LO, KLO RAGA, PASTI LO UDH DIBAWA KABUR..
Sulaiman Efendy
SETELAH TIADA, BARU TRASAKN KLO ELO KHILANGAN...
Sulaiman Efendy
BARU LO MRASA SAKIT, KLO GK BRTAUBAT ATAS DOSA2 LO TRHADAP SUAMI, DN TIDAK MMINTA MAAF, SLAMANYA LO BRDOSA..
Sulaiman Efendy
SEKARANG LO NANGIS, LO GK TAU BETAPA HANCURNYA PRASAAN AKBAR YG TRHINA KRENA KLAKUAN LO..😡😡😡😡😡
Sulaiman Efendy
LO HRSNYA FAHAM DGN KLAKUAN RAGA, DN NIAT RAGA, ITU KRN SALAH LO YG BUAT CELAH KE RAGA UNTUK RUSAK RMH TANGGA LO..
Sulaiman Efendy
TERNYATA MMG ULAH RAGA YG MNFAATKN TEMAN2 SI KIRANA..
TU TEMAN2NYA MLH MNYAYANGKN SIFAT KIRANA YG DURHAKA KE SUAMINYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!