Instagram : @blueskyma_1
Rosella Raharjeng seorang bartender cantik yang cukup terkenal dikalangan para pejabat, jatuh hati pada pria yang dijodohkan oleh ibunya..
Alden Mahendra Siregar , namanya duda keren satu anak ini yang nampaknya tidak begitu suka dengan Rosella karena pekerjaan yang dianggap kurang cocok untuk menjadi ibu dari putranya...
Apakah mereka berdua menerima perjodohan itu....???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
perhatian kecil
semua keluarga Siregar duduk didepan televisi ,mereka menonton bersama . . .tapi dimana Axel aku bahkan tidak melihatnya dari tadi.
tapi disisi lain aku ingin pulang, atau aku bekerja saja sebaiknya , menghilangkan rasa galau dihatiku ini. . .ya begini rasanya kalau sudah jadi budak cinta, dibodohi pun tidak tau..
"Tante" aku memecahkan keheningan dikeluarga ini.
"iya Ros"
"aku mau pergi bekerja"
"tidak usah, tadi Alden sudah menelepon manager mu, dan meminta ijin kamu diberi ijin seminggu untuk beristirahat"
apa , seminggu . . sejak kapan pak tua itu memanjakanku , manager ku maksud nya.
ini pasti karena keluarga Siregar yang memintanya, orang kaya mah bebas
"kalau begitu saya pamit pulang saja Tante, sudah malam"
"kamu menginap disini saja Ros"pak Rahmono menyela
"tapi pak eh om"
"udahlah Ros nggak ada tapi-tapian , kamu tidur sama Axel aja ya" tawar Tante Melinda
"atau kamu mau tidur sama Alden" lagi-lagi perkataan om Rahmono membuatku lemas seketika.
"pahh" kata Alden , iya hanya itu saja yang keluar dari mulutnya.
aku berfikir sejenak "aku tidur sama Axel saja Tante, dimana kamarnya"
"Al, kamu Anter rose ke kamar Axel" perintah Tante Melinda yang membuatku merinding, tapi Alden berdiri dan beranjak pergi tanpa mengatakan apapun , jadi apa ini aku harus mengikutinya atau berdiam disini.
tapi setelah dia jauh aku memutuskan untuk mengikutinya, apa ini lift?? dirumah ini ada lift seketika membuat jiwa miskinku meraung-raung.
aku dan Alden memasuki lift dia memencet tombol 5 , jadi ada berapa lantai dirumah ini. .astaga aku benci pikiranku yang katrok ini.
dia membukakan pintu sebuah kamar , aku melihat Axel sedang tidur disana , kamarnya cukup besar dan tidak usah aku sebutkan lagi membuat jiwa miskin ku meronta.
aku menghampirinya Axel ikut berbaring dengannya dan memeluknya dari belakang, nyaman sekali.
Alden POV
sore ini Axel sedikit rewel ia terus memintaku menemaninya , iya Axel menunggu gadis itu.. gadis yang masih tidur terlelap.
gadis itu membalikkan tubuhnya, astaga apa yang sedang aku lihat , aku menelan salivaku. . .
dia tidur terlentang dengan buah da** yang menyembul dikaosnya , aku segera menutupinya dengan selimut.
kenapa bentuk tubuhnya begitu nampak , mungkin karena selama ini ia memakai pakaian yang longgar. melihatnya begitu saja sudah membuat bagian bawah tubuhku mengeras.
aku tidak pernah bergairah seperti ini , sebaiknya aku segera keluar sebelum pikiran ku berfikir yang tidak-tidak.
"Axel disini sebentar ya, Daddy panggilin Oma"
untungnya Axel mengangguk..
aku baru saja mau pergi dari kamar itu, tapi tiba-tiba Mamahku muncul di depan pintu.
"mau ke mana Al"
"Cari angin segar mah" jawabku asal
"itu yang segar" mamahku melihat kearah gadis itu
"sudah lah mah sebaiknya Mama temani Axel saja"
"oh iya Al, sebaiknya kamu telepon manajer Rosella ya. . .mintakan ijin untuk nya"
"kenapa harus aku" jawabku
mamah melototiku "iya iya" aku mengalah
aku menelepon manager nya , mudah saja mendapatkan nomernya karena Andre sudah berlangganan disana.
tapi apa yang aku lakukan , aku bahkan membayarnya agar ia mendapatkan cuti. . . managernya mata duitan ternyata. tapi apakah tidak berlebihan kalau aku memintakan dia cuti seminggu. hasss apa yang aku lakukan , aku mengacak-acak rambutku sendiri.
hallo semuanya jangan lupa like dan votenya ya, dan tinggalkan komentar kalian agar saya kedepannya bisa lebih baik menulis novel ini.
lope kalian semua💋💋💋
terus semangat berkarya.