NovelToon NovelToon
Kepincut Cinta Dokter

Kepincut Cinta Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Dokter / Tamat
Popularitas:22.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: rehuella

Pergi membawa luka datang membawa cinta. Tapi, siapa sangka ia kembali berduka. Cinta lama kembali hadir mencoba memeluk dan mengobati luka itu.

Erik Ramones, dokter kandungan tengah memperjuangkan cintanya, merebut kembali hati Rehuella Zipora. Perjalan cinta mereka berliku penuh air mata, canda dan tawa.

---
Naura Putri, di usia matang ia belum menemukan cintanya. Ada rasa takut untuk menjalin komitmen dengan seorang pria. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Abhichandra Damanik, perjaka usang dengan lebel gagal move on. Bagaimana cinta bisa menyatukan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rehuella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lamaran Damar

Happy reading jangan lupa untuk tekan like dan voters ya.🙏👍

.

.

Setelah kepergian Erik, Ella segera masuk kedalam rumahnya.

“Assalamu'alaikum,” ucap salam Ella ketika masuk dalam rumahnya.

“Wa'alaikumsalam Non,” jawab bu Nani dari arah dapur.

“Ayah ke mana Bu?”

“Tuan besar tadi pergi sama tuan Damar Non, katanya mau nyari cincin tunangan,” jawab bu Nani.

“Kok nggak nungguin Lala sih,” gerutu Ella.

“Ella masuk kamar dulu ya Bu,” lanjutnya.

“Nggak mau makan dulu Non,” tawar bu Nani.

“Nggak tadi Ella sudah makan kok, bikinin Ella jus apel aja ya Bu, nanti antar ke kamar Ella ya,” perintah Ella.

“Baik Non,” jawab bu Nani.

Ella berjalan memasuki kamarnya, berniat untuk segera membersihkan diri, setelah lelah beraktivitas di luar. Setelah selesai mandi, bu Nani masuk ke kamar mengantarkan jus apel kesukaan Ella.

“Taruh di meja saja Bu, terima kasih ya,” ucap Ella yang melihat bu Nani sudah masuk kamarnya, Ella lalu teringat dengan buku yang Erik berikan tadi, dia lalu mengambil buku yang ada di dalam tasnya.

“Ada -ada aja Mas Erik ini, masa Ella suruh baca kaya gini,” ucap Ella lirih, kemudian membaca buku yang dibelikan Erik, karena terlalu lelah, Ella sampai tertidur saat sedang membaca buku.

Ella terbangun saat mendengar suara ketukan pintu dan panggilan dari Damar.

“Iya Kak, masuk aja,” ucap Ella dengan nada khas bangun tidur.

“Tadi pulang sama Erik ya Dek?” tanya Damar yang sudah masuk ke dalam kamar Ella.

“Iya, tadi mampir ke toko buku,” jawab Ella.

Damar yang mendengar itu hanya menganggukan kepala sambil tersenyum.

“Makan malam yuk, itu sudah ditunggu sama Ayah,” ajak Damar.

“Iya, Kakak turun duluan saja, nanti Lala nyusul, Ella cuci muka dulu,” jawab Ella lalu berjalan menuju kamar mandi di kamarnya.

Setelah selesai mandi, Ella turun ke bawah menuju meja makan, ternyata sudah ada ayah Danu yang menunggunya, mereka makan malam bersama dengan hening, hanya terdengar suara sendok yang beradu dengan piring.

“La besuk kamu ikut ke rumah Sashi ya! rencana besuk Kakak mau melamar Sashi,” ucap Damar.

“Kok dadakan Kak, Ella belum siapin baju,” ucap Ella.

“Udah pakai baju yang ada saja, atau mau Kakak antar nyari baju malam ini juga boleh?” tawar Damar.

“Nggak usah deh, Kak, Lala pakai baju yang ada saja, Anna sama Panji diundang juga ya Kak,” pinta Ella.

“Iya kamu kabari saja,” ucap Damar.

“Sashi sudah tau Kak?” tanya Ella.

“Sudah kok tadi Kakak antar dia pulang terus ketemu sama Papa Mamanya, diomongin deh tentang ke depannya hubungan Kakak,” jelas Damar sambil menyelesaikan suapan terakhirnya.

“Ow, ya sudah kalau begitu, takutnya dia syok kalau belum tau,” canda Ella sambil tersenyum menatap kakaknya.

“Acaranya jam berapa Kak?” tanya Ella.

“Jam tujuh malam, biar nggak terlalu malam nanti selesainya, dan jangan lupa kabari Erik juga ya!” ucap Damar diakhiri perintah.

Setelah menyelesaikan makan malam mereka menuju ruang keluarga untuk membahas acara Damar dan Sashi, Ella pun akhirnya menyerahkan urusannya pada Damar, karena merasa tubuhnya sudah mengantuk. Ella ingin beristirahat karena dia juga lelah seharian berada di luar.

***

Matahari bersinar melalui celah jendela kamar Ella. membuat gadis itu terbangun dari tidur, dia mengusap-usap mata indahnya, agar kotoran yang menempel tidak menghalangi pandangan mata.

“Lala bangun, hari ini kuliah jam berapa? ini sudah siang Sayang,” suara ayah Danu dari luar kamar.

“Iya Yah, Lala sudah bangun kok,” jawab Ella sambil duduk dari tidurnya.

Ella segera bergegas untuk mandi dan menyiapkan dirinya untuk pergi ke kampus.

“Kakak nggak kekantor hari ini?” tanya Ella yang berjalan menuju meja makan.

“Nggak, Kakak mau siapin mental biat ngadepin calon mertua Kakak,” jawab Damar.

“Ya elah Kak, CEO muda yang bakatnya luar biasa ini, jadi takut sama camer?” ledek Ella.

“Nerveos La, takut juga sebenarnya, katanya Papa Sashi kan galak,” ucap Damar. Ella yang mendengar itu hanyah tertawa renyah.

“Emang sih keliatannya garang, tapi sebenarnya om Reinan sebenarnya baik kok,” ucap Ella.

“Kak, anterin Ella ya! Ella malas bawa mobil, nggak kuat sama macetnya,” sambung Ella sambil meneguk susu coklat di gelas.

“Iya Kakak antar,” ucap Damar.

Setelah menyelesaikan sarapannya Ella dan Damar segera berpamitan pada ayah Danu dan segera meninggalkan rumah menuju kampus .

***

Hari ini berlalu hingga sore tiba, di rumah Ella, mereka semua tengah sibuk mempersiapkan barang bawaan yang akan dibawa ke rumah Sashi, sedangkan Ella sedang bersiap-siap dengan pakaian, dan make up tipisnya.

Hari ini Ella terlihat feminim dengan dress berwarna putih dan sneaker putihnya, serta tak lupa tas warna kuning satu-satunya, dengan rambut yang di kepang satu, setelah selesai bersiap, Ella meruni anak tangga, untuk melihat kesiapan kakak satu-satunya itu.

Saat di anak tangga terakhir, dia melihat Erik yang sudah duduk di ruang tamu, Ella lalu berinisiatif menyapa Erik.

“Hay Mas,” sapa Ella saat tiba di ruang tamu.

“Hay La,” Erik menatap ke arah Ella lalu tersenyum melihat penampilan Ella.

“Sudah siap semuanya?” tanya ayah Danu yang berjalan menuju ruang tamu.

“Bentar, bentar Yah jas Damar ketinggalan di kamar,” ucap Damar dengan gugupnya.

“Saking nerveosnya, sampai lupa kalau belum pakai jas,” ucap Ella sambil menggoda Damar.

Setelah Damar turun mereka segera berangkat menuju rumah Sashi, dengan Ella yang berada di mobil Erik, dengan bawaan yang akan di serahkan pada keluarga Sashi, sedangkan mobil Damar ada Damar, ayah, pak rt, dan bu Nani.

“Kamu cantik malam ini La,” ucap Erik memecahkan keheningan.

“Makasih Mas, jangan liatin ke Lala terus dong,” ucap Ella malu-malu.

“Heheheh, maaf iya Mas akan fokus ke jalan,” ucap Erik saat menyadari kelakuannya.

Saat sampai di rumah Sashi, mereka disambut dengan ramah oleh keluarga besar Sashi. Terlihat papa Sashi, mengajak mereka menuju taman belakang rumahnya. Ella segera berkumpul dengan Anna dan Panji saat melihat kedua sahabatnya itu juga sudah tiba.

“Jadi saksi lagi dech kita, kapan kita disaksikannya Beb,” ucap Panji pada Ella, Anna yang melihat itu hanya tersenyum tipis.

“Loe aja buruan sana biar gue yang jadi saksinya,” ucap Ella.

“Habis ini siapa ya ntar?” ucap Anna.

“Loe kali Ann!” canda Ella. Terlihat Erik berjalan ke arah mereka, lalu menyodorkan minuman bewarna merah ke Ella, Ella dengan senang hati menerima minuman yang diberikan Erik, karena dia juga merasakan haus.

“Terima kasih Mas,” ucap Ella sambil tersenyum.

“Kok kita gak diambilin sekalian Pak?” ucap Panji.

“Itu ambil sendiri masih banyak di sana,” balas Erik sambil menunjuk meja minuman.

“Kak,” ucap Ella pada Damar, “Rileks ,” lanjut Ella. Damar hanya menjawab dengan acungan jempol ke arahnya.

Terdengar suara langkah kaki dari dalam rumah, terlihat Sashi keluar bersama mamanya. Damar menatap langkah Sashi yang semakin mendekat ke arahnya, dia tidak bisa mengalihkan pandangan matanya dari gadis berkebaya pink itu.

Acara telah di mulai, cincin tunangan baru saja terpasang di jari Sashi dan Damar, senyuman terpancar dari pasangan baru itu.

Setelah selesai, mereka menuju meja makan sekalian membicarakan pernikahan mereka, semua sepakat bahwa pernikahan Sashi dan Damar akan dilaksanakan pada saat liburan semester dua. Kurang lebih tiga bulan lagi, acara malam ini ditutup dengan foto bersama dengan keluarga besar, jangan melupakan Erik yang sebentat lagi juga akan menjadi anggota keluarga ayah Danu.

.

.

Ella dengan dress putihnya.

Erik yang datang dengan kemeja hitamnya.

1
Vina
sudah 3xbaca tetep nangis
eonnira
akhirnya ketemu juga cerita papa Erik dan mama Ella😍😍
Itha Fitra
asam lambung ella naik rik,krn nahan lapar dr kmrin.di tambah adegan yg mnguras air mata smlm..
Itha Fitra
mungkin ella kena angin malam di pantai
Itha Fitra
tante ny kok mmisah kn pasutri sih,dosa lho..hrs ny mmbw ella pergi tuh hrs izin erik dlu donk,krn erik yg lebih berhak dr pd tante ny.
Itha Fitra
itu karma krn mkn ice cream gk bayar,main kabur aja../Joyful/
Itha Fitra
mungkin vina anak ny suster riza, mantan asisten erik yg mmbw bencana
Itha Fitra
smoga nindy berjodoh ama haikal
Itha Fitra
debay ny jail y..
Itha Fitra
resiko pny istri manja,ya keras kepala
Itha Fitra
kok lala gk pernah ngajak suami ny ziarah ke makam ibu ny y?
Itha Fitra
resiko dpt suami dokter kandungan
Itha Fitra
sdh ku duga,dr ucapan ny pas melamar lala wkt itu.bilang ny "aq tdk mminta mu mnjd ibu dr anak" qu,tp mminta di temani smpai ajal mnjemput.." udh capek" mngmbil gelar Dr.bedah,pas slsai malah mati..
Itha Fitra
bs beli salep kok la,buat hilang kn bekas kismart
Itha Fitra
knp aq merasa agak janggal dg ucapan lamaran ny si kenzie y,di sa'at dia bilang "aq gk minta kmu mnjdi ibu dr anak" q.." jd brasa kyak mau mninggl sblm nikah nih,jd agak was-was aja
Itha Fitra
klu jodoh tak kn kmn
Itha Fitra
ajak ella ny healing" ke puncak atau pantai geh yang../Grin/
Itha Fitra
crita ny trllu vulgar,di dpn ortu n adx ny kok meluk cium istri.apa gk malu
Itha Fitra
gk seru acr ny,krn Dr.erik gk di undang jg
Itha Fitra
ttangga q malah,istri msih sakit aja dia udh nikah lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!