NovelToon NovelToon
Anak Genius: Bersaing Hebat Dengan Papa

Anak Genius: Bersaing Hebat Dengan Papa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Duniahiburan / Anak Genius / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rati Tiwi

Zeline Anindya adalah seorang pekerja hotel yang dijebak oleh salah satu teman kerjanya, membawa Zeline pada kejadian satu malam dengan Barata Adiwangsa yang membuat Zeline terhina dan terusir dari tanah kelahirannya.

"Kau akan menyesal, Tuan. Hidupmu akan hancur hingga harta kekayaan yang kau banggakan itu tidak akan berarti bagimu, Tuan," sumpah serapah Zeline kepada Bara yang telah menyakiti hatinya.

Bara berhenti sejenak dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh Zeline.

"Cih, bicaralah sesuka hatimu. Tinggal kita buktikan saja nanti. Kau atau saya yang akan hancur!" Bara pun berlalu dari kamar itu.

Dengan tekad yang kuat, Zeline beserta ketiga anak kembarnya yang genius akan bersaing hebat dengan Barata Adiwangsa untuk mengalahkannya.

Mampukan Zeline dan ketiga anak kembarnya mematahkan sosok Bara yang sangat dingin dan angkut serta ambisius itu?

Selamat membaca, semoga kalian terhibur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rati Tiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Jaya

Sore hari, Jupiter dan kedua saudara kembarnya berkumpul di kamar dan bermain bersama serta sesekali mereka membahas tentang rencana menggagalkan pertunangan Bara dan Jeny.

"Oh ya, Kakak sudah ada kejutan menarik untuk acara pertunangan Papa nanti, dan Kakak yakin pasti di acara itu tidak akan berjalan dengan baik," ujar Jupiter memberi kabar baik pada Mars dan Starla.

"Benarkah? Apa itu, Kak?" tanya Starla penasaran.

"Katakan, Mars ingin tahu, Kak!" ucap Mars yang juga penasaran.

"Rahasia dong, nanti Kakak beri tahu jika sudah tiba waktunya dan Kakak akan minta bantuan kalian," ujar Jupiter yang masih merahasiakan rencana itu dari Mars dan Starla.

"Huh, Kak Piter payah!" ujar Mars.

"Iya, Kakak curang!" ujar Starla kecewa.

"Tenang saja, nanti Kakak beri tahu, kok!" ucap Jupiter meyakinkan kembali.

Jaya Adiwangsa sudah berada di kediaman Zeline. Jaya begitu tidak sabar ingin melihat langsung Zeline beserta ketiga cucu kembarnya itu. Jaya Adiwangsa tidak menyangka jika dia mendapatkan cucu dari hasil perbuatan yang terlarang. Saat mendengar pertama kali tentang Bara dan Zeline, kemarahan Jaya begitu besar, dan Jaya pun bingung harus bagaimana dan harus melakukan apa jika sudah terjadi seperti ini. Mau tidak mau Jaya Adiwangsa harus menerima ketiga cucu kembarnya itu. Bagaimana pun juga ketiganya adalah anak dari Bara.

"Ada apa, Tuan? Anda mencari siapa?" tanya pelayan.

"Tolong kau panggilkan Zeline, saya akan tunggu di dalam," ucap Jaya yang langsung masuk ke dalam rumah Zeline begitu saja tanpa disuruh oleh pelayan. Jaya pun duduk di ruang tamu tanpa malu.

"Eh, Tuan anda tidak bisa main masuk begitu saja, saya harus bilang dulu pada nona Zeline," ucap pelayan itu kebingungan.

"Sudah, cepat panggil Zeline ke sini, sekarang!" pinta Jaya bernada tinggi.

"I-iya Tuan."

Pelayan pun langsung melangkah ke atas kamar Zeline dengan perasaan was-was dan ketakutan.

"Nona, di bawah ada seseorang yang mencari Nona Zeline," ucap pelayan.

"Siapa Bi?"

"Bibi nggak tahu, Non. Dia memaksa untuk memanggil Nona turun."

"Ya sudah, tolong tunggu sebentar."

"Baik Non!"

Beberapa menit kemudian, Zeline pun turun dari atas kamarnya dan menemui Jaya Adiwangsa.

"Maaf, Tuan ada perlu apa datang ke rumah saya?" tanya Zeline bingung.

"Jadi kamu yang bernama Zeline?" tanya Jaya memandang Zeline dari atas kepala hingga ujung kaki.

"Iya, tapi maaf sebenarnya ada perlu apa Tuan mencari saya dan Tuan siapa?" tanya Zeline mengulangi pertanyaan sebelumnya.

"Saya Jaya, ingin menawarkan kerja sama antara perusahaan saya dan perusahaan kamu," ucap Jaya dengan alasannya.

"Kalau ingin membicarakan masalah bisnis kenapa harus di rumah saya, kita bisa bicarakan ini di kantor saya. Dan juga anda belum membuat janji pada saya sebelumnya untuk bertemu. Saya juga tidak mengenal anda, Tuan!" ujar Zeline sedikit kesal tapi nada bicaranya masih terdengar santai.

"Dan sebentar lagi kamu akan tahu siapa saya."

"Tapi maaf Tuan, saya tidak bisa membicarakan bisnis sekarang."

"Tidak masalah, tapi sebelum saya pergi saya ingin melihat anak-anak kamu dulu, tolong panggilkan mereka!" pinta Jaya seenaknya saja.

"Ada apa Tuan ingin melihat anak-anak saya?" Zeline bertambah was-was.

Tidak ingin menunda-nunda lagi, Jaya akhirnya berinisiatif sendiri melakukan apa yang membawanya ke rumah Zeline.

"Pelayan ... pelayan ... panggilkan anak-anak untuk turun kemari!" perintah Jaya pada pelayan seolah dia adalah Tuan rumah di sana.

"Hei Tuan anda sudah lancang, ini rumah saya. Anda tidak punya hak memerintah tanpa seizin saya, Tuan!" Zeline panik dan ketakutan.

Tak lama kemudian, Jupiter, Mars dan Starla datang menghampiri Zeline dan Jaya di ruang tamu. Mereka bertiga jalan berurutan membelakangi satu sama lain sesuai urutan pertama hingga akhir.

"Ada apa, Ma?" tanya Jupiter memandangi Zeline dan Jaya bergantian.

Jaya memandang sendu ketiga cucu kembarnya bergantian. Kemarahan yang dia lakukan pada Bara sebelumnya telah terobati saat Jaya melihat ketiga cucunya. Ada rasa bahagia menyelimuti kesepiannya selama beberapa tahun ini setelah kepergian istrinya.

Jaya mendekati ketiga cucunya dan langsung menggenggam tangan Starla yang mudah dikenali namanya. Karena Jaya belum mengetahui yang mana Jupiter dan  mana Mars.

"Hai, kamu pasti Starla. Anak yang cantik!" sapa Jaya pada Starla sedangkan Starla hanya tersenyum manis.

"Kamu Jupiter atau Mars?" tanya Jaya menatap Mars.

"Aku Mars," sahut Mars.

"Berarti kamu Jupiter yang telah membuat JMS GROUP bersinar, kan?" tanya Jaya menatap Jupiter kali ini.

"Anda siapa? Ada perlu apa kemari?" tanya Jupiter dingin.

"Saya kemari ingin menawarkan kerja sama dengan JMS GROUP," ujar Jaya.

"Kenapa Tuan ingin bekerja sama dengan JMS GROUP dan apa tujuan Tuan ingin bekerja sama?" tanya Jupiter dengan cerdas dan lantang.

"Haha ... kau memang anak yang cerdas Jupiter, wajar JMS GROUP berada diurutan nomor satu mengalahkan WANGSA GROUP," ucap Jaya senang berhadapan dengan Jupiter yang memang terkenal genius.

"WANGSA GROUP itu pantas kalah karena CEO di sana angkuh dan sombong!" ujar Jupiter ketus.

"Jadi itu alasannya kenapa kamu mengalahkan WANGSA GROUP, karena kamu tidak suka dengan CEO di sana? Bagaimana kalau kita memberantas CEO itu dengan bekerja sama? Apa kamu setuju?" tanya Jaya yang sedari tadi menahan tawanya melihat tingkah Jupiter yang terlihat kesal.

"Tapi Tuan ini siapa?" tanya Jupiter penasaran.

"Saya Jaya ... Jaya Adiwangsa, pemilik sah perusahaan WANGSA GROUP," jelas Jaya tegas.

Deg

Semua mata tertuju pada Jaya, lalu ketiga anak kembar itu menatap saudaranya bergantian, mereka paham arti ucapan dari Jaya itu.

"Apa Tuan orang tua dari Bara?" tanya Zeline ragu-ragu.

"Ya, saya baru pulang dari Paris. Lalu CEO yang angkuh dan sombong itu adalah anak saya, Barata Adiwangsa. Jadi bagaimana Jupiter, apa bisa jika WANGSA GROUP dan JMS GROUP bekerja sama?" ucap Jaya menjelaskan kemudian bertanya pada Jupiter diakhir kalimatnya.

"Tidak, aku tidak mau punya hubungan dengan Adiwangsa!" tolak Jupiter dingin dan ketus.

"Ternyata kamu anak yang keras, ya!" ujar Jaya tersenyum pada Jupiter.

 

"Baiklah, saya akan pulang sekarang. Terima kasih karena kamu telah membesarkan ketiga cucu kembar saya ini, saya janji akan membantu kamu dan anak-anak dalam hal apapun. Dan satu lagi, jangan panggil saya Tuan, panggil saya Om. Dan kalian bertiga panggil saya Kakek, mengerti?" Kata Jaya memberi perhatian kemudian mengelus kepala Jupiter, Mars dan Starla bergantian.

"Saya akan datang lagi ke sini nanti, sampai jumpa!" Jaya melampaikan tangannya kepada ketiga cucunya setelah itu Jaya melangkah pergi keluar dari kediaman Zeline.

1
Evy
Biarin aja Bara sama Jenni...
Evy
Dari cara Bara menanggapi kebenaran yang ada.. seharusnya memang mereka tidak usah bersatu... greget banget sama Bara ..
Rati Tiwi: terimakasih sudah berkunjung ke novelku 🥰
total 1 replies
Evy
Itu akibat kesombongan dan keangkuhan Bara... akhirnya...kena juga tuh.. hukum tabur tuai...
Evy
pacaran kok sampai 7tahun.endingnya cuma jagain jodoh orang...
Ran Aulia
Luar biasa
Rati Tiwi: thanks kak dah mampir😇
total 1 replies
Mazree Gati
SETUJU CERAI SAJA,,KLO GA UNSUBSCRIBE
Mazree Gati
end aja,,sorry thorrr,,zelin terlalu bodoh
Mazree Gati
goblok tolol zelin kaya orang miskin,,tinggal pergi jauh tolo
Sativa Kyu
👍👍👍
Rati Tiwi: makasih kk🤗
total 1 replies
Adi Theresa
keren
lanjutkan
Awan Sky
keren Thor, sukses terus
Awan Sky
nice❤️
Awan Sky
pokoknya sukses buat si kembar
Awan Sky
😍😍😍😍😍😍
Awan Sky
ada yg ingin mengacaukan antara anak dan ayah tuh
Awan Sky
rasakan loe bara
Sugiarti
Luar biasa
Rati Tiwi: makasih kak🙏🤗
total 1 replies
Lala Vender
👍👍👍👍👍
Lala Vender
kamu the best piter
Lala Vender
pkokny gk da yg boleh bawa pergi piter titik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!