NovelToon NovelToon
Obsesi Cinta Tuan Arogan

Obsesi Cinta Tuan Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Matcha Lala

Nadia menikahi pria yang tidak pernah mencintainya. Sang suami adalah teman masa kecil nadia. Namun dimas melupakan gadis tersebut. Selama pernikahan mereka, Nadia terus merasakan sakit yang teramat sakit. Melihat sang suami bersama dengan wanita lain. Sang suami masih berhubungan dengan wanita yang masih berstatus kekasih. Dan bahkan mengajak kekasihnya itu untuk datang ke rumah. Setiap hari Nadia harus melihat kemesraan sang suami dengan wanita lain di depan mata sendiri. Nadia hanya bisa menahan rasa sakit yang ia rasakan demi keutuhan rumah tangganya. Nadia berprinsip menikah sekali seumur hidupnya. Nadia juga tidak ingin berpisah dari Dimas pria yang ia cintai sedari dulu. Dan ia ikhlas menerima rasa perih yang tidak pernah di dapatkan dari keluarganya. Nadia yakin, suatu saat nanti sang suami akan mencintainya juga, walaupun ia tidak terlalu yakin dengan hal tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Matcha Lala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Di dalam kamar. Dimas terlihat frustasi, ia tidak menduga bahwa kedua orang tuanya akan menginap di rumahnya. Dimas langsung mengambil ponselnya dan memberitahu sahabatnya, Karena ia tidak bisa liburan bersama mereka untuk hari ini. Jika Dimas nekat, bisa bisa hubungannya dengan Jessica ketahuan oleh kedua orang tuanya.

"Kakak pergi aja, aku bisa kok memberikan alasan kepada mama dan papa," ucap Nadia.

Dimas menatap Nadia yang berada di depannya. "Gila Lo, gue hafal banget papa dan mama. Mereka enggak bakalan biarin gue pergi," ucap Dimas.

Nadia langsung terdiam. "Jadi liburan Kakak dan teman teman kakak gimana?," ucap Nadia.

"Ya batal bego, jadi orang jangan bego deh nad. Pusing gue," ucap Dimas.

Nadia menundukkan kepalanya. "Satu lagi, jangan nunduk terus, nanti kedua orang tua gue curiga. Gue enggak mau ya kehilangan harta hanya karena Lo," ucap Dimas.

Dimas langsung berdiri dan melemparkan ponselnya ke atas kasur. Dimas memilih keluar dari dalam kamar, untuk menghampiri kedua orang tuanya yang ada di ruang keluarga. Nadia hanya bisa menghela nafasnya dengan pelan, setalah itu ia pun menyusul suaminya. Dimas dan nadia harus berputar pura sebagai pasangan yang sangat romantis dan saling mencintai satu sama lainnya, di hadapan kedua orang tua Dimas.

"Duduk sini, kita nonton bareng," ucap ibunya Dimas.

Ibu dari Dimas menarik pelan tangan Nadia. Nadia tersenyum dan duduk di samping ibu mertuanya.

"Dimas, besok kita jalan jalan ke mall yuk. Mama dan papa udah lama enggak jalan bareng sama kamu. Kakak kamu udah tinggal di kota lain, cuman kamu yang mama dan papa punya di sini," ucap ibunya Dimas.

"Iya ma, besok kita ke mall bareng," ucap Dimas.

Dimas tersenyum manis ke arah ibunya. Dimas benar benar sangat menyayangi kedua orang tuannya. Apapun yang di inginkan oleh sang ibu ia akan mengikutinya. Nadia yang melihat senyuman suaminya pun ikut bahagia. Baru kali ini Nadia melihat senyuman tulus dari sang suami.

"Liat menantu kita, senyum senyum sendiri," ucap ayahnya Dimas.

Ibu dari Dimas dan Dimas langsung menatap nadia. Gadis itu langsung merubah ekspresinya menjadi biasa. "Menantu kita terlalu cinta kepada anak kita pa, jadi liat senyum anak kita aja dia bahagia, apalagi kalau hamil anak Dimas. Mama enggak bisa bayangin gimana bahagianya menantu kita," ucap ibunya Dimas.

Nadia langsung terdiam dan menatap Dimas sedikit takut. Dimas memberi kode agar Nadia bersikap biasa saja. Ia merasa bersalah kepada Nadia, namun apa boleh buat dia tidak mencintai sang istri. Dimas sedari dulu hanya mencintai Jessica seorang. Gadis yang menurutnya adalah gadis yang baik.

"Ma, pa. Dimas mau ke kamar mandi dulu," ucap Dimas.

Kedua orang tua Dimas menganggukkan kepala mereka. Dimas langsung berjalan ke arah kamar mandi Karena ia ingin buang air kecil. Nadia dan ibu dari Dimas sedang asyik bercerita, bahkan mereka tertawa bersama. Ayah dari Dimas ikut tersenyum bahagia melihat sang istri yang benar benar sangat bahagia mendapatkan menantu seperti Nadia.

"Ma, jangan lupa ada papa di sini," ucap ayahnya Dimas.

Nadia dan ibunya Dimas langsung menatap ke arah ayah dari Dimas. "Eh, maaf pa. Mama ke enakan bicara sama menantu kita," ucap ibunya Dimas.

****

Di villa. Razan, Raka, Ardana, Darren dan Jessica sedang berkumpul di ruang tamu. "Ya, Dimas enggak bisa ikut kita liburan. Enggak asik ah," ucap ucap Ardana.

"Ya mau gimana lagi, kedua orang tuanya ada di rumah. Ya kali dia liburan ke sini terus ke dua orang tuannya di abaikan," ucap Razan.

Razan menatap teman temannya yang terlihat seperti kecewa. Darren hanya diam karena ia tidak ingin mengeluarkan sepatah katapun. Sedangkan Jessica terus saja menatap Darren, membuat pria itu risih. Raka yang melihat Jessica terus saja menatap Darren ikutan jadi risih.

"Jes, mata Lo bisa enggak di jaga? Inget Lo udah punya pacar. Kalau Dimas tau Lo kegatelan dengan Darren, Dimas bisa salah paham lagi," ucap Raka.

Jessica langsung menatap Raka. "Cuman di liatin aja kok enggak gue colek. Gue kan punya mata, jadi apa salahnya sih gue natap Darren," ucap Jessica.

Raka memutar kedua bola matanya dengan malas, ia memilih diam karena tidak ingin memperpanjang perdebatannya dengan Jessica.

"Yaudah, saat ini kita enggak bisa liburan bareng Dimas. Tapi enggak papa, sekarang kita nikmati aja liburan ini. Besok kita jalan jalan ke taman dekat villa, asli pemandangannya sangat cantik loh. Kalian enggak bakal nyesel datang ke sini," ucap Razan.

Razan tersenyum ke arah sahabatnya, para sahabatnya pun menganggukkan kepala mereka dan percaya pada Razan. Jika pria itu mengucapkan indah berarti tempat itu benar Baner indah.

"Jam 7 sudah harus standby ya," ucap Razan.

Darren, Raka dan Ardana menganggukkan kepala mereka.

"Yaudah, gue mau tidur," ucap Darren. Darren pun masuk ke dalam kamar karena ia benar benar kelelahan, begitu pula dengan Raka dan Ardana. Sekarang hanya ada Razan dan Jessica.

Razan menatap Jessica. "Jaga mata Lo jes, jangan sampai persahabatan kita hancur gara gara Lo. jes, gue tau Lo suka sama Darren. Tapi gue harap Lo hilangkan rasa suka Lo sama dia, inget Dimas pacar lo. Gue enggak mau persahabatan kita hancur, hanya karena keegoisan Lo," ucap Razan.

Razan langsung masuk ke dalam kamar setelah mengucapkan perkataan itu kepada Jessica. Jessica sedikit tidak terima dengan ucapan Razan.

"Lah suka suka gue dong, mau suka sama siapa saja, bukan urusan dia. Ngatur banget," gumam Jessica.

Jessica langsung masuk ke dalam kamar dengan perasaan dongkol terhadap Razan. Di dalam kamar, darren melihat akun media sosial milik ibu sahabatnya. Ia melihat foto kebersamaan Dimas dan nadia.

"Sakit banget ya nad, gue enggak sanggup liat Lo kayak gini. Lo harus bersikap saling mencintai di depan kedua orang tua Dimas. Tanpa mereka tau kalau Lo tersiksa sama Dimas. Gue pengen rebut Lo dari Dimas, tapi gue enggak sanggup rebut Lo. Gue harus apa nad? Gue harus apa?," gumam Darren.

Darren benar benar sakit dan cemburu melihat kebersamaan Dimas dan nadia. Darren berjalan ke balkon kamar dan melihat bintang bintang yang terlihat indah berada di langit.

"Andai saja gue berani ungkapin perasaan gue ke Lo, mungkin Lo sekarang udah jadi milik gue nad. Pasti gue bakal bahagiain Lo, dan enggak bakal gue biarin Lo nangis karena gue. Gue bodoh ya nad?, gue bodoh enggak berani mengungkapkan perasaan cinta gue ke Lo," gumam Darren.

Darren benar benar hancur, seharusnya ia mengungkapkan perasaan cintanya ke Nadia. Namun, ia tidak sanggup saat mendengar bahwa Nadia mencintai sahabatnya sudah sangat lama. Tiba tiba saja ada sebuah panggilan yang membuat Darren terkejut bukan main. Darren melihat sebuah nama yang ia kenal di layar ponsel miliknya. Darren langsung mengangkat panggilan tersebut.

"Halo," ucap Darren.

1
Novansyah
lanjut kk menurut AQ bagus sih
Novansyah
bagus kk lanjut update nya tapi jangan lama2
Zuri Atulaini
ini novel gila jangan di baca aku gk mau langjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!