NovelToon NovelToon
Sistem Ibu Super Hebat

Sistem Ibu Super Hebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Dewi Anjani yang baru saja dipecat dan nyaris bangkrut, tiba-tiba dipeluk erat oleh bocah tiga tahun bernama Elvan yang menangis dan memanggilnya "Mama" di pinggir jalan. Belum hilang rasa kagetnya, ayah anak itu—Raka Mahardika, sang CEO Grup Lentera yang terkenal sedingin es—muncul dan menyodorinya sebuah kontrak gila untuk menjadi ibu bayaran. Keadaan menjadi semakin tak masuk akal ketika sebuah suara mekanis mendadak berbunyi di kepala Dewi: "Ding! Sistem Ibu Super Hebat diaktifkan!" Kini, berbekal misi-misi ajaib dari sistem dan tingkah menggemaskan Elvan, Dewi tidak hanya perlahan mencairkan hati beku sang CEO, tapi juga bersiap memberikan tamparan paling telak pada mantan istri Raka yang gila harta saat wanita itu berani kembali untuk mengacaukan keluarga barunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Seorang wanita berpenampilan sangat modis dengan rok span ketat dan kemeja sutra berjalan cepat menghampiri mereka.

Aroma parfum mahal yang sangat menyengat langsung menusuk hidung Dewi.

"Vanya, sudah kubilang panggil aku Tuan Raka di kantor," tegur Raka dengan nada tidak suka.

Wanita bernama Vanya itu adalah Direktur Pemasaran, sekaligus anak dari salah satu pemegang saham terbesar.

Vanya hanya tertawa kecil, tidak mempedulikan teguran Raka sama sekali.

Namun tawanya langsung berhenti begitu menyadari ada seorang anak kecil dan wanita asing di samping Raka.

Mata Vanya memindai penampilan Dewi dari atas sampai bawah dengan tatapan meremehkan.

Hari ini Dewi hanya memakai kemeja kebesaran berwarna putih dan celana jeans, sangat kontras dengan gaya Vanya yang glamor.

"Raka, siapa wanita kampungan ini? Apakah dia cleaning service baru yang nyasar ke lantai ini?" sindir Vanya tajam.

Dewi langsung mendelik kesal mendengar mulut berbisa wanita di depannya ini.

"Oh, maaf ya Tante Menor, aku bukan cleaning service."

"Aku ini ibu asuh pribadinya Elvan, anak dari CEO yang kau panggil Raka dengan tidak sopan tadi," balas Dewi telak.

Vanya terkejut mendengar balasan berani dari wanita yang penampilannya seperti anak kuliahan ini.

"Ibu asuh? Sejak kapan Raka menyewa pengasuh rendahan sepertimu?" cibir Vanya tidak mau kalah.

"Tentu saja sejak pengasuh mahal tidak becus mengurus anak ini. Memangnya kenapa? Kau iri?" tantang Dewi sambil bersedekap dada.

Raka yang berdiri di tengah-tengah hanya diam mengamati perdebatan itu tanpa berniat melerai.

Sebenarnya Raka sedikit menikmati melihat Vanya yang selalu sok berkuasa kini dibuat mati kutu oleh ocehan Dewi.

"Kau benar-benar tidak punya sopan santun! Aku ini Direktur di sini!" bentak Vanya yang mulai terpancing emosi.

"Lalu kalau kau Direktur, apa aku harus menyembahmu? Gajiku dibayar oleh Tuan Raka, bukan olehmu," balas Dewi santai.

Elvan yang sedari tadi diam tiba-tiba menarik ujung kemeja Dewi.

"Mama, Tante itu bau, Elvan pusing," ucap anak itu dengan polosnya yang mematikan.

Pfft.

Bram yang berdiri agak jauh di belakang langsung menutup mulutnya menahan tawa yang hampir meledak.

Wajah Vanya seketika berubah merah padam menahan malu dan marah yang bercampur aduk.

"Raka! Bawa anak dan pengasuh gilamu ini menjauh dariku!" teriak Vanya sambil berbalik dan menghentakkan kakinya pergi.

Dewi menjulurkan lidahnya ke arah punggung Vanya yang menjauh.

"Rasakan itu nenek sihir nomor dua," gumam Dewi puas.

Ding!

[Misi Harian Selesai!]

[Tuan Putri berhasil menginvasi Markas Besar dan membungkam salah satu musuh elit!]

[Hadiah ditransfer: Poin Kasih Sayang +15 dan Item Kacamata Penilai Bos Tersimpan di Inventori]

Raka menatap Dewi dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Mulutmu itu benar-benar tidak bisa direm ya?" komentar Raka sambil menggelengkan kepala.

"Dia yang mulai duluan Bos. Aku hanya membela diri dan melindungi hidung anakmu dari polusi udara," kilah Dewi sambil tersenyum polos.

"Ayo masuk, banyak dokumen yang harus kuperiksa," perintah Raka sambil mendorong pintu kaca ruangannya.

Ruangan CEO itu luar biasa luas, dengan dinding kaca yang langsung menampilkan pemandangan kota dari ketinggian.

Ada sofa kulit panjang di sudut ruangan, lengkap dengan meja kaca dan televisi layar datar besar.

"Kalian berdua, duduk di sofa itu dan jangan sentuh apa pun di meja kerjaku," instruksikan Raka tegas.

Dewi langsung menarik Elvan menuju sofa empuk itu dan merebahkan tubuhnya dengan santai.

"Siap Bos! Kami akan jadi patung yang baik di sini," jawab Dewi sambil memberikan hormat ala tentara.

Raka duduk di kursi kebesarannya dan mulai membuka tumpukan map di atas meja.

Hanya butuh waktu sepuluh menit bagi Elvan untuk mulai merasa bosan karena tidak ada mainan di sana.

"Mama, bosan," rengek Elvan sambil menggoyang-goyangkan lengan Dewi.

Dewi melirik ke arah Raka yang sedang serius membaca dokumen sambil sesekali mengetik di komputernya.

"Elvan mau main petak umpet?" bisik Dewi pelan agar tidak mengganggu Raka.

Elvan langsung mengangguk antusias dengan mata berbinar.

"Tapi kita mainnya diam-diam ya, jangan sampai ketahuan Papa. Kalau ketahuan, kita kalah."

Elvan kembali mengangguk dan menutup mulutnya sendiri dengan kedua tangan kecilnya.

Dewi mulai menghitung dengan suara berbisik sambil menutup mata.

Elvan merangkak turun dari sofa dan bersembunyi di balik pot tanaman hias besar di sudut ruangan.

Raka sebenarnya menyadari pergerakan mereka berdua, tapi dia memilih pura-pura tidak melihat.

Ada perasaan hangat yang aneh menjalari dadanya setiap kali mendengar bisikan tawa dari sofa itu.

Ruangan kerjanya yang selama ini terasa dingin dan sepi, kini terasa lebih hidup dan menyenangkan.

"Sistem, coba jelaskan apa fungsi Kacamata Penilai Bos ini?" tanya Dewi di dalam hatinya sambil pura-pura mencari Elvan.

Layar biru kecil muncul di sudut pandangannya.

[Item: Kacamata Penilai Bos]

[Fungsi: Memungkinkan Tuan Putri melihat niat tersembunyi dan tingkat loyalitas karyawan di sekitar Anda selama 30 menit.]

"Wah, ini sih cocok sekali dipakai kalau sedang ada rapat penting," batin Dewi takjub.

Brak!

Tiba-tiba pintu ruangan terbuka secara kasar tanpa ketukan, membuat Dewi terkejut dan menghentikan langkahnya.

Seorang pria paruh baya dengan perut buncit dan jas abu-abu melangkah masuk dengan angkuh.

"Raka, apa benar berita yang beredar di bawah kalau kau membawa wanita asing ke kantor?" tanya pria buncit itu tanpa basa-basi.

Pria itu adalah Pak Herman, salah satu jajaran direksi yang selalu menentang kebijakan Raka.

Mata Pak Herman langsung tertuju pada Dewi yang sedang berdiri kaku di tengah ruangan.

"Jadi ini wanita simpanan baru yang kau pungut itu?" hina Pak Herman terang-terangan dengan senyum menjijikkan.

1
Thewie
ayok senamo.. kita hajar para pembantu sok itu💪💪
Thewie: iyesss👍
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
jleb banget Dewi ngatainnya
kiyoe: hehehe biar kena mental sama Dewi kak 🤭
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
Marisa cari lawan yang salah,siap2 nyungsep deh
kiyoe: hehehe iyaa kak salah nya sendiri waktu si Raka jatuh bangkrut malah bawa kabur uang di brankas dan menikah lagi sama si kevin🤭
total 1 replies
RaMna Hanyonggun Isj
𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒔𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒕𝒂𝒅𝒊 𝑪𝒉𝒆𝒇 𝑨𝒓𝒏𝒐𝒍𝒅😄😄
Astiana 💕
nah gitu dong akhirnya menikah beneran juga 🤣
kiyoe: hehehe 🙏
total 1 replies
Astiana 💕
perasaan dewi dan raka belum menikah deh🤔
cuma sekedar tandatangan kayak nya
kiyoe
okeey kaka makasih yaa kak atas dukungan nya 🙏
aldo
lanjut author
kiyoe
pasti kak Dewiendahsetiowati juga punya sistem yaa
Dewiendahsetiowati
jangan takut Dewi pasti sistem akan bantu
kiyoe: jangan² kak Dewiendahsetiowati juga punya sistem yaa hehe🤭
total 1 replies
Adelina Lin
thor, hancurkan saja kariernya si marisa, biar dia tau rasa bagaimana jadi gembel
kiyoe: hehehe tunggu update bab selanjutnya yaa kak 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
lanjut thor💪🏻
kiyoe: heheh terimakasih kak Astiana terus ikutin cerita Dewi yaa kak dan semoga sehat selalu 🙏
total 1 replies
Astiana 💕
ayo dewi, semangat😁
kiyoe: Semangat juga kak Astiana
total 1 replies
Adelina Lin
thor, jangan sampai marisa menghancurkan kebahagian Elvan, kasihan dia masih kecil
Dewiendahsetiowati
menang banyak nih Dewi
Dewiendahsetiowati
mantab Dewi,bikin musuhmu keok
Adelina Lin
thor, jangan sampai rencana mantan isterinya Raka berhasil, kasih dia pelajaran yang paling berharga sama seperti Dewi kasih pelajaran ke pembantu yang jahat itu
kiyoe: hehehe siap kak 🙏
total 1 replies
Astiana 💕
jangan lupa, anak jadi jadian itu anak mu tuan raka🤣
mampir thor, saking asik nya baca lupa interaksi🤭
Astiana 💕: sama-sama ☺️🫰🏻
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
salah lawan boz,nyesel kan pada akhirnya
kiyoe: hehehe iya nyesel kan pasti datang nya belakangan kak
total 1 replies
Adelina Lin
thor, kalau gk salah yang punya group lentera itu keluarganya ayodhya, bukan Raka Mahardika 🤭
kiyoe: heheh iyaa kak maaf yaa 🙏🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!