Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Insiden Dj Bar
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
" Nih pakaian ganti untuk kamu. " Ucap Arreta saat dia kembali dari ruangan Cantika.
" Makasih kak. " Jawab Cantika.
" Udah sana ganti pakaian dulu, sebentar lagi meeting akan di mulai. " Ucap Arreta.
" Hmm. " Jawab Cantika.
Cantika membawa paper bag berisi pakaian, Cantika mengganti pakaian nya lalu sedikit merias wajah nya.
Cantika melihat sebuah topeng yang biasa dia gunakan jika bertemu dengan beberapa klien atau dia sedang berkunjung ke perusahaan.
Ceklek
" Gimana kak? " Tanya Cantika.
" Perfect. " Jawab Arreta mengacungkan kedua jempol nya.
" Thanks. " Ucap Cantika.
Cantika kembali duduk di kursi nya dan mulai kembali mengerjakan beberapa berkas yang ada di atas meja.
Drrttt.. Drrtt.. Drrtt...
Ponsel Cabtjna berbunyi, dia melihat nama Ibu nya tertera di ponsel itu.
" Ibu?? " Gumam Cantika. " Ssshuutt... " Cantika memberi isyarat pada Arreta untuk tidak berbicara lalu dia menjawab panggilan itu.
📞" Hallo Ibu. " Ucap Cantika.
📞" Sayang... Kamu belik pulang kata nya.. Kamu kemana dulu? " Tanya Bu Sukma.
📞" Iya bu, aku ke rumah teman dulu mau kerjakan tugas kelompok. " Jawab Cantika.
📞" Ahhh ya sudah... Nanti kamu pulang nya hati-hati ya sayang. " Ujar Bu Sukma.
📞" Iya Ibu. " Jawab Cantika lalu mematikan sambungan telepon nya.
Tuttt..
" Siapa?? Ibu kamu?? " Tanya Arreta.
" Hmm... " Jawab Cantika. " Aku lupa kabari orang rumah, jadi ibu cemas. "
" Pasti cemas, mereka kan tau nya kamu baru pertama kali di kota J ini. " Ujar Arreta.
" Hmm. " Jawab Cantika.
Tok.. Tok.. Tokk..
" Masuk!! " Teriak Arreta.
Ceklek
" Permisi Bu Arreta.. para klien sudah datang dan berada di ruang meeting. " Ucap Sang sekretaris.
" Iya. " Jawab Arreta. " Yuk ke ruang meeting. " Ajak Arreta.
" Hm.. " Jawab Cantika lalu dia berdiri dan melangkah lebih dulu.
Semua karyawan terkejut karena Sang pemilik perusahaan ternyata ada di perusahaan..
" Kapan Sang CEO datang?? Kok sudah ada di kantor saja.. " Itu lah yang berada di benak pada karyawan.
Cantika dan Arreta berjalan memasuki ruang Meeting, semua anggota rapat sudah hadir.
" Selamat siang nona muda Chan. " Sapa semua anggota meeting.
" Hmm. " Jawab Cantika dingin dengan tatapan datar.
Meeting pun berlangsung lancar, semua anggota meeting mengikuti presentasi yang di lakukan oleh Arreta.
" Baiklah meeting kali ini sampai di sini.. Saya harap ke depan nya proyek yang sedang kita jalankan berjalan dengan lancar... Terima kasih atas kehadiran rekan semua nya... Senang bisa bekerja sama dengan kalian semua. " Ucap Cantika.
" Sama-sama nona muda... Kita juga senang bisa menjalin kerja sama dengan anda. " Jawab salah satu klien.
Setelah itu, satu persatu para klien keluar dari ruang meeting. Namun ada satu klien yang masih duduk di sana dan menatap Cantika.
" Kenapa anda belum pergi?? Sementara rekan yah lain sudah tidak ada. " Tanya Arreta.
" Saya mau bicara dengan nona muda.. Apa bisa? " Sahut klien itu.
" Anda... " Ucap Arreta terpotong.
" Hanya sebentar saja. " Ucap Klien itu.
" Lima menit. " Ucap Cantika datar.
" Hah?! " Klien itu menatap bingung.
" Nona muda memberikan anda waktu hanya lima menit untuk bicara., Ucap Arreta.
" Tapi itu tidak cukup. " Ucap klien itu.
" Tuan Heru Wiratama.. Anda tak bisa melakukan penawaran.. Setuju atau tidak sama sekali. " Ucap Arreta.
" Baiklah.. ' Jawab Tuan Heru.
" Silahkan... Waktu anda di mulai dari sekarang. " Ucap Arreta.
" Nona muda, selain kita menjadi kerjasama perusahaan.. Bagimana jika kita juga menjalin keluarga. " Ucap tuan Heru.
" Maksud anda apa? " Tanya Cantika dingin.
" Saya mempunyai putra bernama Kainan Wiratama... Dan jika berminat saya ingin menjodohkan nya dengan anda. " Ucap Tuan Heru.
" Kainan?? " Gumam Cantika.
" Iya nona muda... Ini foto putra saya. " Ucap Tuan Heru memberikan foto Kainan.
DEG//
' Dia kan kakak nya Amora.. ' Batin Cantika terdiam.
" Maaf saya gak minat... Silahkan anda pergi dari sini. " Ucap Cantika.
" Tapi nona... " Ucap tuan Heru.
" Pergi atau saya batalkan kerja sama kita. " Ucap Cantika dingin..
" Baiklah saya pergi. " Jawab Tuan Heru lalu pergi dari sana.
Tuan Heru berharap kalau Kainan putra ua bisa menikahi pemilik CPW Company.. Tapi siapa sangka, niat nya itu di tolak mentah-mentah.
' Hufftt Aku harus cari cara agar si Kainan bisa menikahi pemilik CPW Company ini. ' Batin tuan Heru.
*********
Romi yang sudah sembuh dari luka nya itu pun memutuskan untuk pergi ke kota. Namun tak di perbolehkan oleh orang tua nya. Apalagi Ibu nya,yang tahu maksud Romi ke kota untuk mengejar Cantika.
" Pokok nya ibu tidak setuju kalau dia ke kota... Apalagi untuk menemui gadis itu. " Ucap Ibu nya Romi.
" Tapi Bu, Romi sangat mencintai Tika.. Please.. Ijinkan Romi ke kota.. Romi akan bawa Cantika pulang Bu... Romi gak mau kalau sampai Cantika jadi milik orang lain. " Ucap Romi memohon.
" Bapak setuju pendapat ibu kamu... Pokok nya kamu tetap di sini... Jangan ke mana-mana.. " Ujar Pak Ujang. " Bukan nya pacar kamu itu si Mita... Dia anak kepala desa.. " Lanjut Pak Ujang.
" Aku sama Mia hanya main-main saja Pak... Yang aku cinta hanya Tika. " Ucap Romi. " Pak, Bu... Ku mohon... Ijinkan aku ke kota J ya. " Ucap Romi memohon.
" Keputusan bapak udah bulat... Kamu tetap di sini, kalau sampai kamu nekad ke kota... Maka kamu bukan anak bapak lagi. " Ucap Pak Ujang lalu pergi.
" Pak... Bapak gak bisa gitu.. " Teriak Romi namun sia-sia. " Bu bantu aku.. " Ucap Romi beralih ke ibu nya.
" Maaf, ibu juga gak setuju. " Jawab Ibu nya Romi lalu pergi.
" Aarrrrghhj... " Teriak Romi kesal bukan main. " Kenapa sih gak ada yang ngertiin gue... Arrrghhh.. " Ucap Romi menjambak rambut nya sendiri frustasi.
" Mending gue ke bar... Biar otak gue fresh.. " Ucap Romi yang mengambil ponsel dan kunci motor nya lalu dia pergi.
Sementara itu, Paramita sedang berada di rumah nya. Dia berkali-kali menghubungi Romi namun tak di angkat nya sama sekali.
" Lo kemana sih Romi?? " Ucap Paramita kesal. " Dari tadi gue telepon gak di angkat. " Lanjut nya.
Paramita sekali lagi mencoba menelepon Romi, kali ini di angkat namun yang jawab teman nya Romi.
📞" Hallo Sayang.. Kamu kemana aja? " Ucap Paramita.
📞" Gue Diki... Romi nya lagi mabuk berat. " Ucap Diki.
📞" Hah!?? Dimana?? " Tanya Paramita.
📞" Di Bar tempat biasa. " Jawab Diki.
📞" Gue ke sana... Jangan biarkan Romi pergi. " Ucap Paramita lalu mematikan panggilan nya.
Tutt...
Paramita menyimpan ponsel nya ke dalam tas, lalu dia pergi ke Bar yang di sebut Diki.
Sekitar sepuluh menitan, Paramita sampai di Bar itu. Di dalam Bar tampak ramai sekali, Paramita masuk ke dalam Bar.
" Ya Ampun... Tempat ini sungguh menjijikan. " Gumam Paramita yang melihat banyak pasangan pria dan wanita yang sedang bermesraan.
Paramita pun berjalan menuju ruangan dimana Romi berada.
" Romi... Ya ampun.. " Ucap Paramita menghampiri Romi yang sudah tepar.
" Lo urus Romi, Kita mau balik. " Ucap Diki.
" Iya.. " Jawab Paramita.
kedua teman Romi pun pergi meninggalkan Romi dan Paramita di ruangan itu.
" Romi, ayo kita pulang. " Ucap Paramita. " Kalau ibu sama bapak kamu tahu kelakuan mu seperti ini... Aku yakin kamu bakalan di hukum. " Ucap Paramita lagi yang mencoba membantu Romi berdiri namun tak bisa.
Romi jatuh membuat Paramita ikut jatuh dan menimpa Romi.
BRUK
" Tika... Kamu datang.. " Ucap Romi yang menatap Paramita seperti Cantika.
" Romi, aku Mita bukan Tika. " Ucap Paramita.
" Jangan pergi, Aku akan buat kamu tak bisa pergi lagi dari ku. " Ucap Romi lalu mendorong Paramita ke kursi lain sehingga posisi nya sekarang Paramita lah yang berada di bawah kungkungan Romi.
" Romi, kamu mau apa? " Tanya Paramita takut.
" Aku cinta sama kamu, malam ini kamu harus jadi milik ku. " Ucap Romi yang mulai beraksi.
" Gak Romi... Gak... Jangannnnnn... " Teriak Paramita berusaha memberontak namun sia-sia.
Tenaga Romi terlalu kuat, apalagi di pengaruhi alko*hol sehingga susah buat Romi kendalikan diri nya sendiri.
Malam itu, Romi menghancurkan benteng pertahanan Paramita.
*************
Happy Reading Guys. 🥰🤗